All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 3 of 3
  1. #1
    Junior anita is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Feb 2007
    Kiriman
    52
    Rep Power
    6

    Default 90 Persen Eksekusi Mati di Dunia terjadi di China

    Laporan tahunan dari Hands Off Cain, Italia menyatakan bahwaChina menempati urutan pertama sebagai negara dimana eksekusi mati paling banyak terjadi. Pada tahun 2006, angka eksekusi yang terjadi di China dan telah diverifikasi berjumlah setidaknya 5000. Dibanding dengan jumlah 5628 eksekusi untuk seluruh belahan dunia lainnya. China telah mengeksekusi mati kriminal hampir sembilan kali lebih banyak dibandingkan dengan negara lainnya.

    Di China, sekitar 15.000 kriminal dihukum mati per tahun selama tahun 1990-an. Dikutip dalam laporan tersebut, menurut pejabat China angka eksekusi merosot dalam dua tahun terakhir ini karena Beijing telah dianugrahi sebagai tuan rumah Olimpiade 2008 disamping juga karena adanya tekanan internasional.
    Reuters melaporkan bahwa angka hukuman mati di China merosot tajam tahun ini karena adanya reformasi yang memberikan Pengadilan Tinggi wewenang untuk mengkaji dan mengkonfirmasi hukuman mati, dimana hal ini telah membuat pengadilan rendah lebih hati-hati, demi untuk mencegah kecaman terhadap hukuman mati. Laporan juga menyebutkan kutipan dari pejabat China yang mengatakan bahwa hukuman mati yang dimasukkan ke pengadilan China di tahun 2006 adalah yang paling rendah dalam sepuluh tahun belakangan ini.

    Jumlah hukuman dan eksekusi mati di China yang tinggi telah menarik perhatian kelompok HAM di luar negeri. Liu Qing, seorang aktivis HAM yang tinggal di Amerika Serikat mengatakan bahwa meskipun angka hukuman mati di China telah berkurang belakangan ini, penerapan hukum masih tetap tidak berubah dan dapat diselewengkan secara politik.

    Dalam laporan tersebut, Liu Qing mengatakan,”Dibandingkan dengan China pada era Mao Zedong, jumlah orang yang dihukum mati telah berkurang jauh. Akan tetapi sifat penindasan yang dilakukan oleh diktator komunis tetap terjadi. Ini adalah kondisi otoriter, China masih tetap memerintah dengan menggunakan kekuatan militer untuk menteror rakyatnya. Hukuman berat dan bahkan membunuh digunakan untuk mempertahankan kekuasaan. Dengan demikian, situasi saat ini tidak dapat meyakinkan kita bahwa China tidak akan melakukan pembantaian lagi. Pembantaian]akan terjadi, jika pemimpin China merasa hal itu diperlukan.”

    Banyak praktisi hukum di China telah menyerukan untuk mengurangi angka hukuman mati sebagai mana juga penghilangan hukuman kriminal yang akan berakhir pada hukuman mati. Yang Zaixin, pengacara dari Provinsi Guangxi, menyatakan bahwa angka hukuman mati dan eksekusi telah berkurang drastis.
    “Hidup manusia adalah paling berharga, uang atau penghargaan apapun tidak dapat menggantikan nyawa. Jika angka hukuman mati dapat dikurangi, koreksi tepat waktu dapat dibuat terhadap keputusan hakim yang salah, dan perlindungan terhadap hak asasi dapat diberikan. Hasilnya, akan mendukung kurangnya angka hukuman mati,” kata Yang Zaixin.

    Liu Qing berpikir bahwa sejak rejim komunis China berdiri, hukuman mati telah menjadi sebuah praktek yang umum.
    “Masa kekaisaran China tempo dulu,” lanjut Liu Qing,”akan mendeklarasikan pengampunan menyeluruh kepada semua musuhnya setelah mereka merebut kekuasaan. Mereka menunjukkan sifat perdamaian kepada pihak musuh, dan memenangkan kontrol terhadap suatu negara melalui perdamaian. Kaisar akan mengembalikan kepada masyarakat sebuah negara yang damai dengan memberikan kepada rakyatnya sifat toleransi, dan kenyamanan. Tetapi Mao Zedong mengambil langkah yang bertolak belakang. Sejak pemerintah Komunis didirikan, Mao telah menggunakan kebijakan yang lebih kejam dan terror.”
    Peningkatan angka hukuman mati, Yang Zaixin menegaskan, tidak akan membantu untuk menghilangkan angka kejahatan yang meningkat atau mencapai stabilitas sosial, meskipun pihak penguasa merasa hukuman kejam adalah sebuah keharusan dalam masyarakat yang bergejolak.

