Renungan SENIN 24 Juli 2006
ALLAH TURUT BEKERJA
Ayat Bacaan: Roma 8:19-20
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28)
Melihat realita kehidupan yang serba tidak pasti pada masa kini, tentu akan menimbulkan kekuatiran dalam hati kita. Ketidakpastian dalam berbagai bidang, seperti bencana alam, gempa, banjir, tsunami ataupun pertumbuhan ekonomi, keamanan, dan tentang masa depan, bisa menjadi momok yang membuat kita ragu untuk melangkah dan menjalani kehidupan kita. Namun kita patut bersyukur, karena ketika kita merenungkan firman Allah, kita mendapati bahwa Dia adalah Allah yang setia.
Paulus mengingatkan kita bahwa Allah tidak pernah membiarkan kita melangkah sendirian. Ia mengatakan ;
a. Roh Kudus membantu kita dalam kelemahan kita (ay. 26). Artinya, Allah tahu bahwa kita bukan manusia super yang mampu mengatasi setiap godaan yang menghancurkan iman kita.
b. Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah (ay. 26). Berarti bahwa, Roh Kudus bukan saja memberi kita kekuatan, tetapi Ia juga terlibat aktif sebagai perantara, antara kita kepada Bapa dalam doa. Ketika kita tidak dapat lagi berkata-kata di dalam doa, Ia menyampaikan isi hati kita kepada Allah Bapa.
c. Allah juga turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (ay. 28). Artinya, Allah berdaulat atas segala sesuatu, dan karena Allah berdaulat, maka Ia mampu mendatangkan kebaikan bagi kita, meskipun hal itu harus melalui lembah bayang-bayang maut.
Apakah kita ingin menjalani hidup bersama-sama dengan Allah atau mengandalkan kekuatan diri kita sendiri? Jika mengandalkan kekuatan diri sendiri, kita akan lemah. Namun sebaliknya, bersama Allah kita dimampukan! Karena itu, kita perlu terus-menerus berjalan bersama Allah, dengan cara: memperbaiki sikap ibadah kita, memperbaiki komitmen kita kepada Allah dan juga menjalani hidup seturut firman-Nya. Dengan demikian kita dapat melihat bagaimana Allah turut bekerja di dalam hidup kita.
Komitmen iman kita pada Allah merupakan sarana untuk melihat karya-Nya dalam hidup kita. Tanpa komitmen, kita akan gagal melihat karya-Nya.
“Semakin kita mengenal Allah dan menyadari apa yang diperbuatNya bagi kita, semakin sering kita akan merespon Allah dengan segala pujian & penyembahan”
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote

Bookmarks