All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 4 of 4
  1. #1
    kalabahi
    Notlogin

    Default Seputar Sistem Reproduksi Pria

    Sistem Reproduksi Pria
    DEFINISI
    Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis (buah zakar).
    Struktur dalamnya terdiri dari vas deferens, uretra, kelenjar prostat dan vesikula seminalis.



    Sperma (pembawa gen pria) dibuat di testis dan disimpan di dalam vesikula seminalis.
    Ketika melakukan hubungan seksual, sperma yang terdapat di dalam cairan yang disebut semen dikeluarkan melalui vas deferens dan penis yang mengalami ereksi.


    STRUKTUR

    Penis terdiri dari:
    - Akar (menempel pada didnding perut)
    - Badan (merupakan bagian tengah dari penis)
    - Glans penis (ujung penis yang berbentuk seperti kerucut).
    Lubang uretra (saluran tempat keluarnya semen dan air kemih) terdapat di umung glans penis.
    Dasar glans penis disebut korona.
    Pada pria yang tidak disunat (sirkumsisi), kulit depan (preputium) membentang mulai dari korona menutupi glans penis.



    Badan penis terdiri dari 3 rongga silindris (sinus) jaringan erektil:
    - 2 rongga yang berukuran lebih besar disebut korpus kavernosus, terletak bersebelahan
    - Rongga yang ketiga disebut korpus spongiosum, mengelilingi uretra.
    Jika rongga tersebut terisi darah, maka penis menjadi lebih besar, kaku dan tegak (mengalami ereksi).

    Skrotum merupakan kantung berkulit tipis yang mengelilingi dan melindungi testis.
    Skrotum juga bertindak sebagai sistem pengontrol suhu untuk testis, karena agar sperma terbentuk secara normal, testis harus memiliki suhu yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan suhu tubuh.
    Otot kremaster pada dinding skrotum akan mengendur atau mengencang sehinnga testis menggantung lebih jauh dari tubuh (dan suhunya menjadi lebih dingin) atau lebih dekat ke tubuh (dan suhunya menjadi lebih hangat).

    Testis berbentuk lonjong dengan ukuran sebesar buah zaitun dan terletak di dalam skrotum. Biasanya testis kiri agak lebih rendah dari testis kanan.
    Testis memiliki 2 fungsi, yaitu menghasilkan sperma dan membuat testosteron (hormon seks pria yang utama).



    Epididimis terletak di atas testis dan merupakan saluran sepanjang 6 meter.
    Epididimis mengumpulkan sperma dari testis dan menyediakan ruang serta lingkungan untuk proses pematangan sperma.

    Vas deferens merupakan saluran yang membawa sperma dari epididimis.
    Saluran ini berjalan ke bagian belakang prostat lalu masuk ke dalam uretra dan membentuk duktus ejakulatorius.
    Struktur lainnya (misalnya pembuluh darah dan saraf) berjalan bersama-sama vas deferens dan membentuk korda spermatika.



    Uretra berfungsi 2 fungsi: Bagian dari sistem kemih yang mengalirkan air kemih dari kandung kemih
    Bagian dari sistem reproduksi yang mengalirkan semen.

    Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih di dalam pinggul dan mengelilingi bagian tengah dari uretra.
    Biasanya ukurannya sebesar walnut dan akan membesar sejalan dengan pertambahan usia.
    Prostat dan vesikula seminalis menghasilkan cairan yang merupakan sumber makanan bagi sperma. Cairan ini merupakan bagian terbesar dari semen. Cairan lainnya yang membentuk semen berasal dari vas deferens dan dari kelenjar lendir di dalam kepala penis.


    FUNGSI

    Selama melakukan hubungan seksual, penis menjadi kaku dan tegak sehingga memungkinkan terjadinya penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina)
    Ereksi terjadi akibat interaksi yang rumit dari sitem saraf, pembuluh darah, hormon dan psikis.
    Rangsang yang menyenangkan menyebabkan suatu reaksi di otak, yang kemudian mengirimkan sinyalnya melalui korda spinalis ke penis.
    Arteri yang membawa darah ke korpus kavernosus dan korpus spongiosum memberikan respon, yaitu berdilatasi (melebar). Arteri yang melebar menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah erektil ini, sehingga daerah erektil terisi darah dan melebar.
    Otot-otot di sekitar vena yang dalam keadaan normal mengalirkan darah dari penis, akan memperlambat aliran darahnya.
    Tekanan darah yang meningkat di dalam penis menyebabkan panjang dan diameter penis bertambah.

