All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 7 of 7
  1. #1
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Buah merah pada akhir-akhir ini menjadi sangat populer karena terbukti mempunyai kemampuan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Sebelumnya buah merah hampir tidak pernah terdengar. Banyak orang yang tidak tahu mengenai buah merah menanyakan tentang buah tersebut. Di sini kami memberikan sedikit informasi mengenai buah merah.

    Buah merah pada umumnya tumbuh di tanah Papua. Di Papua, populasi buah merah terbanyak berada di pegunungan Jayawijaya. Di dataran rendah juga dapat ditemukan buah merah, tapi populasinya hanya sedikit. Masyarakat Papua sudah mengenal baik buah merah. Mereka sering mengkonsumsi buah merah untuk menambah stamina dan tenaga. Selain itu buah merah dikonsumsi pada upacara-upacara adat.

    Buah merah masih satu keluarga dengan pandan. Tanaman ini, yang di Wamena umumnya disebut sauk eken, mempunyai nama ilmiah Pandanus conoideus. Terdapat sekitar 14 jenis buah merah di Papua. Keempat belas jenis buah merah ini mempunyai perbedaan pada bentuk, berat dan warna buahnya.

    Di habitat aslinya, buah merah tumbuh baik di dataran rendah (40 m dpl) sampai dataran tinggi (2.000 m dpl). Namun populasi terbanyak terdapat di dataran dengan ketinggian 1.200 hingga 2.000 m dpl. Buah merah biasa tumbuh bergerombol dalam satu area, jarang tumuh menyendiri. Buah merah tumbuh di daerah dengan suhu di bawah 17 derajat Celcius dengan curah hujan rata-rata 186 mm per bulan dan jumlah penyinaran matahari 57% dan tekanan udara rata-rata 896 mb.


    Buah merah sudah secara turun-temurun dikonsumsi oleh masyarakat Papua sebagai penambah energi dan daya tahan tubuh. Walaupun demikian, secara ilmiah khasiat buah merah baru diteliti oleh Drs. I Made Budi, MSi dari Universitas Cendrawasih. Menurutnya, buah ini mengandung zat-zat alami yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Diantaranya adalah karotenoid, betakaroten, alfa tokoferol, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat dan dekanoat. Selain itu, buah merah mengandung banyak kalori untuk menambah energi, kalsium, serat, protein, vitamin B1, vitamin C dan nialin.

    Kandungan gizi buah merah tergantung lokasi penanamannya. Buah merah yang tumbuh di daerah yang tinggi umumnya mempunyai kandungan gizi yang lebih kaya dibandingkan dengan buah merah yang tumbuh di daerah yang lebih rendah.

  2. #2
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Khasiat Buah Merah

    Khasiat Buah Merah
    Mengapa buah merah akhir-akhir ini menjadi sangat terkenal? Tentu tidak lain karena buah merah merah ternyata mempunyai kemampuan untuk membantu mengobati banyak penyakit.
    Jenis-jenis penyakit yang dapat diobati buah merah antara lain:

    1. AIDS
    Walaupun para ahli telah bertahun-tahun mencoba membuat obat untuk menyembuhkan AIDS tetap saja obatnya masih belum ditemukan. Mungkin Anda sendiri merasa tidak percaya mengenai khasiat buah merah yang satu ini. Namun khasiat buah merah untuk menyembuhkan AIDS sudah terbukti. Salah satu seorang yang terbebas dari cengkeraman kematian akibat AIDS adalah Agustina Sawery.

    Agustina Sawery sempat menurun berat tubuhnya dari 50 kg menjadi 27 kg. Ia mengalami infeksi anus, gangguan fungsi hati, mulut bercendawan dan infeksi paru-paru. Nampaknya Agustina tinggal menunggu jam kematiannya. Maka dia datang kepada Drs I Made Budi MS.Saat itu Made sudah dikenal luas di Papua lantaran kerap mengobati penyakit seperti kanker dengan ekstrak buah merah. Kemudian Agustina diberikan ekstrak buah merah yang dikonsumsi tiga kali sehari.
    Sejak mengkonsumsi buah merah keadaannya mulai membaik. Berat badannya yang sempat turun sampai menjadi 27 kg mulai meningkat menjadi 46 kg. Kulitnya yang semua busik menjadi mulus kembali. Rambutnya yang sempat rontok mulai tumbuh lagi. Agustina menjadi jauh lebih bugar.

    Dikabarkan bahwa kemampuan buah merah menyembuhkan AIDS adalah karena buah merah mengandung tokoferol dan betakaroten yang sangat tinggi. Kedua kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tokoferol dan betakaroten akhirnya berkombinasi untuk memecah asam amino yang dibutuhkan oleh virus penyebab AIDS, HIV, sehingga virus tersebut tak dapat melangsungkan hidupnya.

