BATANG--MIOL: Jengkel dengan kelakuan anak kandungnya yang suka mabuk-mabukan, pasangan suami istri Mistari, 51, dan Suripah, 48, warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Subah, Batang, Jawa Tengah menghabisi darah dagingnya sendiri, Waris, 24.
Hingga Sabtu (28/7), Mistari dan Suripah masih menjalani pemeriksaan di Polres Batang. "Kita langsung menahan pasangan suami istri tersebut," kata Kepala Polres Batang Ajun Komisaris besar (AKB) Edi Suroso.

Pembunuhan terhadap Waris terjadi Senin (23/7) lalu. Namun oleh keluarga, Waris dilaporkan meninggal wajar. Namun, menyusul laporan yang curiga atas meninggalnya Waris, polisi lalu melakukan penyelidikan.

Kepada polisi, kedua tersangka mengaku pembunuhan itu berawal dari tindakan korban yang meminta uang dengan paksa kepada orang tuanya. Karena tidak diberi, Waris kemudian memukul kedua orang tuanya.

Merasa diperlakukan semena-sema oleh anaknya, Mistari dan Suripah memberikan perlawanan. Setelah berhasil mengikat Waris, keduanya lalu memukuli korban hingga tewas.
"Kasus ini masih terus kita dalami, apakah hanya suami istri itu saja atau ada keterlibatan orang lain lagi," tambahnya. (AS/OL-06)