All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Hal. 1 dari 2 12 LastLast
Showing results 1 to 10 of 19
  1. #1
    Junior matahari is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Sep 2007
    Kiriman
    142
    Rep Power
    5

    Arrow Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Pada suatu hari di bulan Februari 2007 yang lalu seorang teman mengikuti sebuah persekutuan doa di Surabaya. Dalam acara itu ternyata ada pembicara tamu yang memberikan kesaksian. Dia adalah bapak Mahrus, seorang mantan Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) suatu front yang sangat terkenal di negeri ini, juga mantan Ketua Tim Pemburu Hantu di sebuah stasiun TV Swasta.

    Pada suatu hari di akhir tahun 2005 bapak Mahrus diminta seorang pejabat di Jatim untuk mendapatkan bunga kencono wungu (?) yang dipercaya dapat mendatangkan kesaktian luar biasa sehingga bisa hidup selama-lamanya. Ketika ia melakukan tapa (semedi/meditasi) , ia kaget sekali karena melihat sebuah lengan terulur dari samping tubuhnya dan di tangan itu terdapat sebuah roti. Terdengar suara, "Inilah yang engkau cari..." Tiga kali hal itu terjadi, namun bapak Mahrus tak menanggapi, karena bukan itu yang ia cari. Ia sangat heran, tangan siapakah yang terulur tadi? Apa maksud roti di tangan itu?

    Pada malam harinya bapak Mahrus didatangi sesosok tubuh yang pernah ia lihat fotonya di dalam buku atau majalah kekristenan. Ya, malam itu ia didatangi Isa Al-Masih. Tangan-Nya terulur, berisi roti, dan Ia mengatakan, "Inilah yang engkau cari..." Bapak Mahrus ragu-ragu, namun Tuhan Yesus memaksa memasukkan roti itu ke dalam mulutnya. Sejak saat itu ia mendapatkan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Sosok Isa itu telah pergi, namun apa yang dirasakan bapak Mahrus tak dapat pergi. Sejak saat itu dia ingin tahu, roti apa yang ia telah telan.

    Ia segera mendatangi sebuah gereja besar di Surabaya, namun karena mereka tahu dari penampilan wajah bapak Mahrus yang keturunan Arab ini dan mereka tahu bahwa beliau ini adalah Ketua DPD suatu ormas terkenal, maka tak ada hamba Tuhan di situ yang berani melayani bapak Mahrus. Namun seorang pengerja di situ memberi nama seorang hamba Tuhan yang tidak terkait dengan gereja apapun. Kepada hamba Tuhan ini bapak Mahrus bersoal jawab tentang kekristenan dan akhirnya ia minta dilayani pelayanan pelepasan. Sebelumnya bapak Mahrus adalah seorang yang memiliki "ilmu" bermacam-macam, memiliki banyak jin penolong dan memiliki ilmu kekebalan tubuh. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, semua ilmu itu dilepaskan, hubungan dengan kuasa-kuasa lain dilepaskan. Ia menerima kelahiran kembali dalam roh dan hatinya. Ia menjadi ciptaan baru di dalam Kristus, kehidupan yang lama telah berlalu, sesungguhnya kehidupan yang baru sudah datang.

    Setelah mendapatkan penjelasan dari hamba Tuhan ini ia sekarang mengerti apa yang sebenarnya ia cari. Dari penjelasan itu ia tahu apa yang telah ia makan. "Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya," (Yohanes 6 : 51). Bapak Mahrus telah memakan roti hidup itu.

    Ketika kisah tentang hal ini diceritakan kepada isterinya, sang isteri hanya berkata, "Umi sih terserah Abi saja!" Jadilah, satu keluarga ini percaya dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Nah, mulailah persoalan berdatangan. Seperti kita ketahui, seseorang yang murtad dari agama sebelumnya, maka darah orang itu halal untuk dicurahkan. Pada suatu hari rumah bapak Mahrus di Surabaya dikepung puluhan anggota dari ormas ini. Hukuman mati telah dijatuhkan oleh pimpinannya. Bagaimana keluarga Bapak Mahrus dapat luput dari kepungan pasukan yang dilengkapi berbagai senjata tajam ini? Pada saat itu semua ilmu kekebalan tubuh bapak Mahrus telah dilepaskan dan ia sepenuhnya bersandar pada perlindungan Bapa Sorgawi. Secara luar biasa dan penuh mukjizat bapak Mahrus dan keluarganya diloloskan oleh pertolongan Bapa Yang Mahakuasa, Pencipta Langit dan Bumi. Ia tidak mengerti betapa tak terduga dalamnya hikmat Bapa Sorgawi itu. Hikmat-Nya melebihi hikmat manusia. Puluhan orang itu tidak dapat menangkap atau mencederai bapak Mahrus, tanpa seizin Pencipta Langit dan Bumi.

    Kehidupan beliau saat ini sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan, bukan mengandalkan dirinya lagi. Ia hidup oleh anugerah Tuhan semata-mata. Oleh karena kasih karunia Tuhan bapak Mahrus telah diselamatkan oleh iman. Ia telah mendapatkan apa yang ia cari. Itulah roti kehidupan. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.

    Sumber dari :
    http://www.speedytown.com/forum/garamdunia/topic.php?id=109

    Silakan dengarkan kesaksian Ali Makrus, mantan pemburu hantu
    dan mantan anggota FPI Surabaya (format MP3)

    http://praize.multiply.com/music/item/25/Kesaksian_Ali_Makrus
    _________________
    Kesaksian (MP3) Ali Makrus, Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya yang meninggalkan Islam : http://praize.multiply.com

  2. #2
    ramayana
    Notlogin

    Question Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Saya juga mendengar kesaksian bp Mahrus, dari VCD MP3. Beberapa hal yang menarik hati saya seputar kesaksian beliau sbb. :

    1. Sekitar 90% isi kitab Al Quran menceritakan Isabnu Maryam, Isa Almasih, Yesus Kristus; 5% menceritakan Bani Isroil (Israel), hanya 1% isi Al Quran menceritakan Muhammad; sisanya, 4% menceritakan hal lain.

    2. Bp Mahrus, yang masih keturunan langsung Muhammad SAW, pernah 4 tahun dididik di Madinah, dalam rangka Jihad. Sempat melihat lebih dekat Sumur Zam-Zam yang dikelilingi pagar betis, tak sembarang orang boleh masuk. Ternyata sumur itu kering, sama sekali tidak terdapat air di dalamnya. Lantas, air apa yang dibawa para jamaah Haji dan jamaah Umroh, yang disebut AIR ZAM-ZAM itu? Menurut kesaksian bp Mahrus, itu adalah air PDAM, air ledeng, yang dialirkan dari pusat PDAM di Madinah. Wah,.. wah, .. ini namanya penipuan boo.. Pantesan dijaga pagar betis, biar gak ketahuan.

    3. Muhammad SAW itu salah satu penguasa alam ghoib. Ketika usia beliau 61 tahun, beliau diracun oleh istrinya yang ke 17 (istri Muhammad 23 kalau gak 22) lantaran dendam. Selama 2 tahun telentang di ranjang karena sakitnya itu. Anehnya,walaupun Muhammad "sakti" namun gak bisa mendeteksi racun / penyakit apa yang menyerang beliau. Akhirnya usia 63 tahun menghadapi sakaratul maut yang sangat hebat, dan baru meninggal setelah didoakan pengikut-pengikut beliau.

    4. Diajarkan dalam islam fundamentalis, BUKAN untuk mencari kebenaran, melainkan untuk memerangi kaum Yahudi dan kaum Nasaroh (Kristen). Yahudi mereka sebut babi, kristen mereka sebut anjing. Kelompok Jihad telah di-indoktrinasi, siapapun umat Muhammad (Jihad) yang membunuh seorang Yahudi maupun Kristen, maka ketika mereka mati dalam jihad itu, langsung disambut 17 bidadari cantik. Maka tidak heran, kalau Imam Samudera dan Amrozi CS , tidak pernah mau mengaku bersalah atas aksi pengeboman yang mereka lakukan. Mereka begitu yakin bahwa dengan berjihad, melakukan kebrutalan, pembunuhan, mereka telah berbuat baik kepada allahnya. Tetapi yang mereka kerjakan sebenarnya juga alkitabiah, yakni untuk menggenapi salah satu firman Allah dalam injil Yohanes sbb.
    "Yohanes 16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah."

    5. Menurut pengakuan bp Mahrus, sebenarnya hati para Al Jihad itu sangat gersang, tidak ada rasa damai. Dan orang-orang islam pada umumnya adalah orang yang sebenarnya ragu-ragu, tidak ada yang mantap yakin bahwa mereka dijamin masuk surga.

    6. Pemburu hantu adalah HANTU MELAWAN HANTU, roh jahat vs roh jahat.

    7. Paranormal "ter-sakti" di Indonesia saat ini barangkali adalah ki JOKO BODO, karena dia "memelihara" lebih dari 8000 ekor jin. Karena itu rumah beliau diberi cat warna yang sesuai sebagai habitat (tempat bermukim) para hantu atau jin tersebut, yakni warna HITAM, MERAH dan HIJAU.

    8. Nah, kalau ini dari saya. Coba simak ayat-ayat alkitab berikut.
    Imamat 20:6 Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya.

    Imamat 20:27 Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri."

    Ulangan 18:11 seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.

    Jadi jangan heran, kalau Mama Lorenz dan lain-lain paranormal itu bisa meramal. Itu BUKAN karena mereka hebat, tetapi karena mereka DIRASUK ROH PERAMAL . yang sangat ditentang TUHAN.
    Mungkin Anda berkata:"tapi ramalan mereka tepat!! "
    Ya, benar, karena memang adanya roh peramal , tapi itu dibenci TUHAN . Kalau ramalannya salah , itu karena akal-akalan. Mau dibenci Tuhan, wahai saudaraku yang masih suka ke paranormal, alternatif dlsb , padahal kelihatannya rajin pergi gereja?

    Saya mengucap syukur karena Tuhan Yesus itu baik, juga kepada bp Mahrus, saya dan Anda.
    Tuhan Yesus memberkati.

    Gw agak protes, disitu tidak disebut mencari "bunga kencono wungu"
    tapi disebut "golekan kencana",juga tidak disebut diminta oleh "pejabat Jatim"
    "golek kencana" itu kalau nggak salah wujudnya patung wanita terbuat dari emas. itu semacam pusaka yang banyak diburu oleh paranormal
    "golek kencana" itu yang juga dicari orang untuk "tumbal" lumpur lapindo
    kalau bunga kencono wungu, itu nggak ada mas....yang ada "akik kecubung wulung" (kecubung ungu) -- ini semacam pusaka..
    ada juga "ratu kencono wungu", itu seorang ratu di majapahit.....
    ya..istilah-istilah kecubung wulung, golek kencana, ratu kencana wungu, itu familier bagi orang jawa (kejawen)
    (terus terang saya jadi bingung, CD MP3 kesaksian yang saya punya itu benar apa tidak?
    atau mas yang salah kutip (salah dengar), atau ada versi lain dari kesaksian itu?)

  3. #3
    Bukan Member
    Notlogin

    Post Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Catatan:
    Sebutan Bani Kedar biasa dipakai oleh umat Kristen untuk menjuluki umat Islam dan bangsa Arab, karena menurut Alkitab Kedar adalah anak kedua Nabi Ismael dari 12 bersaudara (Kejadian 25:13-16, I Tawarikh 1:29-31). Menurut Yesaya 60:7, Tuhan berkenan menerima korban persembahan kambing domba Kedar. Ed.).

    >>>>>>>>>>Benar sekali ayayt2 tsb, karena di Bani Kedar pun ada yang percaya ama Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub..

  4. #4
    Bukan Member
    Notlogin

    Post Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Ali Makhrus : Pendeta Tukang Tipu di - Jawa Timur




    TRANSKRIP UCAPAN
    Pdt. Mohammad Ali Makrus At-Tamimi
    Dalam VCD KKR GKJW 2007
    Satu perkara yang mungkin menjadikan satu pertanda tanya besar dalam kehidupan kita, mengapa kita memilih Kristen menjadi agama kita. Mengapa kita memilih Kristen menjadi agama kita? Ada banyak alasan yang sering dibuat oleh manusia, namun yang menjadi catatan yang perlu kita garis bawahi, bahwa agama Kristen sangat identik dengan pengikut Kristus, dan semua manusia tahu, bukan saja orang Kristen, khususnya saudara-saudara kita di bani Kedar, mereka tahu bahwa Yesus memiliki jalan yang lurus. Yesus memiliki jalan yang lurus. Sehingga kekristenan kita ketika kita keluar dari rumah kita sudah di pantau oleh mereka ucapan kita tutur bahasa kita dan langkah kita, pola pemikiran kita, semua apa yang kita kerjakan selalu dipantau oleh keberadaan kita, apalagi di depan orang-orang Islam.