    2. Kanker dan Tumor
    Khasiat lain buah merah adalah mengobati kanker dan tumor. Kanker dan tumor tak diragukan lagi merupakan salah satu penyebab kematian terbesar. Disebabkan oleh apa kanker dan tumor itu? Penyakit ini disebabkan oleh ketidakteraturan hormon dalam tubuh yang menyebabkan tumbuhnya daging di jaringan tubuh normal.
    Buah merah dapat mengobati kanker karena kandungan tokoferolnya sangat tinggi, yaitu mencapai 11.000 ppm dan betakarotennya mencapai 7.000 ppm. Kedua senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mencegah pembiakan sel-sel kanker.

    3. Stroke dan Darah Tinggi
    Stroke disebabkan oleh darah yang membeku dan penyempitan pembuluh darah. Salah satu penyebab penyakit ini adalah darah tinggi. Tekanan darah tinggi menyebabkan penggumpalan darah sehingga pembuluh darah menyempit, akibatnya supplai darah berkurang. Lebih dari itu, pembuluh darah bisa pecah. Penyakit ini, bila tidak menyebabkan kematian, dapat menyebabkan kelumpuhan anggota badan.
    Darah tinggi sendiri disebabkan oleh kerja jantung yang memompa darah terlalu cepat. Hal ini salah satunya disebabkan oleh karena darah kekurangan oksigen atau oksigen yang terlalu kental.
    Buah merah mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal.

    4. Asam Urat
    Asam urat dsebabkan karena terganggunya fungsi lever sehingga lever memproduksi asam urat secara berlebihan. Asam urat akhirnya tertampung di dalam ginjal menjadi batu dan dibawa ke ujung-ujung jari tangan dan kaki serta mengumpul di sana.
    Tokoferol dalam buah merah mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja lever. Sistem kerja lever, setelah diperbaiki, memproduksi kadar asam urat yang normal.

    5. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
    Penyakit ini disebabkan karena kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang memadai. Akibatnya, kandungan gula dalam darah meningkat.
    Kandungan tokoferol dalam buah merah memperbaiki kerja pankreas sehingga fungsi pankreas menjadi normal kembali.

    6. Osteoporosis
    Disebabkan pengeroposan tulang, osteoporosis disebabkan oleh kekurangan kalsium. Penyakit ini umumnya menyerang mereka yang sudah berusia senja.
    Buah merah kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah dan mengobati osteoporosis. Dalam 100 gram buah merah segar terkandung 54.000 miligram kalsium.

    7. Gangguan Mata
    Kandungan betakaroten yang tinggi dalam buah merah dapat mengatasi banyak jenis penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A. Betakaroten diserap oleh tubuh dan diolah menjadi vitamin A.

    8. Meningkatkan Kecerdasan
    Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah merah dapat merangsang daya kerja otak dan meningkatkan kecerdasan. Oleh karena itu buah merah cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

    9. Meningkatkan Gairah dan Kesuburan
    Buah merah, menurut mereka yang mengkonsumsinya, dapat membantu meningkatkan gairah seksual kaum pria. Efek pengobatan bervariasi, ada yang bereaksi setelah 15 menit meminumnya, ada juga yang setelah satu atau dua jam meminumnya.
    Vitamin E dalam buah merah membantu meningkatkan produksi sperma. Selain itu, buah merah mengandung energi tinggi, yaitu 360 kalori.
    Selain khasiat-khasiat yang telah disebutkan di atas, buah merah dikabarkan dapat juga mengobati penyakit lambung, wasir, gangguan pada paru-paru dan sebagainya.

