All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 7 of 7
  1. #1
    Junior boron is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Default Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    Anak Indigo adalah anak yang mempunyai kepekaan intuisi tertentu atau dalam istilah jawa mempunyai tingkat kewaskitaan dan daya linuwih. Mereka mengetahui sebelum terjadi, bahkan dalam tingkat tertentu anak kecil yang masih berusia 5 tahun mampu berbicara dengan profesor ahli fisika. Sayangnya kehadiran anak Indigo seringkali dicap sebagai anak yang (maaf-red) gila, bahkan dijauhkan dari lingkungan keluarga.




    Lalu apakah sebenarnya anak Indigo itu, bagaimana orangtua menyikapinya?

    Pernah menonton film Mirror, yakni film yang berkisah tentang seorang anak yang punya kemampuan indra keenam. Melalui intuisinya yang tajam anak tersebut bisa mengetahui kalau akan ada musibah yang menimpa gurunya seandainya sang guru nekat berangkat ke suatu tempat, sebab anak itu tidak melihat bayangan gurunya di cermin, pengalaman spiritualnya membuktikan jika Ia tak melihat bayangan seseorang sewaktu bercermin, berarti orang tersebut akan tertimpa musibah. Mungkin cerita ini hanya sekedar fiksi, tetapi kehadiran anak indigo atau anak yang memiliki ‘mata ketiga’ adalah kenyataan yang tak bisa dipungkiri.

    Dalam kehidupan nyata kehadiran anak indigo kerap kali dijadikan penanda, melalui isyarat yang diberikan kadangkala menyiratkan sebuah kondisi tertentu. Pernah suatu kali, Andrean—sebut saja namanya begitu adalah anak Indigo, suatu hari pada paruh Desember 1997 ia bermimpi sebuah kota yang hingar bingar, banyak rumah dan mobil terbakar, tangan-tangan mengepal, perempuan menjerit-jerit, bahkan kaum pria dipukuli tanpa sebab yang jelas. Andrean tidak tahu kapan dan dimana peristiwa itu terjadi, yang pasti mimpi itu terjadi selama dua minggu berturut-turut. Enam bulan kemudian ternyata apa yang ada dalam mimpi Andrean menjadi kenyataan, di Jakarta dan beberapa daerah Indonesia terjadi huru-hara politik, konflik pada bulan Mei 1998 dan pergantian rezim ternyata adalah tanda-tanda zaman yang sebelumnya tergambar jelas dalam mimpi Andrean.


    Ciri-Ciri Anak Indigo
    Secara fisik, anak Indigo sama dengan anak-anak lainnya, hanya saja batinnya yang kelihatan tua (old soul) tak jarang meskipun hanya seorang anak kecil Ia sudah memperlihatkan sifat seperti orangtua, hal inilah yang seringkali orang dewasa menaruh hormat pada anak-anak Indigo, apapun yang Ia bicarakan selalu diperhatikan, bahkan tak jarang isi pembicaraannya dianggap sabda yang tak mungkin meleset, apalagi ditengah-tengah masyarakat kita masih berlaku mitos, dan hal-hal irrasional lainnya, tentu kehadiran anak Indigo semakin melempangkan jalan untuk memperlakukan secara berlebihan kepada mereka.

    Istilah Indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti ‘nila’ warna ini kombinasi biru dan ungu. Istilah ini diperkenalkan oleh seorang konselor AS Nancy Ann Tappe pada pertengahan 1970-an. Nancy meneliti warna aura manusia dan memetakan artinya untuk menandai kepribadian manusia. Kemudian pada salah satu penelitiannya yang diterbitkan tahun 1982 Nancy meneliti aura manusia dan membahas warna nila yang muncul kuat pada 80 persen aura anak-anak yang lahir pada tahun 1980-an, warna itu menempati spektrun keenam warna pelangi, dan letaknya di dahi antara dua alis mata, atau apa yang dinamakan ‘mata ketiga’ (The Third Eye)

    Selain itu ciri-ciri lain yang diperlihatkan anak-anak Indigo adalah kemampuan spiritual yang tinggi, anak Indigo bisa mengetahui sesuatu yang terjadi di masa lalu, bisa pula melihat makhluk atau materi-materi halus yang tidak tertangkap oleh indra penglihatan biasa, kemampuan spiritual semacam itu masuk dalam wilayah ESP (Extra Sensory Perseption) alias indra keenam. Kemampuan indra keenam sendiri bisa menjelajah ruang dan waktu, ketika tubuh anak Indigo berada di suatu tempat, pada saat bersamaan ia bisa melihat keadaan di tempat lain

    Tak jarang pula anak Indigo ini sangat jenius, Ia selalu bergaul dengan orang-orang yang lebih tua dan lebih pandai semisal gurunya, bahkan tak jarang mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis yang tak mampu dijawab oleh orangtuanya. Tentu hal ini sangat merepotkan, sebab sang anak seringkali bertingkah aneh tidak seperti kebanyakan anak-anak yang lain. Anak Indigo kadang punya kemampuan intelektual yang berlebih jauh di atas rata-rata, mereka berada pada taraf jenius, kemampuan yang didapat sendiri seringkali didapat dengan sendirinya, tanpa belajar, bahkan dalam beberapa contoh kasus seringkali anak Indigo yang berusia 5 tahun mampu berbincang-bincang dengan profesor ahli fisika untuk membicarakan disiplin ilmunya.

