Senam Memperlancar Proses Kelahiran



Persalinan adalah saat yang monumental bagi seorang wanita. Di saat-saat menegangkan seperti itu, biasanya timbul reaksi alamiah, yaitu perasaan cemas dan takut. Sedangkan kondisi badan yang baik dan stamina yang prima merupakan salah satu faktor utama senam hamil sebaiknya dilakukan bersama dengan pelatih yang mengerti, sehingga kita tahu apa yang harus dilakukan setiap tahapnya, kerena kalau hanya membaca tahapan di manualnya akanlah sulit membayangkannya. Bila telah memperolah gambaran yang jelas setiap langkah senam, anda dapat melakukannya setiap hari di rumah.
Kerhasilan persalinan. Sejak memasuki masa stabil, yaitu pertengahan usia kehamilan sangat disarankan untuk mengikuti senam hamil. Senam hamil selain meningkatkan stamina dan kondisi tubuh, terutama bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan sangat baik sebagai latihan serta persiapan menghadapi persalinan. Sebab senam hamil tidak hanya memperkuat otot-otot serta sendi-sendi yang berkaitan dengan proses persalinan, namun juga latihan pernapasan yang sangat membantu untuk bisa mengendurkan ketegangan dan rileks saat mendekati persalinan.
Tujuan senam hamil

Tujuan utama senam hamil adalah untuk meningkatkan stamina dan kondisi tubuh. Ini terutama berkaitan dengan kecenderungan kurang gerak pada wanita hamil akibat kecemasan berlebihan terhadap keselamatan janin. Selain juga kecenderungan kegemukan akibat konsumsi makanan yang terlalu berlebihan. Kegemukan ini selain akan menurunkan stamina tubuh juga berpotensial menjadi penyebab persalinan sulit. Yang terbaik tentu saja bila bisa mengikuti senam hamil dibawah bimbingan instruktur di klinik bersalin. Namun ini tentu mustahil untuk diiikuti setiap hari akibat kendala waktu, lokasi dan sebagainya. Tetapi sebenarnya dengan sedikit memodifikasi gerakan sehari-hari akan memberikan efek yang sama untuk memperkuat otot dan sendi.
Biasanya yang umum dilakukan hayalah menarik napas dengan ringan dan luruskan otot dan sendi perlahan-lahan. Selain itu, hindari sekedar melakukan tanpa diikuti oleh keyakinan bahwa dengan melakukan ini akan sangat berguna kelak dalam persalinan, karena ini memberikan efek psikologis yang memperngaruhi efektifitas senam hamil itu sendiri.
  • Duduk santai, pada saat duduk-duduk santai, duduk di bawah dengan kedua kaki di depan, kemudian lipat kaki sampai kedua telapak bertemu sambil memegangi kedua ujung betis dengan kedua tangan. Jangan lupa agar punggung dan muka tetap dalam posisi tegak (bukan membungkuk). Ini baik untuk melatih tulang punggung dan selangkangan.
  • Mengepel lantai, lakukan gerakan mengepel maju mundur dengan bertumpu pada kedua lutut dan tangan, dimana kain pel dipegang oleh dua tangan. Ini baik untuk melemaskan tulang selangkangan.
  • Membersihkan perabot dengan bulu ayam, lakukan dengan berdiri tegak dan tangan terangkat. Karena itu ini terutama saat anda membersihkan perabot yang posisinya tinggi atau sarang laba-laba. Ini bagus untuk memperkuat tulang punggung.
  • Berjalan kaki, untuk memperkuat tulang dan sendi kaki, jalan kaki merupakan yang terbaik. Usahakan meluangkan waktu untuk berjalan kaki.
  • Dalam posisi duduk bersila dan punggung tegak, seolah robohkan kepala ke kanan dan kiri, serta ke depan (sampai bisa melihat pusar) dan belakang (sampai melihat langit-langit). Setelah itu putar perlahan-lahan.
  • Untuk menegangkan otot, luruskan telapak kaki hingga dalam posisi horisontal, dan bersamaan dengan ini gerakkan tangan seolah meremas dengan kuat. Untuk melemaskan otot, lepaskan gerakan meremas tangan serta kembalikan posisi telapak kaki dan lemaskan. Ulangi gerakan-gerakan ini secara nergantian berulang-ulang.
  • Melemaskan tubuh, lakukan diatas tempat tidur atau sofa. Berbaring dengan tubuh menghadap langit-langit. Pusatkan perhatian untuk melemaskan otot-otot seluruh tubuh. Setelah melakukan beberapa kali akan bisa dirasakan bagaimana kondisi ketika seluruh otot tubuh dilemaskan. Ini efektif untuk membuat badan terasa rileks.
Mungkin bila dilihat dari gerakan-gerakannya, senam hamil hanya sekedar senam, selayaknya olah raga hanya membuat tubuh segar dan bugar. Namun, ternyata senam hamil sangat membantu proses melahirkan anak. Mengendurkan ketegangan. Berbeda dengan ketika menahan rasa sakit biasa, dimana manusia secara alami akan menegangkan otot tubuh dan menghentikan napas untuk menahan sakit, untuk saat kontraksi mendekati persalinan justru harus dilakukan hal sebaliknya. Saat-saat kontraksi ini justru harus melemaskan otot-otot seluruh tubuh serta terus melakukan pernapasan secara teratur. Untuk mempersiapkan diri agar mampu melakukan ini disarankan untuk melakukan latihan-latihan tertentu. Dengan mengendurkan ketegangan tubuh dan membuat diri menjadi rileks, secara psikologis juga berdampak positif untuk mengurangi rasa panik. Akhirnya semua ini akan memperlancar proses persalinan.