  3. #3
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Cara Memilih Buah Merah
    Sebenarnya buah merah yang patut di konsumsi oleh maysarakat kita ialah buah merah yang produksi langsung dari Paupua. Sebab kandungan tertinggi seperti alkaloid, fenol dan glikosida dsb biasaya terdapat pada buah merah yang tumbuh di Pegunungan dengan ketinggian sesuai , yang mana saat ini hanya di temukan di Pegunungan Jayawijaya.
    Ciri dari buah merah yang berkasiat ialah buah merah yang telah matang dan bentuknya kurang lebih membentuk semacam lampu, buah merah yang demikan yang memang benar-benar berkhasiat.
    HABITAT
    Berbicara habitat, memang banyak dari para produsen saat ini berlomba-lomba mencari daerah habitat buah merah di luar papua dengan mengkesampingkan mutu.
    Berdasarkan survei kami terahkir ada beberapa produsen besar yang mana untuk mendapatkan buah merah ini, mereka khusus mendatangkan kapal dan mulai untuk memanen buah merah secara massal dan besar-besaran dari sekitar halmahera utara dan sekitarnya.
    Namun upaya ini sebenarnya merupakan langkah bunuh diri bagi perusahaan yang bersangkutan, sebab pada habitat buah merah yang diambil dari daerah pesisir , tidak mengandung senyawa-senyawa antioksidan yang terbukti saat ini , berpotensi untuk menyembuhkan segala jenis penyakit. Sehingga jelas di pemandangan kami , bahwa orientasi perusahaan yang demikian memang hanyalah pada margin keuntungan dengan menomorduakan kualitas. Bahkan saat kami tanya pada penduduk setempat mengenai kegunaan buah tersebut, banyak dari mereka mengatakan bahwa buah merah tersebut , selama ini hanya dijadikan sebagai komoditas untuk bahan baku pewarna, namun karena permintaan dari produsen maka tidak ada alasan bagi mereka untuk memanen buah merah tersebut untuk para produsen.
    Tetapi yang mengherankan justru banyak dari konsumen yang lebih membeli harga dari pada membeli kualitas, padahal konsumen yang demikian tidak ubahnya dengan membeli pewarna merah dengan harga yang cukup mahal.
    Jaminan Secara Legalitas
    Belakangan ini mulai banyak bermunculan produsen pengolahan Buah Merah dengan skala pabrikan diantaranya mereka mulai mengolahdan memproduksi Buah Merah di Wamena, Jakarta, Karawang, Bogor dan Bandung. Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) hingga 17 Maret 2005dan menyatakan bahwa banyak perusahaan yang memproduksi buah Merah namun barulah 5 perusahaan yang telah mengakntongi Izin Departemen Kesehatan.
    Kelima nama Perusahaan tersebut adalah PT. Berial Sumber Medica (Buah Merah), PT Ultratend Biotech Indonesia (Minyak Buah Merah) PT Reddis Papua, PT Trias Sukses Dinamika (Red Papua), PT Mahkota Rizki (Sari Buah Merah).
    Legalitas menurut kami sangat penting sebagai jaminan atas produk yang kita beli.
    Kemurnian
    Untuk kualitas sendiri menurut saya bila kita berpikir secara logis, buah merah saat ini dikenal sebagai buah yang mudah sekali untuk busuk. Typical mereka setelah lewat 1-2 hari seringkali buah tersebut telah menjadi hitam dan mulai membusuk.
    Untuk pemrosesan keluar papua, mereka harus mengolah secara cepat, dini hari mereka panen haruslah pagi sudah di bawa oleh pesawat menuju Jakarta dan sekitarnya.
    Namun menjadi ke ganjilan bagi kami sebenarnya untuk pemrosesan yang diadakan diluar Jakarta. Apakah yakin mereka dapat menutup cost. Sebab bayangkan untuk buah merah sepanjang 1 meter dengan berat 20-30 kg. Sari Buah Merah yang di hasilkan hanyalah sekitar 250ml. Ada yang berkata satu minggu mampu memproduksi secara massal di daerah Jabotabek berarti mereka sendiri harus menyewa pesawat logikannya. Sebab untuk kapasitas produksi mingguan yang seperti yang didengungkan apakah dapat pesawat yang membawanya, karena bila satu minggu produksinya demikian besar otomatis perlu satu pesawat perhari (full buah merah) untuk membawa bahan baku untuk mencapai kuota mereka(ingat satu buah merah menghasilkan +/- 250ml) , padahal frekuensi penerbangan disana tidak banyak ! dan mereka juga masih membawa penumpang serta barang lain.
    Lantas angka produksi sedemikian juga perlu di pertanyakan, sisanya dari mana? Apakah mereka mencampurnya ?Bila memang ternyata bisa menyewa satu pesawat mengapa tidak uang modal sedemikian besar di buat membangun pabrik penyulingan disana? Otomatis ongkos/freight 30kg menyusut menjadi 100 ml 200ml dan 300ml. Dugaan kami barang yang di bawa ke Jakrta tidaklah sebesar pernyataan yang santer kita dengarkan, kalau ternyata di Jawa mereka mampu memproduksi dengan angka demikian, kembali kepada Anda untuk menilainya.
    Tips dari buah-merah.info janganlah cepat percaya kata-kata asli, saran kami cobalah untuk membeli secara kecil satu persatu dan buktikan kemurniannya dengan cara

    1. Menyimpan di almari es (bukan frezzer)
    Bila memang ternyata membeku, maka jelas produk yang anda beli di campur minyak goreng/minyak zaitun/kecap, Banyak mengatakan buah merah bagus bila di campur dengan minyak zaitun, secara gamblang dasar demikian dari mana? Padahal penyampuran buah merah dengan bahan lain seperti minyak goreng menjadikan campuran tersebut menjadi minyak jenuh. Secara umum penyampuran tersebut sangat berbahaya khususnya bagi penderita asma, sirosis, gangguan paru-paru, bisa jebol organ yang bersangkutan

    2. Meneliti dengan Menyinari
    Bila mengandung campuran , saat kita senter botol yang kita beli tidak akan terlihat tembus pandang, atau dengan kata lain masih banyak serat atau pasta yang di dalam.
    Pasta yang masih berada didalam inilah yang menyebabkan buah merah cepat membusuk, seperti halnya buah mengkudu atau noni yang harus di habiskan dengan segera. Namun untuk buah merah pada umunya lebih lama masa pembusukannya, namun bila Anda membeli dari produsen hal yang demikian harus sesegera mungkin untuk dikonsumsi ataupun bila anda menjual harus segera untuk di jual, sebab di pengalaman kami , pernah sekali kami menjumpai buah merah yang masih dalam botol namun kondisinya sudah membusuk, apakah anda akan mengkonsumsinya?

