(10/07/2007) - Dalam enam bulan pertama tahun ini, penjualan Yaris, Kijang Innova dan SUV Fortuner (4x2 dan 4x4) mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara penjualan model-model yang lain menunjukkan peningkatan signifikan.

Dari data "Toyota Whole Sales Peformance in 2007" yang dirilis Toyota Astra Motor (TAM), penjualan Yaris turun jadi 4,260 unit (2007) dari 7,247 unit (2006). Sedangkan Innovar turun jadi 17,908 dari 21,725 unit dan Fortuner (4x2) jadi 876 dari 2,128 serta Fortuner (4x4) jadi 153 dari 239 unit. Padahal total pasar segmen 4x2 periode Januari - Juni meningkat jadi 57,947 dari 47,330 unit tahun 2006(data dari "Market Peformance in 2007").

Ada banyak faktor penyebabnya dimana banjir besar Jakarta awal Februari lalu menjadi yang terpenting. Banjir menyebabkan proses impor Yaris dari Thailand terganggu. "Itu menyebabkan jumlah supply di pasar berkurang. Namun bila dicermati dari bulan ke bulan, supply Yaris terus meningkat, Januari 101, Februari 679, Maret 904, April 764, Mei 1098 & Jun 714. Bulan juni ada libur di Thailand dan jepang, sehingga supply berkurang," papar Jodjana Jody, head of sales PT TAM. Faktor lain, Yaris diperkenalkan Februari 2006 dan indent cukup tinggi yang mendorong TAM memenuhi semua permintaan itu semester satu 2006.

Kijang Innova dan Fortuner juga mengalami gangguan serius karena bencana alam itu. Penjualan Februari hanya 1478 unit padahal dibulan-bulan setelah itu penjualan diatas 3000 unit dan TAM terus mendorong produksi untuk mengejark volume yang terpangkas akibat banjir besar itu. Menurut Jody, permintaan pasar Innova terus meningkat ke level 4000 unit tiap bulan.

Berkaitan dengan peningkatan pasar 4x2, menurut Jody justru lebih banyak disumbangkan oleh subsegmen 4x2 medium SUV seperti Toyota Rust dan Daihatsu Terios.