Surat Nita(kristen) pada Eky (Islam)
Nita berpacaran dengan Eky yang beda agama, rupanya ada beda pandangan yang sangat mendasar yang disadari kedua pihak. Mereka ingin negosiasi dan inilah cara yang mereka tempuh.
Surat Balasan/Jawaban Dari Nita Yang Pertama
Salam Damai Sejahtera dalam nama Yesus Kristus!!
Eky, surat Eky udah Nita terima. Puji Tuhan karna di surat itu Eky udah nggak pake marah-marah dan maki-maki lagi, Eky udah sadar sama kata-kata Eky yang memang nggak pantes Eky ucapin sama Nita dan orang Nasrani semua, moga-moga begitu deh untuk selanjutnya. Bagi kami orang Kristen diajarkan harus hidup dengan mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri (Matius 22:37-39), bahkan kami nggak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi dengan kebaikan (Roma 12 : 21).
01. Tapi di surat Eky itu belum semua pertanyaan yang Nita kasih di surat yang 25 halaman itu dijawab oleh Eky, dan justru pertanyaan yang paling penting untuk dijawab itu nggak Eky jawab, dan jawaban yang udah Eky kasih untuk beberapa hal yang Nita tanya, terus terang aja Nita bilang sangat lemah, karna itu Nita pengen ngebahas lagi. Terserah Eky mau ngatain nalar Nita ini masih nol besar, nggak apa-apa. Terima kasih deh….!!
Tapi rasanya kita nggak usah terlalu cepat mem-vonis orang dengan predikat model-model gitu, kita buktikan aja…itu yang penting. Kita pake ratio kita dengan sungguh-sungguh, berpikir logis, jangan baku dan kaku, terpaku pada apa yang tertulis, tapi temukan apa arti yang tersembunyi di dalamnya.
Dan yang perlu selalu diingat, kode etik ilmiah…..”BILANG BENAR KALO ITU MEMANG BENAR, DAN BILANG SALAH KALO ITU MEMANG SALAH”. Nggak usah malu….jujur aja!! Oke deh, kita mulai aja ngebahas satu satu, tapi sebelumnya Nita minta Eky ngebacanya supaya bener-bener serius, jangan turuti emosi, karna dari jawaban di surat Eky kemaren Nita lihat Eky ada yang nggak m’ratiin pertanyaan Nita di surat yang 25 halaman itu, sehingga jawabannya meleset dari topik omongan. Dan surat Nita kali ini juga cukup panjang, karna Nita nggak suka ngomong tanggung-tanggung, Nita pengen ngomong sejelas mungkin buat Eky.
02. Kalo Eky bilang Nita akan sia-sia aja njelasin tentang Kristen ke Eky, nggak apa-apa. Itu berarti Eky NGGAK KONSEKEWEN toh sama janji Eky yang bilang kalo Nita bisa ngebuktiin kebenaran Kristen, Eky akan masuk Kristen. Mungkin dulu Eky piker Nita nggak bakalan bisa ngebuktiin kebenarannya, nyatanya sekarang gimana, bisa khan?? Malahan Eky nggak bisa menyanggah kebenarannya. Lain kali Eky jangan terlalu cepat anggap enteng sama orang. Kalo begitu berarti juga Eky bukan bertujuan mencari kebenaran yang sesungguh-sungguhnya, tapi cuma mau meng-Islam-kan Nita tanpa perduli bagaimana kebenaran Agama Kristen itu.
Sedangkan Nita, terus terang aja, Nita pengen sekali Eky tau gimana kebenaran yang sesungguhnya itu, makanya Nita ngejelasin sama Eky sekalian sama bukti-bukti otentiknya, tapi kalo Eky nggak mau menerima jalan kebenaran yang abadi dan nggak mau menerima Yesus yang adalah pengantara satu-satunya antara Allah sama manusia (Yohanes 14:6 / Qs. 43:61). , yhaa……… terserah, toh hasilnya bukan buat Nita, tapi buat diri Eky sendiri juga. ‘Ntar kalo udah mati nggak ada gunanya nyesel karna udah nggak ada lagi kesempatan untuk mengoreksi diri, sesal sesudah mati adalah sesal selama-lamanya, Abadi !!