    3. Meneliti Melalui Aroma
    Metode ini dapat anda buktikan setelah Anda membeli semua produk mereka, sebab kami tidak ingin di anggap menjelek-jelekan produk orang. Biasanya aroma seperti wijen akan kuat untuk buah merah yang benar-benar asli. Sebab diantara kelima perusahaan yang menerima Depkes, kami mencoba ada yang aroma wijennya sedikit, padahal dahulu sebelumnya sangat kuat.

    Generalisasi
    Tips dari kami untuk Anda bermain aman bila anda ingin menjual lagi ataupun mengkonsumsi adalah pilihlah dari prdusen yang jelas-jelas asli produksi Irian. Karena merek /brand tidak menjamin bahwa produksi mereka menggunakan bahan baku dari Irian Jaya. Sebab kandungan yang di dalam buah merah ini yang menurut kami hal terpenting saat anda membeli suatu produk.
    Saat ini menurut gambaran kami ada dua produk yang boleh Anda jadikan refrensi, yaitu Buah merah Produksi Pak Made dan Buah Merah produksi PT. Prima Baliem Subur. Sebab mereka secara jelas memproduksi buah merah di Irian. Bukan berarti yang lain jelek namun ada bukti pendukung lain bahwa hasil tes Lakmus dari Trubus pun menunjukan Kedua produsen ini memiliki keaslian / kemurnian yang sangat memadai.
    Namun dari Generalisasi dan berdasarkan survei, kita mengetahui bahwa Produksi Pak Made , secara harga lebih terjangkau dari produksi PT Prima Baliem Subur, namun kekurangan dari produksi ini ialah , masih di jumpai pasta mengingat disebutkan dari wawancara sebuah mass media bahwa Produksi Pak Made masih home industry dari orang Irian binaan Pak Made sehingga menggunakan cara pengelolahan masih belum modern. Sehingga buah tersebut boleh di bilang sedikit mudah busuk, Sehingga saran kami adalah tidak membeli dari penjual tangan kedua dan ketiga yang tidak anda ketahui kapan dia order barang tersebut. Kecuali Anda langsung membeli dari Papua fressh langsung dilevery. Dan botol yang di gunakan Pak Made (saat artikel ini ditulis) masih menggunakan botol plastik krem, hal ini sedikit bertentangan dengan khidah kemasan yang mana bahan baku / kimia pembuat botol ini kurang cocok bagi kemasan obat. Namun masih diakui obat olahan dari Pak Made Aslii... dan bagus kualitasnya

    Untuk Produksi PT. Prima Baliem Subur, Buah Merah ini sedikit lebih mahal namun sudah di produksi secara Pabrikan di Wamena Papua sehingga dari penyulingan sudah mulai murni dan mereka menggunakan standart botol untuk obat seperti halnya botol Obat batuk Viks. Dari segi kualitas mereka sama dengan produksi Bp. Made hanya saja pasta sudah tidak terlihat, sehingga para konsumen tidak khawatir bila buah merah yang mereka beli dari pasar sudah sedikit membusuk. Dan juga ada disebutkan expired datenya.
    Dan bagaimana tanggapan pasar, banyak yang menginginkan produksi Pak Made sebab pak Made penemunya namun banyak yang berpikir saya lebh baik menjual milik MBM, sebab Trubus dan Gramedia adalah perusahaan bonafit dan besar, sehingga tidak sembarangan mereka dalam menyeleksi dan menentukan partner untuk memproduksi buah merah bagi mereka. Pastilah mereka tidak mau pusing di kemudian hari dan mencari yang benar-benar aman di perjalanan penjualan produk mereka. Dari sekitar 11 produsen, PT. Prima Baliem Subur, yang memproduksi buah merah dengan brand Minyak Buah Merah (MBM) yang berhasil memenangkan tender, saya rasa ini acuan yang dapat kita gunakan bila kita ingin bermain aman seperti halnya Trubus dan Gramedia.

