All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 8 of 8
  1. #1
    Junior rukmana is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Nov 2006
    Kiriman
    147
    Rep Power
    6

    Default Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    nih. gue baru dapet email dari temen gue... gak tau ni cerita dia sendiri atau penglaman oran lain

    cerita tentang bejadnya polisi kita. bisa gak yah kita atasi bersama?
    tapi gimana caranya yah...????



    > Mohon untuk dibaca walaupun hanya sekedar tahu, kalau nantinya ga mau
    > peduli itu kembali ke diri kita masing2...
    >
    >
    >
    > Dear Rekan sekalian,
    >
    > Mungkin sebagian dari kita ada yg sudah tahu bahwa hukum di Indonesia ini
    > benar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan UANG....
    >
    > Kemarin tgl 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman saya yg katanya sudah
    > 2bln ini msk penjara karena NARKOBA. Waktu bertemu dengan dia, kondisinya
    > sangat berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, dan yang lebih
    > tragis
    > lagi dia seperti org kelaparan.
    >
    > Dia cerita tentang kejadian yg menimpanya. Tgl 9 Juni 2007, Teman saya ini
    > pergi kedaerah kota untuk suatu keperluan. Sesampainya di jalan ternyata
    > ada razia polisi. Kebetulan dia yang bawa mobilnya dan ada 1 teman lagi,
    > jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan mereka berdua disuruh keluar dari
    > mobil, mobil mereka digeledah. Dan betapa kagetnya teman saya itu waktu
    > polisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi dibawah jok depan. Padahal
    > semua teman saya itu bukan pemakai. Mereka juga tidak pernah pergi ke
    > diskotik. Mereka meyakinkan polisi kalo itu semua bukan milik mereka.
    > Mereka bersedia untuk tes darah tapi polisinya malah memarahi bahkan
    > menampar kedua teman saya itu. Pada saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi,
    > polisi mengambil semua barang2 berharga teman saya itu ( Dompet, Jam,
    > HP ). Yang lebih parahnya lagi polisi itu menyuruh mereka untuk mengakui
    > kalau Barang haram tersebut milik mereka. Bersumpah dengan nama Tuhan pun
    > kayanya sudah ga mempan, akhirnya dengan pasrah teman2 saya itu mengiyakan
    > semua perintah polisi tersebut karena kalau tidak, mungkin mereka akan
    > dianiaya terus. Teman2 saya itu kemudian di borgol lalu disuruh masuk ke
    > mobil polisi tersebut. Didalam mobil,polisi mulai nego harga dengan teman2
    > saya. Mereka disuruh menyerahkan 2juta /org mlm itu jg, maka mereka akan
    > dilepaskan. Sewaktu teman2 saya mengiyakan permintaan mereka, TIM BUSER
    > dari SCTV datang, jadi perjanjian itu tidak jadi terlaksana. Dengan sok
    > gagah polisi2 itu dengan arogannya menarik teman2 saya itu kluar mobil dan
    > memberi penjelasan ke TIM BUSER tersebut kalau teman2 saya itu adalah
    > pemakai. Singkat cerita teman2 saya itu dibawa ke polres. Disana mereka
    > dikurung selama 1bln dan baru kamis tgl 26 Juli 2007 kemarin mereka
    > dipindahkan ke Rutan Salemba. Perlu diketahui juga, mereka pindah ke Rutan
    > pun harus bayar Rp 7.000.000 /org. Ternyata penderitaan mereka blm selesai
    > sampai disitu. Mereka blg kalau mereka mau bebas, mereka hrs membayar Rp
    > 90.000.000 / org kepada polisi tersebut dan kasus mereka pun secara
    > otomatis akan ditutup. Sungguh biadab sekali moral2 org2 itu. Perlu
    > diketahui jg kalau didalam rutan itu dikasih makan sehari 2x dan nasinya
    > bukan putih warnanya tetapi kuning. Didalam makanan tersebut sudah
    > dicampur
    > dengan bumbu supaya para napi akan merasakan badannya lemas. Ditiap blok2
    > tahanan jg bebas. Mereka ada yg memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila
    > mereka2 sang pengguna memberikan uang sebagai uang tutup mulut kepada
    > petugas2 tersebut.
    >
    > Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk pun tidak kalah
    > biadab
    > nya para petugas2 tersebut. Dari pintu depan kita lapor dan KTP kita
    > ditaro, mereka minta uang administrasi Rp 5.000, trs pindah loket utk taro
    > HP karna disana kita ga blh bwh hp, kita byr lagi Rp 5.000, msk pintu utk
    > pemeriksaan badan pengunjung byr lg Rp 5.000. Sampai lah kita pada pintu
    > terakhir dimana kita bisa bertemu dengan teman saya tersebut. Saya dan
    > teman2 saya msk ke sebuah ruangan. Tapi sebelum kami bertemu dengan teman2
    > kami tersebut, kami hrs membayar Rp 10.000 untuk ongkos panggil teman saya
    > yg di sel. 10 menit berlalu tapi teman kami tdk kunjung datang. Petugas
    > gadungan itu dtg lagi dan memberitahu kami bahwa teman kami tdk ada di
    > sel.
    > Petugas itu menawarkan jasanya kembali, dia akan mencari teman2 kami bila
    > kami membayar lagi Rp 10.000. Akhirnya dengan perasaan kesal, kami ksh
    > lagi
    > uang tersebut. Sumpah!!! keadaan di ruangan tersebut bnr2 mengerikan.
    > Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan antara napi dan
    > penjenguk. Disana semua napi dan penjenguk bisa leluasa melakukan adegan2
    > sronok. Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka smua tdk malu utk
    > melakukan hal tersebut. Mungkin smua itu bentuk pelampiasan rasa rindu
    > antara si napi dan si penjenguk. Yang lebih parahnya lagi, bagi para napi
    > yg menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp 50.000 ke petugas.
    > Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya tersebut mereka kami beri
    > uang Rp 100.000 utk mereka msk lagi kedalam. Kalau mereka tdk membayar,
    > mereka akan dipukuli. Sungguh biadab nya negara kita ini!!!
    >
    > Perlu diketahui juga didepan pintu masuk tertulis " TIDAK DIPUNGUT BIAYA
    > APAPUN". Tapi apa kenyataan nya???
    >
    > REKANS, TOLONG FORWARD BERITA INI AGAR SEMUA BISA MEMBACA DAN SEMOGA JD
    > PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA UNTUK BERHATI2, TERUTAMA BAGI KITA2 YG
    > MENGGUNAKAN MOBIL DIMALAM HARI. KITA HRS BERHATI2 KALAU ADA RAZIA.
    > USAHAKAN
    > SEWAKTU KITA DIPERIKSA, KITA MELIHAT TANGAN2 JAIL PARA POLISI2 BIADAB
    > TERSEBUT.
    >
    >

