BERTAHAN DALAM PENCOBAAN
Bacaan: Lukas 6:46-49
"Akan tetapi barang siapa mendengar perkataan-Ku tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar" (Lukas 6:49)
Bacaan renungan hari ini, mengajarkan tentang dua karakter orang percaya.
Pertama, orang percaya yang bertahan dalam pencobaan dihadapinya. seperti orang yang mendirikan rumah, menggali dalam-dalam dan meletakkan di atas batu. Ketika datang banjir melanda, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun (ay. 48).
Yang kedua, orang percaya yang tidak bertahan dalam pencobaan. Seperti orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya (ay.49).
Banjir dalam perumpamaan di atas menggambarkan masalah yang mungkin dialami oleh setiap orang percaya.
Sedangkan orang yang membangun rumah menggambarkan keadaan dan pertumbuhan rohani orang percaya.
Ada orang percaya yang dapat bertahan dalam segala tantangan yang dihadapinya dan ada orang percaya yang mudah putus asa dan tidak dapat mengambil keputusan, sehingga ia akan goyah dan mudah jatuh ke dalam pencobaan.
Perumpamaan di atas, mengajarkan bagaimana kita dapat bertahan di dalam menghadapi masalah yang terjadi di dalam hidup kita :
1. Kesukaan untuk mencari Tuhan. Pernyataan ini hendak menunjukkan kepada kita, bahwa di dalam diri kita harus memiliki sebuah kerinduan yang sungguh dari orang percaya untuk mencari Tuhan. Hal ini dapat dilakukan dengan berdoa secara pribadi, bersekutu bersama dalam ibadah dan dalam pembacaan kitab suci setiap hari.
2. Kesukaan untuk mendengar firman Tuhan. Tuhan Yesus berkata tentang mendengar perkataan-Ku. Ungkapan ini hendak menunjuk kepada setiap orang percaya yang kesukaan hidupnya kepada firman Tuhan dan yang merenungkannya siang dan malam (Mzm. 1:2).
3. Kesukaan untuk melakukan firman Tuhan. Tuhan Yesus juga menyatakan tentang orang percaya yang mendengar perkataan-Nya serta melakukannya. Ada banyak orang percaya yang mengetahui firman Tuhan, tetapi segan untuk melakukannya. Itu sebabnya imannya bukan saja tidak bertumbuh tetapi mudah goyah sehingga memungkinkan orang percaya juga dapat jatuh ke dalam pencobaan.(Max)
Doa:
Tuhan ajar kami untuk tetap setia mengiring Engkau dan setia melakukan segala firmanMu dalam hidup kami. Amin.
FIRMAN TUHAN ADALAH DASAR YANG TEGUH DALAM MENAPAKI KEHIDUPAN
Lukas 6:46-49
6:46 "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?
6:47 Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya -- Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan --,
6:48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.
6:49 Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."
|||||| sumber: http://www.glministry.com/ ||||||




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote

Bookmarks