    Lantas bagaimana peran kita sendiri di tengah-tengah masyarakat? Setelah saya lihat saat ini adalah kebalikannya gereja sudah menjadi diskotik itu sudah banyak. Sehingga sesuatu yang sangat memprihatinkan, ketika saat ibadah sekalipun gereja sudah menjadi diskotik. Ini sangat membahayakan sekali kalau gereja sudah menjadi diskotik. Namun saat ini, ada pertanda tanyaan dalam hati kita bersama. Kalau gereja sudah dijadikan diskotik, lantas apa yang bisa kita perbuat? Sebagai laskar-laskar kristus, sudahkah kita memiliki kekristenan yang benar?

    Kalau boleh saya tanya pada pagi hari ini, siapa dihari bapak, ibu, sodara sekalian yang boleh duduk diruangan tempat ini, yang pagi ini dibekarti tuhan? Acung tangan! Jangan diturunkan dulu! Karena saya tahu bahwa malaikat disurga akan mencatat, jangan diturunkan dulu! Dan saya mau tanya! Siapa yang pagi hari ini siap mati untuk tuhan? Jangan diturunkan dulu! Semua akan butuh tuhan, bahwa semua akan siap mati untuk tuhan, puji tuhan! Turunkan!

    Setiap orang yang ingin diberkati oleh tuhan berarti dia siap mati untuk tuhan. Banyak sekali orang yang menyatakan kekristenan di akhir zaman, siapa yang ingin diberkati oleh tuhan? Mereka semua acung tangan! Tapi siapa yang ingin mati utntuk tuhan? Semua turun tangan. Saya belum siap mati pak untuk tuhan, utangku sik okeh pak, saya masih ini dan itu pak, sehingga satu masalah yang paling terpenting saat ini adalah bagaimana kita bisa menyikapi kekristenan kita ditengah-tengah masyarakat.

    Bapak ibu sodara sekalian agama ini merupakan suatu propaganda besar bertabrakan dimuka bumi. Khususnya Islam dan Kristen, ini khususnya,mengapa harus ada Islam dan Kristen? Mengapa tidak ada budha hindu dan lainnya? Karena konteks alkitab antara Islam dan Kristen akan terus mengadakan persaingan!

    Tapi satu masalah terpenting bahwa yesus datang ke muka bumi ini bukan membawa agama. Kalau sodara kita di Islam menganggap bahwa dengan keIslamannya itu akan bisa penyelamatkan manusia masuk ke surga. Dengan kata-kata “innadiina ‘inda Allahi al Islam”, bahwa tidak satupun agama yang diridloi Allah kecuali agama Islam. Apakah benar tidak satupun agama yang diridloi Allah kecuali Islam? Benar! Jadi saya katakan benar, memang tidak ada satupun agama yang diridloi oleh Alllah kecuali Islam. Namun dalam tanda kutip Allah siapakah yang meridloi Islam itu sendiri. Allah yang kita sembah dengan Allah yang disembah sodara kita di Bani Kedar, ini jelas beda! Jadi kalau ada kata “innadiina ‘inda Allahi al Islam” itu benar! Memang Allah yang meridloi Islam dibumi anak sebagai agama baru.

    Perlu saya memberi tahu bahwa Islam dengan muslim itu berbeda tapi kerena sudah menjadi budaya, orang-orang Islam ini di sebut orang-orang muslim. Sebab Islam ini identik dengan sebuah agama, tapi muslim ini bukan agama. Muslim ini adalah pribadi sifat ketarekatan hati manusia, ketasawufan hati manusia.

    Sebab di Al-Qur’an di katakan disana “Yaa Ayyuhal-ladzina amanu ittaqullaha haqqa tuqaatih wa laa tamuu tuna illa wa antum muslimuun.” Kata-kata “innadiina ‘inda Allahi al Islam” dengan “wa laa tamuu tuna illa wa antum muslimuun” itu sudah berbeda, kalau Islam ini agama kalau muslim ini bukan agama. Mulai dari zaman Adam sampai turunnya Isa, ini semua muslim, orang-orang yang selalu tunduk taat pada perintah tuhan ini semua muslim siapapun bisa menjadi muslim. Muslim itu bukan agama, Cuma karena sudah menjadi budaya bahasa, akhirnya muslim di sabotase masuk didalam agama Islam.

    Padahal bahasa Muslim ni jelas, Al-Qur`an memberikan satu pemaparan dengan kata-kata “wala tamutunna illa waantum muslimun,” berbeda dengan kata-kata “innaddinna indallohil islam.” Ini perbedaannya.

    Ada satu hal lagi. Kalau kita sering kali membuat satu tatanan bahasa mengapa saudara-saudara kita menyebut nama Isa?

    Kalau Isa jadi Yesus, ini sangat-sangat bertentangan. Kalau Abraham jadi Ibrahim, mungkin tidak menjadi masalah. Tapi kalau Isa jadi Yesus, ini sangat bermasalah. Tapi ketika kita memahami, masuk di dalam pembelajaran toreqot ke dalamnya, di sini kita akan memahami apa yang disebut Isa. Isa ini bukan nama. Isa ini adalah gelar. Sehingga Isa itu disebut dengan At-Tauhid, satu-satunya. Sehingga nama yang terus dihadapkan dan ditulis oleh Al-Qur`an disebut Almasih Isa Allahisalam. Almasih tidak boleh ditaruh di belakangnya Isa, pasti ditaruh di depannya Isa.

    Almasih ini adalah orang yang diurapi Tuhan. Isa ini adalah At-Tauhid satu-satunya. Allahisalam artinya satu-satunya penjamin keselamatan, sehingga Isa itu dijuluki Nabi Pembawa Syafaat. Jadi kalau diringkes jadi satu, dia orang yang diurapi Tuhan dan satu-satunya penjamin keselamatan. Bukan salah satu, satu-satunya penjamin keselamatan.

    Di Indonesia ini dipercaya oleh saudara-saudara kita di bani Kedar. Itu ada 25 para nabi dan rasul. Dan hanya ada dua gelar nabi yaitu Isa dengan Muhammad. Isa punya gelar AS, Muhammad punya gelar SAW. Tapi sayang di Indonesia, dari mulai jamannya Adam sampai turunnya Isa itu semua di belakangnya diberi gelar AS. Saya nggak ngerti bagaimana pola pemikiran di Indonesia. Saya nggak ngerti dia memakai paham yang bagaimana. Yang jelas gelar ini, pengakuan seluruh umat Islam di dunia, dua gelar ini hanya dimiliki oleh dua orang nabi.

    AS ini artinya allahisalam, pemberi penjamin keselamatan, sehingga Yesus diberi gelar asy-syukruf, perhiasan syafaat pemberi jaminan keselamatan itu sendiri. Muhammad itu diberikan gelar SAW, sollallohu allaihi wasallam, artinya adalah peminta jaminan keselamatakan. Ini perbedaannya. Sehingga Muhammad diberi gelar Nabi Pembawa Solawat.

    Yang satu Nabi Pembawa Syafaat, yang satu Nabi Pembawa Solawat. Syafaat ini bergerak untuk memberikan doa kepada seluruh umat manusia. Solawat ini meminta doa bagi seluruh umat manusia.

    Setiap habis orang sholat, wajib hukumnya baca solawat. Setiap orang habis ngaji, wajib hukumnya baca solawat. Allohumma solli ala sayyidina muhammadin wa ala sayyidina muhammad ku anfusakum wa ahlikum naron. Ya Alloh, selamatkanlah junjunganku Muhammad wa ala alihi dan selamatkanlah juga sanak kadang keluarganya. Wa sohbihi, selamatkan juga keluarganya. Ku anfusakum wa ahlikum naron, dari ancaman Alloh yang berupa neraka.

    Jadi kita tinggal memilih, mau memilih nabi yang membawa syafaat, atau memilih nabi yang membawa solawat. Tinggal kita memilih. Dan kita menawarkan kepada umat manusia. Bukan menawarkan agama. Agama tidak bisa menyelamatkan manusia. Tapi kita tawarkan, mau meneruskan, mau mengikuti teladan junjungan yang akan memberikan jaminan keselamatan itu sendiri, atau meminta jaminan keselamatan itu sendiri. Kita sendiri belum tentu selamat. Di mana kita bisa mendoakan bagi pemimpin.

    Jadi hadirnya solawat itu ada riwayatnya sendiri. Ketika Muhammad pada usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk ke dalam tubuhnya. Karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri. Jadi yang meracuni Muhammad waktu itu adalah istrinya sendiri, istri yang ketujuh belas. Jadi istrinya Muhammad itu total dua puluh dua. Istri yang ketujuh belas ini meracuni dia. Dua tahun.

    Kata orang Jawa, iki digawe kembang amben, mati gak mati urip gak urip. Mudune (Ind: turunnya, ed.) surat Yasin. Ya, mudune surat Yasin. Kita lihat sekarang, saudara-saurada kita ketika melihat orang sakit, orang lagi nazak, orang yang lagi sekarat, pasti diturunkan surat Yasin. Jadi surat Yasin dibaca, membuat satu pernyataan, lek mati ndang matio, lek urip ndang uripo (Ind: kalau mau mati cepatlah mati, kalau mau hidup cepatlah hidup, ed.).

    Waktu itu juga begitu. Karena waktu dibacakan surat Yasin tidak tidak sembuh malah nazak tidak karu-karuan, akhirnya Muhammad mengumpulkan seluruh keluarga dan para sahabatnya untuk memberikan doa keselamatan supaya segera hari itu juga nyawanya dicabut.

    Nah, setelah diturunkan bahasa solawat ini, dengan kata-kata “allohuma solli ala sayyidina muhammadin wa ala ali sayyidina muhammad, ” baru Muhammad meninggal.

    Ini satu hal yang terpenting yang perlu kita garis bawahi, supaya kita bisa memahami kekristenan yang kita bawa, agama yang kita bawa. Sebab kalau kita mempropagandakan bahwa agama kita itu paling benar, kita harus mempertanggungjawabkan kekristenan kita di tengah-tengah umat Islam.

    Kalau kita melihat di dalam Galatia 4, di sana jelas dikatakan ada dua perempuan, yang satu Hagar, yang satu Sarai. Harusnya ada tiga kan? Harusnya ada tiga, ada Hagar, ada Sarai, ada Ketura. Harusnya ada tiga, tapi di situ hanya ditulis dua. Dan Tuhan katakan, dua perempuan ini adalah perempuan ketentuan Allah. Dua perempuan ini adalah perempuan yang ditentukan, yang satu dari perempuan merdeka, yang satu dari perempuan hamba. Kita ini adalah lahir dari perempuan-perempuan yang merdeka, bukan perempuan-perempuan hamba. Kita ini adalah anak-anak raja. Tapi sanggupkah derajat anak raja itu kita pegang?

    Kita mengatakan bahwa kekristenan ini lebih baik daripada agama orang lain. Kita akan uji. Kita akan uji dari mulai bangun pagi. Ketika azan subuh dikumandangkan oleh mereka, yang menjadi pertanyaan kita, di manakah orang Kristen waktu azan subuh? Tidur, kemulan selimut, ngorok. Bagaimana mungkin kita mengatakan bahwa agama Kristen ini adalah agama yang lebih benar daripada agama Islam? Padahal ketika saudara kita Bani Kedar mengumandangkan azan subuh, orang-orang Kristen lagi tidur. Tapi ngomong jarene agomone luwih apik (Ind: tapi berkata bahwa agamanya lebih baik, ed.).

    Ketika saya tanya-jawab dengan orang Kristen, jawabannya ringan. Betul, ini jawabannya pelesetan, cuma konyol. Dia bilang, saya ibaratkan pak, wong Kristen niki majikan. Anake rojo niku lak majikan. Tiang Islam niku lak anake hamba, pembantu. Sak niki lek enjing-enjing niku sing tangi dhisik niku majikane nopo pembantune? Ini plesetan cuma konyol. Kan pasti pembantune, pak. Nggih masak rumiyen, resik-resik rumiyin. Majikane niku kajenge tangi enjing, tangi awan, tangi sore, kan mboten masalah. Nopo gunane pak, mbayar pembantu? Kan pembantu niku kudu tangi rumiyin?

    Saya jawab, baik, kalau gitu ingatlah, bahwa kata-katamu akan ditulis di dalam Alkitab. Mangke teng nggone neroko niku bek anake rojo. Sebab Tuhan mengatakan, yang terdahulu menjadi yang terkemudian, yang terkemudian menjadi yang terdahulu. Yang bukan umatku akan aku sebut umatku. Akan banyak orang-orang Bani Kedar satu persatu diambil oleh Tuhan. Diambil untuk dipersiapkan menjadi laskar Kristus. Tapi banyak orang-orang Kristen mengetuk pintu, Tuhan, bukakan pintu sorga. Apa kata Matius 7 ayat 21-22? Aku tidak kenal kamu. Aku tidak kenal kamu, enyah kamu iblis pembuat kejahatan! Padahal dia katakan, Tuhan, bukankah aku selama hidup di dunia ini berseru atas namamu, bernubuat demi namamu. Aku tidak kenal kamu! Karena kenapa?