  2. #2
    Junior rukmana is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Nov 2006
    Kiriman
    147
    Rep Power
    6

    Default Harap berhati2 bagi teman2 PLN sewaktu di jalan

    Dear rekan sekalian,

    Mungkin sebagian dari kita ada yg sudah tahu bahwa hukum di Indonesia inibenar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan UANG....

    Kemarin tgl 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman saya yg katanya sudah2 bln ini msk penjara karena NARKOBA. Waktu bertemu dengan dia, kondisinya

    sangat berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, dan yang lebih tragislagi dia seperti org kelaparan.

    Dia cerita tentang kejadian yg menimpanya. Tgl 9 Juni 2007, teman saya inipergi ke daerah Kota untuk suatu keperluan. Sesampainya di jalan ternyataada razia polisi. Kebetulan dia yang bawa mobilnya dan ada 1 teman lagi,jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan mereka berdua disuruh keluar darimobil, mobil mereka digeledah. Dan betapa kagetnya teman saya itu waktupolisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi di bawah jok depan.

    Padahalsemua teman saya itu bukan pemakai. Mereka juga tidak pernah pergi kediskotik. Mereka meyakinkan polisi kalo itu semua bukan milik mereka.

    Mereka bersedia untuk tes darah tapi polisinya malah memarahi bahkanmenampar kedua teman saya itu.

    Pada saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi, polisi mengambil semua barang2berharga teman saya itu (dompet, jam, HP). Yang lebih parahnya lagi polisiitu menyuruh mereka untuk mengakui kalau barang haram tersebut milikmereka.