    Tehnologi yang berkembang sekarang ini bisa membuktikan apakah anak ini memiliki kemampuan Indra keenam atau tidak. Sebuah alat yang dinamakan Aura Video Station (AVS) atau perangkat teknologi pembaca aura membuktikannya, anak-anak yang memiliki kemampuan Indigo bisa diketahui dari titik berkedip berwarna nila tua,sangat jelas diantara kedua mata anak tersebut

    Masa Depan Anak Indigo
    Keberadaan anak-anak Indigo seringkali disalahpahami oleh orangtua, kebanyakan dari mereka menganggap anak-anak Indigo akan merepotkan dan membuat masalah, mereka kerap membuat keputusan yang nyleneh dan sulit dipahami oleh orangtua, tanpa bimbingan yang cukup masa depan anak Indigo akan tersisih, mereka akan tersisih dari pergaulan dengan masyarakat umum.

    Tetapi di sisi lain, kehadiran anak-anak Indigo menjadi berkah tersendiri bagi orangtua, menurut mereka anak Indigo lahir dengan misi dan tujuan khusus seperti untuk menyelamatkan manusia dan menjadi pemimpin dunia. Didalam pandangan masyarakat umum, keberadaan anak-anak yang memiliki indra keenam seringkali dipuja-puja dan disakralkan. Anak indigo ini memiliki berkah dan daya linuwih tersendiri sehingga menjadi sandaran kepada siapa saja yang membutuhkan.

    Dari sinilah peran orangtua harus menyadarkan anak-anak yang memiliki kemampuan Indigo ini, mereka tak perlu dijauhi tetapi harus disadarkan kalau kemampuannya ini semat-mata karunia Allah, kelak jika suatu saat masyarakat membutuhkan dirinya, tetaplah bersikap rendah hati dan tidak sombong, jangan lantas karena Ia merasa dibutuhkan anak-anak itu menuntut dengan hak yang bermacam-macam. Bagi orangtua, buatlah semacam kesan kepada anak-anak kalau Indigo bukan suatu keajaiban. Indigo hanyalah sedikit kelebihan (ilmu Allah) yang diberikan kepada hambanya. Semua kelebihan itu dikembalikan kepada yang menerima, apakah itu menjadi berkah sehingga dengan kelebihannya itu dimanfaatkan untuk membantu sesama manusia, ataukah dengan kelebihan itu justru menjadi bumerang bagi dirinya, si anak merasa kemampuan yang dimilikinya berbeda dengan orang lain sehingga dirinya merasa sombong dan kelebihan itu menjauhkannya dengan Allah.

  2. #2
    Member albert is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jul 2006
    Kiriman
    177
    Rep Power
    10

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    SEPANJANG perjalanan menuju rumah nenek, Ardi, sebut saja begitu, seperti tidak bergerak. Wajahnya pucat pasi. Ia terus menutupi telinganya. Sang ibu tak berani mengusik anak sulungnya.

    "Saya sebenarnya heran, kok Ardi nangisnya sampai begitu waktu mendengar kabar ibu saya meninggal. Enggak seperti anak kecil lain yang kehilangan neneknya. Sedih ya sedih, tapi enggak gitu-gitu amat," ujar Dewi.

    BEGITU turun dari mobil, Ardi seperti terkesima melihat sesuatu di pintu masuk. Ketika mencium jenazah neneknya, tiba-tiba ia kembali menutupi telinganya dan tampak ketakutan. Pandangannya terus menuju ke luar pintu. Setelah itu Ardi mengatakan kepalanya sakit, dan tidak ikut ke makam.

    Menjelang tengah malam, Ardi menanyakan apakah ibunya mendengar suara petir siang tadi. Sang ibu menjawab, "Tidak." "Masak Mama enggak dengar, kan keras sekali dan terus- terusan, Ma," kata Dewi menirukan ucapan Ardi saat itu. "Sehabis itu Ardi menceritakan semuanya," lanjut Dewi. Selain petir, Ardi melihat burung besar di pintu rumah sang nenek. "Burung itu enggak pergi-pergi," ujar Ardi seperti ditirukan Dewi.

    Saat mencium neneknya, Ardi melihat sang nenek berjalan menuju sebuah gerbang. Saat itu Ardi mendengar suara petir lagi, yang lebih keras dari sebelumnya, dan ia menyaksikan neneknya melangkah melewati gerbang, terus berjalan menuju tempat yang ia katakan "indah sekali".

    Peristiwa itu bukan yang pertama, sehingga Dewi dan suaminya tidak lagi terkejut mendengar penuturan anak mereka. "Dia sering melihat macam- macam, tetapi biasanya diam. Ia hanya mau berbicara sesudahnya, pelan-pelan dan hanya kepada orang tertentu," sambung Dewi.

    Usia Ardi kini menjelang 10 tahun. Di sekolah ia termasuk cerdas. IQ-nya antara 125-130. "Tapi gurunya bilang ia suka bengong di kelas," sambung Dewi. Kepada ibunya, ia bercerita melihat macam-macam di sekolah, yang tidak bisa dilihat orang lain, di antaranya anak tanpa anggota badan, dan ia merasa sangat kasihan.