    Ya ini akibat. Nek terose tiyang jawi niku nopo sih? Le, le, nduk, nek tangi ojok kedhisikan pitik kluruk yo! Engkuk rejekimu dicucuk pitik. Ojok pitik kluruk, mbuh onok adan subuh wong Kristen tambah kupinge ditutupi. Gak uwong-uwong iku lapo kok berok-berok ae sih? Uwenak-enake wong turu onok wong berok-berok. Padahal subuh ini melambangkan bagaimana Yesus bangkit dari alam kubur. Di pagi-pagi buta Yesus sudah bangkit dari alam kubur.

    Sampeyan tangglet teng umat Islam, nopoko kok sholat subuh? Tiang Islam solat subuh niku wonten rong perkoro dasare. Kaping pisan, dasar yang diletakkan oleh orang Islam karena kaena dia mengingat bagaimana Yesus, Isa itu bangkit dari alam kubur, tepatnya itu pas subuh. Itu menurut iman keyakinan mereka. Kaping kale, tiang Islam niku nopoko kok solat subuh? Karena mereka yakin bahwa Yesus itu nanti akan datang ke muka bumi ini pada hari kiamat itu nanti, tepat pada subuh. Dua masalah inilah yang membuat orang-orang Islam bangun pada subuh, dan sujud menyembah di dalam solat subuh.

    Lek tiang Islam niku saget menghargai kebangkitane Tuhan Yesus, saget keweden kerono seng jenenge Isa Alaihisalam niki mangke ndugi teng dinten Kiamat pas subuh, kenapa kita sebagai anak-anak-Nya jauh daripada semuanya itu?

    Bapak, Ibu, Saudara yang terkasih,
    Ada masalah yang terpenting. Ketika saya ada di Madinah sana, ada satu hal yang terpenting. Bahwa orang-orang yang berangkat naik haji, itu kalau pulang, itu yang selalu dibawa adalah air Zamzam. Itu sudah pasti. Pasti air Zamzam itu yang pertama dibawa. Nek njenengan ziarah teng nggone tanggi sing wangsul ndugi moleh kaji, niku sing dipadosi pertama kali banyu Zamzam. Namun yang menjadi permasalahan saat ini, adakah kebenaran di balik air Zamzam ini? Mereka memburu air Zamzam. Teng Mesjid Sunan Ampel niku air Zamzam satu botol Aqua itu dijual 12.500. Itupun dioplos dengan air sumur Sunan Ampel. Begitu mahalnya mereka mengeluarkan uang puluhan uang, masuk ke Medinah untuk membeli air Zamzam. Tapi betulkah air Zamzam ini ada? Ini yang menjadi permasalahannya. Betulkah bahwa air Zamzam ini ada?

    Ketika kita melihat sumur di sana, sumur itu ditulis dengan tatanan bahasa alif lam mim. Alif itu Alloh, lam itu air, mim itu kehidupan. Dipercayai bahwa sumur ini mengeluarkan sumber air kehidupan. Menungso niku sing dienteni niku banyu. Banyu niku wonten lambange teng nggone Gusti Yesus. Orang Budha itu yang dinantikan juga Yesus. Tanya ke orang Budha, di dalam kitab Wedha 268, di sana dikatakan bahwa seluruh umat Budha, menantikan Budha terakhir.

    Saudara kita Bani Kedar, juga menantikan Yesus.
    Di dalam surat as-sukruf 61 jelas di sana dikatakan, wa innahu la ilmulisyaa’atii falaa tamtaruna wattabik unii haadaaa sirotol mustaqim. Sesungguhnya Isa itu

    Hakiman adila. Dia akan menjadi hakim yang adil. Itu ada dalam surat as-sukruf 61. Menjadi hakim yang adil. Falaa tamtaruna wattabik unii haadaaa sirotol mustaqiim. Apa kata Isa di sana, ikutilah aku. Aku ini jalan yang lurus. Jadi Al-Qur`an sudah memberi gambaran bahwa Al-Qur`an memerintahkan kepada seluruh umat manusia, untuk ikut Isa. Belum satupun ada ayat yang mengatakan bahwa Muhammad ngomong, ikutilah aku, aku ini jalan yang lurus. Ini belum ada. Tapi hanya ada satu kata, “ikut aku, ” kata Isa, “sebab aku ini jalan yang lurus.”

    Sering kali saudara kita dalam solat wajib, sering kali dia membacakan surat alfatehah. Dalam ayat yang keenam sering kali dibaca dengan kata-kata “ihdinas sirootol muustaqiim.” Ya, Alloh, tunjukkan aku jalan yang lurus.

    Bagaimana cara kita bisa menginjili? Kita bawa Alkitab, kita baca Yohanes bahwa Tuhan Yesus ngomong, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.” Ndak masuk, dia akan berkata, “propaganda.”

    Al-Qur`an bertanyak, Al-Qur`an juga harus memberikan jawaban. Karena kenapa? Tujuh puluh lima persen Al-Qur`an, seluruh yang ada dalam Al-Qur`an, tujuh puluh lima persen sumbernya diambil dari Alkitab. Seluruh yang ditulis di dalam Al-Qur`an tentang Yesus, tidak ada satupun kesalahan. Tidak ada satupun. Jadi jangan kira Al-Qur`an itu tidak benar. Hanya terjadi kesalahpahaman. Contoh kecil, kalau kita melihat acara Idul Adha, menurut Islam yang disembelih itu adalah Ismael, tapi menurut orang Kristen yang disembelih adalah Ishak.

    Kalau saya sudah lagi bicara, bau masakan gini, perut saya keroncongan, malihan.

    Ya. Tapi benarkah ini? Coba tanyakan ke saudara-saudara kita di Bani Kedar. Ya, saudara kita di Bani Kedar itu kalau lagi bicara, itu pasti yang ditanya hanya satu, endi dalile? Nah, bapak-bapak, ibu juga tanya begitu. Endi dalile nang Al-Qur`an nek sing dibeleh iku Ismael? Dudokno dalile, dudokno ayate, dudokno kitabe! Tidak satupun ayat yang menyampaikan bahwa yang disembelih itu adalah Ismael. Nggak ada satupun ayat. Yah, justru yang disembelih oleh Ibrahim menurut Al-Qur’an adalah Ishak. Walaupun nanti pada akhirnya diganti domba.

    Jadi Al-Qur’an tidak pernah ngomong Ismael. Di dalam kitab suci Al-Qur’an yang diomongkan yang disembelih itu adalah Ishak, bukan Ismael.”

    Ada banyak. Contoh kecil umat Islam tidak percaya kepada penyaliban. Bagaimana mungkin, tidak ada satupun ayat Al-Qur`an yang tidak mengakui bahwa Yesus itu tidak disalib. Al-Qur`an mengakui mulai dari kelahiran, keselamatannya, dari penyaliban, sampai dibangkitkan hidup kembali. Robbana atina fid dunya hasana wa fil ahiroti hasana tawwakhina adabanar. Kalau kita melihat di dalam surat Maryam 33, kalau saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia jelas di sana dikatakan, “Selamatlah aku ketika aku dilahirkah, ” kata Isa. “Selamatlah aku ketika mati, selamat pula ketika aku dibangkitkan hidup kembali.”

    Dan pada ayat 34 jelas di sana dikatakan, “Isa fainnahu roholulloh khalimatuh.” Isa selalu mengatakan perkataan yang benar, yang mereka selalu berbantahkan kebenaran itu. Dan dia adalah rohnya Alloh itu sendiri. Dan dia adalah khaaliamaatuhu nur jannah. Dia adalah Firman yang Hidup dan Cahaya Surgawi. Itu Isa. Jadi orang Islam ini mengapa kok benci sama orang Kristen?

    Kita mulai kembali kepada Alkitab dulu. Diawali dari Kitab Kejadian 16. Tuhan sudah memberikan satu penulisannya. Bagaimanapun juga, nanti hadirnya dari Bani Hasyim menurunkan Bani Kedar, yang diturunkan dari Ismael, disikapi dengan satu bahasa, dia seperti keledai liar.

    Sekarang kita balik, sanggupkah orang Kristen ini jadi pawang-pawangnya keledai liar? Bukannya keledainya malah lari, malah takut. Banyak orang Kristen lihat keledai liar malah takut. Ndak usah takut. Bagaimanapun kita harus mempunyai kemampuan dan dibimbing oleh Roh Kudus untuk menjadi pawangnya keledai liar. Supaya kita bisa menjinakkan keledai itu. Yah, ini yang harus kita garis bawahi. Setelah saya banyak hal, tiga tahun ketika saya di Afghanistan, ada banyak pembicaraan dari tokoh-tokoh Islam di sana. Kenapa orang Islam itu bisa benci sama orang Kristen?

    Satu, timbulnya roh iri hati. Tidak satupun ayat Al-Qur`an yang membicarakan bahwa umat Islam ini dijamin keselamatannya. Tidak ada satupun. Dan tidak ada satupun mengatakan bahwa bangsa Arab ini adalah umat pilihan yang diberkati oleh Tuhan. Ini nggak ada. Mereka iri, mereka bertanya, untuk apa aku percaya kepada Al-Qur`an, kalau Al-Qur`an ternyata membicarakan agama orang lain? Membicarakan umatnya orang lain? Membicarakan junjungan orang lain?

    Hal sesuatu yang nggak masuk akal. Muhammad ditulis di Al-Qur`an itu cuma dua persen, Yesus ditulis di Al-Qur`an tujuh puluh lima persen. Sesuatu yang aneh. Harusnya itu Yesus ditulis dua persen, Muhammad ditulis tujuh puluh lima persen. Ini keterbalikannya. Sehingga banyak orang Islam mulai berpikir, kenapa kok bisa begini? Dia terus cari, dia kepingin tahu, diberkatilah Allah Abraham, Allah Yakub, Allah Iskak, dan harus ditambah Allah Ismael.

    Al-Qur`an tidak pernah menemukan dan menulis satu ayat pun tentang diberkatilah Allah Ismael. Selalu dikatakan diberkatilah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Di manakah Ismael? Mereka protes. Mereka protes kenapa Tuhan ini nggak adil? Sangat-sangat tidak adil, di mana letak Ismael? Kalau kita mau kembalikan kepada Alkitab, Al-Qur`an ini merespon dengan kejujurannya. Kenapa? Karena Ismael menurut Alkitab memang tidak pernah ada berkat. Yah, berkat yang dicurahkan Tuhan kepada Ismael dikarenakan satu hal, yaitu permintaan dari bapaknya. Kalau bapaknya ndak minta berkat kepada Tuhan untuk dicurahkan kepada Ismael, maka Tuhan nggak akan memberkati Ismael. Jadi Tuhan memberkati menganugerahkan kepada Ismael karena permohonan Ibrahim. Sehingga Al-Qur`an tidak pernah menulis. Mereka mulai bingung, kenapa? Dari kecemburuan inilah akhirnya mereka membuat satu hal yang sangat paten. Al-Qur`an tidak boleh dibahasakan, Al-Qur`an harus dibahasakan sesuai dengan bahasa aslinya. Apa yang terjadi di Indonesia? Terjadilah sebuah tatanan bahasa “iqrok, ” tata cara membaca Al-Qur`an. Mbaca thok, itu sudah ibadah, mbaca thok itu sudah dapat pahala.

    Di akhir zaman, wong Kristen melok-melokan iqrok. Alkitab cumak diwoco thok, ora dilakoni. Kalau menurut orang Islam, membaca Al-Qur`an ini dapat pahala dan ibadah. Menurut keyakinan orang Kristen, orang baca Alkitab ini bukan ibadah, ini bukanlah pahala. Sebab apa, moco gak dilakoni yo percuma.

    Yah, banyak kan, salah tafsir jemaat kepada pendeta. Pagi kita baca satu pasal, yah sudah dibaca satu pasal, ditutup sudah selesai. Nggak ubahnya kan, seperti mereka, iqrok?

    Dan ketika sumur yang ada di sana itu disebut sumur alif lam mim, coba periksa nanti di Al-Qur`an, tidak ada satupun ahli penerjemah yang berani menerjemahkan ini. Nggak ada. Nggak ada.

    Dan sumur yang besar ini masuk ke masjidil harom, itu tempat untuk tempat orang-orang ambil air wuduk. Itu dipagar betis. Jadi sumur itu tidak boleh dilihat oleh satupun juga. Jadi orang-orang yang berangkat naik haji itu hanya lihat dari pagar betis, sebagai mitos dia percaya bahwa sumur itu mengeluarkan sumber air kehidupan yang disebut air Zamzam. Yang boleh masuk ke sumur itu, melihat, yang boleh masuk ke dalam Kakbah, itu hanya ada dua turunan, Habaib dengan Syeh. Ulama besar pun tidak akan boleh masuk kalau tidak mempunyai gelar Habaib.

