Manusia ternyata sudah melakukan megiatan seni sejak lama. Coretan pada dinding ataupun langit-langit gua peninggalan zaman purba menjadi buktinya. Cave art yang merupakan cikal bakal seni lukis diperkirakan sudah ada sejak 30 ribu tahun yang lalu.


ADA dua jenis seni yang bisa dikenal di dalam gua. Pertama petroglyphs, yaitu gambar yang didapat melalui ukiran pada permukaan batu. Kedua, pictographs atau gambar yang dilukis pada permukaan batu. Perbedaan pada kedua bentuk seni gua ini bukan hanya pada metodenya, tetapi juga mengenai usianya. Hingga sekarang ilmuwan hanya dapat memastikan umur dari pictographs saja, sementara petroglyphs belum. Di sinilah letak keistimewaan lukisan gua.


TE OLDEST CAVE PAINTINGS

1.Chauvet-port-d’Arc
Lukisan Gua tertua di temukan di Perancis pada Goa Chauvet, Goa yang di beri nama sesuai dengan nama penemunya Jean-Marie Chauvet pada 18 December 1994. Gua ini dipercaya memiliki lukisan dinding tertua di dunia. Umur coretan dinding itu diperkirakan lebih dari 32.000 tahun. Hal ini membuktikan bahwa pada saat itu (zaman es) manusia sudah mengenal sebuah bentuk seni walaupun masih begitu sederhana. Ada lebih kurang 300 contoh gambar di sini.


MOST DETAIL ANIMAL PAINTINGS

2.Chauvet-port-d’Arc
Selain menyimpan lukisan gua tertua, lukisan-lukisan di gua ini juga dapat dikatakan sebagai lukisan gua yang memiliki detail yang cukup fantastis. Terlihat di sini lukisan kuda dengan arsiran bayangan yang mendetail pada wajah dan kepala kuda. Perlu diketahui penggunaan warna hitam hanya memungkinkan didapat dari batu arang, dan manusia purba kala itu belum menemukan kuas untuk melukisnya, selain menggunakan bulu binatang dan tongkat kayu sebagai kuas, manusia purba menggunakan jari tangan mereka langsung untuk melukis dipermukaan dinding goa. Bayangkan saja sendiri tingkat kesulitannya, and the pain mann, yeah, it’s gotta hurts!


ASAL USUL AIRBRUSH?

3. Gua Pinturas River, Patagonia, Argentina
Di dalamnya ada lukisan gua yang merupakan cikal bakal teknik melukis dengan airbrush. Andaikan tangan-tangan dilukis di atas kanvas dengan teknik airbrush menggunakan warna yang sama dengan warna pada dinding lukisan gua, maka hasilnya akan sama seperti di gua. Hanya medianya yang berbeda.


The origins of condoms

4. Gua di Combarelles, Prancis
Walau tidak tampak jelas pada lukisannya, Lukisan dinding yang terdapat di dalam goa ini diyakini sebagai bukti awal dari pemakaian kondom di Eropa. Bahkan di beberapa website yang menjual kondom memuat tulisan asal usul kondom dari lukisan goa ini. Sarung kain linen ini diumumkan Gabriel Palotius pertama kali dipakai pada tahun 100-200 M sebagai kondom. Tahun 1.500 Gabriel telah mengujinya pada 1.100 pria dan hasilnya mereka tidak terkena aids.


CATATAN REKOR SEJATI SUHU GURUN SAHARA YANG PANAS LUAR BIASA

5. Lukisan Gua Tassili, Gurun Sahara, Afrika
Di gurun terluas di dunia ini ternyata juga ditemukan lukisan yang berusia 5.000 tahun. Di dinding gua terlukis maklumat tentang kondisi Gurun Sahara yang sebenarnya, mulai dari suhu yang melebihi 45 derajat sampai susahnya hewan-hewan mempertahankan hidupnya di tengah panas terik matahari.


Lukisan Tolak Bala ala Borneo-man

6. Gua Tewet, Kalimantan Timur
Adalah gua di Kalimantan Timur dengan lukisan dinding yang menggambarkan 21 pola telapak tangan di dinding gua. Cap tangan adalah simbol menolak bala berupa kutukan maupun sihir yang bisa menyerang siapa saja waktu itu. Sementara cap tangan yang jari-jarinya tidak lengkap menunjukkan bahwa situasi sedang berkabung saat itu.


Lukisan purba kemesraan ala India

7. Gua Ajanta, India
Cave painting yang terdapat di dalamnya merupakan seni Hindu yang paling tinggi mutunya pada tahun ke 5 Masehi. Tidak jelas apa sebenarnya motif si pelukis, tetapi kemesraan para raja dengan istrinya tergambar jelas pada lukisan gua ini.