  4. #4
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Info Produk RAJA PAPUA

    Komposisi:
    Ekstrak Pandanus Conoideus
    Khasiat:
    Dipercaya memiliki khasiat untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan tubuh secara umum, memerangi radikal bebas, meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu menyembuhkan berbagai penyakit termasuk kanker, tumor dan berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, tekanan darah tinggi dan masalah kolesterol.
    Dosis:

    Kanker/Tumor/HIV Positif: 3 x 3-4kapsul/hari
    Stroke/Diabetes Melitus: 2 x 2-3kapsul/hari
    Kesehatan Umum: 1 x 1-2kapsul/hari
    Anjuran:
    Perhatikan Asupan makanan yang seimbang dan minumlah air putih yang banyak.
    Kemasan :
    Botol isi 60 kapsul dan 30 kapsul

  5. #5
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Papua, "INI buah nilainya lebih mahal dari emas. Kalau Bapak tidak percaya, silakan beli untuk dicoba. Khasiatnya? Aiih..., Bapak punya badan bisa enak dan sehat. Harganya murah kok," ujar seorang perempuan Papua yang sedang berdagang di Pasar Timika.

    Buah yang dijualnya adalah buah yang bentuknya mirip nangka cempedak. Hanya saja warnanya merah. Itulah buah merah yang melalui beberapa penelitian diyakini dapat mengobati kanker, AIDS, dan sejumlah penyakit lainnya.

    Buah merah yang bernama Latin Pandanus conoideus Lam merupakan tumbuhan sejenis pandan khas Papua. Buah ini sekarang menjadi sangat terkenal, tidak saja di kalangan masyarakat Papua, tapi juga masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air. Tidak sedikit orang asing yang bekerja di Papua pun mencarinya.

    Fenomena ini bermula dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Cenderawasih (Uncen) I Made Budi sejak 1998 lalu.

    Ide penelitiannya muncul saat mengamati perilaku pola makan suku-suku di pedalaman Papua yang sering menggunakan buah merah menjadi teman makan umbi-umbian.

    Hasilnya, buah merah ternyata bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kanker, kebutaan, serangan jantung, tumor, endometriosis, sakit mata, bercak di paru-paru pada anak-anak, asam urat, dan jantung. Bahkan, saat ini pun sedang ada penelitian untuk menguji kemanjuran buah merah dalam menghambat virus HIV.

    Buah ini sontak menjadi sebuah fenomena dunia pengobatan alternatif. Buah merah yang tadinya menjadi makanan ternak babi atau dibiarkan telantar di hutan belantara Papua, mendadak menjadi sangat terkenal.

    Buah yang tumbuh di dataran tinggi ini mudah ditemui di seluruh dataran Papua. Dia tumbuh pada ketinggian 1.000-3.000 meter di atas permukaan laut, bentuk buahnya yang seperti nangka cempedak, memiliki panjang sampai 1,5 meter. Buah merah dapat ditemukan di hutan-hutan di seluruh Papua, namun terbanyak di Pegunungan Jayawijaya.

    Berdasarkan penelitian Made, buah merah menghasilkan antioksidan yang bersifat antikanker dan tokoferol atau vitamin E. Kedua zat ini juga dimiliki oleh wortel. Kandungan beta karotin wortel juga tinggi, tetapi masih satu tingkat di bawah buah merah.

    Jarang sakit

    Karena dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari bersama umbi-umbian sebagai makanan pokoknya, masyarakat pegunungan yang pekerja keras itu berbadan kuat dan sehat. Mereka pun jarang menderita penyakit seperti demam, sakit mata, atau infeksi saluran pernapasan akibat asap dari api unggun yang selalu menyala di dalam rumah mereka.

    Cara mengolah buah merah hingga menjadi obat pun tidak sulit. Setelah dicuci hingga bersih, buah merah dibelah dua untuk dibuang getahnya. Setelah itu, buah direbus dalam air sekitar satu jam atau sampai buah mengeluarkan cairan merah seperti tinta jika ditekan-tekan kulitnya.

    Jika sudah demikian, buah sudah bisa diremas-remas untuk mendapatkan cairan merahnya. Cairan merah ditampung dalam sebuah gelas dan siap diminum. Mengonsumsi buah ini secara rutin diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit ganas.

    Karena bentuknya yang besar dan panjang, buah merah tidak perlu direbus seluruhnya. Untuk konsumsi lima orang anggota keluarga, cukup memotongnya seukuran kepalan tangan. Sisanya dapat disimpan dalam lemari pendingin untuk digunakan keesokan harinya. Buah merah tidak akan busuk selama setahun jika disimpan dalam kulkas.

    Harganya murah, seperti yang dikatakan perempuan tadi? Jangan kaget, buah merah yang berukuran sekitar 50 sentimeter, harganya sekitar Rp500.000. Yang berukuran hingga 1,5 meter, harganya bisa mencapai Rp2 juta.

