All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Hal. 1 dari 2 12 LastLast
Showing results 1 to 10 of 11
  1. #1
    Karyawan Nugroho is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    206
    Rep Power
    6

    Post 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    HAKIM YANG BIJAKSANA

    Pagi ini saya membaca sebuah cerita yang memberikan inspirasi sangat baik.
    Konon di Tiongkok pernah hidup seorang hakim yang sangat dihormati karena tegas dan jujur.
    Ia memutuskan setiap perkara dengan adil, tanpa pandang bulu. Suatu hari, dua orang menghadap hakim tersebut. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya meminta keputusan atas kasus mereka yang sebenarnya sangat sepele. Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7.
    Yang satu mengatakan hasilnya 21, yang lain bersikukuh mengatakan hasilnya 27. Ternyata sang hakim memvonis hukuman cambuk 10x bagi orang yang menjawab benar. Spontan si terhukum protes.
    Sang hakim menjawab, "Kamu bodoh, mau-maunya berdebat dengan orang orang bodoh yang tidak tahu kalau 3x7 adalah 21!"

    Yang bisa saya ambil dari cerita ini adalah :
    - Kalau ada orang berbeda pendapat dengan kita, katakan pada diri sendiri bahwa dia belum mengerti, lalu bersabarlah. Karena kesabaran artinya membantu dia mengerti dan menyerahkan dia kepada Tuhan
    - Bahwa jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tidak berguna, artinya kita sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan. Sebab dengan sadar kita membuang waktu dan energi untuk sesuatu yang sebenarnya tidak perlu.
    - Berlaku benar adalah sebuah pilihan.
    - Meskipun kita tidak bisa dengan mudah mengubah perasaan kita mengenai masalah yang kita hadapi, kita masih tetap bebas untuk memilih tindakan yang benar.
    - Semoga kita bisa memilih tindakan yang benar dalam menghadapi setiap masalah dan perdebatan.

    TUHAN MEMBERKATI
    Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. ( Amsal 13:20.)

  2. #2
    Karyawan simi is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    26
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Terimakasih pak, ceritanya sangat menguatkan dan membangun...
    Tuhan memberkati....

  3. #3
    Karyawan sando is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    28
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    dari cerita tersebut, saya menganggap hakim-nya yang bodoh karena sebagai hakim seharusnya memutuskan mana yang benar antara keduanya.
    kalau dia tahu tahu 3X7 =21 ya tinggal putuskan saja bahwa 3X7 itu 21 kan selesai sudah buat menghukum yang benar itu, mungkin karena dia berdebat agar bisa meluruskan orang tersebut dari pengertian yang salah menjadi benar
    kalau hakim tersebut memutuskan mana yang benar itu benar dan yang salah itu salah lalu orang salah itu merubah pola pikirnya yang salah maka sebenarnya mereka sudah berbuat baik, tapi kalau orang salah itu tidak dijelaskan maka akan ada dua hal yang terjadi :
    1. orang salah tersebut akan terus merasa dia benar... sehingga orang tersebut tidak berubah
    2. orang benar tersebut akan menjadi pelajaran untuk tidak lagi memperjuangkan kebenaran atau membantu orang menjadi benar
    3. kita diajarkan untuk bukan hanya bertumbuh tapi juga berbuah, kalau kita hanya mau menyimpan kebenaran dan meminta kesabaran saja tanpa berusaha untuk membuat orang lain menjadi benar itu sebenarnya iman yang sia-sia.

    saya menganggap tema ini kurang bagus dan tidak menguatkan iman saya malahan tema ini membuat tembok iman saya goyah dan niat saya untuk memperjuangkan kebenaran pudar. maaf...................... saya berpendapat lain