GOA DI DALAM GOA DAN JEJAK SANG BUDDHA

8. Gua 1000 buddha Mogao, China
Tahun 1987, Gua Pahatan Batu Mogao Dunhuang dinobatkan sebagai benda peninggalan bersejarah dunia. Pahatan batu dan lukisan dinding yang menggambarkan kesenian Budha pada gua tersebut sudah berumur seribu tahun. Uniknya di dalam gua ini ternyata terdapat gua lagi yang aslinya berjumlah 1000, namun yang masih terlihat jelas hanya tersisa 600 gua, sebanyak 39 diantaranya terawat dengan baik dan dibuka untuk publik. Uniknya lagi setiap gua punya lukisan tersendiri.


RUPA BUDDHA DAN PENEMUAN TEHNIK CAT MINYAK

9. Gua Bamian, Afghanistan
Pada abad ke-7 Masehi, rupa Budha Julai digambarkan di dinding gua Bamian, di kota Kabul, Afganisthan. Berawal dari lukisan Budha ini pula teknik melukis dengan cat minyak dikenal. Goresan-goresannya yang tak beraturan adalah awal orang-orang menggunakan teknik cat minyak dalam dunia seni.


THE SISTINE CHAPEL OF PRE-HISTORIC

10. Goa Lascaux, Perancis
Lukisan yang diperkirakan berusia 16.000 tahun di dinding gua bagian selatan Perancis ini memuat lebih dari 2000 figur. Bergambar binatang dan beraneka bentuk geometris yang merupakan simbol dari suatu klan. Gua ini juga di sebut sebagai The sistine Chapel nya zaman purbakala karena lukisan pada dinding langit-langitnya yang memuat begitu banyak jumlah gambar (figur), dan juga dengan kualitas yang mengesankan, seperti the Sistine Chapel nya Michelangelo. Cerita menarik dari penemuan gua ini adalah oleh ‘Robot’ seekor anjing yang tersesat milik Marcel Ravidat, bersama ketiga teman-temannya Jacques Marsal, Georges Agnel, dan Simon Coencas gua ini di temukan pada tahun 1940. Sepertinya ini menjadi kisah petualangan 4 sekawan yang benar-benar historis bagi Ravedat dkk.


KISAH KESUNGGUHAN PRIA MELINDUNGI WANITA

11. Lukisan Dinding di Itolo dan Kolo, Tanzania
Usia lukisan diperkirakan telah mencapai 29.000 tahun. Lukisan sekumpulan pria yang mengepung wanita ini rupanya berkisah tentang kesungguhan melindungi wanita suku mereka dari pengaruh luar.


CERITA ‘DAUN SURGA’ DI NEGERI SAKURA

12. Lukisan di Pantai Kyushu, Jepang
Sekitar abad 300 SM, di Kepulauan Jepang bagian selatan pantai Kyushu ditemukan lukisan dinding yang berkisah tentang Shinto dengan motif matahari. Shinto dianggap sebagai dewa yang dilambangkan dengan matahari sebagai simbol kesucian yang dianggap paling tinggi. Itu sebabnya warna yang mendominasi adalah kuning. Hanya ketika kami menelusuri lagi, pada sebuah web yang memuat asal usul Hemp atau marijuana di Jepang mengklaim lukisan ini sebagai buktinya. Jika dilihat seksama memang gambar di bagian kiri dan kanan menyerupai ciri-ciri ‘daun surga’ ini. Entahlah.


PEMUJA BURUNG RAKSASA

13. Goa Pulau Rapa Nui
Pulau yang dinamai sebagai Pulau Paskah yang terletak di selatan Samudera Pasifik ini ternyata memiliki gua yang dindingnya dihiasi lukisan pemujaan pada dewa burung. Warnanya yang gelap memberi tanda bahwa pada masa itu ada sejenis burung raksasa berwarna gelap yang memang dianggap sebagai dewa orang-orang di Pulau Rapa Nui saat itu.


ASTRONOT DI ZAMAN PURBA?

14. Goa Val Camonica, Italia
Lukisan dinding yang dibuat pada tahun 10.000 SM, di gua Val Camonica Italia ini kelihatan aneh. Gambar orang-orang di dalamnya seperti memakai helm. Lukisan ini seakan menceritakan perjalanan dua orang astronot ke luar angkasa dengan teori dan eksperimen yang akan dibuktikan nantinya.


PERJALANAN RUANG ANGKASA ZAMAN PURBA

15. Lukisan di Kimberley, Australia
Usianya diperkirakan 5.000 tahun. Lukisan ini dianggap sebagai bukti kuat bagi masyarakat Australia tentang kehidupan luar angkasa. Kepala yang ditutupi helm memberi kesan dan keyakinan orang-orang masa lalu akan adanya keberangkatan astronot ke luar angkasa.