Thread ini saya buat sebagai lanjutan dari thread saya sebelumnya yang berjudul "Kebohongan film Hollywood".
Thread ini hanya bertujuan untuk meluruskan fakta , bukan untuk merusak kesenangan kita dalam menonton film.
Karena sangat bagusnya efek yang dihasilkan oleh film-film Hollywood, seringkali membuat kita tidak bisa membedakan lagi mana yang realita mana yang fantasi.
Sebagai tanda bahwa kita tidak bisa membedakan lagi antara realita dan fantasi, bisa dilihat dari spontanitas kita dalam memberikan jawaban.
Yang punya adek kecil, pasti sering ditanya "..kak itu mungkin ngak?" Kalau kita masih berfikir "Hmmm...bisa ngak yah" itu pertanda bahwa kita sudah tidak bisa membedakan lagi antara trik-film atau realita.
Di suatu acara televisi Jerman sempat diadakan pooling dengan pertanyaan apakah mobil yang terguling karena kecelakaan dapat meledak seperti di film-film, jawabannya sangat mengejutkan, karena sebagian besar dari mereka percaya bahwa mobil akan meledak. Hal ini jugalah yang menyebabkan banyak orang tidak segera menolong korban yang mengalami kecelakaan karena takut oleh ledakan yang ditimbulkan.
Melalui percobaan dan penjelasan ilmiah tim televisi Jerman berusaha merubah persepsi yang sudah dikacaukan oleh film.
Mudah-mudahan dengan thread ini adik-adik kita atau generasi yang lebih muda dari kita tidak hanya dapat membedakan mana yang realita mana yang fantasi , tapi juga masih bisa menikmati film.
Pernahkah anda menyaksikan film Charlie's angels, adegan dimana salah satu angel setelah mengelabuhi musuh di dalam pesawat , dengan santainya membuka pintu pesawat selagi pesawat terbang tinggi di angkasa dan terjun bebas, apakah itu mungkin?
Pernakah anda bertanya apakah itu dari segi ilmiah bisa, bagaimana kalau kita ditanya oleh adik kita yang masih kecil, dapatkah kita menerangkan dengan benar...
FAKTA
Pesawat penumpang umumnya terbang di ketinggian 10000 - 11000 meter.
Seperti yang kita ketahui di dalam ilmu fisika, diketinggian tersebut udara akan menipis sehingga tekanannya menjadi berkurang.
Pengaruh ketinggian terhadap tekanan udara, bisa dilihat disini
Agar penumpang pesawat masih bisa hidup di ketinggian tersebut, maka tekanan udara di kabin pesawat dengan bantuan kompresor dinaikan hingga mencapai tekanan sebesar 0,8 bar.
0,8 bar sama dengan besarnya tekanan udara di gunung pada ketinggian 2000 meter.
Sedangkan udara di luar pesawat pada ketinggian ini hanya mempunyai tekanan sekitar 0,3 bar, lihat gambar diagram.
Maka antara udara di dalam dan diluar pesawat ada selisih tekanan udara sebanyak 0,5 bar ( 0,8 bar- 0,3 bar = 0,5 bar).
Apakah bar itu?
bar adalah satuan untuk menggambarnya suatu tekanan.
1 bar = 100000 Newton/meter^2
1 Newton = kg*gravitasi
Dengan mengambil gravitasi di bumi = 10 meter/sec^2
1 Newton = 0,1 kg
1 bar = 10 ton /meter^2
jadi selisih tekanan udara
0,5 bar = 5 ton/meter^2
Sekarang mari kita lihat bagaimana mekanisme pintu pesawat bekerja. Untuk menjamin keselamatan penumpang dalam pesawat, maka pintu pesawat telah dirancang khusus ,sehingga untuk membuka pintu anda diharuskan menarik pintu kedalam terlebih dahulu, lalu ditarik keatas secara elektik "Slide Up Door" (Boeing 767). Ini berarti anda harus melawan selisih tekanan udara.
Dengan hitung-hitungan kita diatas, berarti dengan mengambil contoh pintu pesawat Boeing 767 yang mempunyai luas 2 meter^2 , anda harus melawan tekanan udara sebesar 10 ton ( 5 ton/meter^2 * 2 meter^2 = 10 ton ) untuk menarik /membuka pintu pesawat.
10 ton setara dengan berat 10 ekor gajah dewasa. Sanggupkah anda menarik 10 ekor gajah dewasa??
Ini jelas hal yang tidak mungkin dilakukan manusia.!!
Berita bagusnya anda juga tidak perlu khawatir jika tiba-tiba ada orang gila yang mencoba membuka pintu pesawat selagi pesawat terbang. Yakinlah itu perbuatan yang sia-sia.
Tentu saja dari hal jalannya cerita, film akan lebih seru dengan kebohongan tersebut!
Sumber : http://flugrevue.de/ Edisi August 2007
![]()




LinkBack URL
About LinkBacks







Reply With Quote

Bookmarks