    Suatu hari saat belajar di rumah ia tersenyum. Ketika ditanya oleh sang ibu, ia mengatakan ada anak persis sekali dengan dirinya. Hari berikutnya ia bercerita, anak itu datang di sekolahnya. Ketika ditanya di mana ia tinggal, anak itu menjawab, "Di sana," sambil telunjuknya menunjuk ke arah atas. "Ada apa di sana?" tanya Ardi. Anak itu menjawab, "Ada orang gede- gede buanget. Anak itu omongnya juga medhok lho Ma, kayak aku, persis," tutur Ardi seperti diceritakan kembali oleh Dewi. Tentu tak ada orang lain melihat "anak itu" kecuali Ardi.

    Dewi dan suaminya memahami apa yang terjadi pada Ardi dan juga adiknya. Beberapa anggota keluarganya juga memiliki kepekaan lebih dibandingkan dengan orang kebanyakan. Pada Ardi hal itu sudah terdeteksi saat masih bayi. "Kalau dengar suara azan, Ardi tampak mendengarkan dengan penuh konsentrasi," kenang Dewi. Menjelang usia 1,5 tahun, Ardi membaca kalimat syahadat secara sambung-menyambung seperti wirid. Sesudah bisa jalan, sebelum usia dua tahun, ia mulai mengambil sajadah sendiri, memakai sarung sendiri dan membuat gerakan seperti orang shalat, meskipun bukan waktu shalat.

    Toh tingkah laku Ardi membuat Dewi merasa agak risau. "Ia melihat dan mendengar apa saja yang orang lain enggak bisa lihat dan enggak bisa dengar," katanya. Ia tidak menceritakan situasi anaknya itu pada setiap orang di luar keluarga. "Kalau enggak percaya bisa-bisa anak itu dianggap berkhayal," lanjutnya.

    Dewi tidak mengecap anaknya berkhayal, karena dalam beberapa hal ia juga memiliki kepekaan itu, meski hanya sampai tingkat tertentu. "Suatu sore, sehabis shalat, saya merasa ada bayangan putih. Ardi rupanya juga melihat karena ia tersenyum. Dia bilang, ’Ma, ada yang ngikutin, perempuan. Tapi orangnya baik sekali.’ Ketika saya tanya siapa, Ardi tidak menjawab."

    Suatu hari, Dewi membaca majalah yang menulis tentang tanda-tanda anak indigo. "Lha saya pikir kok persis sekali sama anak saya. Lalu saya berusaha menemui dr Erwin di Klinik Prorevital."

    ANAK-ANAK dengan kemampuan seperti Ardi bukan hal yang baru di dunia, tetapi fenomenanya semakin jelas 20 tahun terakhir ini. Beberapa film mengisahkan kemampuan anak dan manusia dewasa dengan kemampuan semacam itu, di antaranya The Sixth Sense, dan film-film seri seperti The X Files.

    Menurut dr Tubagus Erwin Kusuma SpKj, psikiater yang menaruh perhatian pada masalah spiritualitas, anak-anak seperti itu semakin muncul di mana-mana di dunia, melewati batas budaya, agama, suku, etnis, kelompok, dan batas apa pun yang dibuat manusia untuk alasan-alasan tertentu.

    Fenomena itu menarik perhatian banyak pihak, karena dalam paradigma psikologi manusia, anak-anak itu dianggap "aneh". Pandangan ini muncul karena selama ini kemanusiaan telanjur dianggap sebagai hal yang statis, tak pernah berubah. "Padahal, semua ciptaan Tuhan selalu berubah," ujar dr Erwin.

    Sebagai hukum, masyarakat cenderung memahami evolusi tapi hanya untuk yang berkaitan dengan masa lalu. "Fenomena munculnya anak-anak dengan kemampuan seperti itu merupakan bagian dari evolusi kesadaran baru manusia, yang secara perlahan muncul di bumi, terutama sejak awal milenium spiritual sekitar tahun 2000 yang disebut Masa Baru, The New Age, atau The Aquarian Age. Semua ini merupakan wujud kebesaran Allah," tegas Erwin.

    Fisik anak-anak indigo sama dengan anak-anak lainnya, tetapi batinnya tua (old soul) sehingga tak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Sering kali ia tak mau diperlakukan seperti anak kecil dan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada. Kebanyakan anak indigo juga memiliki indra keenam yang lebih kuat dibanding orang biasa. Kecerdasannya di atas rata-rata.

    Istilah "indigo" berasal dari bahasa Spanyol yang berarti nila. Warna ini merupakan kombinasi biru dan ungu, diidentifikasi melalui cakra tubuh yang memiliki spektrum warna pelangi, dari merah sampai ungu. Istilah "anak indigo" atau indigo children juga merupakan istilah baru yang ditemukan konselor terkemuka di AS, Nancy Ann Tappe.

    Pada pertengahan tahun 1970-an Nancy meneliti warna aura manusia dan memetakan artinya untuk menandai kepribadiannya. Tahun 1982 ia menulis buku Understanding Your Life Through Color. Penelitian lanjutan untuk mengelompokkan pola dasar perangai manusia melalui warna aura mendapat dukungan psikiater Dr McGreggor di San Diego University.

