Kau Yang Berkisah
Tentangmu :
Masih pagi kau maknai cerita cinta itu
Embun pun belum menetes
Kantuk pun belum terusir
Masih pagi kau maknai cerita cinta itu
Enggan aku menegurmu
Itulah kreasi menurutku
Masih pagi kau maknai cerita cinta itu
Hingga saat siang datang pun kamu belum beranjak
Kutatap dirimu berbeda di antara rumpun yang meremaja
Sebaris uban terselip di rambutmu
Siaaal......usiamu senja di siang bolong
St. Mikhael, Maret 2010
Puisiku Untukmu
Aku ingin menuliskan puisi untukmu
Untuk padatkan isi
Cukup delapan kata
kuselipkan juga kalimat panjang untukmu
Dengan makna di setiap kata
Biar kamu memaknai puisiku
Pertama untukmu,
Kamu tahu akan arti hidup
Kutuliskan untukmu sebab hidup punya makna
Kedua untukmu,
Kuutarakan kata-kata cintaku
Ada alam hingga nirwana, biar sebentar kamu terbang
Ketiga untukmu,
Kupilih tanda baca, untuk lagu kalimat maksudku
Meski saat kita berbicara tak perlukan tanda baca
Untuk akhir,
Aku jadi enggan memberikannya untukmu
Aku sendiri yang ingin membacanya
Aku tahu, duniamu bukan dunia sastra
St. Mikhael, Maret 2010
Pos Kupang Minggu 21 Maret 2010, halaman 06![]()




LinkBack URL
About LinkBacks
Reply With Quote
Bookmarks