    Pembeli pun harus hati-hati jika ditawari air buah merah yang sudah jadi dan dikemas dalam botol. Untuk air merah botolan seukuran botol Kratingdaeng, harganya Rp150.000. Tetapi karena motifnya hanya mencari untung, sering kali kandungan air merahnya sedikit sekali dan penjual mencampur dengan air biasa supaya terlihat banyak.

  6. #6
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Hasil Penelitian Drs. I Made Budi, M.S.


    Buah merah pertama kali dikenalnya saat ia berada di lingkungan masyarakat pedalaman Wamena pada 1988. Ketika itu ia sedang meneliti jamur alam di daerah Kurulu, Wamena. Di sana masyarakat setempat menjadikan buah merah sebagai bagian dari konsumsi harian mereka. Dari informasi yang diperoleh, mereka jarang mengalami kasus penyakit degeneratif. "Data statistik setempat pun mencatat, mereka memiliki angka harapan hidup cukup tinggi," papar alumnus Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) IKIP Negeri Manado tahun 1985 itu.

    Sayangnya, kesibukan sebagai dosen tak memberi kesempatan baginya untuk segera menemukan jawaban atas fakta itu. Peluang baru muncul 10 tahun kemudian saat ia menempuh pendidikan S2 di Program Pascasarjana IPB. Bidang ilmu Gizi Masyarakat dipilih lantaran obsesi itu.

    Di Laboratorium Gizi IPB Made menganalisis kandungan buah merah. Hasilnya? P. conoideus mengandung senyawa-senyawa aktif berkhasiat dalam kadar tinggi. Yang paling menonjol ialah tingginya kandungan betakaroten dan tokoferol.

    Untuk mengetahui aktivitas betakaroten dalam proses metabolisme, misalnya, kelahiran Werdi Agung, desa transmigran di Kecamatan Dumoga, Bolaangmongondouw, Sulawesi Utara, itu mencampurkan ekstrak buah merah ke dalam pakan ayam petelur. Ternyata kuning telur yang dihasilkan menjadi merah."Tandanya betakaroten terserap sempurna dalam proses metabolisme," paparnya.

    Dalam sistem metabolisme, setiap molekul betakaroten akan menghasilkan 2 molekul vitamin A. Dengan tersedianya vitamin A dalam jumlah cukup, penyerapan protein yang mendukung sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan. Penelitian pada ayam petelur membuktikan itu. "Ayam yang pakannya diberi ekstrak buah merah tidak terserang tetelo pada musim penyakit," papar Made.

    Hal serupa dilakukan pada ayam potong untuk menguji aktivitas tokoferol yang dikandung buah merah. Ia mencampurkan ekstrak buah merah pada konsentrat keluaran pabrik. Pakan kemudian diberikan pada ayam pedaging berumur 1 bulan dengan dosis standar, 3 kali sehari. Setelah 4 bulan perlakuan, ternyata daging ayam benar-benar bebas lemak. Itu berarti tokoferol mampu menjalankan fungsinya untuk menekan pembentukan lemak tubuh.

    Hasil uji aktivitas pada 2001 itulah yang meyakinkan Made, buah merah benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai obat. Mengandalkan kadar tinggi betakaroten dan tokoferol sebagai senyawa antioksidan, ia percaya buah merah dapat mengatasi kanker. Apalagi obat alami itu didukung banyak metabolisme. Selain omega 3 dan omega 9—asam lemak tak jenuh yang gampang diserap tubuh, buah merah juga masih dilengkapi sejumlah vitamin dan mineral lain. Penelitian Made mengungkapkan, buah merah mengandung 3 senyawa antikanker yang sangat signifikan.

    Ia tidak berhenti di situ. Dimodifikasinya pengolahan buah merah ala masyarakat pedalaman. Tujuannya supaya senyawa-senyawa aktif tidak hilang dan tahan lama. "Dengan begitu khasiat buah merah sebagai obat tidak berkurang," paparnya.

    Mula-mula hasil olahannya diberikan kepada keluarga para tetangga di Kompleks BTN Kotaraja, Jayapura, yang menderita sakit. Karena terbukti ampuh, berita soal obat itu cepat menyebar. Berkat promosi getok tular, lebih dari 1.000 orang di berbagai daerah dan mancanegara kini telah merasakan khasiat obat temuannya. Penyakit yang disembuhkan beragam: kanker, tumor, kolesterol, asam urat, diabetes, hipertensi, flek paru, hepatitis, jantung koroner, mata, osteosporosis (rapuh tulang), hingga HIV/AIDS.

