All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 2 of 2
  1. #1
    Junior fahmydian is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2007
    Kiriman
    66
    Rep Power
    5

    Default Etiket Ibu Pasca melahirkan

    Bagaimana kehidupan sosial ibu pasca-melahirkan? Tak ada bedanya dengan kehidupan sosial Anda sebelumnya, penuh dengan etiket dan sopan santun.
    Begitu si kecil lahir, Anda memasuki babak baru dalam kehidupan Anda. Kini Anda dihadapkan pada situasi-situasi yang belum pernah temui sebelumnya. Saat Anda diuji, jaga jangan sampai emosi. Simak tip dari beberapa ibu dan psikolog, Dra. Ratih Andjayani Ibrahim, MM., dalam menghadapi situasi yang bikin hati Anda 'panas'.
    1. Bolehkah saya membuat daftar kado untuk teman-teman saya, agar tidak ada hadiah yang diberikan dua kali kepada saya?
    “Saya melakukan itu ketika mengadakan baby shower dengan teman-teman dekat dan keluarga. Memang acara baby shower beserta daftar kadonya bukan merupakan budaya lokal. Tapi saya melakukannya karena saya tidak ingin ada barang-barang yang mubazir dan tidak terpakai. Dan kelihatannya teman-teman saya menikmati acara juga tradisinya.”
    Lala, 29 tahun. Ibu dari Adjani 1,5 tahun.
    1. Tanda mata apa yang paling tepat untuk diberikan kepada dokter kandungan atau bidan yang membantu proses melahirkan?
    “Saya memberikan tanda mata dalam bentuk kartu. Menurut saya kartu adalah kenang-kenangan yang paling tepat karena saya bisa menuliskan hal spesifik, sehubungan dengan tip atau nasihat dari bidan atau dokter tersebut, yang telah banyak menolong saya selama kehamilan dan proses melahirkan. Dan ternyata memang benar, dokter itu memajang kartu dari saya di kantornya. Pilihan saya yang lain sebetulnya adalah cake atau kue kering karena dapat dinikmati ramai-ramai. Bidan atau dokter kandungan pasti dibantu oleh tim yang membantu pekerjaannya, bukan?”
    Shandy, 30 tahun. Ibu dari Yashinta, 1 tahun
    1. Ketika melahirkan anak pertama, rumah sakit dimana saya melahirkan tidak mengatur jam besuk dengan baik sehingga pengunjung boleh datang kapan saja. Akibatnya saya tidak bisa istirahat. Kini saya sedang menunggu kelahiran anak ke dua. Sopankah bila nanti saya memilah tamu yang datang supaya masih punya waktu untuk istirahat?
    “Memang saat ini banyak rumah sakit bersalin yang kurang ketat memperhatikan jam besuk pengunjungnya. Pengalaman itu juga pernah terjadi pada saya. Akhirnya ketika melahirkan anak kedua, saya menunggu satu hari setelah melahirkan untuk menyebarluaskan berita gembira tersebut ke teman-teman. Jadi saya punya waktu istirahat satu hari hingga keadaan cukup pulih untuk menerima tamu.”
    Cynthia, 32 tahun. Ibu dari Laras, 5 tahun, dan Kinar, 8 bulan.
    1. Ketika sedang menahan sakit karena mengejan saat melahirkan, tanpa sadar, saya mengatakan hal-hal yang buruk pada suami saya. Sekarang saya mengkhawatirkan perasaannya pada saya. Haruskah saya mengajaknya membicarakan hal itu?
    “Bersyukurlah bahwa wanita mengalami masa kehamilan, karena itulah saat-saat Anda akan selalu dimaklumi, apapun yang Anda lakukan atau katakan. Jadi sebetulnya hal itu tak perlu terlalu dipikirkan. Tapi jika kejadian itu terus menganggu pikiran Anda, sebaiknya dibicarakan. Daripada nanti malah menimbulkan masalah baru,” kata Ratih.
    1. Saya ingin meneruskan rencana ASI eksklusif saya meskipun telah kembali bekerja. Apakah saya harus minta ijin kepada atasan saya?
    “Di hari pertama saya kembali dari cuti, saya mengirimkan surat tertulis kepada atasan saya yang isinya menerangkan bahwa saya berencana meneruskan ASI eksklusif saya. Berhubung atasan saya adalah pria, maka akhirnya saya harus menjelaskan lebih detail padanya. Saya tegaskan bahwa saya bukan minta diprioritaskan, tapi sebagai ibu saya punya hak. Akhirnya beliau mengerti dengan memberikan satu syarat, pekerjaan saya tidak boleh terbengkalai.”
    Adinda, 31 tahun. Ibu dari Shalom, 2 tahun.
    1. Bagaimana caranya mengatakan pada ibu dari seorang anak yang sakit flu, agar mengajari anaknya menutup mulut atau hidungnya ketika ia batuk atau bersin, agar tidak menulari anak lain?
    “Lebih baik kita mengatakan langsung pada anaknya. Katakan, 'Kalau batuk, mulutnya ditutup, ya, sayang'. Setelah itu baru katakan pada ibunya, 'Memang sekarang lagi musim flu, ya. Sebaiknya anak-anak diajarkan cara menutup hidung dan mulutnya agar tidak menularkan lainnya'. Bila Anda takut salah bicara, bisa juga Anda langsung berikan tisu pada anak yang bersangkutan,” saran Ratih.

  2. #2
    Junior bajaksawah is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Thumbs down Re: Etiket Ibu Pasca melahirkan

    Nih ada link untuk liah ibu yg mau ngelahirkan: http://www.youtube.com/watch?v=wB-9L4HU1FI


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>