03. Di surat Eky itu juga, Eky justru nyuruh Nita untuk “berpikir sendiri” tentang siapa yang ngomong dalam ALQURAN itu, kepada siapa di-Wahyu-kan dan lain-lain. Bukan jawaban yang baik ?!? Bukan itu yang Nita inginkan, Nita pengen Eky menjawab, nggak perduli tulisan Eky kecil-kecil atau nggak. Nita pengen tau, betulkah Eky bisa menjawab/membantah pertanyaan Nita atau nggak? Kalo Eky jawab begitu (dengan menyuruh Nita berpikir sendiri), Nita anggap Eky nggak bisa menyanggah, Eky lari ….. Eky menghindar …. Eky cari-cari alasan !! Kalo Eky yang nanya sama Nita, semua Nita jawab !! Eky menyuruh Nita ngebuktiin pake ayat Alkitab juga, Nita buktikan, Nita nggak ada nyuruh Eky “mikir sendiri” khan ?? Dulu Eky bilang: “TANYA AJA …. SEMUA EKY JAWAB”, yhaa … teori doing, kenyataannya mana, malah menghindar. Kalo emang Eky menjawab sesuai NALAR, tolong jawab !!
04. Yang pertama Nita mau bahas, soal SHOLAT dan KAABAH. Eky bilang KAABAH itu cuman Kiblat, sama sekali nggak ada maksud untuk menyembahnya dan orang Islam boleh-boleh aja kalo mau ngadap kemana Sholat-nya. Iya … kayak di surat Nita yang 25 halaman itu juga udah Nita bilang kalo nggak bakalan ada orang Islam yang bilang bermaksud menyembah Kaabah. Teorinya emang gitu, tapi praktek kenyataannya gimana ?? Kalo naik Haji, batu hitam itu harus dicum 7X, apa maksudnya batu kok dicium-cium ?? Seolah-olah batu hitam itu punya kekuatan magic. Udah gitu, tiap mutarin batu hitam itu khan harus teriak sambil menghadapkan wajah ke batu hitam itu: “Ya ALLAH kami dating memenuhi panggilan-Mu….” Jadi Allah disamakan dengan batu hitam itu, padahal teorinya bilang bahwa Allah nggak ada kesamaannya. Nah teorinya-kah atau praktek-kenyataannya-kah yang betul ?? Sama saja kalo Nita kasih contoh gampang buat Eky nalar, misalnya ada teori yang bilang bahwa kalo ayam berbulu hitam kawin sama ayam jantan berbulu hitam juga (tanpa ada berhubungan dengan ayam jantan lain tentunya), maka anak ayam yang lahir akan berbulu hitam juga, tapi ternyata setelah anak ayamnya menetas, eee….yang muncul ayam berbulu warna merah. Nah kalo udah gitu yang mana yang betul, teorinyakah atau praktek-kenyataannya?? Jawabannya udah pasti : PRAKTEK-KENYATAANNYA-LAH YANG BETUL, Iyaa khan…!! Sama aja dengan teori Kaabah, orang Islam bilang Allah itu nggak ada kesamaannya, nyatanya……tiap Sholat harus dan wajib menghadapkan wajah ke arah batu hitan di Arab sana, kalo nggak gitu maka Sholatnya batal. Dan yang lebih parah lagi, kalo naik Haji, harus nyiumin batu hitam itu 7X.
Kalo Eky emang betul-betul pake nalar…pake ratio dengan sungguh-sungguh, pasti Eky akan menyadari sendiri. Jangan terpaku deh sama teori, tapi pake rationya, liat kenyataannya!! Gitu juga soal Sholat, Eky bilang “orang Islam boleh-boleh aja menghadap kemana aja kalo mau, hanya aja kalo di Mesjid nggak mungkin sesuka hati karena tentu akan kacau.” Yhaaa…..kalo di Mesjid sih emang harus satu arah, anak kecil jua tau. Tapi kalo Sholat sendiri-sendiri di rumah, Eky ajalah dulu…. beranikah Eky Sholat menghadap ke timur?? Nggak pernah khan?? Jadi bantahan Eky yang bilang bahwa orang Islam bebas menghadap kemana-mana itu nggak betul!! Dan ada satu pertanyaan Nita lagi, Allah-nya orang Islam menentukan bahwa Sholat yang sebenarnya adalah 50 X (lihat photocopy I), tapi kenapa orang Islam cuman Sholat 5X ?? Siapa yang berani merobah peraturan Allah?? Tolong jawab, jangan bilang, “piker sendiri”. Itu bukan jawaban Mahasiswa Semester 7 !!