    Yah, Habaib ini merupakan silsilah turunan. Orang yang disebut Habaib itu bukan sekedar orang Arab. Tidak semua orang Arab bisa disebut Habaib. Jadi Habaib ini memang ada silsilah. Orang kalau berani memberikan nama Habaib, berarti orang itu pasti mempunyai faktor keturunan dari Muhammad itu sendiri, disebut Habaib. Kebetulan kami sendiri dari keluarga Habaib. Jadi kami mendapat izin respon positif untuk melihat sumur itu selama saya ada empat tahun di sana. Apa yang terjadi? Jadi di sumur yang besar itu, di dalam sumur itu nggak ada airnya. Kosong, kering!

    Yang menjadi pertanyaan kita saat ini, lantas yang dibawa oleh orang-orang yang pulang naik haji ini apa? Padahalan dia yakin diambil dari sumur ini. Padahal sumur ini kosong. Ternyata dari dam yang besar ini, ini disuling oleh orang-orang Arab. Yah, disuling untuk dijadikan air Zamzam. Jadi sebenarnya, yang dibawa oleh orang-orang pulang dari Mekkah masuk ke Indonesia ini bukan air Zamzam yang ada di dalam sumur ini. Tapi yang benar adalah air Zamzam made in PDAM Arabia. Jadi memang itu air PDAM, bukan air Zamzam yang ada dalam sumur ini. Sesuatu hal yang sangat mengerikan.

    Tapi mereka begitu percayanya, yakin. Karena kenapa? Manusia ini sangat membutuhkan sumber air kehidupan. Berapapun nilai harganya dia beli. Kita harus berbangga jadi orang Kristen. Karena kita mempunyai Allah sumber kehidupan, gratis. Tapi banyak orang Kristen nggak mau dikasih gratis. Banyak ndak mau. Yah, banyak sekali ndak mau.

    Saya pernah diundang di sebuah gereja. Saya ketika menyoroti, saya hanya memberikan satu perumpamaan, tapi ada beberapa jemaat itu tersinggung. Saya sampaikan ketika persembahan diginikan (digelar, ed), saya bilang, setiap persembahan di depan saudara, tangan saya tidak memasukkan. Berarti anda sudah menolak sumber air kehidupan itu sendiri, padahalan gratis.

    Saudara kita di Islam, berapa puluh juta untuk naik ke Mekkah, yang dibutuhkan cuma satu, air Zamzam.

    Orang-orang yang berangkat ke Mekkah, itu sebenarnya tidak lebih dari sekedar ziarah dan tour saja. Setelah itu dia puter Kakbah, tujuh kali keliling Kakbah. Dia puter. Kalau bapak-bapak lagi ke sana, kalau melihat orang-orang di sana, kalau duduk termenung. Saya pernah sama temen-temen saya, beberapa santri di sana, duduk termenung sambil berpikir. Ketika orang-orang itu muteri Kakbah, melempar batu zumroh, itu mulai saya berpikir. Pikiran saya hanya satu, kenapa permainan anak kecil ini dibawa kesini? Coba, anak kecil itu kan seneng muter-muter. Habis muter keliling Kakbah, tek tujuh kali keliling, setiap orang mencium Hajar Aswad rebutan. Ngambung Hajar Aswad iku lho rebutan. Hajar Aswad itu dihuni oleh 8.888 jin, yang dikapalai satu jin yang namanya Huda Al-Fitiri. Ngambung jin rebutan, bojone gak tau diambung, jin diambungi nang kono. Lak wis gak lumayan tah wong-wong iki.

    Ngambung jin iku lho rebutan. Nah, ini kan mulai pikiran manusia ini perlu diperiksakan ke psikiater. Jin diambung rebutan. Lho betul, orang mencium Hajar Aswad, itu tidak semua orang naik haji bisa. Rebutan itu mencium Hajar Aswad.

    Habis mencium Hajar Aswad, berangkat beberapa kilo, ambil batu. Ini kan dulinane arek cilik eneh. Ambil batu, disitu ada batu besar, di sini ada tembok pemisah, disini ada batu kerikil zumroh. Batu kecil diantemno nang watu guwedhe. Jadi dia melempari terus. Dia melempar, disebut melempari batu zumroh. Mulai hati saya bertanya, ketika orang-orang itu percaya bahwa setiap pagi batu zumroh kerikil itu ada di situ lagi. Dan nanyalah orang itu kepada juru kunci. Apa jawab orang-orang disana? Batu zumroh niki mudik teng suwargo, plegg!! Saya mulai berpikir, mosok Gusti Alloh niku ngurusi kerikil tutuk suwargo. Coba kita berpikir, suwargo iki lho, opo nggone kerikil? Mosok Gusti Alloh iki gak duwe kerikil nang bumi, cek adohe ngedokno kerikil tutuk suwargo. Ini hal yang nggak lazim.

    Padahal kenapa setiap hari itu dibuat melempar habis. Habis. Tapi setiap malam batu yang dilemparkan dalam sana, dibawa oleh juru kunci lagi dimasukkan sini lagi. Yah, perputaran.

    Dan orang-orang yang naik haji ke sana itu, saya mulai berpikir, kenapa ya mereka kok begitu, ya? Sampai-sampai di sana itu banyak orang yang menghadap kepada makamnya Nabi Muhammad itu banyak. Ada yang minta pesugihan, ada yang minta supaya tokonya laris, ada yang minta proyeknya berhasil, ada yang minta nomer togel, buanyak hal di sana. Banyak hal, sebab masalahnya di sana banyak tengkulak-tengkulak, pedagang-pedagang yang gaya menipu. Orang Indonesia ini kan, mudah dibodohi.

    Kejelekannya orang Indonesia ini percaya pada mitos yang over, berlebihan. Tasbih, orang Arab itu nggak kenal sama tasbih. Di Masjidil Haram itu nggak ada orang shalat pakai tasbih, itu ndak ada. Adanya di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Jadi tasbih itu diambil dari Indonesia, dibeli oleh orang-orang Arab, dari Arab dibeli lagi oleh orang-orang Indonesia. Kan bingung a wong-wong iku bingung. Tasbih iki digawe puter-puteran. Tapi dia yakin, dia nggak peduli tasbih ini dari mana saja, asal tersentuh dengan tanah suci Mekkah, dia yakin ada kekuatan di sana. Nah, inilah.

    Satu hal mulai saya bertanya dalam hidup saya, sumur ini saja sudah membohongi umat manusia. Tapi satu hal, ada rasa iba dan prihatin. Mengapa saudara-saudara kita ini, yang saat ini membutuhkan air kehidupan, kita yang memegang air kehidupan, kenapa kita tidak memberikannya? Mereka saat ini haus. Apa yang ditulis, yang diramal oleh kitab Nabi Amos, Tuhan katakan jelas di sana, “Pada akhir zaman nanti itu Tuhan akan menurunkan kelaparan dan kehausan, tapi bukan kelaparan dan kehausan akan makanan dan minuman, tapi kelaparan dan kehausan akan Firman Tuhan.

    Saat ini saudara kita di Bani Kedar itu lapar dan haus. Kitalah sebagai pemegang kunci. Jangan takut! Jangan takut, orang Bani Kedar itu nggak perlu ditakuti. Nggak usah takut, waktunya mati ya sudah mati, nggak masalah. Ndak usah takut kita jadi orang Kristen. Kita mati hari ini pun tidak masalah, Tuhan sudah sediakan rumah di surga. Asal ojok ningggali utang dhisik nang dhonya, ninggali utang payah, tagih nang akhirat nanti.

    Bapak ibu saudara yang terkasih,
    Satu hal yang ada di Mekkah sana tidak pernah merubah hidup saya untuk menjadi orang Kristen, tidak. Saya memang mulai ada rasa ke syak-an, tapi bukan berarti saya mulai melirik agama Kristen untuk menjadi agama pilihan agama saya, tidak juga. Sebab di mata hati saya tetap menganggap bahwa Kristen itu adalah agama kafir, mentuhankan manusia, mentuhankan seorang nabi, Tuhan kok punya anak, berbagai banyak hal. Sehingga saya mulai menyelidiki.

    Untuk melihat Yesus sebagai Tuhan, tidak bisa melalui sekolah teologi. Saya nggak percaya, sangat-sangat nggak percaya kalau sekolah teologi itu bisa membuktikan bahwa Yesus itu Tuhan. Saya pun tidak percaya kalau sekolah teologi bisa membedah Allah trinitas. Mulai zaman kecil saya sampai sekarang perdebatan tentang Allah trinitas terus terjadi. Karena kenapa? Terlalu banyak teori.

    Kekristenan kita ini hanya ada satu, memiliki roh kristus! Kita punya talenta, punya kornea, apa saya, kalau hati kita nggak ada roh Kristus itu namanya pembohong. Apapun yang kita perbuat, Roh Kudus akan bekerja.

    Ketika saya diundang oleh KH Mansuri di Pondok Pesantren Al-Fatah di Pasuruan, pada tangga 11 November waktu itu. Pertemuan membahas Allah trinitas. Banyak orang teologi itu membahas trinitas itu kayak matahari, kayak rokok, kayak apa lagi buanyak perumpamaan ala trinitas, semua difatalkan. Saya hanya katakan Subhanalloh! Allah trinitas ialah Allah trinitas, tidak bisa disamakan dengan satupun. Allah yang saya sembah adalah Allah yang Esa. Allah yang saya sembah Allah yang tidak bisa dilihat.

    Sampai sekarang, anak saya Nursaidah itu, anak saya yang pertama, dia anak pertama yang baru masuk di sekolah SMA Negeri 5 Surabaya. Itu barusan masuk Kristen tapi dia sudah memenangkan banyak jiwa teman-temannya dia sudah dibentuk menjadi laskar yang begitu kokoh. Ketika anak saya didatangi oleh teman-temanya Islam di SMA. Ia tanya, kebetulan di ruang tamu ada poster gambarnya Tuhan Yesus, anak-anak saya ditanya oleh teman-temannya, “Itu gambar siapa?” Ini adalah jebakan, maka berhati-hatilah.

    Kalau kita sampai orang Islam bertanya pada kita, itu gambarnya siapa? Kita akan jawab itu gambarnya Tuhan Yesus. Jangan salahkan kalau orang Islam ngomong bahwa kita ini orang kafir. Yah, berhati-hatilah. Itu gambare Tuhan Yesus, lha wong Tuhan kok isok digambar? Kan logis ya, sangat logika, masak Tuhan bisa digambar? Jadi harus kita melihat ruang lingkup di mana kita berbicara. Kalau kepada sodara kita di Bani Kedar, jangan sekali-kali bilang itu adalah gambar Tuhan Yesus. Tapi sampaikan berdasarkan surat Al-Anas ayat 2 dan 3, dia adalah maalikinas, Yesus iku rojone menungso, dia adalah illahinas, ilahi menungso menungso ilahi. Yesus adalah ilahi manusia dia adalah manusia ilahi. Yang digambar, yang dilukis ini adalah manusia adanya tapi dia adalah Ilahi itu sendiri disebut illaahinas. Illahi manusia, manusia ilahi, orang Islam nggak akan bisa jawab.

    Tapi kalau kita tetep ngotot iki gambare Tuhan, dia akan memprotes kita, “Wong Tuhan kok iso digambar. Lha lek Tuhan iku digambar, wong Kristen iku kafir!” Masak bisa Tuhan digambar, Tuhan itu sesuatu sinar, cahaya yang nggak mampu ditelaah oleh mata manusia, bagaimana mungkin bisa digambar? Jadi yang digambar ini adalah iiliahinas. Dia adalah Isa fainnahu, dia adalah roholuloh itu sendiri dan dia adalah khaaliimaatuhhu, dia adalah firman yang hidup.

    Ini satu hal yang menjadikan satu pertentangan hidup saya ketika saya habis dari Madinah di Afghanistan. Saya keluar, saya dipersiapkan untuk menjadi Laskar Jihad. Yah. Sebelum saya menjadi Laskar Jihad, saya benar-benar dibentuk waktu itu ada di Ambon. Saya bersama Ustadz Ja’far waktu itu. Karena Laskar-laskar Jihad ini merupakan satu sebuah laskar yang memang dipersiapkan betul untuk menghadapi kelompok-kelompok orang-orang Kristen.

    Terus lahirlah FPI itu sendiri. Pada saat itu Jawa Timur masih kosong. Kosong masih belum ada gerakan orang FPI sama sekali. Belum ada gerakan orang FPI sama sekali, sehingga Habib Riski waktu itu memanggil saya. Saya disampaikan bahwa seluruh dewan pengurus yang ada di FPI meminta saya untuk memimpin, menjabat FPI di Jawa Timur. Karena tugas FPI harus diserahkan kepada orang yang punya gelar habaib. Kalau nggak ada embel-embelnya habaib, ndak boleh. Akhirnya saya pimpin. Karena pemimpin FPI harus memiliki banyak kriteria, salah satunya tidak pernah kenal kompromi. Tidak pernah kenal kompromi sama sekali, bengis, licik, picik. Itu sudah saya program.

