Sesuatu yang kita sebut 'nasib' itu bukanlah sebuah keadaan yang permanen.
Dia sangat lentur, luwes,dan reaktif. Dia berespon kepada kualitas sikap dan tindakan-tindakan kita - tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri. Dia – nasib itu, berupaya sangat netral; meskipun sebetulnya dia sangat berpihak kepada keberhasilan dan kebahagiaan kita.
Nasib sudah berdiri di samping peraduan Anda sejak mata Anda terpejam tadi malam.
Dia tidak sabar menunggu kebangunan Anda, agar pagi ini Anda meng-upayakan pelayanan kepada orang lain – kebaikan bagi orang lain yang penting bagi kebaikan sang nasib. Tetapi, lebih sering daripada tidak, nasib itu dikecewakan oleh orang yang terjaga - tetapi tidak bangun.
Bersiaplah untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tampak-nya kecil dan tidak berarti, tetapi yang penyelesaian-penyelesaian-nya akan menjadikan sebuah untaian pengalaman yang bernilai bagi mereka yang Anda layani.




LinkBack URL
About LinkBacks
Reply With Quote




Bookmarks