Udang dan Sawit Cenaku
Ini sebuah crito soal udang andalan orang Kuala Cenaku. Seperti halnya orang2 lain yang tinggal di seputaran sungai, maka masyarakat Kuala Cenaku pun bergantung pada kelangsungan sungai. Sungai Cenaku nan indah permai (dulunya) telah menyediakan berjenis ikan dan udang dalam jumlah yang uakehhe sak ndhayak. Menurut critone uwong2 kono, mbiyen ... sak durunge wilayah kampung ini ketekan perusahaan, waktu utan masih lobat, aier sungai masih jornih, mereka masih bisa dapat penghasilan 1-2 juta seminggu. Itu semua ternyata cuman dari hasil sungai yang berupa ikan dan udang. Hayooo coba .... kalo sampeyan wong ndeso dan dapat duit sebesar itu ... pasti sampeyan akan sumrigah setiap harinya kan?
Sayang, sekarang itu semua cuman tinggal crito. Semenjak datangnya perusahaan sawit yang mbuka lahan hutan besar2 di tepian Sungai Cenaku, semenjak itu pula lah hasil sungai jadi berkurang. Perusahaan itu meratakan hutan rawa gambut yang jadi hutan adat masyarakat. Perusahaan itu juga mengeringkan gambut dengan menggali kanal2 menuju ke sungai. Akhirnya, Sungai Cenaku pun jadi tercemar oleh limpahan air gambut yang asam dan mengandung racun. Jumlah ikan jadi berkurang, begitu pula udang galah yang jadi andalan wong2 Kuala Cenaku. Kalo dulu mereka bisa dapet 10-15 kg udang galah dalam seminggu, sekarang mereka cuman dapet maksimum 1 kg saja, itu pun kalo mujur. Biasane malah cuman entuk 1-3 ekor saja.
Ini adalah crito sedih dari pembabatan hutan gambut dan pengeringan gambutnya hanya utk kepentingan kelapa sawit. Masih kalo wong2 kampung bisa dengan gampang beli minyak goreng sawit. Ini malah sebaliknya, sebagian besar minyak sawit malah diekspor ke luwar negri. Hasilnya harga minyak goreng dalam negri jadi naik, dan wong2 kampung yang wilayahnya direbut utk sawit gak mampu beli minyak goreng. Ibu2 di Kuala Cenaku pernah bilang sama aku kalo harga minyak goreng sekarang sudah sampe 16 ribu per kg. Opo gak edan tenanan coba??




LinkBack URL
About LinkBacks
Ini sebuah crito soal udang andalan orang Kuala Cenaku. Seperti halnya orang2 lain yang tinggal di seputaran sungai, maka masyarakat Kuala Cenaku pun bergantung pada kelangsungan sungai. Sungai Cenaku nan indah permai (dulunya) telah menyediakan berjenis ikan dan udang dalam jumlah yang uakehhe sak ndhayak. Menurut critone uwong2 kono, mbiyen ... sak durunge wilayah kampung ini ketekan perusahaan, waktu utan masih lobat, aier sungai masih jornih, mereka masih bisa dapat penghasilan 1-2 juta seminggu. Itu semua ternyata cuman dari hasil sungai yang berupa ikan dan udang. Hayooo coba .... kalo sampeyan wong ndeso dan dapat duit sebesar itu ... pasti sampeyan akan sumrigah setiap harinya kan?


Reply With Quote

Bookmarks