    “Qin Shi Huang, kaisar pertama China dan seorang yang terkenal diktator dalam sejarah China, berakhir setelah diruntuhkan oleh para pemberontak. Kunci untuk stabilitas sosial adalah keadilan, bukan angka orang-orang yang dihukum mati. Kekerasan tidak akan mengembalikan stabilitas sosial,” demikian disimpulkan oleh Yang Zaixin.
    Kenyataanya, angka hukuman mati dan eksekusi menjadi rahasia negara di China. Diperkirakan, jumlah eksekusi per tahun di China berkisar antara 5000 hingga 12000. Perubahan yang telah disetujui, mengharuskan semua hukuman mati untuk disahkan oleh Pengadilan Tinggi China telah berhasil mengurangi angka hukuman mati. Akan tetapi, tanpa adanya perubahan di sistem, seperti yang dikatakan oleh Liu Qing, tidak ada apapun yang dapat menghentikan China untuk melanggar hak asasi dengan menggunakan hukuman mati.

    http://en.epochtimes.com/news/7-9-8/59571.html

  2. #2
    Junior pitalo is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Aug 2007
    Kiriman
    47
    Rep Power
    0

    Default Re: 90 Persen Eksekusi Mati di Dunia terjadi di China

    Inilah yang berlaku di negara China. Hukuman mati dilakukan dengan serta merta, ni bukan kes penculikan atau tebusan dibunuh tetapi hukuman yang telah dijatuhkan akan disegerakan. Saya tidak pasti negeri sebelah mana hanya menyatakan ianya berlaku di China.



    in china 1.jpg


    in china 2.jpg


    in china 3.jpg


    in china 4.jpg


    in china 5.jpg


    in china 6.jpg


    in china 7.jpg


    in china 8.jpg

    http://img230.imageshack.us/img230/5518/bocekig4.gif

  3. #3
    Junior tunggono is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    55
    Rep Power
    6

    Angry Re: 90 Persen Eksekusi Mati di Dunia terjadi di China

    Pagi ini gw dapet email yang attachmentnya gambar kartun mengenai asal muasal logo Beijing 2008.






    Digambarkan disitu bahwa ada seorang yang dihukum mati didepan regu tembak, lalu karena kerasnya tembakan orang tadi sampai terlempar ketembok dan darahnya muncrat membanjiri tembok.
    Lalu ketika orang tersebut jatuh mati, tercetaklah ditembok siluete orang tadi didarahnya sendiri dan ada bekas peluru dibagian dadanya juga.


    Dan terciptalah ide gambar logo olimpiade beijing 2008 seperti saat ini.

    Hukuman mati sudah lama menjadi perdebatan dibanyak negara, ada kalangan yang pro dan kontra. Sejak perang dunia II sudah ada 90 negara yang menghapuskan hukuman mati ini, dan hanya tinggal kira-kira 64 negara yang mempertahankannya.
    Dan sebagai juara didalam memberikan hukuman mati adalah negara People’s Republic of China.

    Tahun 2004 ada 3.400 orang dijatuhi hukuman mati yang jumlahnya 90% dari total hukuman mati diseluruh dunia. Hukuman mati pasti diberikan kepada para koruptor, penjahat kambuhan, mata-mata dan pembunuh serta pejabat yang menyelewengkan kekuasaan. Saat ini China masih memberlakukan hukuman tembak kepada para terhukum dan kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menggantinya dengan suntikan.
    Peringkat kedua adalah Iran disusul dengan Pakistan, Iraq, Sudan dan Amerika Serikat.

    Tetapi yang menarik adalah fenomena Singapore. Pada tahun 2006 negara ini menyandang predikat sebagai negara dengan eksekusi perkapita tertinggi! Dengan penduduk yang kurang lebih 4 juta orang, jumlah orang yang dihukum gantung 70orang. Makanya mereka bisa menjadi negara yang sangat tertib. Orang Indonesia yang biasa merokok semaunya, nyebrang jalan seenaknya, buang sampah dimana-mana bisa mendadak tertib kalau sedang di Singapura.

    Mungkin perlu di Indonesia digalakkan hukuman mati ya, paling ngga untuk para koruptor & pejabat yang menyelewengan kekuasaan…… Setelah kelompok ini habis baru para penjahat kambuhan dihabisi. Habis ngga kapok-kapok mereka ini….. disindir ngga berasa, dihujat malah marah, didiemin malah makin banyak korupsinya, mending dimatiin aja sekalian hehehehe.
    Biar Tuhan yang hukum abis itu…..


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>