 | 
| | Zarkasih diduga menjabat Amir Darurat Jemaah Islamiyah | Polisi Indonesia berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai tokoh kunci kelompok Jemaah Islamiyah.
Hari Sabtu seminggu yang lalu, polisi menangkap orang yang diduga sebagai perakit bom Abu Dujana, di Banyumas, Jawa Tengah.
Tidak lama kemudian polisi juga berhasil menangkap Zarkasih, yang diduga menjabat Amir Darurat Jemaah Islamiyah.
Dua penangkapan penting ini dilakukan 18 bulan setelah Dr. Azahari, yang diduga sebagai salah satu dalang serangkaian pemboman di Indonesia, tewas diserbu polisi di Batu, Malang.
Dengan dua penangkapan penting ini Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, dia yakin tidak lama lagi Noordin M Top, salah satu tokoh penting Jemaah Islamiyah, akan segera tertangkap.
Wapres juga menambahkan Indonesia akan menjadi aman.
Sementara Kepala Desk Anti-Terorisme di kantor Menko Polhukam, Irjen Ansyaad Mbai mengatakan, dengan ditangkapnya Abu Dujana dan kelompoknya Indonesia tidak akan mengalami serangan terorisme besar dalam beberapa tahun mendatang.
Apa komentar anda mengenai serangkaian penangkapan ini?
Apakah anda yakin Indonesia akan lebih aman setelah penangkapan ini
Bagaimana penilaian anda mengenai kinerja polisi akhir-akhir ini dalam menangkap tersangka teroris?
Hyang Widi, Tuhan, Maha Adil. Apapun yang dilakukan manusia tidak ada artinya dimata Tuhan. Sadarlah bahwa jalan "Anda" salah. Semua yang dilakukan kepada kaum yang lebih lemah akan dibalas setimpal sebagai contoh Lumpur Lapindo, Gempa dan Tsunami Aceh, Gempa Yogyakarta dan bencana lainnya. Belajarlah menghargai perbedaan. Gede Wijaya, Denpasar
Keamanan setelah penangkapan, saya tidak melihat suatu jaminan atau parameter bahwa akan aman setelah penangkapan. Siapa tahu ini sudah regenerasi. Jadi saya tidak yakin akan aman. Aprizal Adani, Pekanbaru
Selamat kepada kepolisian terutama Densus 88 yang berhasil mengobrak-abrik jaringan JI. Penangkapan teroris akhir-akhir ini menunjukkan walau belum ada ledakan bom, namun para teroris JI tetap ada dan menjadi ancaman bagi Indonesia dan dunia. Penangkapan ini memang membuat Indonesia lebih aman namun belum 100% karena masih ada yang buron dan banyak pengikut baru yang siap menebar teror. Wahyu Wisnu Wardhana, Jakarta
Pertama saya menyambut baik prestasi POLRI ini. Namun saya berpendapat, penangkapan ini belum tentu mengikis ancaman teror, sebab teror ini salah satu penyebabnya adalah ketidak adilan global yang dilakukan negara-negara kaya terhadap negara-negara lemah. Selama ini tidak bisa dihapus, demikian pula teror akan terus membayangi. Andhika, Yogyakarta
Di tempat-tempat tertentu masih ada orang yang justru menjadi marah dengan penangkapan dan pemburuan para tokoh JI, yang bagi mereka justru dianggap pahlawan. Menurut mereka, dunia pada kehidupan mereka saat ini tidak akan ada artinya dibanding dengan "pahala" di akhirat, yang akan diperoleh jika mereka dapat menjadi "orang-orang yang berjihad." Cahyana E Purnama, Yogyakarta
|
Bookmarks