Seorang Suami Meledakan Bom Karena Cemburu

foto:ilustrasi

Seorang suami, yang menuduh istrinya tak dapat dipercaya, meledakkan istri dan dirinya sendiri dengan sebuah bom ikan di sebuah rumah yang hampir saja mengorbankan ke-13 anaknya.

Anak-anak itu diperintahkan meninggalkan rumah yang terletak di Kampung Cederamata II sekitar pukul 09.00 pagi, Senin (6/10), tersebut sebelum ledakan terjadi dan mereka tidak terluka, namun keponakan si wanita yang tengah berada di dapur mengalami luka di wajah.

Polisi mengatakan, seperti yang dilansir The Star, pasangan itu telah bertengkar bulan silam dan si istri meninggalkan rumah tersebut dan tinggal bersama kakaknya di kawasan Likas, sebulan setelah dia mengancam akan menceraikan suaminya.

Lelaki ini membujuk istrinya untuk kembali ke rumah dan meminta semua anaknya yang berusia tiga sampai 20 tahun untuk meninggalkan rumah mereka. Ia mendengar teriakan dari istrinya tatkala sekonyong-konyong terjadi sebuah ledakan keras.

Wakil Kepala Kepolisian Kota Kinabalu Kapten Rowell Marong mengidentifikasikan pria itu sebagai Babin Isang (35 tahun), dan istrinya Indak Musa (35), yang keduanya merupakan pengungsi berkebangsaan Filipina yang tinggal di Sabah di bawah pengawasan pihak imigrasi Malaysia.

Rowell mengatakan, polisi tengah melakukan penyelidikan kasus ketika mendapat laporan itu. Dia juga menyebutkan, Babin, wiraswasta, dan istrinya terbunuh di lokasi kejadian. Mereka menderita luka di perut. Tubuh keduanya sudah dikirimkan ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.