Kisah Tragis Pecandu Rokok di Malaysia

Foto Ilustrasi

Merokok memang kebiasaan yang mematikan. Tapi, berhenti merokok, ternyata, malah bisa mendatangkan kematian "mendadak". Itu terjadi pada sepasang suami istri di Malaysia.

Ceritanya, Mohamed Ibrahim Kader Mydin, 47, dan istrinya, Rosina Mydin Pillay, 41, mendatangi kerabatnya pada Kamis lalu (2/10) di Kuala Lumpur. Ku Chin Wah, juru bicara kepolisian, mengatakan bahwa pasangan itu datang untuk curhat seputar masalah mereka. Ibrahim ingin berhenti merokok, sedangkan sang istri ingin sembuh dari penyakit asma dan liver.

''Begitu mendengar itu, seorang kerabat pria mereka yang berusia 23 tahun menyarankan agar pasangan tersebut menjalani ritual yang memperbolehkan seluruh anggota keluarga untuk memukul demi menyembuhkan penyakit,'' kata Ku kepada kantor berita Malaysia, Bernama.

Ibrahim dan Rosina, ternyata, setuju dengan usul sadis tersebut. Ritual pun dimulai. Kepala pasangan itu mula-mula dibenturkan ke meja. Lalu, dipukul dengan helm dan sapu. Ambulans baru dipanggil sejam kemudian ketika pasangan tersebut mulai tak sadarkan diri. Keduanya akhirnya meninggal di rumah sakit.

Menurut polisi, salah seorang di antara empat tersangka merupakan penganut aliran sesat yang biasa menjalankan ritual kekerasan seperti itu. Padahal, selama ini, pemerintah Malaysia tergolong sangat keras memerangi aliran-aliran yang mereka anggap menyimpang.