    Ejakulasi terjadi pada saat mencapai klimaks, yaitu ketika gesekan pada glans penis dan rangsangan lainnya mengirimkan sinyal ke otak dan korda spinalis.
    Saraf merangsang kontraksi otot di sepanjang saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis dan prostat. Kontraksi ini mendorong semen ke dalam uretra.
    Selanjutnya kontraksi otot di sekeliling urretra akan mendorong semen keluar dari penis.
    Leher kandung kemih juga berkonstriksi agar semen tidak mengalir kembali ke dalam kandung kemih.

    Setelah terjadi ejakulasi (atau setelah rangsangan berhenti), arteri mengencang dan vena mengendur.
    Akibatnya aliran darah yang masuk ke arteri berkurang dan aliran darah yang keluar dari vena bertambah, sehingga penis menjadi lunak.

  2. #2
    Junior boron is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Default Beberapa jenis kelainan mengenai penis

    Jenis Kelainan Penis
    Cedera
    Beberapa jenis cedera bisa mengenai penis.
    Penis sering terjepit oleh resleting celana, tetapi lukanya akan segera membaik.
    Jika luka atau iritasi pada penis mengalami infeksi, diberikan antibiotik.

    Jika penis yang sedang mengalami ereksi terlipat secara berlebihan, bisa menimbulkan nyeri, kerusakan pada struktur yang mengontrol ereksi dan gangguan dalam melakukan hubungan seksual.

    Balanopostitis adalah peradangan menyeluruh pada kepala penis (glans penis) dan kulitnya.
    Peradangan biasanya terjadi akibat infeksi jamur atau bakteri di bawah kulit pada penis yang tidak disunat.
    Penis menjadi nyeri, gatal-gatal, kemerahan dan membengkak, serta bisa menyebabkan terjadinya penyempitan uretra.

    Penderita balanopostitis di kemudian hari bisa menderita balanitis xerotika oblitterans, fimosis, parafimosis dan kanker.

    Balanitis xeronika obliterans merupakan peradangan menahun yang menyebabkan pengerasan berwarna putih di ujung penis.
    Biasanya penyebabnya tidak diketahui, tetapi bisa terjadi akibat infeksi atau reaksi alergi.
    Lubang uretra sering dikelilingi oleh daerah pengerasan ini, yang pada akhirnya bisa menyumbat aliran air kemih dan semen.
    Untuk mengatasi peradangan bisa digunakan krim antibiotik atau anti peradangan, tetapi uretra seringkali harus dibuka kembali melalui pembedahan.

    Fimosis merupakan pengkerutan atau penciutan kulit depan penis.
    Fimosis merupakan suatu keadaan normal yang sering ditemukan pada bayi baru lahir atau anak kecil, dan biasanya pada masa pubertas akan menghilang dengan sendirinya.
    Pada pria yang lebih tua, fimosis bisa terjadi akibat iritasi menahun.
    Fimosis bisa mempengaruhi proses berkemih dan aktivitas seksual.
    Biasanya keadaan ini diatasi dengan melakukan penyunatan (sirkumsisi).

    Pada parafimosis, kulit depan penis yang tertarik tidak dapat ditarik kembali melalui glans penis.
    Parafimosis bisa diatasi dengan sirkumsisi.

    Eritroplasia Queyrat adalah daerah seperti beludru yang berwarna kemerahan pada klit penis, biasanya diatas atau pada dasar glans penis.
    Hal ini biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat.
    Jika tidak diobati bisa berubah menjadi keganasan.
    Diberikan krim yang mengandung fluorourasil.
    Karena berpotensi menjadi keganasan, maka kelainan ini harus diperiksa setiap beberapa bulan selama dan setelah pengobatan.
    Pengobatan lainnya yang bisa dilakukan adalah membuang jaringan abnormal tersebut melalui pembedahan.

    Hipospadia merupakan suatu cacat bawaan dimana lubang uretra tidak terletak pada tempatnya, misalnya berada di bawah penis.
    Keadaan ini bisa diatasi dengan pembedahan.

    Genital ambigus sangat jarang terjadi. Anak terlahir dengan alat kelamin yang tidak jelas, apakah pria atau wanita.
    Pada anak laki-laki, penisnya sangat kecil atau tidak ada, tetapi jaringan testikulernya ada.
    Ada juga anak yang memiliki jaringan testikuler dan jaringan ovarium.

    Mikropenis jarang terjadi. Penis memiliki ukuran yang jauh di bawah ukuran rata-rata.


