| Perlukah Melakukan USG? |
Ultrasonografi (USG) pada ibu hamil seolah menjadi lagu wajib. Sejak 1961 USG digunakan dalam dunia kedokteran kandungan.
|
 | Sebenarnya melakukan USG tidak wajib kok (dengan catatan kehamilan ibu baik-baik saja), tapi kadang-kadang ibu hamil penasaran ingin mengetahui bagaimana kondisi janin yang sedang dikandungnya. | | Hal itu boleh saja dilakukan karena USG sejauh ini terbukti aman, menggunakan gelombang suara yang dipantulkan untuk membentuk gambaran bayi di layar komputer yang aman untuk bayi dan ibu. |
|
| Anda mungkin melakukan USG, tapi tak mengetahui gunanya? Aduh, jangan membuang dana percuma! Sebaiknya cari tahu apa saja yang dapat diperiksa dengan USG: |
|
1. Konfirmasi kehamilan
Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan lima setengah minggu dan detak jantung janin biasanya terobsevasi jelas dalam usia 7 minggu. | 2. Mengetahui usia kehamilan
Untuk mengetahui usia kehamilan dapat dengan mengunakan ukuran tubuh fetus—sehingga dapat memperkirakan kapan tanggal persalinan | | 3. Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. | 4. Ancaman keguguran
Jika terjadi pendarahan vagina awal, USG dapat menilai kesehatan dari fetus. Jika detak jantung janin jelas maka prospek yang baik untuk melanjutkan kehamilan. | 5. Plasenta bermasalah
USG dapat menilai kondisi plaasenta dan menilai adanya masalah-masalah seperti plasenta previa (plasenta menutup jalan lahir). | 6. Kehamilan ganda/ kembar
USG dapat memastikan apakah ada satu atau lebih fetus di rahim. | 7. Mengukur cairan ketuban
Masalah terjadi ketika kandungan kelebihan cairan ketuban atau terlalu sedikit. Volume (jumlah cairan) dapat dinilai/cek dengan USG. | 8. Kelainan letak janin
Bukan saja kelainan letak janin dalam rahim tapi juga banyak kelainan janin yang dapat di ketahui dengan USG, seperti hidrosefalus, anesefali, sumbing, kelainan jantung, kelainan kromoson (syndrome down), dll. | 9. Mengetahui jenis kelamin bayi.
Inilah hal sering menjadi dasar alasan ibu melakukan USG kan? |
|
| Kapan sebaiknya USG dilakukan? Umumnya pada kehamilan minggu ke-7 untuk memastikan kehamilan, menilai detak jantung janin, mengukur panjang janin untuk menilai usia kehamilan. |
| USG selanjutnya dilakukan pada kehamilan 18-22 minggu untuk menilai kelainan congenital, kelainan bentuk, posisi plasenta, detak jantung janin, juga untuk menilai perkembangan janin. Pada pemeriksaan di minggu ini anda mungkin dapat juga mengetahui jenis kelamin bayi anda. | | | USG yang ketiga dilakukan pada kehamilan minggu ke 34 unutk mengevaluasi ukuran fetus dan menilai pertumbuhan fetus, pergerakan dan pernafasaan, detak jantung bayi juga jumlah air ketuban di sekeliling bayi serta posisi bayi dan plasenta. |
|
Pada dasarnya USG dapat dilakukan kapan saja selama masa kehamilan karena USG tidak berbahaya untuk bayi dan ibu. USG terutama dilakukan bila terjadi masalah kehamilan misalnya adanya detak jantung janin yang tidak teratur. Jelas ya Bu...
|
|
Bookmarks