    Dalam klasifikasi yang baru itu Nancy membahas warna nila yang muncul kuat pada hampir 80 persen aura anak-anak yang lahir setelah tahun 1980. Warna itu menempati urutan keenam pada spektrum warna pelangi maupun pada deretan vertikal cakra, dalam bahasa Sansekerta disebut cakra ajna, yang terletak di dahi, di antara dua alis mata.

    "Itulah mata ketiga," ujar dr Erwin. The third eye itu, menurut dia, berkaitan dengan hormon hipofisis (pituary body) dan hormon epificis (pineal body) di otak. Dalam peta klasifikasi yang dibuat Nancy, manusia dengan aura dominan nila dikategorikan sebagai manusia dengan intuisi dan imajinasi sangat kuat.

    "Letak indigo ada di sini," jelas Tommy Suhalim sambil menjalankan perangkat teknologi pembaca aura, aura video station (AVS). Alat yang protipenya dibuat oleh Johannes R Fisslinger dari Jerman tahun 1997 ini lebih canggih dibandingkan perangkat teknologi serupa yang ditemukan Seymon Kirlian tahun 1939, dan Aura Camera 6000 yang dibuat Guy Coggins tahun 1992 berdasarkan Kirlian Photography.

    Tom menunjukkan titik berkedip berwarna nila tua, sangat jelas di antara kedua mata Vincent Liong (19). Murid kelas dua tingkat SLTA di Gandhi International School itu sudah menulis buku pada usia 14 tahun dan bukunya diterbitkan oleh penerbit terkemuka di Indonesia. Buku Berlindung di Bawah Payung itu merupakan refleksi, berdasarkan kejadian sehari- hari yang sangat sederhana.

    Pergulatan pemikiran yang muncul dalam tulisan-tulisannya kemudian seperti datang dari pemikiran orang bijak, dan menjadi bahan pembicaraan. Pemilihan angle-nya tidak biasa, dan hampir tidak terpikir bahkan oleh orang dewasa yang menekuni bidang itu. Belakangan ia banyak menulis soal spiritual, namun tetap dilihat dalam konteks ilmiah dan rasional.

    Mungkin karena minatnya yang sangat besar pada dunia tulis-menulis, Vincent tidak terlalu berminat dengan beberapa mata pelajaran di sekolahnya. Orangtuanya yang tergolong demokratis pun sering tidak mengerti apa yang diingini anaknya yang ber-IQ antara 125-130 ini. "Dia keras kepala. Kemarin ia tidak mau ikut ujian matematika," sambung Liong, ayahnya.

    Vincent mengaku "takut" pada matematika sejak kecil, tapi mengaku disiplin pada aturan mainnya sendiri. "Sejak kecil aku bingung pada dogma satu tambah satu sama dengan dua. Aku juga bingung dengan ilmu ekonomi karena dalam realitas sosial berbeda," tegas Vincent.

    Toh sang ibu sudah menengarai keistimewaan anaknya sejak bayi. Waktu SD, Vincent biasa bergaul dengan gurunya, dan orang-orang setua gurunya. Pertanyaannya banyak dan sangat kritis. "Saya langganan dipanggil guru bukan hanya karena anak itu sulit. tetapi juga karena karangan-karangannya membuat guru-gurunya kagum," ujar Ny Ina.

    Vincent sudah menulis tentang teleskop berdasarkan pengamatan dan referensi pada usia SD. "Di rumah ia membawa ensiklopedi yang besar- besar itu ke kamarnya," ujar Ny Ina. "Kamarnya kayak kapal pecah. Tidurnya dini hari karena menulis," sambung Liong. "Saya sering meminta agar ia menyelesaikan pendidikan formalnya dulu, karena bagaimanapun itu sangat penting," lanjut Liong.

    "PENDIDIKAN formal sangat penting karena anak-anak indigo harus membumikan ’ilmu langitnya’ untuk kebaikan manusia. Bukan sebaliknya," ujar Rosini (40). Ia menganjurkan, agar anak-anak yang memiliki kemampuan berbeda itu tidak dieksploitasi oleh orangtua dan lingkungannya untuk mencari nomor togel atau menjadi dukun atau klenik. "Bukan itu misi anak-anak indigo," tegas Rosi.

    Anak-anak itu sebenarnya punya mekanisme pertahanannya sendiri. Annisa, misalnya. Gadis kecil berusia 4,5 tahun ini tiba-tiba berbicara dalam bahasa Inggris beraksen Amerika begitu ia bisa bicara pada usia 2,5 tahun. Padahal orangtuanya tidak berbahasa Inggris dengan baik. Meski tampak menggemaskan, dalam banyak hal ia berbicara dan bersikap seperti orang dewasa, bahkan menyebut dirinya "orang Amerika" karena "datang dari Amerika". Nisa menyebut ibunya, Yenny bukan dengan panggilan mama.

    Kemampuan melihat dan mendengar Nisa sangat tajam pada pukul 23.00 sampai dini hari. Tetapi kalau secara sengaja diminta memperlihatkan kemampuannya, ia akan menolak dengan tidak memperlihatkan kemampuan itu sehingga ia tampak seperti anak-anak lainnya," ujar Yenny. Kata sang ibu, Nisa tidak mudah bersalaman dengan orang. Ia seperti tahu orang yang suka pergi ke dukun atau memakai jimat. Namun sebagai anak-anak Nisa juga suka menyanyi dan bermain.

