Bertahan Melawan Pencobaan
Bacaan : Yakobus 4:7-8
4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
Pencobaan tidak pernah pergi sepenuhnya selama kita berada di dunia. Intensitas dan bentuknya yang memikat bisa berubah seiring waktu. Itulah sebabnya mengapa kita perlu belajar membangun pertahanan untuk melawan tarikannya.
Langkah pertama, percaya Tuhan memegang kendali dan Ia membatasi pencobaan pada apa yang dapat kita hadapi melalui kekuatan-Nya. Dengan kata lain, sebelum cobaan menggoda dan masuk dalam pikiran, kita mampu berketetapan untuk menolaknya dengan pertolongan Roh Kudus.
Langkah kedua, menjadi lebih aktif. Kita perlu mengenali berbagai kelemahan, yaitu area dalam hidup dimana kita begitu mudahnya digoda oleh dosa, serta sebaliknya dimana kita lebih mudah untuk berbuah.
Setan suka menyerang orang-orang percaya saat sedang lapar, marah, kesepian, atau lelah (L.M.K.L).
Saat menghadapi pencobaan, kita biasanya memiliki sedikit waktu untuk menentukan respon. Sekali kita merasa tertekan, maka langkah antara fantasi dan tindakan adalah pendek.
Langkah ketiga, melatih pikiran tertuju pada visi yang besar dibanding kesenangan sesaat.
Empat pertanyaan berikut dapat membantu kita mengambil beberapa pilihan bijak:
Apakah ini sebuah pelanggaran akan firman Tuhan?
Apa sajakah akibat-akibatnya?
Apakah saya siap membayar harganya?
Apakah ini cara yang tepat untuk memenuhi keinginan ini?
Tuhan memberkati
|||||| sumber: http://www.sentuhanhati.com/ ||||||




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote
Bookmarks