  4. #4
    Junior maure is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Feb 2008
    Kiriman
    12
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Saya salut dengan Pak Sando yang berani berbeda....
    kalau menurut saya, cerita diatas hanyalah sebuah ilustrasi kondisi kita saat ini, yang kalau dipikir - pikir lucu dan konyol.
    Sudah jelas 3 x 7 = 21, bukan 27, kenapa harus berdarah - darah untuk hal yang sepele dan sudah pasti seperti itu.
    Dan memang benar bahwa terkadang kita memaksakan orang lain agar memiliki pemikiran sama dengan kita. Padahal latar belakang pendidikan, pengalaman, pergaulan, budaya, keluarga, karakter dari setiap orang sangat berbeda - beda dan ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pola pikir.
    Cerita diatas hanya ingin mengingatkan kita bahwa untuk apa kita bertengkar bahkan sampai berdarah - darah dengan orang yang tidak menyadari bahwa dirinya tidak mengerti apa2. memang benar bahwa 3 x 7 = 21, bukan 27. nah kalau dia masih bersikeras 27, kita sudah harus berpikir dengan siapa kita berhadapan. jangan2 dari planet lain yang rumus matematikanya berbeda, atau kalau dia di bumi, jangan2 tidak pernah sekolah dll sebagainya.
    Saya tidak sependapat kalau Pak jadi patah semangat dalam menyatakan kebenaran. maju terus Pak, tapi dengan sikap yang bijaksana.
    Terkadang " diam itu emas "
    Buat apa memakaikan emas ke telinga babi, percuma dia tidak tahu apa gunanya.... hehehehe
    kira2 begitulah... kurang lebih mohon maaf...
    GBU.

  5. #5
    Karyawan sando is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    28
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Menurut saya, kalau kita hanya mau mengambil kesimpulan yang singkat maka tidak perlu sebenarnya menceritakan sampai kepada "Hakim dan Putusannya" karena kalau ceritanya sampai pada disitu akan menyebabkan pengertian dan kesimpulan yang baru.

    Kalau kita bicara rohani sebenarnya kita bicara hubungan yang saling terkait antara manusia dan sesama dan juga TUHANnya yang merupakan sebuah rantai yang tak terpisah, jadi kalau seorang hakim dan dua orang yang bertengkar tersebut kita umpamakan Seorang ayah dan dua anaknya yang bertengkar. Apakah sang ayah akan memutuskan kepada anaknya seperti yang sang hakim putuskan kepada 2 pemuda tersebut?
    apakah TUHAN mengajarkan kepada kita kalau kita mengadu kepada Dia hal yang benar lalu di langsung memvonis kita seperti sang hakim tersebut?

    itulah alasan mengapa saya kurang setuju dengan bait cerita yang kedua yang melibatkan sang hakim...
    dan kalau kesimpulanya kita anggap seperti "Gantung emas ditelinga babi" saya tetap berpendapat bahwa TUHAN tidak pernah menganggap umat -Nya bodoh seperti babi (karena diberi akal) tapi manusia saja yang selalu memvonis orang lain menjadi "Babi" padahal masih ada cara lain untuk menuntun orang lain melalui cara yang benar. dan seandainya sang hakim memutuskan bahwa 3X7=21 itu benar, tidak memvonis orang yang benar tersebut tapi memberikan cara lain yang lebih baik maka mungkin orang yang salah tersebut akan menyadari kesalahannya dan merubah pola pikirnya bahwa 3X7=21 itu benar dan orang yang benar mungkin akan terus berusaha dalam menegakkan kebenaran.

    kalau kita membuat cerita manusia gantung emas di telinga babi, mungkin kesimpulan diam itu emas benar. tapi kalau bila kita bicara soal ROHANI maka saya kurang setuju cerita tentang sang hakim(tidak adil)

  6. #6
    Karyawan simi is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    26
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Ketika kita berkata / bertanya " mengapa orang yang memiliki jawaban benar yang dihukum ?" disitulah muncul makna dari cerita / ilustrasi itu....
    Bagi saya, makna inilah yang menjadi pusat perhatian saya, dan saya bersyukur bahwa saya diingatkan / dinasehati untuk tidak terjebak dalam pertengkaran seperti itu... Syalom....
    Telah dirubah oleh simi : 31-03-2008 Jam 12:22

  7. #7
    Karyawan Nugroho is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    206
    Rep Power
    6

    Post Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Shaloom,

    Bravo, Pak Sando, Pak Simi, dan Maure (yang ini Aku nggak Tau Pak apa Bu)

    Tidak ada maksud apa apa dengan postingan 3 x 7 = 21 adalah Salah, Moral cerita yang harus dicermati, nggak perlu ngotot membela dan menghakimi, Tuhan nggak perlu dibela kok.

    Apapun yang sudah dikomentarkan tetap positif, kita bisa saling belajar dan berhikmat, bukankah Amsal mengajar banyak hal untuk kita semua ?
    Petikan dari Amsal 1 : 7-8 dapat mengajar kita semua.
    1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
    1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

    Tetap semangat dalam Pelayanan, jangan lemah, tetap belajar (seperti beta juga).

    Inilah bukti bahwa Bina rohani tetap penting untuk kita.