    Jenis dan kemampuan anak indigo bermacam-macam. Meski memiliki kepekaan yang kuat, kepekaan mendengar dan melihat sesuatu yang tidak didengar dan dilihat orang kebanyakan, berbeda-beda gradasinya.

    Menurut Lanny Kuswandi, fasilitator program relaksasi di Klinik Prorevital, mengutip dr Erwin, "Ada tipe humanis, tipe konseptual, tipe artis, dan tipe interdimensional. Pendekatan terhadap mereka juga berbeda-beda," sambungnya.

    Namun karena dianggap "aneh", tak jarang diagnosisnya keliru dan penanganannya lebih bersandar pada obat-obatan. "Ada anak indigo yang dianggap autis, ADHD (Attention-Deficit Hyperatictve Disorder) maupun ADD (Attention Deficit Disorder). Padahal tanda-tandanya berbeda," sambung Erwin. Kekeliruan semacam ini juga terjadi di AS, karena banyak ahli menganggap anak-anak itu menderita "gangguan" yang harus dihilangkan.

    "Saya beberapa kali pergi ke psikolog dan psikiater," ujar Rosini. Profesional di suatu perusahaan swasta terkemuka itu suatu saat dalam hidupnya merasa sangat terganggu oleh suara-suara itu. Orangtuanya juga merasa anaknya "aneh" karena kerap memberi tahu peristiwa yang akan terjadi, tetapi menolak mengakui kemampuan anak itu.

    "Dalam tes yang dibuat oleh mereka, saya dinyatakan sehat. Tidak ada gangguan apa pun," sambung Rosini. Sebaliknya, ia melihat psikolog dan psikiater yang melakukan tes terhadap dirinyalah yang bermasalah. Ia juga pernah mencoba mencari paranormal untuk membuang kemampuannya itu, meski suara-suara itu mengatakan "jangan".

    Akhirnya Rosi berdamai dengan dirinya dan mengembalikan kemampuannya sebagai wujud kebesaran Allah SWT, dengan berusaha untuk terus mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Karena itu ia ingin membantu orangtua dengan anak-anak indigo agar anak- anak itu tidak melewati masa pencarian yang rumit seperti dirinya.

    Indigo children, menurut Erwin, bukan fenomena terakhir, karena akan lahir anak-anak yang disebut sebagai crystal children. "Anak-anak dengan warna dasar aura, bening dan lengkap. Mereka lahir dari orangtua yang spiritual."

    Mungkin Cita (9) termasuk anak itu. Keluarganya, sampai nenek-neneknya, spiritualis. Ia bisa melihat sinar dan malaikat di rumah ibadah, khususnya ketika orang-orang sedang berdoa. Ini hanya salah satu kemampuan "melihat" milik anak yang selalu mendapat rangking di sekolah itu. Cita tahu kapan hujan akan turun hari itu dan sebaliknya, meskipun mendung sudah menggantung.

    "Ia menjadi teman dan penasihat kami, bapak-ibunya. Di sekolah, di keluarga besar kami, terasa ia menebarkan aura kedamaian dan kebahagiaan. Anak itu sangat tenang dan pemaaf," ujar ibunya, Ny Dita. (MH)


    Artikel di atas adalah mengenai anak - anak yang memiliki 'kelebihan' dapat melihat makhluk gaib atau mendengar sesuatu yang tidak Dapat didengar orang lain.

    Pertanyaan saya adalah:
    Apakah Tuhan memang menyediakan talenta seperti itu atau itu adalah pekerjaan si jahat? Karena dari penglihatan anak – anak yang indigo mereka melihat arwah – arwah orang meninggal berkeliaran di bumi sementara saya yakin dan percaya roh semuanya akan kembali kepada Bapa di surga. Yang tinggal di bumi itu adalah roh iblis si penguasa dunia ini atau malaikat2 surga.
    Lalu ada juga penglihatan yang dihubungkan dengan ajaran Islami (misalnya jadi lebih damai saat mendengar azan). Padahal jika memang Tuhan mengkaruniakan talenta khusus, seharusnya yang mereka lihat adalah kebenaran bahwa Si Iblis berusaha menipu manusia dengan menyamar dll.
    Jadi bagaimana menanggapi hal ini?

    Mohon koreksi jika ada kekeliruan dalam artikel atau pertanyaan saya karena saya sangat awam mengenai hal ini.

    Thanks all...

  3. #3
    gustirangda
    Notlogin

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    mungkin artikel ini yg diambil dari www.einjil.com dapat membuka pengetahuan kita mengenai hal-hal diatas..

    Shallom,

    dalam pengajaran dari ev. Daud tony dikatakan bahwa roh orang yang telah mati tidak dapat kembali lagi didalam dunia ini dan pernyataan tersebut diperkuat dengan dasar firman Tuhan di Ayub 7:9-10 yang mengatakan ,

    9. Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali. 10. Ia tidak lagi kembali kerumahnya dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya.

    Beliau mengatakan bahwa setiap orang yang melihat keluarganya yang telah meninggal faktanya adalah melihat setan yang menyamar menjadi anggota keluarga tersebut

    Namun uniknya , sekarang banyak sekali anak anak Tuhan yang mempunyai kesaksian bahwa ia didatangi oleh sanak saudaranya (anak Tuhan / Sudah menerima Yesus sebagai juru selamat) yang telah meninggal dan menurut kesaksian tersebut ia mengatakan bahwa saudaranya yang sudah meninggal datang kepada mereka dan memberi tau keadaan mereka didalam sorga.

