Kampung Kalou memiliki sekolah tingkat dasar, yang kini diakui UNESCO sebagai sekolah terkecil di dunia.
Kalou adalah kampung kecil yang berjarak 180 km dari Busher disebelah selatan Iran, dengan populasi penduduk hanya 7 keluarga (34 orang).

sekolah Kalou yang memiliki 4 pelajar; 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan, diasuh oleh guru yang antusias-Abdul Muhammad Sha’raani. dia merencanakan pendidikan lebih lanjut untuk mengajar dikampung tersebut.
Sha’raani lah yang mengenalkan sekolah tersebut ke suluruh dunia melalui web-log nya. sekarang sekolah tersebut telah diakui secara internasional.
ketika ditanya bagaimana sekolah tersebut dikenalkan kepada UNESCO, Sha’raani mengatakan bahwa seorang teman dari Iran yang tinggal di Australia membuat “versi Inggris” blognya. segera setelah itu, seorang pembaca mengirim “link” ke UNESCO, dimana kemudian UNESCO mengakui sekolah tersebut sebagai “sekolah terkecil di dunia”.
“ada banyak sekolah-sekolah kecil dengan sedikit pelajar di dunia,” kata Sha’raani. “Tetapi kelebihan sekolah saya adalah, bahwa saya telah mengenalkannya kepada dunia melalui web-log ku.”
Kedatangan paket misterius yang berisi banyak coklat dan sebuah kartu dari kalifornia menunjukkan bahwa sekolah kecil tersebut telah dapat menyentuh hati seluruh dunia. hadiah tersebut telah memberikan kesempatan bagi Sha’raani untuk membicarakan masyarakat dari budaya lain kepada murid-muridnya, serta mengucapkan terima kasih kepada para penggemar ditempat yang jauh.
Sha’rani sangat bangga dengan murid-muridnya ; Parisa, mahdi, hamideh, dan Hossein, yang belajar-bersama-sama pada waktu yang sama, walaupun mereka memiliki tingkatan yang berbeda. Walaupun menantang, Sha’rani mengatakan dia akan menjaga secara bersamaan, dengan berbagai aktifitas yang telah dia rencanakan.
Melalui pembukaan pusat-pusat pendidikan orang dewasa, bahkan di wilayah-wilayah yang jauh di Iran, para bapak-bapak dan ibu-ibu kampung juga dapat meningkatkan pendidikan mereka.
Para pelajar memiliki hanya satu komputer, pemberian kepala kementrian pendidikan wilayah tersebut. Mr. Abedi mengirim komputer tersebut setelah melihat daftar keperluan barang keinginan para siswa tersebut. satu diantaranya adalah komputer tersebut. Para siswa kecil tersebut juga dapat memiliki akses internet, dan Sha’raani mencoba memasukkan pelajaran komputer kedalam kurikulumnya.
seorang direktur Film iran,Daryoush Gharibzadeh, telah membuat film dokumenter singkat tentang sekolah dasar kampung Kalou tersebut.
Film pendek Gharibzadeh “Boomerang” ditujukan untuk kompetisi “Canada’s 2008 Planet”, sebuah festival film yang fokus pada masalah lingkungan. Boomerang berhasil memenangkan “Crystal Simorgh (Phoenix)” untuk kARYA FILM PENDEK TERBAIK di festival film Internasional Fajr ke-26.