JAKARTA--MEDIA: Karyawan PT PLN (Persero) yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) menolak calon Direksi dari luar perusahaan, karena dikhawatirkan hanya memiliki misi pada profit taking saja tetapi tidak memperhatikan sisi 'benefit'.
"Sebenarnya kami bukan bermaksud untuk menolak calon direksi dari luar, tetapi dari pengalaman lampau, direksi dari luar tubuh PLN justru memecah belah PLN dan menswastanisasi PLN," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SP PT PLN (Persero), Ahmad Daryoko, di Jakarta, Rabu (9/1).
Sikap yang diambil oleh SP PLN tersebut, menurut dia, bukan berarti mendukung kepemimpinan saat ini. Karena SP lebih melihat bahwa calon dari
dalam tubuh perusahaan akan lebih memahami fungsi dan keberadaan perusahaan yang memegang hajat hidup orang banyak tersebut.
Dia mengharapkan penunjukan direksi baru PLN untuk periode 2008-2013 nanti dapat memilih orang yang tepat yang memiliki visi kelayakan, dan bukan menjadikan PLN sebagai visi bisnis. "Direksi harus memiliki pemahaman soal kelistrikan yang memegang hajat hidup orang banyak, bukan hanya berorientasi profit semata," ujar dia.
Selain itu, menurut dia, direksi PLN periode lima tahun kedepan juga harus memiliki semangat 'kekitaan'. Tidak justru memecah belah PLN. Daryoko mengatakan keinginan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero), Selasa (8/1), justru mengindikasikan adanya rencana untuk memecah perusahaan listrik tersebut.
"Dari RUPS kemarin memerintahkan agar PT PLN (Persero) akan dijadikan holding, sedangkan cabang di daerah akan dijadikan anak perusahaan dengan bentuk Perum," katanya.
Bahkan, Daryoko mengatakan, ada rencana untuk menjadikan Indonesia Power dan Pembangkit Jawa-Bali (PJB) menjadi unit bisnis yang terpisah. Dia berpendapat bahwa keputusan RUPS tersebut bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan perusahaan listrik tersebut adalah perusahaan negara yang memegang hajat hidup orang banyak.
Selain melakukan pernyataan sikap, SP PLN juga mendatangi Kementerian BUMN di Medan Merdeka Selatan. Dan rencananya SP PLN juga akan mengkonfirmasi rencana pemecahan PLN tersebut pada MK beberapa hari kedepan. (Ant/OL-2)
Sumber: http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=154963




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote

Bookmarks