    Ada satu nasehat yang diceritakan oleh ev. yusak tjipto dari bandung dan ini berdasarkan kesaksian dari hidupnya , ia mengatakan bahwa hal hal ( orang mati tidak akan kembali dunia orang hidup ) tersebut jangan dijadikan suatu doktrin atau suatu pengajaran yang pasti karena kekristenan itu bukanlah agama atau suatu pengajaran harus di doktrinkan seperti agama agama lain melainkan suatu kepercayaan kepada Tuhan , gaya hidup dan pengalaman hidup bersama Tuhan dimana setiap dari firman Tuhan bisa mempunyai arti tersendiri. Ia mengatakan bahwa orang yang mati " didalam Tuhan " bisa datang kembali kedunia orang mati ! seperti halnya Tuhan bisa membuat orang yang hidup mengalami pengalaman untuk pergi ke dunia orang mati ( sorga / neraka ) demikian juga orang yang sudah mati didalam Tuhan bisa mempunyai perngalaman untuk kembali lagi ke dunia orang hidup asalkan Tuhan mengijinkan.

    Dengan pengalaman anda tersebut , alangkah baiknya bila anda lebih berhati hati dalam menilai penglihatan anda , karena belum tentu apa yang anda yakini itu benar. Yang terpenting dari semuanya adalah , apakah penglihatan tersebut membawa damai sejahtera bagi anda atau malah membawa suatu atmosfir yang angker , ngeri yang membuat anda menjadi gelisah ? Nah, hal ini dapat membantu anda untuk menilai , jika penglihatan tersebut dari Tuhan / diijinkan dari Tuhan , pasti membawa suatu suasana yang menggembirakan namun apabila itu bukan dari Tuhan , pasti membawa suatu atmosfir yang membuat anda gemetar bila memikirkannya / tidak damai sejahtera .

    Mungkin penjelasan sederhana diatas dapat membantu anda dalam menilai pengalaman anda tersebut , kiranya ada peserta yang lain yang dapat membantu . terima kasih

    GBU

  4. #4
    Member albert is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jul 2006
    Kiriman
    177
    Rep Power
    10

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    Artikel tsb saya ambil hanya sebagai bahan renungan dan kesaksian pribadi dari ev. yusak tjipto. jadi ada orang yang mengalaminya.. walau hal ini menjadi kontroversi bagi yang belum pernah mengalaminya...

    Memang di dalam cerita Ayub dan perumpamaan tentang Lazarus, Tuhan Yesus sudah memberikan jawaban bahwa orang mati tidak dapat kembali dunia dan bertemu dengan orang yg masih hidup. Karena ada jurang yang tak terseberangi...Lukas 16:26;"Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

    Tetapi kita bisa melihat bahwa penampakan Musa dan Elia bersama Tuhan Yesus di gunung(Mat 17:1-8, Mrk 9:2-8, Luk 9:28-36). Nah dari kisah ini Musa dan Elia, menemui Yesus yang berubah rupa dalam kemuliaan. Jadi kalau Tuhan Yesus menghendaki tentu orang yg sudah mati dapat kembali tetapi dalam tubuh kemulian.

    Tetapi itu semua tentu ada maksud dan tujuannya, jadi kita harus berhati-hati dalam hal ini.

    Mengenai penglihatan-penglihatan yang banyak terjadi sekarang ini juga kita harus berhati-hati dalam menyikapi. Perlu digumuli dalam doa apakah penglihatan tsb benar/ boleh dipercayai.

    Karena Firman Tuhan ada tertulis di dalam Yoel 2:28;" "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan."

    Mengenai Tuhan Yesus tidak pernah naik turun surga, bung Junaidi koq bisa tahu ?? Itu semuakan hanya Tuhan Yesus yang tahu..

  5. #5
    gilbert
    Notlogin

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    Hello all, shalom,
    Ini pendapat sy pribadi berdasarkan baca-baca dan sebagian pengalaman pribadi.

    Mahluk halus (mahluk dalam rupa roh) itu ada, kita sebut mahluk halus krn kita manusia normal, memang tidak bisa melihat mahluk-mahluk itu.

    Mereka bergerak, dan hidup dalam suatu hukum alam yg belum terpetakan sepenuhnya oleh kita, tapi tetap patuh pada hukum alam (hukum yg ditetapkan Tuhan) - hukum alam ini sering disebut metafisik, krn berbeda dgn hukum fisika yg umum dikenal. Yang jelas mahluk-mahluk halus itu tidak OMNIPRESENT apalagi OMNIPOTENT (itu sebabnya Iblis / Lucifer harus menunjuk penghulu2 daerah, penguasa-penguasa lokal, panglima-panglima angkasa, untuk menjalankan pemerintahannya secara efektif)

    Oh ya, mahluk halus ada yg dari TUHAN (malaikat, kerub, etc ) -- ada pula/kebanyakan dari si Jahat (arwah, ghost, apparition, the force, setan, kuntilanak, omen, tuyul...etc)

    Nah, tentang fenomena anak indigo ini, tentu saja itu real. Fenomenanya muncul di berbagai negara dan sukubangsa, di seluruh dunia. ..dengan ciri-ciri yang mirip terutama bhw mereka bisa melihat mahluk halus dan clairvoyant (bisa melihat hal2 yg sedang terjadi di tempat lain / memprediksi secara cukup akurat apa yg akan terjadi dalam waktu dekat)

    Mereka disebut anak indigo / anak magenta krn jika kepala mereka di potret dengan Kirlian Photography / fotografi aura, di bagian kepala akan terlihat sinar berwarna indigo (keunguan). Setiap anak indigo memiliki aura indigo ini yang memancar laksana mahkota di kepala mereka.