    Pada tanggal 10 Januari pada tahun 2004 ketika saya diangkat menjadi ketua FPI di Jawa Timur, saya sudah persiapkan begitu detailnya. Tugas saya hanya satu, hancurkan kelompok kristenisasi di Indonesia. Dan saya akan hadapi setiap kelompok gerakan orang-orang Kristen di Indonesia. Siapapun juga dia saya akan hadapi! Dan rencana jahat saya ini sudah mulai saya timbulkan program untuk membuat suatu kekacauan, untuk membuat suatu pengeboman, untuk membuat ini dan itu. Saya meminta data kasus pada tahun 1996 di Surabaya, saya sudah diberikan data lengkap dan saya sudah punya nama, daftar nama-nama gereja yang sudah saya persiapkan untuk saya sikat habis. Saya sudah siapkan, rapatkan barisan, saya siap kontak. Saya siap kontak di Sukun. Kebetulan markas saya ada di Malang, di Sukun 500 meter dari sekolah Alkitab Nusantara. Itu markas besar saya, sampai sekarang masih tetap berdiri teguh. Mereka setiap hari Kamis kumpul, selalu pakai jubah, pakai celana tiga perempat. Banyak! Itu dalam kepemimpinan saya, sekarang dipimpin oleh ustadz Kusnul. Satu kepemimpinan saya persiapkan

    Tapi apa yang terjadi? 2004 adalah tahun persiapan saya untuk menghancurkan orang-orang Kristen. Saya nggak mengerti kenapa saya benci kepada orang Kristen. Saya ndak mengerti, hanya saja ditanamkan oleh guru saya bahwa orang Kristen itu kafir. Walan tardo ankal yahudu wala nasorro haataa tatabia milatahum. Wong yahudi iku nggak obahe koyok babi, wong Kristen iku nggak ubah seperti anjing, dia adalah haram. Penanaman itu tertanam dalam hati saya, sehingga saya katakan orang Kristen ini memang orang pembuat kerusuhan. Kebencian saya semakin mendalam. Saya persiapkan betul.

    Ketulan saya sendiri terlibat dalam pengurus penasihat paguyuban paranormal. Waktu itu Ki Joko Bodo sempat ngebel saya, “Habib, boleh nggak saya minta sesuatu untuk mendampingi saya untuk melacak golekan kencono bersama beberapa teman paranormal?” Akhirnya saya iyakan.

    Memang saya secara pribadi mengenal dunia ghoib itu bukan belajar. Dari turunan, jadi saya usia 4 tahun itu saya sudah bisa melihat, di situ ada ini dan itu. Sehingga ketika LATIVI membuka suatu peran Tim Pemburu Hantu, kami terlibat di dalamnya untuk menjadi Tim Pemburu Hantu di sana. Mungkin yang sering kali lihat LATIVI tidak akan asing, karena rambut saya waktu itu masih panjang. Tapi sekarang seringkali di siaran tayang di siaran tunda ulang itu terus terjadi di LATIVI, saya nggak tahu apa motivasinya. Tapi saya biarkan aja, saya merasa juga nggak dirugikan dalam hal itu.

    Satu masalah yang terpenting waktu itu, tepat pada tanggal 29 Maret saya bersama rekan-rekan untuk mengambil golekan kencono itu. Apa yang terjadi? Rata-rata orang yang bisa mengambil itu kan ada satu kekuatan yang disebut ilmu rogosukmo. Jadi melepaskan rogo dari sukmanya ini. Keluar, masuk ke alam lain. Pada tanggal 29 Maret itulah pertemuan saya pertama kalinya dengan Yesus. Saya ambil, terus saya lacak. Saya baca segala bentuk cara, saya nggak menemukan apa-apa. Di belakang saya ini ada yang pegang pundak saya, “Assalamu ’alaikum makhrus.” Suara itu sangat menggema dan saya yakin suara itu tidak pernah saya rasakan selama saya mengenal dunia jin. Ketika tangan itu menyentuh pundak saya, ada sebuah power yang masuk.

    Saya ini sering kali mengislamkan jin, karena selama hidup saya punya 182 jin yang saya islamkan yang menjadi santri saya. Jadi ngajinya sama saya.

    Jadi saya itu seneng mengislamkan jin. Lebih-lebih kalau pikiran saya sumpek di dunia saya masuk ke dalam alam jin. Karena alam jin, jin itu cantik-cantik beda dengan gondoruwo. Kalau gondoruwo nggak ada yang cantik, semua jelek-jelek. Kalau jin itu orangnya di sana memang cantik-cantik, sehingga orang-orang dari paranomal kalau sudah masuk alam jin. Banyak, kan? Para normal itu banyak yang menikah dengan bangsa halus itu banyak, menikah dengan jin. Paranormal yang pikirannya, IQ-nya sudah jongkok sampai menikah dengan gondorowo pun juga sering terjadi. Padahalan bersentuhan saja saya rasanya juga bagaimana kan? Sebab gondoruwo itu jarak radiasi jauh gitu baunya sudah tercium. Jadi gondoruwo itu baunya arus, amis. Maka di desa-desa kadang kala ada suami meninggalkan istrinya terus ada yang datang persis suaminya. Nah, gondoruwo itu pinter mendo-mendo jadi orang lain tapi dia nggak bisa merubah kakinya. Jadi mulai wajah sampai kaki ini bisa, jadi lutut ke bawah tetap gondoruwo jadi lutut ke atas dia bisa merubah. Ini sering kali kejadian. Yah, sering kali kejadian, ada banyak memang ya.

    Saya sering kali ditanyakan oleh orang Kristen, Pak apakah betul Nyi Roro Kidul itu ada? Saya jawab, “Betul! Satu bulan saya dua kali (ketemu) karena saya ada ikatan perjanjian darah dengan Nyi Roro Kidul. Jadi Nyi Roro Kidul itu bukan mitos, bukan cerita dongeng rakyat, bukan! Nyi Roro Kidul itu memang betul-betul ada. Saya yang jadi saksinya, saya melihatnya sendiri, saya melihat kerajaannya sendiri, semuanya itu ada. Karena itulah kekuatan iblis, setan itu semuanya bisa berubah-berubah dalam segala hal.

    Semua segala bentuk kekuatan apapun itu ada. Sampai orang-orang paranormal ada yang menjual selendangnya gondoruwo, banyak. Itu asli dari sana memangnya. Sampai jual tuyul, jaman saya dahulu tuyul itu di jual lima juta, sekarang tuyul itu sepuluh sampai dua puluh juta tergantung kesaktiannya. Kalau yang betul-betul ekspor impor, tuyul itu sampai tiga puluh juta perbiji. Ya, betul ini, tuyul itu mahal. Betul, tuyul itu mahal, perekor itu bisa sampai 30 juta kalau kesaktiannya itu bisa menembus dari tiga dimensi, itu sampai 30 juta.

    Jadi tuyul itu juga punya ilmu, kalau yang paling murah itu 10 juta, paling murah. Ya, paling murah. Biasanya kalau yang paling murah itu yang jadi korban istrinya. Istrinya itu tubuhnya ndak pernah bisa gemuk, kurus saja. Karena kenapa, tuyul ini sering ngempeng. Kata orang Jawa itu ngempeng, ngempeng ke istrinya, berhati hatilah. Jadi kalau ada orang kurus, perempuan berhati hatilah jangan sampai ngingu tuyul. Jangan sampai! Ini bahaya! Ya, ini sesuatu yang bahaya.

    Bapak-bapak ibu saudara sekalian,
    Satu hal yang sangat perlu kita garis bawahi, setelah Tuhan memberikan suatu hal pada saya, saya toleh ke belakang, dia menyodorkan tangannya, “Inikah yang kamu cari?”

    Sebelum saya masuk ke alam ghoib itu yang namanya golekan kencono, itu sudah diseket gambarnya seperti demikian. Tapi di tangan orang itu saya tidak melihat gambar seperti golekan kencono, persis seperti roti. Saya mulai berpikir, bukan itu yang saya cari. Dia tetep ngomong, “Ambil ini!” Dia tetep ngotot, saya hanya melihat tangan waktu itu, tangan dan suara, tangannya ini penuh sinar yang saya tak bisa lukiskan. Saya tidak bisa menerima itu. Karena saya nggak bisa terima, waktu habis. Orang ngerogo sukmo ini ada sebuah waktu, kalau waktunya habis dia tidak kembali ke tubuh jasadnya, ini tubuhnya akan hancur. Jadi saya kembali lagi, omong punya omong.

    Nah, waktu itu Ki Joko Bodo tanya pada saya, “Habib, kira-kira sudah bisa deteksi belum?” “Sudah!” Saya cerita kepada Ki Joko Bodo. Apa yang terjadi, para normal itu berbeda dengan ustadz. Kalau paranormal itu bukan orang Islam. Kayak Ki Joko Bodo itu bukan orang Islam. Jadi sholat juga enggak. Megang Al-Qur`an juga enggak. Karena kenapa? Rata-rata kalau asli para normal itu tidak percaya pada surga dan neraka. Termasuk Ki Joko Bodo, Ki Gendheng Pamungkas, itu tidak percaya kepada surga dan neraka.

    Tapi aneh! Ketika saya sampaikan kepada Ki Joko Bodo, Ki Joko Bodo menyampaikan pada saya, “Habib, apa yang Habib lihat itu tadi, itu adalah lambang suwargo.” Ini saya terjemahkan karena kalau beliau ngomong sama saya itu pakai bahasa Jawa. “Habib sing njenengan tingali niku mau sakjane wujude suwargo.”

    Saya mulai berpikir, orang yang tidak percaya kepada surga dan neraka, dia bisa membuat pernyataan bahwa itu adalah wujud, wihdatul wujud dari nur jannah itu sendiri. Terus saya bilang, “Tolong deteksi! Deteksi tangan siapa yang menyentuh saya!”

    Bukan apa-apa, sekedar bahasa orang yang lagi putus asa, saya mau balik lagi ke jasad saya. Akhirnya dalam hati saya waktu itu mula baca subhanalloh, terus saya baca. Walhamdulilllah, saya terus membacakannya. Subhanalloh, Maha Suci Engkau Ya Allah. Aneh, tak wocono Surat Jin mendatangkan kekuatan iku gak teko-teko, tapi ketika saya baca subhanalloh Maha Suci Engkau Ya Allah, dia datang.

    Ini mulai jadi perhitungan saya. Dipocokno surat jin gak teko, dipocokno Maha Suci, datang!

    Ketika datang saya dalam kondisi tertunduk. Saya merasakan datang itu. Biasanya memang orang-orang ahli ghoib merasakan ada kekuatan seperti angin besar, itu dia rasakan datang. Nah ketika datang, dia langsung katakan satu hal kepada saya. Tanpa tedeng aling-aling dia katakan satu kata kepada saya, “Ya ayyuhaladina amanu tubbuu ilaihi tobbatanassuha.”

    Hai Makrus, bertobatlah kamu, sesungguh-sungguhnya engkau bertobat kepadaku!” Saya tanya, “Siapa kamu?” Saya dalam keadaan kontak batin. Dia ngak mau memberi tahu saya. Dia sodorkan tangannya persis seperti pertemuan pertama di belakang saya. Dia sodorkan tangannya, “Ambil ini!”

    Saya mulai bingung, kenapa saya harus disuruh mengambil ini? Saya tetep ngotot, “Siapa kamu?” Saya hanya menyampaikan kalau saya mau ambil jimat itu kalau engkau mau sebut nama kamu. Tetap tidak mau menyebutkan namanya. Akhirnya saya terpaksa harus mengambil benda dari tangan orang itu. Yang di atas tangan adalah roti. Ketika saya ambil, apa yang terjadi? Roti itu hilang dari tangan, masuk dalam seluruh organ tubuh saya.

    Ada hal yang sangat aneh. Saya merasa 43 tahun saya pikul beban berat, ketika saya ambil roti dari tangan itu, beban berat ini hilang. Empat puluh tiga tahun saya pikul beban itu, hari itu juga lepas begitu saja. Saya mulai merasakan begitu indahnya. Kalau saya boleh pinjem bahasa orang Jawa, setelah saya ambil jimat itu ada kekuatan yang luar biasa. Pikulan ini hilang, beban ini hilang. Saya merasakan ada sebuah kedamaian yang tidak pernah saya miliki selama hidup. Sebuah kedamaian dan kedamaian selama 43 tahun, itu adalah kedamaian yang hampa. Semu, palsu. Tapi setelah saya menerima jimat itu, saya merasa ada satu kekuatan yang masya Allah luar biasa.