    Sejak 2003 ia pun ikut membantu mengobati penderita HIV/AIDS di beberapa lembaga sosial di Jayapura, Wamena, Sorong, dan Merauke. "Itu salah satu solusi penting untuk memecahkan masalah HIV/AIDS di Papua," papar pria 44 tahun itu ketika Oktober lalu di salah satu kamar hotel di bilangan Jakarta Barat. Maklum, hingga Juni 2004 jumlah penderita HIV/AIDS di Papua tercatat 1.579 orang. Sebanyak 983 orang terinfeksi virus HIV dan 596 pasien positif mengidap AIDS.
    Tak pernah terbersit di benak Made jika sari buah merah bakal melambungkan namanya. Bahkan, sampai membuat mata dunia tertuju ke provinsi di ujung timur Nusantara itu. Semula ahli gizi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih, Jayapura, itu hanya ingin mengungkap misteri kandungan gizi buah itu. Itu pun lantaran penasaran melihat kondisi fisik masyarakat pedalaman Wamena yang prima.

    Informasi penting itu kemudian disebarkan kepada masyarakat. Bekerjasama dengan dinas-dinas terkait di Papua, ia aktif menyampaikan manfaat buah merah di berbagai seminar, lokakarya, dan sidang-sidang di DPRD Papua. Tanpa kenal lelah ia berbaur dengan masyarakat untuk membina dan melatih teknologi pengolahannya.

    Saat pertama kali menjejakkan kaki di Bumi memang pernah berikrar untuk menyumbangkan pikiran, tenaga, dan keahliannya demi kemajuan masyarakat Papua. "Kalau saya tinggalkan Papua, saya telah tinggalkan sesuatu buat mereka. Masyarakat akan mengenang hasil karya saya di sini." Impian itu kini terkabul. Berkat Made, buah merah mendunia dan menjadi modal berharga bagi masyarakat Papua.

    Hasil Penelitian Farmasi ITB

    Tidak ada satu pun professional dari kalangan medis yang meragukan manfaat buah merah untuk kesehatan. Namun, menyebutnya sebagai obat penyakit tertentu, nanti dulu! Apalagi kalau buah merah dicap sebagai penyembuh aneka penyakit degeneratif. Kebanyakan profesional yang paham benar aturan di dunia medis itu mempertanyakan tahap-tahap pengujian yang sudah dijalani oleh buah merah.

    Salah satu pertanyaan yang paling sering terlontar ialah berapa dosis aman untuk dikonsumsi manusia? Apa dasar pemberian dosis itu? Kini pertanyaan tentang dosis itu sudah dijawab dengan riset ilmiah yang dilakukan oleh Prof Dr Elin Yulinah Sukandar dari Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA-ITB).

    Elin, doktor Farmakologi alumnus ITB melakukan uji toksisitas akut pada mencit, Maret 2005. Ada 2 kelompok mencit yang dijadikan sebagai kelinci percobaan. Masing-­masing terdiri atas 6 ekor: 3 jantan dan 3 betina berbobot 25-30 g. Mus cervicolor berumur 3 bulan itu dipuasakan selama 16 jam. Setelah itu sebuah kelompok diberi ekstrak sari buah merah dengan dosis 2 g; kelompok lain, 5 g per ekor.

    Dosis pemberian itu mengacu pada OECD yang berpusat di Jepang. Lembaga itu sejak 2001 merekomendasikan 2 g sebagai dosis percobaan dari sebelumnya 5 g. Kemudian sampai 14 hari perilaku satwa yang aktif pada malam hari itu diamati. Ada 26 hal yang menjadi objek pengamatan Elin. Beberapa di antaranya apakah mencit mengalami tremor (tubuh bergetar), writhing (berjalan dengan menyeret perut), katalepsi (gangguan kemampuan menggantung), dan grooming (kaki kerap menggaruk-garuk mulut).

    Hasilnya, pada mencit jantan tremor, writhing, dan katalepsi masing-masing 0%, sedangkan grooming 66,7%. Pada mencit betina tremor, writhing, dan katalepsi masing-masing juga 0%; grooming 33,3%. Itu berarti, "Dosis itu relatif aman," kata Prof Elin. Jika dikonversi ke manusia yang berbobot 70 kg, misalnya, dosis itu setara 240 g. Volume tiga sendok makan buah merah sekitar 45 ml setara 36 g.

    Yang juga diiuji di jurusan Farmasi ITB adalah klaim buah merah sebagai antiinfeksi. Ini memang baru uji pendahuluan yang hasilnya amat menggembirakan. Prof Elin Yulinah Sukandar memanfaatkan 3 kelinci jantan berbobot masing-masing 2,5 kg. Di punggung—setelah kulit dikerok—setiap kelinci disuntikkan 3 cendawan/bakteri berbeda: Candida albicans, Staphylucoccus aureus, dan Microsporum gypseum. Menurut dr Willie Japaris Candida albicans cendawan penyebab penyakit infeksi pada saluran pernapasan, pencernaan, dan organ lain. Ia menyerang pasien yang memiliki kondisi tubuh lemah dan acap terjadi pada penderita HIV/AIDS.