    Kemampuan melihat dunia roh ini, saya percaya, telah lama hilang dari manusia sejak kita jatuh ke dalam dosa dan dibuang keluar dari taman Eden.

    Kenapa ada orang yang kembali memiliki kemampuan itu :

    1. Anugerah TUHAN -boleh kita sebut talenta. Buah yang dihasilkan oleh mereka yg diberi talenta ini adalah demi kemuliaan nama TUHAN dan bersaksi guna pelebaran kerajaan Kristus di dunia (bernubuat, menyembuhkan dan mengajar orang dalam nama Yesus, mengusir setan, memimpin peperangan melawan roh-roh jahat)

    2. meminta pada Iblis dkk / diberi oleh Iblis, agar menjadi saksinya.
    So, fenomena hantu-hantuan telah lama dikenal di berbagai pelosok peradaban, tujuannya adalah mengajar manusia agar takut pada Iblis dan tidak menemukan TUHAN yng sejati. Bagaimana agar fenomena serupa bisa juga muncul di society yg lebih "maju" / terpelajar --dibuatlah variasi (ini taktik perang biasa, variasi teknik serangan, senjata yang digunakan dan target serangan)

    Dibuatlah situasi dimana ada org2 berkemampuan "indigo" di kalangan orang terpelajar / perkotaan --sulit bukan mengaitkan mereka dengan hantu --setan, walau asalnya sama?

    Tidak ada celah dan tanah yang tidak dicoba untuk dijajah oleh iblis. Anak indigo hanya salah satu triknya (trik lain...atheisme, new age, mudahnya perselingkuhan dan sex bebas, narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, nafsu korupsi...etc)

    Kesimpulannya:
    Anak indigo itu ada. Dan apakah indigonya itu dari TUHAN atau dr si Jahat, kita lihat saja buahnya, apakah memuliakan TUHAN atau malah membawa orang di sekitarnya menjauh dariNya.

    Namun, yang saya belum tahu, apakah jika hamba TUHAN, dengan kemampuan serupa krn anugerah TUHAN, kemudian difoto dgn Kirlian Photography...apakah aura-nya juga berwarna indigo ?

    in Christ,
    Gilbert

    PS:
    Sepupu saya seorang anak indigo, krn ayahnya pernah secara serius belajar ilmu (hitam), banyak fenomena yg gak masuk akal terjadi pada anak kecil ini (skrg umurnya 7 thn) --dia pernah punya teman (mahluk halus) tinggi besar berkulit hitam bermata satu, dia sebut si Ape, dia bisa menceritakan suatu sudut mall yg sedang dituju sebelum tiba di mall tersebut (ada anak perempuan berbaju ini, di dekat ini, dengan balon2 dan band..) --dia juga pernah panjang lebar berbahasa sunda kuno, dan mengaku bhw dia seorang pendekar sakti di pedalaman Parahyangan sana- dsb. Cukup bikin merinding jika dia bercerita ttg sesuatu yg kita tidak bisa lihat tapi menurut dia, ada di depan kita :-)

  6. #6
    Karyawan simarmata is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Nov 2007
    Kiriman
    12
    Rep Power
    0

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    Saya ada kurang setuju dengan pendapat beberapa hal penjelasan.

    1. Mengenai makhluk halus ada dari Tuhan dan ada dari si Jahat/ Iblis..
    Sebenarnya Tuhan/ Allah kita pada mulanya menciptakan malaikat-malaikat untuk membantu pekerjaanNya. dan diantara malaikat itu ditunjuk beberapa pemimpin/ Kerub guna mengendalikan malaikat-malaikat tsb. salah satunya Lucifer(Satan), Gabriel, Michael.
    Makhluk-makhluk halus yang sering disebut setan, jin, kuntilanak, tuyul dsb dulunya adalah malaikat ciptaan dari Allah, tetapi karena berhasil dibujuk oleh Lucifer untuk memberontak kepada Allah dan diusir Allah dari surga maka jadilah malaikat-malaikat itu menjadi pengikut Iblis yah spt disebutkan diatas.
    Jadi yah makhluk halus itu malaikat yg memberontak kepada Allah. Dan bukan Iblis yang menciptakan.

    2. Mengenai Foto Kirlian, yang merupakan salah bentuk dari New Age yg digunakan untuk melihat aura dalam diri seseorang (banyak hal yang berhubungan dengan kepercayaan mistik/ pantheisme).. hanyalah salah bentuk tipuan dari Iblis guna manusia mempercayai adanya kekuatan dalam dirinya. Dan banyak disarankan manusia untuk memperbaiki diri supaya aura menjadi lebih bagus..