    Akhirnya saya tanya, “Siapa kamu?” Baru dia katakan pada saya, dia katakan begitu indahnya dengan tegas seperti yang saya katakan tadi, “Issaa fainnahu. Aku yang selalu mengatakan perkataan yang benar kepada kamu. Roholulloh, aku adalah roh Allah itu sendiri. Waa khaalimatuhu, aku adalah firman yang hidup. Saya tersujud tersungkur kepadanya. Dia dekati saya, saya masih ingat waktu itu. Dia dekati saya, dia katakan pada saya, “Aku akan utus kamu seperti domba di tengah-tengah serigala.”

    Ada satu hal yang membuat saya marah. Saya mempunyai sifat, satu sifat pribadi yang jelek kalau saya lagi marah sama orang, saya langsung tatap wajah orang itu, tidak peduli siapapun juga dia. Dan ketika orang itu ngomong pada saya “Aku akan utus kamu seperti domba ditanah-tengah serigala,” saya marah. Marah saya itu begini, orang itu seperti balas dendam kepada saya, mungkin selama hidup saya jahat kepada umatnya. Dia balas dendam, buktinya apa? Buktinya dia pura-pura datang kepada saya, saya diutus seperti anak domba di tengah-tengah serigala.

    Coba njenengan saget pikiraken lek ono anake wedhus didekek nang nggone tengah-tengahe serigala, niku pasti mati. Pikiran saya waktu itu juga gitu, ini berarti balas dendam. Orang ini mau membunuh saya. Maksud saya itu jangan dijadikan saya sebagai anak domba. Jadikan saya sebagai harimau atau serigala ataupun apapun yang saya siap hadapi serigala. Maksud saya itu begitu. Tapi tetep dia katakan, “Aku mengutus kamu seperti anak domba di tengah-tengah serigala.” Saya katakan, “Tuhan, hati saya ini keras Tuhan.” Tapi Tuhan katakan dalam Yehezkiel 36 ayat 26 jelas di sana dikatakan, “Aku akan memberikan roh yang baru kepadamu. Aku akan memberikan hati yang baru kepadamu. Hati yang taat dan menjauhkan kamu dari hati yang keras.”

    Saya mulai adem-ayem, marem hati saya. Saya mulai berpikir, terima kasih Tuhan. Saya mulai berpikir lagi, apa yang harus saya lakukan untuk menjalani sebuah kehidupan ini? Saya mulai berpikir, kita memang harus seperti anak domba. Anak domba di tengah-tengah serigala. Kita persiapkan hidup kita untuk menjadi laskar-laskar Kristus. Sehingga apa yang menjadi kejahatan saya, yang sudah saya program pada tahun 2004, Tuhan fatalkan.

    Akhirnya saya mau mengambil keputusan ikut Yesus! Apa ang terjadi? Saya tidak bisa diterima oleh istri dan 5 anak saya, saya mulai door to door, dari gereja ke gereja meminta pandangan pendapat dari pendeta-pendeta. Setiap gereja yang saya masuki isinya hanya satu, syuudon. Tidak ada satupun gereja yang nggak syuudon kepada saya. Nggak ada gereja yang husnudon sama saya. Semuanya syuudon. Satu pencurigaan yang berlebihan, nggak mungkin orang FPI bertobat, ini pura-pura, mau menghancurkan orang Kristen dengan cara begini.

    Hati kecil saya mulai berbicara, lek akan menghancurkan orang Kristen saya nggak perlu berpura-pura. Langsung saya datangi walaupun di siang bolong, itu sifat saya. Saya bukan seseorang yang mendatang orang di malam hari. Siang bolong pun, tidak perlu anda datang ditempat saya, saya akan datang ke tempat anda. Jadi hati saya waktu itu menangis, berangkat ke mana-mana ditolak, pulang di rumah istri saya cemberut saja. Coba bisa kita bayangkan, suami teko pegel-pegel, bojo cemberut, isine mangkal. Saya doa sama Tuhan, “Tuhan Yesus, kalau Engkau memanggil hamba-Mu menjadi hamba yang benar, nyatakan kuasamu Tuhan. Aku tidak perlu mendoakan oknum-oknum pendeta yang menolak aku. Biarlah, itu adalah hak-Mu Tuhan. Tapi aku berdoa untuk istri sama lima anakku. Nyatakan, kalau engkau memanggil aku, nyatakan kuasa-Mu dan Engkau akan memanggil istri sama lima anakku.”

    Tuhan bisa buktikan. Walaupun saya terus datang pada istri sama anak saya, akhirnya istri dan lima anak-anak saya bisa terima Yesus. Walaupun melalui proses yang begitu panjang. Akhirnya saya tawari dibaptis. Baptis saya, istri sama dua anak saya, berangkat semuanya di baptis.

    Ketika saya pulang dari baptisan apa yang terjadi? Pikiran istri saya, orang habis dibaptis itu ada damai, ada berkat ada begini, namanya orang masih awam. Apa yang terjadi? Rumah sudah hancur, dihancurkan oleh orang-orang FPI. Tiga anak saya yang masih kecil-kecil itu sampai ndepis di lemari. Pihak RT sama RW tidak bisa berbuat apa-apa karena pasukan FPI hampir dua truk turun di lapangan. Rumah saya diobrak-abrik. Saya hanya berlutut di hadapan Tuhan. Hampir tiga bulan saya mengalami peperangan.

    Setiap pagi saya harus kerja bakti, sebab di depan rumah itu dibuang kotoran manusia. Setiap pagi saya bersama istri dan anak-anak saya kerja bakti. Terima kasih Tuhan.

    Akhirnya keluarga besar saya dari Bangil memberikan satu deadline, “Hari ini engkau keluar dari rumah itu tanpa membawa apapun atau kamu kembali kepada habitatmu! Kalau tidak, out! Keluar!” Tepat jam sebelas malam tidak ada negoisasi lagi, saya bersama istri sama lima anak saya keluar dari rumah Tanah Merah dengan sebuah tangisan. “Tuhan, inikah jawaban-Mu?” Saya nangis.

    Akhirnya saya dihadang oleh beberapa hamba Tuhan, malam itu juga saya ditaruh di sebuah rumah. Banyak hamba-hamba Tuhan menawarkan saya, “Bapak berangkat keluar pulau saja supaya lebih aman Pak.” Ada yang bilang, “Sembunyi dulu Pak, supaya lebih aman.” Saya berdoa pada Tuhan, “Tuhan kemanakah engkau taruh aku Tuhan?” Apa kata Tuhan? “Kamu jangan ke mana-mana Makrus! Tetap di Surabaya, sebab Aku Tuhanmu, Akulah Tuhanmu. Tidak satu helai rambut pun akan jatuh dari tubuhmu kalau tidak Aku kehendaki. Saya buktikan itu. Setelah saya pindah dari Tanah Merah ke Sidoyoso, saya jalani hidup bersama istri sama anak saya, walaupun terus intimidasi, teror, terus terjadi.

    Tapi apa yang saya lakukan? Saya mulai berkembang merapatkan barisan dengan salah satu organisasi, bukan organisasi gereja, sebuah paguyuban. Saya buka sebuah pemuridan islamologi di sana dan jaring jiwa mulai dari Rungkut Mapan Tengah. Saya buka di Wiyung, saya buka lagi di Margomulyo. Yang terakhir ini saya buka di Margomulyo, sungguh luar biasa, karena dari lima puluh tujuh karyawan yang ada di situ tidak ada satupun orang Jawa, semua orang Madura. Tiga orang bertaubat, yang lainnya masih mau mendengar. Ini sudah saya rasa cukup. Saya lebarkan sayap sampai ke Jombang, dan tugas saya sekarang melayani dia, walaupun sekarang saya menghadapi intimidasi, dan tekanan apapun.

    Lantas bagaimana peran kita melihat kenyataan yang terjadi saat ini? Jangan takut, awal pertama Perjanjian Baru dibuka dengan kata-kata “jangan takut!” Apapun yang dibuat oleh Amrozi dan Imam Samudra, dibenarkan menurut hukum Alkitab. Karena apapun yang dilakukan Amrozi, Imam Samudra, Abu Bakar Ba’syir dan semua orang-orangnya, ini sudah diramal.

    Kalau kita kembali pada Yohanes 16 ayat 2, jelas di sana dikatakan, “Kamu akan dikucilkan, dan setiap orang yang membunuh kamu menganggap dirinya berbakti pada Allahnya.” Ngerampok, membunuh, mengebom ini dianggap berbakti pada Allahnya. Membunuh teriak Allohu Akbar, ngebom tetep berteriak Allohu Akbar, ini sudah ditulis dalam Yohanes 16 ayat 2.

    Tapi ada satu masalah yang Tuhan Yesus pesankan, “Ada domba dari kandang lain yang harus aku tuntun juga.” Ini permasalahannya. Haruskah kita membenci dia? Tidak! Apapun yang mereka perbuat, tidak ada kebentian dalam hati kita. Ada domba dari kandang lain yang harus aku tuntun juga. Bahasa “ada domba dari kandang lain yang harus aku tuntun juga” ini sekarang diamanatkan kepada kita sebagai anak-anak-Nya. Untuk meneruskan kata-kata harus aku tuntun juga domba dari kandang lain, berarti di luar orang-orang Kristen. Itu bisa Budha, Hindu, Konghucu, bisa juga orang-orang Islam itu sendiri. Ini adalah tugas kita mengemban tugas Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.

    Yang jelas kita sekarang bagaimana bisa mengantisipasi situasi orang-orang FPI. Peran apa yang harus dia lakukan? Peran FPI hanya satu, mendirikan dan menegakkan syariat Islam di Indonesia ini. Sebab dianggapnya orang-orang NU sudah tidak mempunyai kemampuan. Di Indonesia ini mayoritas orang NU, cuma orang NU itu tidak sempurna dalam Islam. Itu memang benar. Kenapa tidak sempurna? Karena orang NU ini menggabungkan Islam dan Jawa. Ya, Islam dan Jawa, tidak murni Al-Qur`an semuanya.

    Tapi kelompok Habib Riski, Abu Bakar Ba’asyir, semua orang-orang memang memakai satu faham Al-Qur`an murni. Jadi, menegakkan Negara Syariat Islam dengan adanya Laskar Jihad, dengan hadirnya MMI yang dipimpin oleh Abu Bakar Ba’asyir, dengan hadirnya FPI yang dipimpin oleh Habib Riski. Itu belum organisasi-organisasi lain yang terhitung pada tanggal dua puluh tiga Desember tahun 2006 kemarin ada sekitar delapan organisasi Islam di Indonesia merapatkan barisan, menyatukan misi dan visi mereka. Dan di antara organisasi ini tidak ada NU dan Muhammadiyah. Organisasi ini sudah merapatkan barisan.

    Sekarang tinggal kita. Kita sudah paham bagaimana peran mereka. Kita pun harus merapatkan barisan. Rapatkan barisan! Gempur dengan doa dan puasa! Siapkan laskar-laskar Kristus! Asal jangan takut, ya.

    Dua hari ini saya kucing-kucingan. Keluar rumah kayak ada perasaan takut gini. Kucing-kucingan, sampai istri dan anak-anak saya menghadapi satu tekanan. Setiap saya keluar dari rumah saya katakan, “Iklaskan saya kalau nyawa saya harus jadi taruhannya. Tidak peduli! Mati pun hari ini, asal jangan jadi penjahat. Mati karena pikul salib. Martir untuk Tuhan itu tidak menjadi masalah. Ada saatnya itu semua terjadi.”

    Bapak, Ibu, Saudara sekalian,
    Dari sinilah bagaimana kita bisa mengantisipasi situasi dan kondisi negara kita yang sudah terpuruk ini. Saat ini adalah tugas-tugas kita.

    Saya sangat prihatin akan gerakan gereja-gereja di Indonesia ini yang secara jujur saya katakan perkembangannya sangat minus. Sehingga SK dua menteri diturunkan itu alhamdulillah, karena hadirnya dua SK Menteri ini dapat membuat instrospeksi oknum-oknum pendeta yang harus mereka tingkatkan dalam pola berpikir.

    Jangan bangun gereja kalau gak punya jemaat! Mbangun grejo gak onok jemaat tiwas terjadi fitnah. Fitnahnya apa? Antar pendeta menjelekkan. Di Surabaya itu banyak gereja-gereja dibangun. Setiap pendeta berbicara, “Ayo kita berdoa bersama-sama! Imani supaya malaikat Tuhan, kursi-kursi ini kita imani, supaya minggu depan kursi yang kosong bisa diisi.” Bagaimana bisa diisi, kalau dia nggak mau menginjili? Gak bisa diisi! Jemaatnya orang lain masuk. Putar aja kayak sirkulasi. Lho, katanya gereja Tuhan sudah mulai bangkit, banyak pendeta dari luar negeri menubuatkan, “Ooh, gerakan Kristus sudah mulai hadir di Indonesia.” Bisa hadir kalau kita siap menerima, mengemban Amanat Agung Tuhan Yesus.

