All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 3 of 3
  1. #1
    Karyawan ludji is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Aug 2007
    Jabatan
    PEG PLN
    Kiriman
    18
    Rep Power
    0

    Default Biografi singkat ke12 murid Yesus

    BIOGRAFI SINGKAT KEDUABELAS MURID YESUS
    Buat yang merasa bahwa hidupnya selalu menderita, cobalah simak biografi keduabelas murid Jesus ini. Ternyata penderitaan kita bukan apa-apa bila dibandingkan dengan penderitaan mereka. Percayalah bahwa Tuhan bersama kita. Salam dalam kasih Tuhan kita Jesus Kristus. Kehidupan Para Rasul Apakah Anda tahu bahwa Rasul Yohanes ketika di Roma ia pernah digoreng hidup-hidup di dalam minyak mendidih. Apakah ia takut menghadapi ini semua? Tidak! Ternyata tidak satupun dari para rasul yang memilih untuk hidup senang dan tentram dengan bersedia mengingkari dan tidak mengakui Tuhan Yesus. Sejarah tradisi gereja banyak sekali memberikan informasi mengenai kehidupan sampai dengan bagaimana wafatnya para rasul. Satu penulis sejarah yang bisa dipertanggung jawabkan tulisannya berdasarkan bukti-bukti nyata ialah Eusebius.

    Ia menulis buku mengenai cara meninggalnya para Rasul di tahun 325 yang berjudul: "Rasul dan murid dari Juruselamat telah menyebarkan dan mengkotbahkan Injil ke seluruh dunia". Tulisan dari Eusebius telah ditelusuri dan diselidiki ulang oleh penulis sejarah gereja kondang Mr. Schumacher untuk membuktikan akan kebenaran dari tulisan tersebut.

    1. Matius meninggal dunia, karena disiksa dan dibunuh dengan pedang di Etiopia.

    2. Markus meninggal dunia di Alexandria(Mesir), setelah badannya diseret hidup-hidup dengan kuda melalui jalan-jalan yang penuh batu sampai ia menemukan ajalnya.

    3.Lukas mati digantung di Yunani, setelah ia berkhotbah di sana kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

    4.Yohanes direbus atau lebih tepatnya digoreng di dalam bak minyak mendidih di Roma, tetapi karena Tuhan masih ingin memakai Yohanes lebih jauh, maka keajaiban terjadi sehingga walaupun ia telah digoreng hidup-hidup ia bisa hidup terus. Tetapi akhirnya ia dibuang dan diasingkan ke pulau Patmos untuk kerja paksa di tambang batubara disana. Pada saat ia berada disana, ia mendapatkan wahyu sehingga ia bisa menulis Kitab Wahyu. Kemudian ia dibebaskan dan akhirnya kembali dan menjadi Uskup di Edessa(Turki). Ia adalah satu-satunya Rasul yang bisa mencapai usia lanjut dan bisa meninggal dunia dengan tenang.

    5. Petrus telah disalib dengan kepala di bawah. Kayu salib untuk Petrus dipasangnya berbeda, ialah secara huruf X, karena itulah permohonan yang ia ajukan sebelum ia disalib, dimana ia memohon untuk disalib dengan cara demikian. Ia merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Tuhan Yesus.

    6. Yakobus saudara tiri dari Tuhan Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem, dilempar ke bawah dari puncak bubungan Bait Allah, di tempat yang sama dimana si setan dahulu membawa Tuhan Yesus untuk digoda. Ia meninggal dunia setelah dilempar dari tempat tinggi tersebut.

    7. Yakobus anak Zebedeus adalah seorang nelayan dan ia adalah murid pertama yang dipanggil untuk ikut Tuhan Yesus, ia dipenggal kepalanya di Yerusalem. Pada saat-saat ia disiksapun, ia tidak pernah menyangkal Tuhan Yesus, bahkan ia berusaha untuk berkhotbah terus, bukan hanya kepada para tawanan lainnya saja, bahkan kepada orang yang menghukum dan menyiksa dia dengan kejamnya. Sehingga akhirnya orang Romawi yang menjadi penjaga dan penyiksa dia, bisa turut bertobat. Penjaga Romawi itu mendampingi Yakobus pada saat ia dihukum penggal, bukannya sekedar hanya untuk turut menyaksikannya saja, melainkan juga untuk turut dihukum dan dipenggal bersama dengan Yakobus. Pada saat ia mau menjalani hukuman mati, ia berlutut bersama di samping Yakobus, sambil berdoa, itu adalah doanya yang terakhir, sebelum ia mati dipenggal bersama Yakobus sebagai orang Kristen.

    8. Bartolomeus yang lebih dikenal sebagai natanael ia menjadi misionaris di Asia, antara lain ia memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di Armenia setelah ia mendapat hukuman pukulan cambuk yang sedemikian kejamnya sehingga semua kulitnya menjadi hancur terlepas kebeset.

    9. Andreas juga disalib seperti Petrus dengan cara X di Yunani. Sebelum ia meninggal, ia disiksa dengan hukum cambuk oleh tujuh tentara dan diikat di salib. Dengan cara demikian mereka bisa memperpanjang masa sakit dan masa siksaannya. Seorang pengikut Andreas yang turut menyaksikan hukuman Andreas menceritakan perkataan yang telah diucapkan oleh Andreas sebelum ia meninggal dunia: "Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul dimana saya bisa turut merasakan "happy hours" dengan disiksa dan disalib seperti Tuhan Yesus." Bahkan pada saat ia disiksa pun tiada henti-hentinya ia berkhotbah terus, ia berkotbah terus dua hari sebelum ajalnya tiba. Berkotbah sambil dihukum cambuk."

