KOMPAS/JOHNNY TG
Toyota Rush


Setelah sukses dengan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia di tahun 2003, kini Daihatsu Motor Corporation dan Toyota Motor Corporation kembali berkolaborasi lewat Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Baik Toyota Rush maupun Daihatsu Terios adalah crossover sport utility vehicle (SUV) berpenggerak roda dua (4 x 2). Kedua mobil yang diproduksi di pabrik milik PT Astra Daihatsu Motor di Sunter, Jakarta Utara, menyandang mesin yang sama, yakni mesin 3SZ-VE dengan kapasitas 1.5 Liter (1.495 cc), 4 silinder segaris.
Perbedaan antara kedua mobil itu hanya pada tampilan eksterior dan interior. Toyota Rush yang mengusung tema unleash yourself (ekspresikan diri Anda) lebih dikhususkan pada keluarga muda yang dinamis. Itu sebabnya sosok Toyota Rush terlihat maskulin dan agresif. Bahkan, jika dilihat dari belakang, sosok Toyota Rush mirip Toyota RAV4. Penggunaan ban berukuran 235/60 R16 membuat penampilan Toyota Rush sangat sporty. Toyota Rush muncul dengan lima pilihan warna, yakni blue metallic, red mica metallic, black mica metallic, champagne metallic, dan silver metallic.
Sementara itu, Daihatsu Terios yang diposisikan sebagai mobil keluarga selintas sosoknya lebih halus ketimbang Toyota Rush meskipun tidak kehilangan citra crossover SUV-nya yang dinamis dan penuh gaya (stylish). Sebagai pengimbang, Daihatsu Terios pun memilih menggunakan ban berukuran 215/65 R16. Sama seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios pun muncul dengan lima pilihan warna, yakni classic silver metallic, midnight black metallic, exotic beige metallic, wine red metallic, dan sparkling blue metallic.
Toyota Rush hanya memiliki 5 kursi, mengingat yang dituju mobil itu adalah keluarga muda. Adapun Daihatsu Terios, sesuai dengan posisinya sebagai mobil keluarga, memiliki 7 kursi. Dengan memiliki 5 kursi, tentunya ruang penyimpan barang di bagian belakang Toyota Rush lebih lapang.
Dari segi dimensi, Toyota Rush dan Daihatsu Terios merupakan small crossover SUV, mirip Daihatsu Taruna Oxxy FX 1.5 M/T. Hanya saja Toyota Rush dan Daihatsu Terios lebih lebar dan lebih tinggi.
Sama seperti pada Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, Toyota Rush pun ditempatkan pada segmen sedikit di atas Daihatsu Terios. Toyota Rush akan menempati pasar pada kisaran harga Rp 150 juta-Rp 180 juta, sedangkan Daihatsu Terios akan menempati pasar pada kisaran harga Rp 130 juta-Rp 160 juta.
Masuknya Toyota Rush dan Daihatsu Terios ke pasar pada kisaran Rp 130 juta-Rp 180 juta itu akan membuat pertarungan di pasar semakin menarik. Mengingat di sana sudah ada Honda Jazz, KIA Rio Pride, Toyota Yaris, Suzuki Swift, Suzuki Aerio, Chevrolet Kalos, Peugeot 206 M/T, Suzuki APV GX A/T, New Avanza S A/T, Hyundai Matrix, Toyota Vios M/T, dan Honda City Dsi.
Honda Jazz mendominasi pasar itu dengan penjualan sebanyak 16.019 unit dari bulan Januari sampai November 2006. Dan, pada bulan November 2006, Honda Jazz terjual 2.144 unit.
Segmen baru
Toyota Rush dipasarkan dengan tiga varian, yakni 1.5 G M/T yang dijual dengan harga on the road DKI Jakarta Rp 155 juta, 1.5 S (M/T) dengan harga Rp 165 juta, dan 1.5 S A/T dengan harga Rp 179 juta. Toyota Rush 1.5 S A/T adalah varian full option dari Toyota Rush. Selain menggunakan persneling otomatik, Toyota Rush 1.5 S A/T juga dilengkapi dengan dua kantung udara (airbag) untuk pengendara dan penumpang depan, serta antilock braking system (ABS) dan electronic brake force distribution (EBD).
Sama seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios dipasarkan dengan tiga varian, yakni tipe standar, TS, yang dijual dengan harga on the road DKI Jakarta Rp 122,5 juta, TX M/T dengan harga Rp 151 juta, dan TX A/T dengan harga Rp 161 juta. Seperti juga Toyota Rush 1.5 S A/T, Daihatsu Terios TX A/T pun merupakan varian full option.
Masuknya Toyota Rush dan Daihatsu Terios ke ceruk pasar pada kisaran Rp 134 juta-Rp 179 juta membuat pasar yang paling menjanjikan itu semakin besar. Lewat Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, yang diluncurkan ke pasar pada tahun 2003, PT Toyota Astra Motor dan PT Daihatsu Astra Motor memenetrasi pasar tersebut. Pada tahun 2005, Toyota Avanza terjual sebanyak 54.893 unit dan Daihatsu Xenia 27.505 unit. Total penjualan kedua mobil itu 82.398 unit. Bahkan, di saat angka penjualan mobil secara nasional mengalami penurunan, periode Januari-November 2006, Toyota Avanza terjual 48.860 unit dan Daihatsu Xenia 19.915 unit, atau total 68.775 unit.
Diperkirakan, dengan masuknya Toyota Rush dan Daihatsu Terios akan terbuka suatu segmen pasar yang baru, yakni segmen small crossover SUV. Satu-satunya pesaing yang ada di pasar saat ini hanyalah Suzuki Escudo 1.6 (M/T) yang dijual dengan harga on the road DKI Jakarta Rp 160 juta.
"Dengan dukungan brand Toyota serta value dari Rush itu sendiri, kami yakin mobil ini akan mampu mengisi kekosongan segmen 4 x 2 medium SUV di Tanah Air," kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor. (JL/AST)