    Tuhan memberkati
    Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. ( Amsal 13:20.)

  8. #8
    Karyawan sando is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    28
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Maaf sebelumnya, karena saya jadi tambah bingung :
    1. yang dimaksud dengan "Tidak ada maksud apa apa dengan postingan 3 x 7 = 21 adalah Salah" . soal postingan itukan merupakan tema/inti dari sebuah cerita jadi merupakan sebenarnya merupakan maksud dari sebuah cerita.
    2. Mengenai "Moral cerita yang harus dicermati, nggak perlu ngotot membela dan menghakimi, Tuhan nggak perlu dibela kok.", yang perlu saya tanyakan apakah Hakim yang memfonis orang benar itu moralnya bisa dikatakan baik??? dan dikatakan membela Tuhan sebenarnya bukan itu maksudnya tapi maksud utama adalah menjalankan ajaran Tuhan yang mengajarkan sebuah kebenaran walaupun harus melalui penderitaan untuk memperjuangkannya.
    3. "Apapun yang sudah dikomentarkan tetap positif, kita bisa saling belajar dan berhikmat". Kalau ini sangat setuju saya, karena tanggapan yang saya buat adalah sebuah tanggapan positif dan kritis dari cerita ini.
    4. "1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
      1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu
      ". Saya kembalikan lagi ke kita apakah perbuatan sang hakim itu sebuah hikmat dan didikan yang pantas diajarkan oleh orang tua pada anaknya???????
    5. "Tetap semangat dalam Pelayanan, jangan lemah, tetap belajar (seperti beta juga)". saya sangat setuju hal ini karena begitu banyak godaan yang ada , yang penting pelayanan jangan dilakukan dengan alasan pelarian karena dalam kehidupan selalu diperlakukan dengan tidak adil atau menggunakan cara tersebut untuk bersembunyi dari kesalahan yang besar (banyak yang menggunakan hal tersebut sebagai sebuah trik karena itu kita harus waspada terhadap "Serigala Berbulu Domba")
    6. Terima kasih atas bimbingannya tapi buat saya cerita ini kurang pas dengan maksud yang ingin disampaikan. Maaaaaaaaaaaaaf
    7. TUHAN YESUS Memberkati kita semua

  9. #9
    Junior sapta is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Apr 2008
    Kiriman
    13
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Perdebatan tu gakan dapat menghasilkan sesuatu.Karena otak manusia isinya berbeda, pola pikir, karakter dan kebiasaannya sangat berpengaruh kepada perdebatan.maka dari itu, dari pada berdebat, lebih baik kita melakukan sesuatu yang hasilnya dapat dinikmati oleh orang banyak.


    Digital book, web developer..
    www.digibookgallery.com
    www.citywebindo.com

  10. #10
    Karyawan ludji is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Aug 2007
    Jabatan
    PEG PLN
    Kiriman
    18
    Rep Power
    0

    Default Re: 3 X 7 = 21 adalah SALAH ???

    Silence is gold?