  3. #3
    Junior boron is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Default Impotensi (Disfungsi Ereksi)

    Impotensi (Disfungsi Ereksi)
    DEFINISI
    Impotensi (Disfungsi Ereksi) adalah ketidakmampuan untuk memulai dan mempertahankan ereksi.


    PENYEBAB

    Impotensi biasanya merupakan akibat dari: Kelainan pembuluh darah
    Kelainan persarafan
    Obat-obatan
    Kelainan pada penis
    Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

    Penyebab yang bersifat fisik lebih banyak ditemukan pada pria lanjut usia; sedangkan masalah psikis lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda.
    Semakin bertambah umur seorang pria, maka impotensi semakin sering terjadi, meskipun impotensi bukan merupakan bagian dari proses penuaan tetapi merupakan akibat dari penyakit yang sering ditemukan pada usia lanjut.
    Sekitar 50% pria berusia 65 tahun dan 75% pria berusia 80 tahun mengalami impotensi.

    Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) bisa menyebabkan impotensi.
    Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.

    Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi.
    Kerusakan saraf ini bisa terjadi akibat: Cedera
    Diabetes melitus
    Sklerosis multipel
    Stroke
    Obat-obatan
    Alkohol
    Penyakit tulang belakang bagian bawah
    Pembedahan rektum atau prostat.

    Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan (terutama pada pria usia lanjut yang banyak mengkonsumsi obat-obatan).
    Obat-obat yang bisa menyebabkan impotensi adalah:
    - Anti-hipertensi
    - Anti-psikosa
    - Anti-depresi
    - Obat penenang
    - Simetidin
    - Litium.

    Kadang impotensi terjadi akibat rendahnya kadar hormon testosteron.
    Tetapi penurunan kadar hormon pria (yang cenderung terjadi akibat proses penuaan), biasanya lebih sering menyebabkan penurunan gairah seksual (libido).

    Beberapa faktor psikis yang bisa menyebabkan impotensi: Depresi
    Kecemasan
    Perasaan bersalah
    Perasaan takut akan keintiman
    Kebimbangan tentang jenis kelamin.


    GEJALA
    Penderita tidak mampu memulai dan mempertahankan ereksi.


    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya.
    Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mencari adanya perubahan ciri seksual pria, misalnya payudara, testis dan ukuran penis, serta perubahan pada rambut, suara maupun kulit.

    Untuk mengetahui adanya kelainan pada arteri di panggul dan selangkangan (yang memasok darah ke penis), dilakukan pengukuran tekanan darah di tungkai.

    Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan: Pemeriksaan darah lengkap
    Pemeriksaan gula darah untuk diabetes
    Pemeriksaan kadar TSH
    USG penis.


    PENGOBATAN
    Impotensi biasanya bisa diobati tanpa pembedahan.
    Jenis pengobatan tergantung kepada penyebabnya.

    Latihan khusus dilakukan oleh penderita impotensi akibat masalah psikis, yaitu yang disebut Teknik pemusatan sensasi 3 tahap.
    Teknik ini mendorong hubungan intim dan kehangatan emosional, yang lebih menitikberatkan kepada membangun sebuah hubungan:
    1. Tahap I : bercumbu, pasangan berkonsentrasi untuk menyenangkan satu sama lain tanpa menyentuh daerah kemaluan.
    2. Tahap II : pasangan mulai menyentuh daerah kemaluan atau daerah erotis lainnya, tetapi belum melakukan hubungan badan.
    3. Tahap III : melakukan hubungan badan.
    Masing-masing mencapai kenyamanan pada setiap tahap keintiman sebelum berlanjut ke tahap selanjutnya.
    Jika teknik tersebut tidak berhasil, mungkin penderita perlu menjalani psikoterapi atau terapi perilaku seksual.
    Jika penderita mengalami depresi, bisa diberikan obat anti depresi.

    Sildenafil adalah obat yang bisa meningkatkanaliran darah ke penis.
    Obat ini diminum 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual, hanya efektif jika disertai dengan gairah seksual.
    Tidak boleh diminum bersamaan dengan nitrat karena bisa menimbulkan efek samping yang serius.

    Jika impotensi atau hilangnya gairah seksual terjadi akibat kadar testosteron yang rendah, penderita sebaiknya menjalani terapi sulih hormon.
    Testosteron disuntikkan setiap minggu atau diberikan dalam bentuk plester.
    Efek sampingnya adalah pembesaran prostat dan kelebihan sel darah merah yang bisa menyebabkan stroke.