05. Selain itu kayak yang udah pernah Nita tanya di surat yang 25 halaman itu, bahwa Baithullah yang sesungguhnya adalah dibangun oleh Raja Sulaiman yang di Yerusalem. Kalo menurut orang Islam, Baithullah yang di Mekkah itu dibangun oleh Ibrahim dan Ismail (Qs. 3 – Ali Imran : 96), itu berarti Baithullah tersebut lebih tua dari Baithullah yang dibangun oleh Raja Sulaiman dan juga lebih tua dari Yesus sendiri, padahal Agama Islam itu baru ada 600 tahun sesudah Yesus mati dan naik ke Sorga. Gimana itu Eky…..kekeliruan sejarah, masa sih Allah lupa sama sejarah ?? Di surat Eky kemaren belum Eky jawab, kenapa?? Tambahan juga mengenai Ka’abah, dulu tempat Ka’abah berdiri sekarang ini adalah tempat dimana orang-orang Arah Jahillyah menyembah berhala, di situ ada patung besar yang namanya HUBAL, dan dikelilingi oleh 300 patung kecil-kecil. Setelah pengikut-pengikut Agama Islam banyak, barulah semua patung-patung itu dikeluarkan, entah kemana ditaroh sampe sekarang. Ka’abah itulah yang dipake oleh orang Islam sampai sekarang dan batu hitam (satu-satunya yang utuh tidak diganggu gugat) diciumin setiap calon Haji yang dating berhaji ke Mekkah itu.
06. Eky juga belum jawab tentang Qs- 95:3, Qs-3:97, Qs-2:125, Qs-5:97, di situ dibilang bahwa Mekkah/Ka’abah adalah tempat yang aman, tempat suci, tapi nyatanya banyak terjadi peristiwa berdarah di situ oleh teroris. Jadi …. yang dimaksud aman di sini ini aman yang gimana Eky ??
07. Eky juga bilang bahwa Agama Islam itu gampang dimengerti, nggak berbelit-belit. Apa yang gampang…??, mulai dari mengertikan kata “ISLAM” aja kalian udah gitu, coba aja ….kata “ISLAM” katanya artinya KELIMA WAKTU SHOLAT, betulkah begitu ?? Rasanya nggak, karena huruf “L” yang katanya berarti LOHOR itu nggak bener, mestinya adalah DHUHUR, Iyaa khan ?? Lalu kalo gitu, siapa yang ganti-ganti, kapan dan oleh siapa?? Cobalah Eky pikir, kata “ISLAM” sebenarnya itu berarti: “MENYERAHKAN DIRI PADA TUHAN”.
Kami orang Kristen pun disebut ISLAM karna kami menyerahkan diri kami pada TUHAN YESUS KRISTUS. Nah, itu baru pengertian judul Agama Eky, belum lagi yang lain-lainnya, betul-betul membingungkan.
08. Lalu Eky bilang, bukti bahwa QURAN itu Wahyu ALLAH adalah: “Bahwa yang ngomong dalam QURAN ini ALLAH sendiri.” Apa sudah yakin?? Perlu Eky ingat dan ketahui bahwa ALQURAN itu diturunkan di gua HIRA oleh siapa kurang jelas. Eky coba baca Mukadimah QURAN Departemen Agama – halaman 62 – di situ bisa dibaca bahwa MOHAMMAD sendiri ragu-ragu apakah yang dia dengar itu suara setan atau suara malaikat. Istrinya yang ngasih dorongan yang seakan-akan itu sura ALLAH. Kalo MOHAMMAD sendiri aja masih ragu-ragu……….gimana Eky?? Dan perlu juga diingat lagi, Siti KHADIJAH itu ber-AGAMA Kristen bukan?? Dan kawinnya juga secara Kristen khan??
09. Mengenai Isra-Mirajd, Eky bilang: “Sudah tentu Mesjid Haram dan Aqsa ada pada peristiwa Isra-Mirajd, masuk logika khan…??” Menurut Nita, NGGAK !! Bagaimana mungkin masuk logika, kalo memang udah nyata-nyata, Mesjid itu ada setelah puluhan tahun Mohammad mati, masa bisa dibilang Mohammad ISRA dari Medjid Haram ke Mesjid Aqsa, sedangkan mesjid Aqsa-nya belum ada !! Gimana cara Eky berpikir sampai bisa bilang itu masuk logika?? Nita kasih contoh yang gampang aja:
- Sri Sultan Hamengku Buwono IX wafat tahun 1989.
