All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 3 of 3
  1. #1
    Senior Member wiwin is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Dec 2006
    Kiriman
    1,020
    Rep Power
    7

    Default Petunjuk mengenai Penyakit-penyakit Kelamin

    Petunjuk mengenai Penyakit-penyakit Kelamin

    GONORRHEA & CHLAMYDIA
    • Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini
    • Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.
    • Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan
    • Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini
    HERPES
    • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan
    • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
    • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
    • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang
    • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering
    • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes akrena lecet terjadi di dalam vagina
    INFEKSI JAMUR
    • Disebabkan oleh jamur
    • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat
    • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal
    • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur
    SYPHILIS
    • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
    • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit
    • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain
    • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin
    • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina
    VAGINISTIS
    • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidak nyamanan
    • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur
    • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina
    • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop
    • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
    BISUL PADA ALAT KELAMIN
    • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)
    • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut
    • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka
    • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix
    • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim
    KUTU KELAMIN
    • Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.
    • Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin
    KUTU DI BAWAH KULIT
    • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit
    • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh
    • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh
    • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut
    AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME)/HIV DISEASE
    • Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh
    • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah
    • Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan
    • Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.


    HAC
    Health Awareness Connection
    www. healthac.org
    Disusun oleh dr. Robert Taylor
    c Health Awareness Connection
    1755 Beacon Street
    Brookline, MA 02445
    (617) 232-1459

  2. #2
    Senior Member wiwin is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Dec 2006
    Kiriman
    1,020
    Rep Power
    7

    Default Keputihan Kenali Penyebabnya

    ''Saya sangat tersiksa saat mengalami keputihan. Gatalnya nggak ketulungan. Saya hampir tak bisa konsentrasi belajar,'' cerita Ratna, mahasiswi Universitas Indonesia, Depok.

    Siksaan yang dirasakannya akibat keputihan itu tak hanya sampai di situ. Iritasi di sekitar kemaluannya sering terasa perih. Deritanya itu berlangsung cukup lama, singga sewaktu diperiksakan ke dokter kandungan, ia diharuskan rutim memimum obat selama seminggu.

    Peristiwa serupa juga terjadi pada seorang ibu dua anak yang tinggal di Pamulang, Kabupaten Tangerang. Selama dua kali kehamilannya, ia selalu didera keputihan yang sangat banyak. Selain jumlahnya meningkat, warnanya pun berubah kuning menggumpal-gumpal dan berbau tak sedap. ''Sebenarnya, keputihan itu sudah sejak SMP. Tapi, ketika saya menikah dan hamil malah lebih banyak,'' ungkapnya.

    Ketika diperiksakan ke dokter kandungan, ia disarankan berendam di cairan yang dicampur obat. Namun, setelah menikah ia diberi obat tablet vagina. Tak hanya ia sendiri yang menjalani pengobatan, tapi suaminya pun perlu minum obat juga. ''Katanya, itu mencegah terjadinya efek 'pingpong'. Jadi pengobatannya tuntas. Selain itu, saya disarankan tak mengenakan pantyliner,'' ujarnya.

    Memang, keputihan sudah menjadi penyakit umum yang diderita kaum perempuan seperti dua kasus di atas. Normalnya, seorang perempuan memang mengeluarkan lendir pada organ reproduksinya sebagai pembersih bagian tersebut. Seperti halnya lendir pada bagian organ lain seperti mulut, hidung dan lainnya, lendir pada organ reproduksi juga menjadi penyeimbang suhu tubuh.

    Namun, apabila lendir di vagina jumlahnya banyak, berwarna putih seperti susu basi atau kuning kehijauan, bahkan berbau, baik disertai gatal atau tidak, maka keadaan ini disebut vaginitis (keputihan). Penyakit keputihan sangat sering dijumpai dan menjadi problem pada wanita. Sekitar 75 persen wanita di dunia pernah mengalaminya.

    Banyak orang menyangka bahwa keputihan yang punya istilah medis leukorea atau fluor albus ini hanya kondisi yang normal saja. Namun, sewaktu-waktu, lendir itu pun dapat jadi pertanda adanya penyakit yang perlu diwaspadai. Lendir dalam vagina itu pun sangat dipengaruhi dengan kondisi hormom. Soalnya, lendir ini terdiri dari epitel dan leukosit. Leukosit penting untuk membunuh kuman. Bila kandungan leukositnya meningkat pada lendir tersebut dan warnanya berubah, patut dicurigai.
    Dokter spesialis kulit dan kelamin dan dosen sub bagian penyakit menular seksual bagian kulit FKUI/RSCM, dr Farida Zubier SpKK(K) mengungkapkan Ada beberapa penyebab keputihan, di antaranya infeksi oleh kuman (bakteri), jamur, parasit, dan virus. Keputihan juga bisa disebabkan oleh gangguan hormonal akibat mati haid (menapouse), adanya keganasan atau kanker pada alat kelamin terutama di leher rahim.

    Jenis jamur yang biasa menyerang adalah Candida Sp yang menimbulkan rasa gatal. Beberapa keadaan yang menjadikan vagina menjadi tempat subur bagi pertumbuhan ini adalah ketidakseimbangan hormon reproduksi wanita yang terjadi pada kehamilan, penyakit kencing manis, dan pada pemakai pil KB. Bila dibiarkan, jamur dapat menginfeksi dan melemahkan tubuh terhadap penyakit.

    Pada beberapa penyakit kelamin seperti gonorrhoea atau sifilis dan lainnya, lendir itu mengandung bakteri. Seringkali lendir itu mengandung darah, nanah, dan berbau amis. Tak hanya itu saja, bagian vagina pun terasa nyeri, perih, dan gatal. Bakteri yang menginfeksi adalah Gonococcus, Trichomonas vaginalis, Enterobiasis, Chlamydia trachomatis, Gardnerella, Treponema pallidum. Biasanya, pengobatan yang diberikan adalah dengan antibiotik.