    Bersumpah dengan nama Tuhan pun kayanya sudah ga mempan, akhirnyadengan pasrah teman2 saya itu mengiyakan semua perintah polisi tersebutkarena kalau tidak, mungkin mereka akan dianiaya terus. Teman2 saya itukemudian diborgol lalu disuruh masuk ke mobil polisi tersebut.

    Di dalammobil, polisi mulai nego harga dengan teman2 saya. Mereka disuruhmenyerahkan 2juta /org mlm itu jg, maka mereka akan dilepaskan. Sewaktuteman2 saya mengiyakan permintaan mereka, TIM BUSER dari SCTV datang, jadiperjanjian itu tidak jadi terlaksana.

    Dengan sok gagah polisi2 itu denganarogannya menarik teman2 saya itu keluar mobil dan memberi penjelasan keTIM BUSER tersebut kalau teman2 saya itu adalah pemakai.

    Singkat cerita teman2 saya itu dibawa ke Polres. Di sana mereka dikurungselama 1 bln dan baru Kamis tgl 26 Juli 2007 kemarin mereka dipindahkan keRutan Salemba.

    Perlu diketahui juga, mereka pindah ke Rutan pun harus bayarRp 7.000.000 /org. Ternyata penderitaan mereka blm selesai sampai di situ.

    Mereka blg kalau mereka mau bebas, mereka hrs membayar Rp 90.000.000 / orgkepada polisi tersebut dan kasus mereka pun secara otomatis akan ditutup.

    Sungguh biadab sekali moral2 org2 itu. Perlu diketahui jg kalau di dalamrutan itu dikasih makan sehari 2x dan nasinya bukan putih warnanya tetapikuning.

    Di dalam makanan tersebut sudah dicampur dengan bumbu supaya paranapi akan merasakan badannya lemas. Ditiap blok2 tahanan jg bebas.

    Merekaada yg memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila mereka2 sang penggunamemberikan uang sebagai uang tutup mulut kepada petugas2 tersebut.

    Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk pun tidak kalahbiadabnya para petugas2 tersebut. Dari pintu depan kita lapor dan KTP kitaditaro, mereka minta uang administrasi Rp 5.000, trs pindah loket utk taro

    HP karna di sana kita ga blh bwh HP, kita byr lagi Rp 5.000, msk pintu utkpemeriksaan badan pengunjung byr lg Rp 5.000. Sampailah kita pada pintuterakhir di mana kita bisa bertemu dengan teman saya tersebut.

    Saya danteman2 saya msk ke sebuah ruangan. Tapi sebelum kami bertemu dengan teman2kami tersebut, kami hrs membayar Rp 10.000 untuk ongkos panggil teman sayayg di sel. 10 menit berlalu tapi teman kami tdk kunjung datang. Petugasgadungan itu dtg lagi dan memberitahu kami bahwa teman kami tdk ada di sel.

    Petugas itu menawarkan jasanya kembali, dia akan mencari teman2 kami bilakami membayar lagi Rp 10.000. Akhirnya dengan perasaan kesal, kami ksh lagiuang tersebut. Sumpah!!! Keadaan di ruangan tersebut bnr2 mengerikan.

    Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan antara napi danpenjenguk. Di sana semua napi dan penjenguk bisa leluasa melakukan adegan2seronok. Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka semua tdk malu utkmelakukan hal tersebut. Mungkin smua itu bentuk pelampiasan rasa rinduantara si napi dan si penjenguk. Yang lebih parahnya lagi, bagi para napiyg menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp 50.000 ke petugas.

    Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya tersebut mereka kami beriuang Rp 100.000 utk mereka msk lagi ke dalam. Kalau mereka tdk membayar,mereka akan dipukuli. Sungguh biadabnya negara kita ini!!!

    Perlu diketahui juga di depan pintu masuk tertulis " TIDAK DIPUNGUT BIAYAAPAPUN". Tapi apa kenyataannya? ??

    REKANS, TOLONG FORWARD BERITA INI AGAR SEMUA BISA MEMBACA DAN SEMOGA JD

    PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA UNTUK BERHATI2, TERUTAMA BAGI KITA2 YG

    MENGGUNAKAN MOBIL DI MALAM HARI. KITA HRS BERHATI2 KALAU ADA RAZIA.