    Mbangun gereja itu kayak perputaran. Maaf kata, memang tidak ada. Makanya dari tadi saya katakan gereja itu kayak diskotek sekarang. Saya rindu gereja itu dijadikan laboratorium, menggodok manusia-manusia yang hidup dalam dosa. Tapi nggak, gereja-gereja sekarang di Surabaya itu sudah jadi diskotek semuanya, hampir. Kenapa saya katakan jadi diskotek? Coba lihat, sodara kita Bani Kedar lihat, katakanlah ada seorang wanita Muslimah lihat, “Deloken iki lho wong wedok Kristen, iku ape nang grejo opo nang diskotek?” Pakai rok sekian (separoh paha maksudnya, pent.). Kadang udelnya sampek ketok koyok wong penyanyi India.

    Ini satu pengalaman bagi saya. Ketika saya baru bertobat, saya duduk di sebelah seorang wanita, di sebelahnya ada hamba-hamba Tuhan. Kebetulan waktu hening, firman Tuhan dibacakan. Nah kebetulan yang duduk ini banyak perempuan-perempuannya. Tanpa saya sadari saya toleh sebelah saya. Wong saya punya mata, ya saya noleh ke sebelah. Masya Alloh! Jadi ketika dia duduk, itu roknya sampai sekian (sambil mengisyaratkan betapa minimnya rok perempuan tersebut, pent.).

    Jadi dalam keadaan hening, saya keluar kata-kata subhanalloh! Semua jemaat yang mendengar mengarahkan pandangan kepada saya. Yang namanya Pak Nahason di sebelah saya nanya, “Pak, ada apa Pak?” Saya jawab, “Ah, ndak ada apa-apa Pak.” Ndak ada apa-apa tapi mata saya masih ngelirik lagi. Nah, inilah. Saya katakan, “Banyak kaum Hawa sudah menjadikan gereja jadi diskotek.”

    Tuhan ndak membutuhkan baju mahal. Harga sepuluh ribu pun ndak masalah, yang penting sopan. Ngadep Pengeran, ngadep Gusti Alloh, kudu sopan, tertib, dan ada aturan.

    Enggak, sekarang ini, waduh, pakai you can see, rambute disemir. Wis elek, disemir, tambah elek pisan. Lho ini kan disorot sama orang-orang Islam. Ini disorot. Karuane wong luar negeri penyanyi rock ngguantheng-nggantheng, lha wong Indonesia uakeh elek disemir wis malah gak karu-karuan.

    Kita ini cobalah, tampil beda itu boleh. Tapi setidak-tidaknyalah bercermin. Oh, kulitku iki koyok ngene, yo gak usah disemirlah.

    Kadang kala ada yang anting-antingan, tindakan, gelangan. Lho ini gereja, ini bukan diskotek. Saya pernah khotbah gitu, habis itu seorang gembala ini menyampaikan kepada diaken-diakennya supaya tidak mengundang saya lagi. Karena kenapa?

    Lek Makrus ini diundang bolak-balik jemaatku entek buyar. Mangan opo aku? Gak apa-apa. Saya katakan, “Hamba Tuhan harus seperti Gideon.” Gak usah akeh-akeh jemaat. Coba Gideon, telung atus ae cukup. Siap bertempur. Banyak-banyak juga ndak ada hasilnya. Halal perpuluhan iku, tapi gak barokah jarene wong Islam. Gak barokah. Barang halal belum tentu barokah lho. Banyak itu yang menerima perpuluhan itu. Karena kenapa? Jemaatnya banyak. Gak barokah. Tiwas gegeran ae rumah tanggane. Soale opo, mangan barang sing gak barokah. Thithik cumak barokah, ini yang Tuhan minta dalam kehidupan kita.

    Ini saya mohon maaf kepada Bapak Pendeta, kepada Bapak Gembala. Ini saya ndak nyinggung ndak ini. Ini kejadian di Surabaya memang begitu. Jadi saya cerita apa adanya. Saya ndak njelekkan pendeta ndak. Saya kepingin menyampaikan, kalau kita jadi pendeta, jadilah pendeta-pendeta Daud. Saya itu kepingin begitu. Kalau Pendeta Daud itu enak. Sadar, kita ini manusia nggak luput dari kesalahan dan kekurangan. Tapi kita ini konsekuen. Kalau salah, cepat ambil keputusan, cepat bertobat, begitu. Tapi nggak, akhir zaman ini banyak pendeta kayak Saul. Wis salah, ngeyel, ya kan.

    Itu lambangnya, karena kenapa? Kakean pendeto, pendeto gak ditahbisno gak diurapi Tuhan, atas kemauan manusia. Makanya saya bilang, kalau mau ngangkat pendeta, tolong dipikir dulu. Jangan sering sekali mengangkat. Kan sekarang ini banyak orang sukia angkat-angkat pendeta. Jangan! Ngangkat pendeta itu harus melalui satu kriteria yang betul-betul disaring murni. Akhirnya kenapa, ditahbiskan berdasarkan kemauan manusia. Hasilnya jadi Pendeta Saul. Sekarang banyak. Pokoknya, satu Pendeta Daud, sepuluh Pendeta Saul di gereja itu. Ini terjadi. Akhirnya apa? Jemaatnya mulai imannya ragu. Karena kenapa? Ucapan pendetanya ini hanya untuk akal-akalannya pendeta.

    Ya, ucapan kita ini jadi sabdo pandito ratu. Apapun yang keluar dari kehidupan kita, akan menjadi kenyataan. Karena kenapa? Yang kita tunggu itu nanti berdasarkan ilmunya orang Jawa, “Engkok deloken, mudhun nang nggone zaman akhir iku Ratu Adil sing jenenge Heru Cokro. Heru Cokro ini maksudnya sing nggowo banyu kauripan. Siapakah dia? Dia adalah Yesus itu sendiri. Kita harus ambil keputusan. Apapun yang terjadi, kita ambil satu keputusan. Merubah semua paradigma pola pikiran kita untuk menjadi orang Kristen yang benar.

    Ya, orang Islam melihat Yesus ini jalan yang lurus. Berarti pengikutnya harus jalannya yang lurus. Lek onok wong Kristen mlakune bengkok-bengkok, berarti itu bukan pengikut Kristus. Iki lho KTP-ku agomo Kristen. Berarti aku pengikute Kristus. Oh, Kristus iku dalane lurus, dadi mlakuku lurus. Lek onok wong mlakune bengkok-bengkok, tolong KTP-ne nanti siang diterawang lagi. Kalau perlu tanyakan ke pak camat, “Betulkah agama saya Kristen, Pak?” oh iya, bener. Kalau gitu saya ini pengikut Kristus. Apapun yang aku lakukan, hatiku, pikiranku, perasaanku, harus juga terdapat di dalam Kristus Yesus.

    Satu pesan saya, jangan takut mati! Karena semua yang hadir di sini sudah acung tangan. Wis dicatet karo malaikat nang kono. Wis kuabeh acung tangan berarti siap mati, jangan sesalkan!

    Coba lihat yang ada di Adam Air, nggak onok sing ngacung tangan, mati ndisiki. Mayatnya tidak ditemukan, bahkan banyak pendeta, banyak anak-anak Tuhan, iku durung ngacung tangan wis mati disik.

    Wallohu a’lam kenapa begitu? Hanya Tuhan yang tahu.
    Catatan:
    Sebutan Bani Kedar biasa dipakai oleh umat Kristen untuk menjuluki umat Islam dan bangsa Arab, karena menurut Alkitab Kedar adalah anak kedua Nabi Ismael dari 12 bersaudara (Kejadian 25:13-16, I Tawarikh 1:29-31). Menurut Yesaya 60:7, Tuhan berkenan menerima korban persembahan kambing domba Kedar. Ed.).



    Visits : Lihat Komentar di Forum Swaramuslim



    >>> Untuk mengomentari ayat dari kita Kej + I Taw, adalah benar sekali, karena di Bani Kedar pun terdapat orang2 yang percaya/menyembah kepada Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.. Begitu pun di Tanah Arab yang mayoritas Islam tetapi terdapat org yang percaya kepada Yesus Kristus dan itulah fungsi dari ayat2 tersebut. Thx ...GBUs alwys!!

  5. #5
    Bukan Member
    Notlogin

    Default Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Quota Dikirim oleh User ID: ramayana View Post
    Saya juga mendengar kesaksian bp Mahrus, dari VCD MP3. Beberapa hal yang menarik hati saya seputar kesaksian beliau sbb. :

    1. Sekitar 90% isi kitab Al Quran menceritakan Isabnu Maryam, Isa Almasih, Yesus Kristus; 5% menceritakan Bani Isroil (Israel), hanya 1% isi Al Quran menceritakan Muhammad; sisanya, 4% menceritakan hal lain.

    2. Bp Mahrus, yang masih keturunan langsung Muhammad SAW, pernah 4 tahun dididik di Madinah, dalam rangka Jihad. Sempat melihat lebih dekat Sumur Zam-Zam yang dikelilingi pagar betis, tak sembarang orang boleh masuk. Ternyata sumur itu kering, sama sekali tidak terdapat air di dalamnya. Lantas, air apa yang dibawa para jamaah Haji dan jamaah Umroh, yang disebut AIR ZAM-ZAM itu? Menurut kesaksian bp Mahrus, itu adalah air PDAM, air ledeng, yang dialirkan dari pusat PDAM di Madinah. Wah,.. wah, .. ini namanya penipuan boo.. Pantesan dijaga pagar betis, biar gak ketahuan.

    3. Muhammad SAW itu salah satu penguasa alam ghoib. Ketika usia beliau 61 tahun, beliau diracun oleh istrinya yang ke 17 (istri Muhammad 23 kalau gak 22) lantaran dendam. Selama 2 tahun telentang di ranjang karena sakitnya itu. Anehnya,walaupun Muhammad "sakti" namun gak bisa mendeteksi racun / penyakit apa yang menyerang beliau. Akhirnya usia 63 tahun menghadapi sakaratul maut yang sangat hebat, dan baru meninggal setelah didoakan pengikut-pengikut beliau.

    4. Diajarkan dalam islam fundamentalis, BUKAN untuk mencari kebenaran, melainkan untuk memerangi kaum Yahudi dan kaum Nasaroh (Kristen). Yahudi mereka sebut babi, kristen mereka sebut anjing. Kelompok Jihad telah di-indoktrinasi, siapapun umat Muhammad (Jihad) yang membunuh seorang Yahudi maupun Kristen, maka ketika mereka mati dalam jihad itu, langsung disambut 17 bidadari cantik. Maka tidak heran, kalau Imam Samudera dan Amrozi CS , tidak pernah mau mengaku bersalah atas aksi pengeboman yang mereka lakukan. Mereka begitu yakin bahwa dengan berjihad, melakukan kebrutalan, pembunuhan, mereka telah berbuat baik kepada allahnya. Tetapi yang mereka kerjakan sebenarnya juga alkitabiah, yakni untuk menggenapi salah satu firman Allah dalam injil Yohanes sbb.
    "Yohanes 16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah."

    5. Menurut pengakuan bp Mahrus, sebenarnya hati para Al Jihad itu sangat gersang, tidak ada rasa damai. Dan orang-orang islam pada umumnya adalah orang yang sebenarnya ragu-ragu, tidak ada yang mantap yakin bahwa mereka dijamin masuk surga.

    6. Pemburu hantu adalah HANTU MELAWAN HANTU, roh jahat vs roh jahat.

    7. Paranormal "ter-sakti" di Indonesia saat ini barangkali adalah ki JOKO BODO, karena dia "memelihara" lebih dari 8000 ekor jin. Karena itu rumah beliau diberi cat warna yang sesuai sebagai habitat (tempat bermukim) para hantu atau jin tersebut, yakni warna HITAM, MERAH dan HIJAU.

    8. Nah, kalau ini dari saya. Coba simak ayat-ayat alkitab berikut.
    Imamat 20:6 Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya.

    Imamat 20:27 Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri."

    Ulangan 18:11 seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.

    Jadi jangan heran, kalau Mama Lorenz dan lain-lain paranormal itu bisa meramal. Itu BUKAN karena mereka hebat, tetapi karena mereka DIRASUK ROH PERAMAL . yang sangat ditentang TUHAN.
    Mungkin Anda berkata:"tapi ramalan mereka tepat!! "
    Ya, benar, karena memang adanya roh peramal , tapi itu dibenci TUHAN . Kalau ramalannya salah , itu karena akal-akalan. Mau dibenci Tuhan, wahai saudaraku yang masih suka ke paranormal, alternatif dlsb , padahal kelihatannya rajin pergi gereja?

    Saya mengucap syukur karena Tuhan Yesus itu baik, juga kepada bp Mahrus, saya dan Anda.
    Tuhan Yesus memberkati.

