Didunia ini, ada banyak hal yang membuat seorang lelaki luar biasa stres. Dalam daftar pertama kemungkinan besar adalah rumah, calon istri dan pekerjaan. Kenapa rumah menjadi daftar pertama? jelas karena kita semua belum memiliki pengalaman dalam membeli rumah. Berapa harga pasaran, lokasi dimana, hingga tipe seperti apa yang sesuai dengan kemampuan finansial kita.

Tidak ada pengalaman, tidak ada role model -karena memang tidak ada seorang pun yang kondisi keuangan, mental dan fisik sama dengan kondisi kita. Kondisi ini bahkan diperparah dengan kenyataan bahwa tidak ada seorang pun yang akan komplen dengan kondisi yang kita jalani sekarang -terkecuali mereka yang sudah menikah.

Akibatnya, kita semua menunda-nunda untuk memiliki rumah. Menunda hingga tiba waktunya rumah pun dibeli dengan terburu-buru, tanpa pernah memahami atau membandingkan dengan lokasi lain yang setingkat. Sayang bukan? padahal transaksi untuk membeli rumah bisa jadi merupakan transaksi terbesar sepanjang hidup kita.

Padahal, kalau mau dieksplor lebih dalam, maka sumber motivasi untuk memiliki rumah terbesar bisa datang dari:
1. Calon istri
2. Kerabat yang sudah memiliki rumah
3. Fakta bahwa harga rumah semakin tahun semakin meningkat
4. Fakta bahwa tidak pernah ada rumah yang ideal (dekat jakarta, harga murah, luas)
5. Fakta bahwa semakin lama kita diam semakin berat kita memulai.


Panjang bukan? saran saya coba fokus pada point 1 dan point 2. Motivasi kita akan lebih besar bila ada salah satu diantara 2 faktor ini.
Selamat berburu.