    10. Rasul Thomas mati ditusuk oleh tombak di India.

    11. Yudas saudaranya dari Tuhan Yesus dihukum mati dengan panah, karena ia tidak bersedia untuk mengingkari Tuhan Yesus.

    12. Matias, rasul pengganti dari Yudas Iscariot mati dihukum rajam dan akhirnya dipenggal kepalanya.

    13. Rasul Paulus disiksa dengan sangat kejam dan akhirnya dipenggal kepalanya oleh Kaiser Nero di Roma pada tahun 67. Rasul Paulus adalah rasul yang paling lama mengalami masa siksaan dipenjara.Kebanyakan surat-surat dari Rasul Paulus dibuat dan dikirim dari pernjara.

    14. Disamping kisah para rasul yang ditulis oleh ahli sejarah Eusebius,ia juga menceritakan tentang seorang penginjil yang matanya dibakar sampai buta dengan catatan bahwa kalau ia buta, maka ia tidak akan bisa membaca Alkitab lagi dengan mana ia tidak akan bisa mengabarkan Injil lagi. Tetapi kenyataannya ia tetap mengambarkan Injil berdasarkan ayat-ayat yang telah dipelajari dan diingat sebelumnya. (Dikumpulkan dari Berbagai Sumber) "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan". Roma 12:11

  2. #2
    gilbert
    Notlogin

    Thumbs up Re: Biografi singkat ke12 murid Yesus


    Seingat gw itu udah kita dapet di Sekolah Minggu, he he . . .


  3. #3
    Junior boron is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Oct 2007
    Kiriman
    45
    Rep Power
    0

    Default Re: Biografi singkat ke12 murid Yesus

    Beberapa Catatan Tentang Dua Belas Murid Yesus

    Marilah sekarang kita teliti sifat-sifat para murid Yesus yang memikul beban menyebarluaskan pesan Yesus. Berdasarkan gambaran mereka didalam Injil lah kita akan mendapatkan satu ide yang konkret tentang bagaimana Perjanjian Baru memandang dirinya, karena orang-orang ini merupakan cikal bakal yang melaluinya agama Kristen bersemi.

    Matius Pasal 26
    20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.

    21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."

    22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepadanya: "Bukan aku, ya Tuan?"

    23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.

    24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."

    25 Yudas, yang hendak menyerahkan dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

    26 Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-muridnya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuhku."

    27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.

    28 Sebab inilah darahku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

    29 Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa ku."

    30 Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-muridnya ke Bukit Zaitun.

    31 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

    32 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."

    33 Petrus menjawabnya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."

    34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

    35 Kata Petrus kepadanya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lainpun berkata demikian juga.

    36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-muridnya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-muridnya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."

    37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus sertanya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,

    38 lalu katanya kepada mereka: "Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."

    39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, katanya: "Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

    40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-muridnya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?

    41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

    42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, katanya: "Ya Bapaku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

    43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.

    44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.

    45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-muridnya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

    46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

    47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.

    48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."

    49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.

    50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkapnya.

    51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.

    52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.

    53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapaku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

    54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"

    55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.

    56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

    57 Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawanya menghadap Kayafas, Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli Taurat dan tua-tua.

    58 Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh sampai ke halaman Imam Besar, dan setelah masuk ke dalam, ia duduk di antara pengawal-pengawal untuk melihat kesudahan perkara itu.

    59 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,

    60 tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,

    61 yang mengatakan: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."

    62 Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepadanya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"

    63 Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepadanya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."

    64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

    65 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujatnya.

    66 Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"

    67 Lalu mereka meludahi mukanya dan meninjunya; orang-orang lain memukul dia,

    68 dan berkata: "Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul engkau?"

    69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."

    70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."

    71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."

    72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."

    73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."

    74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.

    75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

    Ada dua hal yang patut dicatat disini:
    1. Kedua belas murid Yesus itu benar-benar telah menerima ajaran dan training khusus, sebab agaknya Yesus mempersiapkan pemimpin-pemimpin yang akan menggantikannya. Bagaimanapun juga didalam Injil Matius 26:20-75, kedua belas orang murid Yesus tersebut tidak paham apapun yang diajarkan kepada mereka.
    2. Gambar yang disuguhkan menunjukkan beberapa contoh sikap penakut dan kurang ulet atau tidak tabah, yang meragukan sejauh mana, mereka sebagai pengikut pertama, berhasil meneladani kehidupan Yesus.

    Jika kita ambil Injil ini sebagai sebuah gambaran yang jujur tentang kehidupan Yesus dan peristiwa-peristiwa seputar detik-detik penyaliban, maka apa yang kita baca diatas mengenai kedua belas murid Yesus hanya akan mengahancurkan kepercayaan pembaca terhadap teks, yang notabene merupakan gambaran para guru Kristen generasi pertama.

    Harus saya katakan bahwa terdapat banyak bukti yang menyangkal paparan-paparan yang diberikan Injil, hal ini mempunyai pengaruh langsung terhadap apakah penggambaran mengenai para murid itu akurat atau sebaliknya. Jika dianggap akurat, yakni para murid Yesus itu benar-benar tidak kompeten, maka ajaran-ajaran Yesus tampaknya lembek dan kompromistis. Sedangkan jika dianggap bahwa mereka itu kompeten, tetapi telah digambarkan secara tidak jujur oleh para penulis setelah mereka, maka berarti akurasi semua Injil itu benar-benar meragukan, dan begitupun dengan kredo-kredonya.

    Sumber : “The History The Qur’anic Text. From Revelation To Compilation. A Comparative Study With the Old and New Testaments”. Sejarah Teks Al-Qur’an dari Wahyu sampai Kompilasi. Kajian Perbandingan dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Oleh Prof. Dr. M.M. Al-A’zami. Penerbit Gema Insani


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>