- Exim Plaza Yogyakarta dibuka resmi pada bulan Desember 1992.
Nahh, apa mungkin akan terjadi hal ini: “Sri Sultan Hamengku Buwono IX meresmikan pembukaan Exim Plaza pada bulan Desember 1992 tersebut ?? coba deh….gimana menurut Eky sendiri?? Kalo menurut nalar orang waras sih udah jelas hal itu nggak mungkin terjadi, Iya khan?? Sama aja halnya peristiwa Isra-Mirajd, apakah mungkin dibilang Mohammad Isra dari Mesjid Haram ke Mesjid Aqsa, padahal Mesjid itu baru dibangun setelah Mohammad mati puluhan tahun, bahkan Mohammad sendiri pun belum tahu kalo bakalan ada Mesjid yang akan bernama Haram dan Aqsa di kemudian hari sesudah dia wafat. Lalu sekarang muncul pertanyaan. “Jadiiii…… ayat tersebut siapa yang buat ?? Silahkan Eky pikir sendiri dengan nalar kalo emang nalar Eky jalan!! Eky ….. nggak usah capek-capek ngasih Nita rumus-rumus kecepatan segala, nggak perlu, Nita nggak nanya soal lamanya Mohammad Mirajd kok, Nita juga nggak nanya darimana asalnya Sholat itu, yang Nita tanya itu soal Mesjidnya. Mesjidnya belum ada kok bisa-bisanya dibilang Mohammad Isra dari Mesjid ini ke Mesjid itu. Udah gitu, waktu peristiwa itu terjadi nggak ada saksi mata khan yang menyaksikannya langsung?? Itu cuman pengakuan Mohammad doing, padahal kita tau kesaksian dari hanya seorang aja, nggak cukup menjadi bukti untuk menyatakan kebenaran peristiwa itu. Harus paling sedikit ada dua atau tiga orang saksi, baru bisa dikatakan sah. Isteri Mohammad sendiri bilang bahwa semalaman Mohammad nggak kemana-mana, semalaman ada bersama dia.
Lalu mau gimana lagi Eky, apa tetap pada pendirian bahwa Mohammad memang pergi malam itu, sedangkan saksi mata yang hidup saat itu udah bilang Mohammad nggak kemana-mana!! Eky kalo menjawab, tolong jangan lari dari inti omongan, jangan berbelit-belit, langsung aja ke pointnya!! Dulu waktu ada dialog ISLAM-KRISTEN di Jogja itu, masalah ini juga ditanya dan jawab mereka apa …mereka bilang itu Cuma mimpi, setelah ditanya dimana ada keterangan bahwa itu hanya mimpi …….mereka nggak ada yang bisa jawab. Sekarang Eky jawabnya lain lagi, Eky bilang itu masuk logika tanpa ada alasan yang jelas dan tepat.
Beda dengan Yesus, semua muzizat yang dilakukan-Nya betul-betul nyata, banyak saksi mata yang melihat langsung, menyembuhkan orang sakit lumpuh, ngasih makan 4000 orang, menghidupkan kembali orang yang telah mati dan lain-lain dan Dia naik ke Sorga (MIRAJD) juga disaksikan oleh beratus-ratus orang, itu nyata, bukan bohong!!
10. Eky bilang yang ngomong dalam Qur’an adalah Allah itu sendiri. Okeylah……sekarang Nita nanya lagi satu pertanyaan yang belum Eky jawab yang terdapat dalam surat Nita yang 25 halaman itu (lihat halaman 19 nya) yaitu Qs-16. An-Nahl: 63 yang berbunyi:
“DEMI ALLAH: Sesungguhnya KAMI telah mengutus Rasul-Rasul KAMI …….. dst.”
Pertanyaan Nita : “Kepada Allah yang mana lagikah Allah-nya Eky ini bersumpah?? Ingat, Eky udah bilang kalo yang ngomong di ALQURAN itu adalah Allah itu sendiri. Setiap orang yang menggunakan rationya dengan benar pasti bilang bahwa ayat ini sangat janggal. Gimana dengan Eky, apakah rationya udah benar-benar dipake??




LinkBack URL
About LinkBacks
Reply With Quote


No comment . .
menarik sekali topic ini

Bookmarks