Honda Prospect Motor memboyong Honda FCX Concept, berbahan bakar hidrogen, ke Indonesia International Motor Show 2006 sesuai tema “Commitment for the Future”.
FCX Concept didesain dengan titik pusat gravitasi yang rendah untuk menambah kesan dinamis pada bodi luarnya. Bagian depan yang pendek membentuk low-floor platform yang unik, memungkinkan FCX Concept memiliki platform lantai paling rendah yang pernah dimiliki sebuah kendaraan berbahan bakar sel.
Evolusi dari sebuah kendaraan fuel cell juga tampak dari interior FCX Concept, dengan ruang kabin lapang dan nyaman yang sebelumnya tidak terbayangkan untuk sebuah kendaraan fuel cell. Dengan materi yang kontras, memadukan plastik transparan yang futuristik dengan bahan kulit dan kayu yang klasik, memberikan atmosfir canggih sekaligus hangat. Kesan futuristik diperkuat dengan lantai interaktif yang menggunakan lampu sebagai indikator perubahan suhu di dalam kabin. Penggunaan bahan bio-polyester yang berasal dari serat tumbuhan sebagai pelapis interior melengkapi kesan organik dalam mobil ini.
Interior FCX Concept Desain V-Flow
Lantai yang rendah dan kabin berukuran penuh tersebut dimungkinkan berkat pengaturan sel hidrogen dengan desain “V-Flow” yang inovatif. Desain “V-Flow” terdiri dari sistem “3V” yang dikembangkan oleh Honda; Vertical gas flow, Vertebral layout, dan Volume-efficient packaging. Sistem ini memungkinkan sel hidrogen cukup kompak untuk ditempatkan di kolom tengah mobil, namun cukup kuat untuk menghasilkan tenaga sebesar 100kW.
Sel Hidrogen dalam FCX Concept juga telah disempurnakan untuk performa di bawah suhu nol derajat, yang selama ini menjadi penghambat utama dalam komersialisasi mobil fuel cell. Sel Hidrogen Honda FCX Concept mampu beroperasi di cuaca dingin dengan performa yang sebanding dengan mesin berbahan bakar bensin.
Sumber tenaga FCX Concept juga terdiri dari tiga buah motor berefisiensi tinggi; Sebuah motor berkekuatan 80kW di bagian depan, dan sepasang motor kompak yang menghasilkan tenaga sebesar 25kW di kedua roda belakang.
Masalah lain yang selama ini menghambat komersialisasi kendaraan fuel cell adalah kebutuhan akan tangki penyimpanan hydrogen yang berkapasitas tinggi, namun tetap berbobot ringan. Melalui FCX Concept, Honda telah mengembangkan pendekatan baru dalam peningkatan kapasitas penyimpanan tersebut dengan menempatkan sebuah bahan penyerap hydrogen di dalam tangki – secara efektif menggandakan kapasitas menjadi 5 kg hydrogen pada 5000 PSI, sekaligus memperpanjang jarak tempuh menjadi 350 mil atau setara dengan mobil berbahan bakar bensin.
Selain menampilkan pengembangan terdepan dalam teknologi fuel cell, Honda FCX Concept juga membawa terobosan dalam fitur sebuah kendaraan. Mobil ini dilengkapi dengan sensor biometric dan kamera pintar yang dapat mengenali profil pengemudi dan secara otomatis menyesuaikan berbagai fungsi kendaraan sesuai dengan posisi optimal pengemudi.
Saat pengemudi mendekati kendaraan, secara otomatis kunci pintu mobil akan terbuka. Sistem komputer juga akan menyetel posisi setir, pedal gas, dan panel instrumen sesuai dengan posisi optimal pengemudi. Saat berkendara, panel instrumen secara otomatis akan bergerak naik dan turun dalam sudut 45 derajat untuk menyesuaikan dengan kecepatan kendaraan. Sebuah sistem sensor yang diinstal di panel instrumen mampu menangkap arah penglihatan pengemudi ke berbagai ikon menu, memungkinkan pengemudi mengatur fungsi audio, AC, dan lain-lain secara hands-free.
Home Energy Station
Sebagai bagian dari usaha untuk memastikan ketersediaan bahan baku hydrogen, Honda juga mengembangkan “Home Energy Station”, sebuah sistem komprehensif yang selain didesain menyediakan hydrogen bagi kendaraan fuel cell, juga dapat mensuplai tenaga listrik dan panas untuk kebutuhan rumah tangga. Di samping mampu mereduksi gas buang karbon dioksida sebanyak 40%, “Home Energy Station” juga dapat memangkas biaya operasi dari penggunaan listrik rumah tangga, gas, dan bahan bakar kendaraan sebesar 50%.




LinkBack URL
About LinkBacks



Reply With Quote

Bookmarks