All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 2 of 2
  1. #1
    PJ Forum yafet is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    399
    Rep Power
    10

    Default Bobot Sebuah Doa

    Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah supermarket.
    Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang.
    Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja.
    Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan.
    John Longhouse, si pemilik supermarket,mengusir dia keluar.
    Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terus menceritakan tentang keluarganya.
    “Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya uang.”

    John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut.
    “Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi,” alasannya.


    Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari awal mendengarkan percakapan tadi.
    Dia mendekati keduanya dan berkata : “Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini.”
    Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, “Tidak perlu,Pak. Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis.
    Baiklah, apakah ibu membawa daftar belanja ?”
    ” Ya, Pak. Ini,” katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.”
    Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat
    timbangan tersebut.”

    Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan kepala sebentar,
    menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.
    Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak cepat ke bawah.
    Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu tadi sambil berucap kecil,
    “Aku tidak percaya pada yang aku lihat.”

    Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum.
    Lalu, si ibu kumal tadi mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh pelanggan baik hati tadi,
    si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang lain.

    Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus mengambil barang-barang keperluannya
    dan si pemilik toko terus menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.
    Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa.
    Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan kertas daftar belanja si ibu kumal tadi.
    Dan ia-pun terbelalak.
    Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek :
    ” Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan. Hamba menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu.”
    Si Pemilik Toko terdiam. Si Ibu, Louise, berterimakasih kepadanya, dan meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya.
    Si pelanggan baik hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya.

    Si Pemilik Toko kemudian mencek dan menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.
    Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.



    KEKUATAN SEBUAH DOA
    Segera setelah anda membaca cerita ini, ucapkanlah sebuah doa. Hanya itu.

    Stop pekerjaan anda sekarang juga dan ucapkan sebuah doa untuk dia yang telah mengirimkannya kepada anda.
    Lalu, kirimkan e-mail ini kepada setiap orang atau sahabat yang anda kenal.

    Biarlah jaringan ini tidak terputus, karena DOA ADALAH HADIAH TERBESAR DAN
    TERINDAH YANG KITA TERIMA.
    Tanpa biaya, tetapi penuh daya guna.

  2. #2
    Super Moderator yusak is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Sep 2007
    Jabatan
    Mekanikel Elektrikal and Computer Pembina Pemuda GPdI Bali
    Kiriman
    9
    Rep Power
    0

    Default Re: Bobot Sebuah Doa

    Haleluya...
    Doa adalah nafas hidup orang2 beriman. Tanpa doa orang akan mati rohani. Sudahkah anda berdo hari ini? Doa adalah kata yang mudah diucapkan, tapi adalah kata kerja yang sulit untuk dilakukan. Dosa membuat kita tak mampu berdoa. Dosa membuat doa kita sia-sia. Dosa apa yang telah anda lakukan hari ini?
    Ketika anda ditanya sudahkah anda berdoa hari ini? kemungkinan jawabnya BELUM, tapi ketika anda ditanya dosa apa yang telah anda lakukan hari ini? kemungkinan jawabnya BANYAK.
    Doa adalah pekerjaan Roh tapi dosa adalah pekerjaan daging. Matius 26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." Ini terbukti banyak sekali orang memiliki keinginan untuk berdoa, tp ia tak mampu melakukannya, karena kedagingannya lebih kuat dari rohnya. Mengapa bisa begitu? karena hidup anda tdk dipimpin oleh Roh Allah. Tidak semua orang yang beragama kristen adalah anak-anak Allah, hanya dia yang hidup dipimpin oleh Roh disebut anak-anak Allah. [Roma 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.] Dan ingat juga, bahwa setiap orang yang hidup dalam kedagingan, ia tidak layak bagi Allah. [Roma 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.]
    Jadi jelas "TIDAK SEMUA DOA DAPAT BERBOBOT/BERKUALITAS". Jangan asal berdoa, mengaku dosa bertobat dan hiduplah dalm Roh Allah. Jadikan doa anda berbobot dan berkualitas yang didengar oleh Allah, dengan hidup dipimpin oleh Roh Allah. Doa orang benar besar kuasanya Yakobus 5:16.

    Tuhan Yesus memberkati.


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>