    Virus pun bisa saja menyerang organ ini. Bila parah, akan terdapat luka. Contoh penyakit yang disebabkan virus adalah virus Human papilloma Virus dan Herpes Simpleks. Serangan virus itu jadi pertanda gejala awal kanker leher rahim. Sementara, parasit penyebab keputihan adalah Trichomonas vaginalis, ditularkan dari senggama dan perlengkapan mandi, handuk, atau bibir kloset.

    keputihan sering dikaitkan dengan kadar keasaman daerah sekitar vagina. Karena, keputihan bisa terjadi akibat pH vagina tidak seimbang. Sementara kadar keasaman vagina disebabkan oleh dua hal, faktor intern dan ekstern. Faktor intern antara lain dipicu oleh pil kontrasepsi yang mengandung esterogen, IUD yang bisa menyebabkan bakteri, trauma akibat pembedahan, kelamaan menggunakan antibiotik, kortikosteroid dan immunosupresan pada penderita asma, kanker, atau HIV positif.

    Sedangkan faktor eksternal antara lain arah mencebok yang salah (seharusnya dari depan ke belakang), sering memakai tissue saat mencebok, kehamilan dan diabetes mellitus, pakaian dalam yang ketat, hubungan seks dengan pria yang membawa virus Gonorhoe, menggunakan wc umum yang tercemar bakteri Clamidia.

    Pada wanita dengan keluhan tertentu, keasaman vagina meningkat mencapai 5 hingga 7. Keputihan dengan kadar pH vagina sangat asam, umumnya disebabkan oleh bakteri tertentu. Sementara keputihan dengan pH vagina basa, disebabkan oleh jamur.

    Menurut Pakar penyakit kulit dan kelamin dr Aida S Dachlan SpKK, keputihan lebih banyak keluar ketika perempuan ada pada siklus ovulasi menjelang menstruasi. Pada masa itu, hormon estrogen meningkat. Itulah yang menyebabkan lendir vagina pun meningkat jumlahnya.

    Di samping itu, jumlah lendirnya semakin banyak di masa kehamilan seiring dengan meningkatnya hormon estrogen. Lendir tersebut bermanfaat menjaga kelembaban vagina dan elastisitas otot-otot sekitarnya. Hal ini bermanfaat untuk mempersiapkan jaringan tersebut untuk menjalani proses partus.

    Aida menjelaskan untuk mengobati keputihan itu harus diketahui sejauh mana tingkat keputihannya. ''Bila sudah tahu penyebabnya apa dan separah apa, tindakan pengobatan pun dapat dilakukan tepat sasaran,'' katanya.

    Dr Farida menyatakan saat ini banyak beredar berapa produk yang diperuntukkan bagi kenyamanan organ genital dan diiklankan bisa menyeimbangkan kadar keasamannya, mencegah, dan mengatasi keputihan. Baik dalam bentuk cairan pembasuh, cairan untuk disemprotkan ke dalam maupun tissue basah. Menurutnya produk itu tidak terlalu bermanfaat bagi para wanita yang organ genitalnya ber pH normal. Pasalnya, di dalam organ genital itu sudah ada bakteri yang selalu siaga mestabilkan tetap di pH 3,5 hingga 4,5.

    Bagi wanita yang mengalami keputihan, lebih bijaksana untuk mengkonsultasikan penggunaan produk itu kepada dokter ahli. Namun, secara umum untuk bentuk cairan masih relatif aman. Namun, cairan ini tidak menjawab permasalahan keputihan itu sesungguhnya. Paling-paling, manfaatnya hanya memerangi baunya.

    ''Namun, pada pemakaian cairan semprot vagina, perlu dikonsultasikan dengan dokter ahli, jika wanita yang bersangkutan ternyata keputihannya adalah manifestasi dari penyakit,'' jelasnya.

    Mengapa? Jika jenis bakteri dan virusnya tergolong penyebab penyakit kelamin, maka yang perlu dilakukan adalah mengobatinya dari dalam sesuai rekomendasi medis. Pemakaian cairan semprot vagina pada mereka yang tergolong berada dalam kondisi terakhir ini, sangat berbahaya. Bakteri Clamidia atau virus Gonorhoe yang berada di vagina atau di saluran vagina bisa mengalami efek transport atau naik ke atas sampai ke rahim . Jika sudah sampai ke rahim, maka itu akan memicu terjadinya infeksi radang panggul. Infeksi ini akan berdampak fatal pada tubuh wanita, karena akan mendorong berlangsungnya proses infertilitas (mandul).

    Pemakaian antiseptik cair untuk membersihkan liang senggama relatif tidak ada manfaatnya tanpa disertai dengan pengobatan jasad renik penyebabnya. Cairan ini hanya akan membersihkan cairan keputihan dari liang senggama tetapi tidak membunuh kuman penyebabnya.

    Pengobatan dengan pilihan jenis antibiotik, antivirus dan antijamur harus didasarkan pada hasil pemeriksaan cairan vagina disesuaikan dengan jenis kuman, virus atau jamurnya. Obatnya biasanya gabungan antara obat oral, salep, atau suntikan.

  3. #3
    Member sultan is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2006
    Kiriman
    300
    Rep Power
    6

    Default Re: Petunjuk mengenai Penyakit-penyakit Kelamin

    Kencing Nanah atau Gonore

    Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML
    ujung kemaluan, ada tidaknya cairan nanah, bila perlu disuruh mijat si ... peradangan pada kemaluan. Jika masih meragukan, ya periksa laboratorium. ...
    www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/gonore.pdf




 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>