Bupati Ende Tolak Dana Pembangunan PLTB
[ENDE] Bupati Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Paulinus Domi, menolak alokasi dana Rp 7 miliar dari pemerintah untuk pembangunan tujuh unit Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di daerahnya karena merasa tidak mampu mengelola dana tersebut. Hal tersebut dikatakannya kepada sejumlah wartawan peserta Geothermal Expedition 2006 PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah NTT di Ende, Senin (11/9).
Dikatakan, dana itu dialokasikan dari Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Departemen Sumber Daya Energi baru-baru ini dengan tujuan mengatasi krisis energi listrik di kabupaten Ende dan sekitarnya. Namun, pihaknya menghendaki pembangunan 7 unit PLTB langsung ditangani pemerintah pusat karena minimnya sumber daya manusia di daerah tersebut.
Menurut Domi, hingga kini 130 dari 211 desa dan kelurahan di Ende yang belum terlayani jasa kelistrikan. Padahal, di daerah ini terdapat potensi energi panas bumi yang tersebar di beberapa lokasi. Seperti di Mutubusa, Desa Sokoria, Kecamatan Ndona Timur dan Lesugolo, Kecamatan Kotabaru. Namun, perlu ada investor dari luar daerah yang mau mengembangkan potensi tersebut.
Di Sokoria misalnya, pada pengeboran landaian suhu untuk tujuan penelitian geologi pada sumur Sokoria 1 (SK1) pada kedalaman 160,50 meter, terdapat panas bumi mencapai 74,3 derajat celcius. Sementara pada pengeboran SK 2 dengan kedalaman 127 meter, terdapat temperatur sebesar 82,3 derajat celsius. Sehingga diharapkan, tahapan selanjutnya hingga potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembangkit tenaga listrik.
Ia menjelaskan, daerah ini juga memiliki potensi energi Microhydro di Desa Ndungga, Kecamatan Ndona yang segera dibangun pembangkit listrik berkapasitas 2 x 1 mega watt (MW) dengan membendung Sungai Wolowona, 14 kilometer arah timur Kota Ende.
General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT, Manerep Pasaribu mengatakan, kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu semakin memperpuruk kondisi keuangan PLN. Apalagi, pemerintah tidak menyetujui adanya kenaikan tarif dasar listrik. Sehingga sejak dua tahun terakhir, PLN tidak melakukan investasi baru. Namun, pihaknya mendukung keseriusan Pemerintah Kabupaten Ende untuk pengelolaan energi panas bumi Sokoria. [120]




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote

Bookmarks