    Kepercayaan mistik-pantheisme beranggapan bahwa manusia setiap saat mengeluarkan sinar bio-elektrik dari simpul-simpul sistem saraf perifer yang terdapat di permukaan kulit dan dari titik-titik simpul/bukaan saraf tertentu (titik akupunktur) pada alur saraf sumsum tulang belakangnya yang disebut cakra. Titik-titik ini dapat mengeluarkan sinar yang kuat maupun lemah tergantung pengembangannya oleh manusia tersebut. Energi bio-listrik tersebut dipercaya semula tidur di tulang ekor (Cakra Muladhara) dan melalui rangsangan dengan teknik pernapasan Kundalini bergerak melalui 7 cakra menuju ke otak (Sahasrara Cakra). Bila energi itu sudah mencapai ke otak maka kepala itu akan memancarkan sinar, dan sinar yang menyelimuti tubuh orang itu disebut Aura.

    Ada anggapan bahwa 'medan energi' atau yang disebut 'aura' dalam penyembuhan/kesehatan holistik itu dianggap terbukti dengan penemuan fotografi 'Kirlian.' Pada tahun 1940 peneliti Rusia bernama Semyon & Valentina Kirlian menemukan sistem pemotretan yang kemudian dikaitkan dengan nama mereka. Dalam fotografi ini, film standar diletakkan diantara generator tegangan tinggi dan obyek yang akan difoto (misalnya tangan). Melalui penyaluran muatan rendah selama satu sampai dua menit terbentuklah bayangan di film tersebut. (Kirlian Photography, dalam Paul C. Reisser, New Age Medicine, h. 75-78).

    Hasil fotografi Kirlian menunjukkan bahwa dari permukaan tangan yang difoto terpancar aliran sinar yang menakjubkan seakan-akan ada bunga api keluar dari kulit. Pada foto-foto manusia, sinar berwarna warni itu berubah dalam ukuran dan intensitasnya tergantung kondisi mental orang yang difoto. Banyak yang menyimpulkan foto itu tidak lain hanya merupakan gambaran dari perubahan fisiologis yang berlanggsung dipermukaan kulit yang terbaca foto seperti misalnya variasi kelembaban kulit, penampilan temperatur atau kondisi listrik yang berubah-ubah pada permukaan kulit, tetapi bagi para penganut 'mistik-pantheistik' fotografi Kirlian lalu dianggap menunjukkan adanya aura energi dalam tubuh manusia.

    Jadi keduanya pengajaran mengenai Foto Kirlian dan Aura sendiri tidak sesuai dengan iman kita kepada Kristus. Karena Kirlian adalah salah bentuk pengajaran new age dan aura sendiri berbau mistik/ pantheisme yang banyak terkandung dalam ajaran budha dan hindu.

    Kiranya Talenta melihat dunia Roh itu sendiri dari Tuhan/ Setan perlu diwaspadai. Lihat saja kehidupannya apakah lebih dekat ke Tuhan atau Iblis, kita bisa melihat dari buahnya/ perbuatannya..hal ini saya setuju dengan pendapat bung rendy.

    Hamba Tuhan yang mempunyai karunia melihat dunia Roh buat apa dilihat auranya . Jelas Roh Kudus lah yang ada di dalam diriNya. Saya yakin hal-hal yang berdosa tidak mampu melihat hal-hal yang kudus dan suci sifatnya. Karena hal ini bertolak belakang dan memiliki hal yang terpisah sama sekali.

    Mengenai sepupu anda tidak perlu anda heran.memiliki kemampuan tsb. Karena dia hidup di dunia roh. maka roh setan berkata kepada sepupu anda mengenai hal-hal yang belum kita lihat spt anda ceritakan di mall. Saya tidak melihat sesuatu hal yang mengagumkan sama sekali dari diri sepupu anda bung rendy. Jika kita mengetahui rahasia tsb..hal itu adalah hal biasa.
    Karena dunia roh berbeda dengan dunia nyata. Dan dalam dunia roh, hal mengenai dimensi tidak dikenal lagi semua serba terbuka dan bisa dilihat dengan mata telanjang.
    Sama dengan permainan Jelangkung, anda bertanya kepada si Jelangkung maka dia bisa mengatakan hal-hal mengenai diri anda. Hal-hal yg tersembunyi/ peristiwa masa lampau yg bersifat rahasia..Karena ketika anda bermain Jelangkung, secara tidak langsung Roh Anda tunduk kepada si setan dan Roh anda mengatakan seluruh rahasia kepada si setan tsb. Jadi tidak ada yg mengherankan dalam hal ini.. Hanya Iblis yg penipu sering membuat orang menjadi kagum dan tunduk kepadanya...

    Demikian pendapat saya..gbu all..

  7. #7
    PJ Forum trisunu is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2007
    Kiriman
    477
    Rep Power
    10

    Default Re: Anak Indigo Karunia Allah Bukan Keajaiban

    Dear all...

    Anak indigo itu memang bener2 ada n terlepas dari masalah agama apa pun anak indigo itu memang aneh dan mereka pun punya kelebihannya masing2.


    Tuhan memang menciptakan anak indigo, buktinya mereka bener2 ada dan anak indigo itu bukan krn ada jimat turunan atau apa pun di dlm tubuh-nya tapi emang mereka lebih bener2 bisa liat kenyataan...

    kalo gw pribadi sih percaya kalo anak2 indigo itu memang benr2 ada n apa yg mereka liat emang gak di buat2

    Itu aja sih kalo menurut gw


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>