    Alat pengikat atau penghisap seringkali digunakan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi, tetapi alat ini tidak boleh digunakan oleh penderita gangguan perdarahan atau penderita yang mengkonsumsi obat antikoagulan.
    Alat pengikat (berupa tali atau cincin yang terbuat dari logam, karet atau kulit) dipasang di dasar penis untuk memperlambat aliran darah dari penis.
    Alat penghisap (berupa kotak berongga dan pompa) dipasang pada penis. Tekanan hampa udara membantu pengaliran darah ke dalam arteri penis. Ketika penis ereksi, sebuah alat pengikat dipasang untuk mencegah pengaliran darah dari vena. Kombinasi kedua alat tersebut bisa mempertahankan ereksi selama 30 menit.
    Kadang alat pengikat menyebabkan masalah ketika ejakulasi, terutama jika diikat terlalu ketat. Demi kemanan, sebaiknya setelah 30 menit alat tersebut dilepaskan.
    Jika terlalu sering digunakan, alat penghisap bisa menimbulkan memar.

    Impotensi juga bisa diobati dengan suntikan obat khusus yang dilakukan sendiri oleh penderita.
    Obat ini disuntikkan langsung ke dalam jaringan erektil pada penis (korpus kavernosa. Ereksi terjadi dalam waktu 5-10 menit setelah obat disuntikkan dan bisa bertahan selama 60 menit.
    Efek sampingnya adalah memar dan sakit. Selain itu, penyuntikkan juga bisa menyebabkan priapisme (ereksi yang menetap dan nyeri).

    Jika impotensi tidak memberikan respon terhadap berbagai pengobatan di atas, bisa dilakukan pencangkokan penis atau digunakan prostese (penis buatan).
    Salah satu alat yang dicangkokkan berupa batang kekar yang dimasukkan ke dalam penis untuk menimbulkan ereksi yang menetap. Alat lainnya berupa balon yang dimasukkan ke dalam penis dan ditiup sebelum penderita melakukan hubungan seksual.

  4. #4
    Junior boron is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Default Hernia Inguinalis

    Hernia Inguinalis
    DEFINISI
    Hernia Inguinalis adalah suatu keadaan dimana sebagian usus masuk melalui sebuah lubang pada dinding perut ke dalam kanalis inguinalis.
    Kanalis inguinalis adalah saluran berbentuk tabung, yang merupakan jalan tempat turunnya testis (buah zakar) dari perut ke dalam skrotum (kantung zakar) sesaat sebelum bayi dilahirkan.




    PENYEBAB
    Biasanya tidak ditemukan penyebab yang pasti, meskipun kadang dihubungkan dengan angkat berat.
    Hernia terjadi jika bagian dari organ perut (biasanya usus) menonjol melalui suatu titik yang lemah atau robekan pada dinding otot yang tipis, yang menahan organ perut pada tempatnya.

    Pada pria, hernia bisa terjadi di selangkangan, yaitu pada titik dimana korda spermatika keluar dari perut dan masuk ke dalam skrotum.
    Hernia inguinalis direk menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan, sedangkan hernia indirek turun ke dalam skrotum.


    GEJALA
    Biasanya hernia inguinalis menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan dan skrotum, tanpa rasa nyeri.
    Jika penderita berdiri, benjolan bisa membesar dan jika penderita berbaring, benjolan akan mengecil karena isinya keluar dan masuk dibawah pengaruh gaya tarik bumi.





    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
    Benjolan akan membesar jika penderita batuk, membungkuk, mengangkat beban berat atau mengedan.


    PENGOBATAN
    Hernia inguinalis seringkali dapat didorong kembali ke dalam rongga perut.
    Tetapi jika tidak dapat didorong kembali melalui dinding perut, maka usus bisa terperangkap di dalam kanalis inguinalis (inkarserasi) dan aliran darahnya terputus (strangulasi). Jika tidak ditangani, bagian usus yang mengalami strangulasi bisa mati karena kekurangan darah.
    Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan usus ke tempat asalnya dan untuk menutup lubang pada dinding perut agar hernia tidak berulang.

    Obat-obatan biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri setelah penderita menjalani pembedahan.

    Kadang setelah menjalani pembedahan penderita dianjurkan untuk memakai korset untuk menyokong otot yang lemah selama masa pemulihan.


    PENCEGAHAN
    Hernia lebih sering terjadi pada seseorang yang mengalami kelebihan berat badan, menderita batuk menahun, sembelit menahun atau BPH yang menyebabkan dia harus mengedan ketika berkemih.
    Pengobatan terhadap berbagai keadaan diatas bisa mengurangi resiko terjadinya hernia.


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>