    Matius 26 : 57 – 68
    Teman-teman yang terkasih,
    Ada sebuah pepatah yang amat terkenal di seluruh dunia" BERBICARA ITU PERAK, BERDIAM DIRI ITU EMAS" Apa benar pepatah itu? Bicara itu kurang berharga dibandingkan dengan diam? Kalau pepatah itu benar, maka tentu orang tidak perlu menggerutu, bila beberapa anggota DPR kita berprinsip 4D : datang, duduk, diam, duit. Apakah di Indonesia sekarang ini yang dibutuhkan bukan justru orang-orang yang vokal, orang-orang yang berani bicara, berani mengatakan apa yang harus dikatakan, bukan orang-orang yang diam karena cari aman / asal aman?
    Mengenai pepatah tadi, saya kira yang harus kita katakan adalah : ada saatnya dimana ‘diam itu emas’ tapi ada pula saatnya ‘bicara itu emas’. Di dalam Alkitab ada kurang lebih 50 ayat yang berbicara mengenai ‘diam’. Mazmur 94 : 17; 83 : 2 --- repot kalau Allah memilih untuk diam. Tentu saja ada diam yang baik : Hab 83 : 2 --- berhadapan dengan Allah lebih baik kita diam. Diam artinya : menghormati, menyembah, menunggu dan mendengar perintahNya. Ini sikap yang terpuji. Kemudian ayat-ayat yang menyatakan tentang berbicara, jumlahnya ribuan. Yang hendak saya katakan melalui semua ini adalah sekalipun dalam pembacaan kita dikatakan tentang Yesus yang berdiam diri, ini tidak boleh kita jadikan pola atau model yang satu-satunya. Misalnya : orang Kristen lebih baik diam daripada bicara. Jangan! Yesus pun tidak selamanya berdiam diri. Alkitab toh lebih banyak menulis tentang Yesus yang berbicara ini itu daripada Yesus yang berdiam diri. Oleh karena itu yang amat penting untuk kita petik dari pemberitaan Firman ini adalah mengetahui kapan kita mesti diam dan kapan kita mesti bicara. Kita diingatkan secara khusus, bahwa berdiam diri pada saat-saat yang tepat itu perlu! Dan saya akui, peringatan ini secara khusus adalah benar. Semakin lama, hidup kita bisa jadi amat sangat melelahkan. Tetapi kita tidak bisa berhenti. Kita takut berhenti. Kita tidak mau berhenti. Hidup kita ini membuat kita terus berlari. Kadang-kadang berlari karena kita dikejar-kejar sesuatu. Kadang-kadang berlari karena kita harus mengejar sesuatu. Ini bahaya, pertama, karena tidak ada yang kuat hidup terus menerus seperti itu. Allah bekerja 6 hari, pada hari ke-7 Ia berhenti. Yesus juga begitu. Setelah penat bekerja seharian, Ia selalu mencari tempat yang sunyi dimana Ia dapat berdiam diri dan berdoa. Perintah Tuhan adalah, 6 hari kita harus bekerja dan mengerjakan semua pekerjaan kita – tetapi waktu istirahat, istirahatlah – dan beristirahat sebaik-baiknya. Jangan dibalik : waktu bekerja malah santai – akhirnya waktu mestinya sudah dapat beristirahat, malah sibuk mengurus ini itu. Kedua, kalau kita bekerja seperti itu kita tidak pernah punya kesempatan untuk merenung/merefleksi : apa sebenarnya yang saya kerjakan itu? Apa memang semuanya penting? Apa memang semuanya berharga? Tidak jarang kalau kita sempat berhenti dan merenung, begitu banyak dari kesibukan kita itu yang dalam bahasa inggrisnya disebut haste and waste, artinya serba terburu-buru dan hasilnya sampah.
    Kita perlu waktu untuk berdiam diri agar kita dapat semakin melakukan hal-hal yang memang berguna dan meningkatkan kualitas kehidupan kita : melakukan yang penting – walaupun kelihatannya tidak mendesak. Di dalam pembacaan kita, Yesus tidak selalu berdiam diri. Ada saatnya Ia mau menjawab. Tetapi ada saatnya Ia berdiam diri. Coba kita perhatikan ayat 63 – 64 saja. Pada ayat 63, ketika Yesus ditanya mengenai siapa diriNya – Ia menjawab sekalipun secara tidak langsung. ‘Apakah Engkau Mesias?’ jawab Yesus, ‘engkau sendiri mengatakannya ... ‘ artinya : kamu sendiri yang bilang bukan saya! Tetapi Ia bungkam dan diam seribu bahasa, ketika para pemimpin agama Yahudi mengajukan tuduhan-tuduhan mereka. Mengapa diam? Kemungkinan pertama, sikap ini mengandung kebijaksanaan yang dapat menghindarkan kita dari banyak kesulitan yang tidak perlu. Tidak semua orang, perlu kita ladeni. Yesus pernah berkata, ‘jangan membuang mutiara kepada babi’. Kemungkinan kedua, Yesus tidak merasa perlu membela diri. Ini kebalikan Yesus dari kita. Kita, kalau kepentingan dan keamanan kita yang kena, wah pasti hebat reaksinya. Tetapi kalau mengenai yang lain – juga walau mengenai kebenaran yang paling hakiki – asal tidak mengenai kita – kita bungkam. YESUS TIDAK! Kalau mengenai kebenaran dan kesucian Allah, Ia tidak bisa berdiam diri. Misalnya Ia mengobrak-abrik halaman Bait Allah. Tetapi kalau hanya menyangkut kepentingan pribadiNya, Ia tidak peduli. Ia berdiam diri. Biarlah setiap orang yang menuduh Dia mempertanggungjawabkan itu kepada Tuhan sendiri.

    Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti, Cintailah mereka seperti sungai, sebab Sungai mengalir selamanya.Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan kaca itu. Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali.

    Shalom.............


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>