    USAHAKAN SEWAKTU KITA DIPERIKSA, KITA MELIHAT TANGAN2 JAIL PARA POLISI2

    BIADAB

    TERSEBUT.

  3. #3
    Junior pringgondani is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Aug 2007
    Kiriman
    12
    Rep Power
    0

    Default

    menurut saya bukan hanya polisi saja melainkan hampir semua aparatur pemerintahan,bumn,swasta semua jg gtu.susah memang memberantas,semua dari awalnya,bagaimana merekrutnya (yang kebanyakan pake duit),trus sesuai dengan bidangnya apa ngga?,jadi setelah tercetak jadi aparat yang mereka pikir bagaimana modalku untuk masuk dulu harus kembali,sungguh sangat ironi jika yang bersungguh2 malah sebaliknya harus jadi korban
    Telah dirubah oleh pringgondani : 27-10-2007 Jam 08:48

  4. #4
    gatelgate is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Dec 2007
    Jabatan
    IT
    Kiriman
    1
    Rep Power
    0

    Default Re: Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    Orang tua saya bilang POLISI=PENJAHAT

  5. #5
    Striker is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Dec 2007
    Kiriman
    2
    Rep Power
    0

    Default Re: Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    Quota Dikirim oleh User ID: gatelgate View Post
    Orang tua saya bilang POLISI=PENJAHAT
    Tul, penjahat yang berseragam.

    Kapan kondisi kaya gini bakal berubah di negeri ini....

  6. #6
    Junior bambang is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Nov 2007
    Kiriman
    131
    Rep Power
    5

    Default Re: Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    Bukan negri kita aja yg busuk, di luar negri juga ada . .

    ini buktinya . .

  7. #7
    sayed0814 is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Dec 2007
    Kiriman
    1
    Rep Power
    0

    Angry Re: Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    Memang menyedihkan kita punya negara seperti ini. Tapi yang sangat menyedihkan yaitu pemimpin kita yang tidak berbuat apa-apa bila mengetahui adanya peristiwa demikian, karena pemimpin kita lebih senang dengan laporan Asal Bapak Senang (ABS).
    Sekarang mari kita pikirkan dan tentukan dengan seksama tentang mencari pemimpin yang amanah dan bukan ABS, yang mau mendengarkan keluhan rakyat kecil, yang peka terhadap peristiwa, yang mau terjun langsung bukan nunggu laporan.
    semua itu tanggung jawab kita.
    coba lihat negeri orang yang berani menghukum mati para koruptor!, kenapa mereka bisa?, karena disana korupsi sendiri-sendiri, tapi di negara kita korupsi bareng-bareng, makanya susah diberantas.
    Jadi apabila melihat peristiwa demikian, segera dokumentasikan dan catat identitas petugas, jam, tanggal serta delik yang dipermasalhkan, lalu mari kita sama-sama menggugat petugas-petugas yang bejat itu.
    Mereka itu tak bermoral dan tak mengerti agama, sehingga mau berbuat demikian, semoga azab akan datang pada mereka yang tidak amanah.

  8. #8
    paman google is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2008
    Kiriman
    2
    Rep Power
    0

    Default Re: Busuknya negri kita.(bejad nya P*lisi)

    wah kalo bicara soal polisi mah cape deh gue,padahal dulu gue sangat suka ama mereka gua pikir mereka betul2 mau menjalankan tugasnya untuk mengurus masalah sosial nyatanya sungguh mengecewakan.asal tau aja ya bahwa anggota Polri yang betul2 tulus dalam menjalankan tugasnya itu sangat sedikit sebagian besar dari mereka orientasinya cuman cari duit karena memang dari atasnya udah begitu,semua harus uang sedihnya lagi mereka kan kebanyakan cuman tamatan SMU jadi yah tau sendirilah bagaimana cara mereka menghadapi masyarakat,saya pernah minta tolong eh malah dihardik dengan mengatakan "anda jangan memerintah saya ya karena anda bukan Kapolda"ya ampun,kok bgt? kayaknya ada yang salah tuh dengan system pendidikannya entah dimana letak kesalahannya EGP


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>