    Staphylucoccus aureus jenis kuman penyebab infeksi kulit hingga terjadi bisul atau luka bernanah. Ia juga menyerang saluran pencernaan dan pencernaan. Sedangkan Microsporum gypseum penyebab penyakit kulit, pemakan zat tanduk atau keratin, serta merusak kuku dan rambut. Selama 9 hari setelah penyuntikkan cendawan, Elin mengamati eritema alias pemerahan, eschar atau luka, dan pembentukan udem atau yang populer sebagai bengkak.

    Sehari setelah diberi bakteri dan cendawan, indeks iritasi sedang pada skala 4. Artinya, eritema berat dan pembentukan eschar. Namun, setelah luka diolesi ekstrak buah merah hari ke-2, skala iritasi turun menjadi 3. Iritasi itu kian mengecil dan sembuh total pada hari ke-8 dan sebagian ke-9. Sebaliknya, kelinci yang tak diolesi ekstrak buah merah hingga hari ke-9 belum juga sembuh. Saat itu indeks iritasi pada skala 2 (eritema sedang-berat) alias masih tetap mengalami peradangan. Dengan uji itu buah merah amat berpotensi sebagai antiiritasi/infeksi.

    Klaim buah merah sebagai antiinflamasi juga diteliti. Pada Maret 2005 Suwendar MSi menguji klaim itu pada 3 kelompok mencit—masing-masing 7 ekor. Kaki kiri belakang mencit disuntik dengan 0,05 ml karagenan supaya membengkak. Penanganan setiap kelompok berlainan.

    Pembengkakan kaki sebuah kelompok diatasi dengan cara mengoleskan buah merah. Setelah itu luka ditutup dengan plastik transparan. Kelompok lain diolesi dengan obat lain yang telah mapan di pasaran. Obat itu mengandung metil salisilat. Pengolesan kedua obat itu sejam, 4 jam, dan 8 jam setelah penyuntikkan karagenan. Sebuah kelompok lagi tanpa perlakuan apa pun. Setelah itu luas pembengkakkan sebelum dan setelah pengolesan diukur dengan pletismometer. Hasil riset menunjukkan, buah merah tidak terlalu signifikan sebagai obat antiinflamasi.
    Hasil Penelitian Farmasi UI

    Riset toksisitas akut yang merupakan kerjasama dengan majalah Trubus juga ditempuh koleganya, Dr Yandiana Harahap dan Dra Syafrida Siregar Apt dari Jurusan Farmasi Universitas Indonesia. Hasil uji toksisitas mereka menunjukkan, LD50 mencit jantan sekitar 2,687 g/kg bobot tubuh; mencit betina, 6,714 g/kg bobot tubuh. "Potensi ketoksikan pada jantan, sedikit toksik dan pada betina hampir tak ada toksik," ujar Yandiana seperti tertera pada hasil pemeriksaan. Yandiana sepakat dengan Elin, dosis buah merah yang selama banyak dianjurkan cukup aman. "Harus ada penelitian lanjutan untuk mengetahui akumulasi konsumsi," katanya.

    Uji lain juga diperlukan untuk mengetahui EDS, alias dosis efektif konsumsi buah merah. Dari angka itulah diketahui, Indeks Terapi (IT) dengan cara membagai LD50 dengan ED50. Menurut Dr Anas Subarnas dari Jurusan Farmasi Universitas Padjadjaran, "Makin tinggi Indeks terapi suatu obat berarti makin aman. Artinya jarak antara LD50 dan EDSC makin jauh. LD50 semakin tinggi, artinya konsumsi buah merah yang banyak pun masih aman." (Sumber: Buku Keajaiban Buah Merah Kesaksian Dari Mereka Yang Tersembuhkan, Penulis Bernard T. Wahyu Wiryanta)
    Telah dirubah oleh trisunu : 14-07-2007 Jam 09:03

  7. #7
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Mengenai Buah Merah dari tanah Papua

    Buah Merah plants are found among the density of tropical forest, spread within cool mountain climate on 2000-3000 meters above sea level in Papua. The Latin name of this plants is Pandanus Conoideus Lam. Buah Merah is well known to some Papua tribes. It is cooked and consumed as an additional food. The cooking process is unique which they call it Bakar Batu ceremony.

    Buah Merah which formerly used for pig’s food or grow wildly at Papua forest, now is becoming familiar and expensive.
    Buah Merah (
    Merah = Red, Buah = Fruit) is typical plant or endemic which grow at Papua island. Red fruit is included in pandanus family, but it has 16m height with free stand limp 5 until 8 m height supported with rhizome at lower limp. Fruit shape is oval and its bud covered with fruit leaves. Red fruit is 55 cm - 100 cm long, 10-15 cm diameter, and 2-3 kg weight. It has bright maroon red color. Nevertheless a few of them are brown and yellowish brown color. Click here to see some interesting pictures about Papua.

    The lokal people collect the buah merah from the forest


    BUAH MERAH


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>