    Gw agak protes, disitu tidak disebut mencari "bunga kencono wungu"
    tapi disebut "golekan kencana",juga tidak disebut diminta oleh "pejabat Jatim"
    "golek kencana" itu kalau nggak salah wujudnya patung wanita terbuat dari emas. itu semacam pusaka yang banyak diburu oleh paranormal
    "golek kencana" itu yang juga dicari orang untuk "tumbal" lumpur lapindo
    kalau bunga kencono wungu, itu nggak ada mas....yang ada "akik kecubung wulung" (kecubung ungu) -- ini semacam pusaka..
    ada juga "ratu kencono wungu", itu seorang ratu di majapahit.....
    ya..istilah-istilah kecubung wulung, golek kencana, ratu kencana wungu, itu familier bagi orang jawa (kejawen)
    (terus terang saya jadi bingung, CD MP3 kesaksian yang saya punya itu benar apa tidak?
    atau mas yang salah kutip (salah dengar), atau ada versi lain dari kesaksian itu?)


    Setelah saya baca baik - baik, berita diatas sama sekali tidak benar. Wahai saudaraku Ramayana, bila kamu memang jantan dan merasa pintar dalam hal ini ( agama ), mari kita adakan debat terbuka, kamu boleh mengajak siapa saja yang kamu anggap ahli dibidangnya, begitupun dengan saya. Dan bila kamu kalah kamu harus memeluk agama Islam begitupun sebaliknya.

    Saya tunggu tantangan anda.

  6. #6
    Bukan Member
    Notlogin

    Default Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    TANGGAPAN TERHADAP VIDEO ALI MAKRUS

    TENTANG NAMA ISA

    Ada satu hal lagi. Kalau kita sering kali membuat satu tatanan bahasa mengapa saudara-saudara kita menyebut nama Isa???Kalau Isa jadi Yesus, ini sangat-sangat bertentangan. Kalau Abraham jadi Ibrahim, mungkin tidak menjadi masalah. Tapi kalau Isa jadi Yesus, ini sangat bermasalah. Tapi ketika kita memahami, masuk di dalam pembelajaran toreqot ke dalamnya, di sini kita akan memahami apa yang disebut Isa.

    Isa ini bukan nama. Isa ini adalah gelar. Sehingga Isa itu disebut dengan At-Tauhid, satu-satunya. Sehingga nama yang terus dihadapkan dan ditulis oleh Al-Qur`an disebut Almasih Isa Alladzi Salam. (KET: yang benar Alayhis Salaam) Almasih tidak boleh ditaroh di belakangnya Isa, pasti ditaroh di depannya Isa.

    JAWAB:
    Apabila kita berpegangan bahwa bahasa yang digunakan oleh Yesus adalah bahasa Aramaic, maka silahkan buka situs:
    www.v-a.com/bible/aramaic-jesus.html
    Nama asli Yesus di sana dituliskan sebagai “Eashoa’M’sheekha” yang sebetulnya lebih dekat dengan “Isa Al Masih” dibandingkan dengan nama Yesus Kristus/Jesus Christ. Dalam bahasa Inggris EESHOA akan terdengar sebagai IISYUA atau IISYOA dalam bahasa kita. Bahkan dalam situs tersebut dapat didengarkan doa dalam bahasa Aramaic kuno, di mana nama Yesus tidak terdengar huruf Y atau J di depannya.

    Dari situ kita sebenarnya sudah bisa tahu bahwa kata Isa lebih dekat dengan nama asli Yesus, yang sebetulnya ketika diucapkan tidak ada huruf Y ataupun J di depannya, dan tidak ada huruf S di belakangnya, sehingga tuduhan bahwa Isa bukan nama melainkan hanya gelar justru jauh dari kenyataan.

    TENTANG GELAR ISA

    Almasih ini adalah orang yang diurapi Tuhan. Isa ini adalah At-Tauhid satu-satunya. Allahisalam artinya satu-satunya penjamin keselamatan, sehingga Isa itu dijuluki Nabi Pembawa Syafaat. Jadi kalau diringkes jadi satu, dia orang yang diurapi Tuhan dan satu-satunya penjamin keselamatan. Bukan salah satu, satu-satunya penjamin keselamatan. ??Di Indonesia ini dipercaya oleh saudara-saudara kita di bani Kedar. Itu ada 25 para nabi dan rasul. Dan hanya ada dua gelar nabi yaitu Isa dengan Muhammad. Isa punya gelar AS, Muhammad punya gelar SAW. Tapi sayang di Indonesia, dari mulai jamannya Adam sampai turunnya Isa itu semua di belakangnya diberi gelar AS. Saya nggak ngerti bagaimana pola pemikiran di Indonesia. Saya nggak ngerti dia memakai paham yang bagaimana. Yang jelas gelar ini, pengakuan seluruh umat Islam di dunia, dua gelar ini hanya dimiliki oleh dua orang nabi.??AS ini artinya allahisalam, pemberi penjamin keselamatan, sehingga Yesus diberi gelar asy-syukruf, perhiasan syafaat pemberi jaminan keselamatan itu sendiri. Muhammad itu diberikan gelar SAW, sollallohu allaihi wasallam, artinya adalah peminta jaminan keselamatakan. Ini perbedaannya. Sehingga Muhammad diberi gelar Nabi Pembawa Solawat.

    JAWAB:
    Kata Alayhis Salam tidak semata dipergunakan khusus pada nabi Isa saja, bahkan dalam beberapa hadits Malaikat Jibril-pun pernah diberikan gelar yang sama, yaitu Alayhis Salam pula.

    Arti kata Alayhis Salam sendiri terdiri dari 3 kata:
    ‘Ala yang artinya “atas / ditujukan kepada”
    Hi yang artinya “dia / nya”
    As Salaam yang artinya “keselamatan”

    Sehingga arti harfiahnya adalah: Keselamatan ditujukan kepada dia / keselamatan atasnya.

    Sedangkan Sholallahu ‘Alayhi Wassalaam terdiri dari kata:
    Shola yang artinya “penghubung”
    Allah yang artinya “Allah / Tuhan”
    ‘Alayhi yang artinya “atasnya / ditujukan kepada dia”
    Wa yang artinya “dan”
    As Salaam yang artinya “keselamatan”

    Yang itu semua artinya kurang lebih adalah: Dan keselamatan ditujukan kepada dia / keselamatan atasnya, sang penghubung Allah.

    Dari situlah, maka apabila kalimat AlahisSalam diartikan sebagai pemberi penjamin keselamatan, serta kalimat Sholallahu ‘Alayhi Wassalaam diartikan sebagai peminta jaminan keselamatan, hal tersebut justru menunjukkan ketidakhati-hatian / ketidak mengertian pendeta Ali Makrus akan bahasa arab.

    Sedikit catatan:
    gelar Alladzi Salam ataupun Alahi Salam sebagaimana diucapkan oleh Pdt. Ali Makrus tidaklah tepat, karena yang benar adalah Alayhis Salam. Hal ini dipahami oleh muslim kebanyakan (bisa dibuktikan dengan menanyai orang-orang Islam yang sholat di masjid, ataupun guru agama Islam cukup dari pengajar tingkat TK ataupun SD, tidak perlu harus pengajar IAIN/UIN, atau pengurus FPI ataupun harus keturunan Habaib, dari 3 sebutan di atas mana yang benar) apalagi untuk taraf Habib/Habaib (keturunan Rasulullah), sedangkan beliau mengaku sebagai keluarga Habaib. Seharusnya tidak mungkin salah.

    TENTANG ISTRI MUHAMMAD

    Jadi hadirnya sholawat itu ada riwayatnya sendiri. Ketika Muhammad pada usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk ke dalam tubuhnya. Karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri. Jadi yang meracuni Muhammad waktu itu adalah istrinya sendiri, istri yang ketujuh belas. Jadi istrinya Muhammad itu total dua puluh dua. Istri yang ketujuh belas ini meracuni dia. Dua tahun.

    JAWAB:
    Dalam Riwayat yang dipakai untuk menjelaskan jumlah istri nabi, jumlah istri nabi ada 12 yaitu:
    Khadijah binti Khuwaylid
    Saudah binti Zam’ah
    A’isyah binti Abu Bakar
    Hafshah binti Umar bint Khattab
    Zaynab binti Khuzaymah
    Umm Salama Hindun binti Abi Umayya
    Juwayriyah binti Harits
    Zaynab bint Jahsy
    Raihanah bint Zaid
    Ramlah bint Abi Sufyan
    Shafiyyah bint Huyayy
    Maymunah bint Harits
    Dari sumber yang sahih, belum ditemukan keterangan yang menunjukkan bahwa jumlah istri nabi Muhammad ada 22. Dengan tidak adanya dasar yang kuat, bentuk cerita seperti di atas terlihat jelas sebagai fitnah yang memang sengaja direkayasa.

    TENTANG SHOLAT SUBUH

    Sampeyan tanglet teng umat Islam, nopo kok kok sholat subuh? Tiang Islam solat subuh niku wonten rong perkoro dasare.

    Kaping pisan, dasar yang diletakkan oleh orang Islam karena karena dia mengingat bagaimana Yesus, Isa itu bangkit dari alam kubur, tepatnya itu pas subuh. Itu menurut iman keyakinan mereka.

    Kaping kalih, tiang Islam niku nopo kok solat subuh? Karena mereka yakin bahwa Yesus itu nanti akan datang ke muka bumi ini pada hari kiamat itu nanti, tepat pada subuh.

    Dua masalah inilah yang membuat orang-orang Islam bangun pada subuh, dan sujud menyembah di dalam solat subuh.

    JAWAB:
    Kebanyakan orang Islam tidak mengenal kebangkitan Yesus dari alam kubur sebagaimana yang dipercayai oleh orang Kristen, karena Islam tidak meyakini bahwa Yesus telah disalibkan apalagi masuk ke alam kubur kecuali setelah kemunculan beliau nanti di hari kiamat. Beliau diyakini oleh sebagian besar umat muslim telah diangkat ke langit terlebih dahulu dan ada orang lain yang diserupakan beliau yang kemudian dipancang di tiang salib. Jadi yang di salib, kemudian mati dan dikubur bukanlah Nabi Isa As. Maka bagaimana mungkin alasan orang Islam untuk sholat subuh didasari pemikiran kebangkitan Isa dari alam kubur, itu sama sekali tidak sesuai.

    Islam meyakini kedatangan Nabi Isa di hari kiamat nanti, tapi ketetapan kedatangan beliau apakah di waktu subuh atau tidak, bukanlah merupakan dasar didirikannya sholat pada waktu tersebut. Dalam Al Qur’an sendiri waktu subuh itu disebutkan beberapa kali:

    QS 11:Surat Hud ayat 81, QS 15: Surat ayat 66
    tentang waktu subuh sebagai datangnya azab bagi umat Luth / Lot

    QS 24: Surat An Nur ayat 58
    Tentang tiga waktu yang merupakan aurat: sebelum sholat subuh, waktu menanggalkan pakaian dan setelah sholat isya.

    QS 30: Surat Rum ayat 17
    Tuntunan untuk bertasbih di waktu petang dan subuh

    Akan tetapi alasan paling kuat yang bisa dijadikan dasar dikerjakannya sholat subuh ada pada:

    QS 17:Surat Al Isra ayat 78
    Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

    Dan di sana tidak ada penyebutan keterkaitan sama sekali dengan kehidupan, kematian, kebangkitan Yesus ataupun kedatangannya kembali.

    Jadi patokan dikerjakannnya sholat Subuh sama sekali bukan dari waktu kebangkitan ataupun kedatangan Isa, yang waktu kedatangannyapun tidak disebutkan dalam Al Qur’an.

    TENTANG PENYEMBELIHAN ISMAIL

    Coba tanyakan ke saudara-saudara kita di Bani Kedar. Ya, saudara kita di Bani Kedar itu kalau lagi bicara, itu pasti yang ditanya hanya satu, endi dalile? Nah, bapak-bapak, ibu juga tanya begitu. Endi dalile nang Al-Qur`an nek sing dibeleh iku Ismael? Dudohno dalile, dudohno ayate, dudohno kitabe!

    Tidak satupun ayat yang menyampaikan bahwa yang disembelih itu adalah Ismael. Nggak ada satupun ayat. Yah, justru yang disembelih oleh Ibrahim menurut Al-Qur’an adalah Ishak. Walaupun nanti pada akhirnya diganti domba. ??Jadi Al-Qur’an tidak pernah ngomong Ismael. Di dalam kitab suci Al-Qur’an yang diomongkan yang disembelih itu adalah Ishak, bukan Ismael.”

    JAWAB:
    Sebetulnya apa yang dikatakan oleh Pendeta Ali Makrus, merupakan penafsiran beliau dari surat di bawah ini
    QS 37: Ash Shaaffaat:

    99. Dan Ibrahim berkata:"Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku.

    100. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku yang termasuk orang-orang yang saleh.

    101. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar .

    102. Maka tatkala anak itu sampai berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

    103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis, .

    104. Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,

    105. Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

    106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

    107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar .

    108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

    109. "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim".

    110. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

    111. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

    112. Dan Kami beri dia kabar gembira dengan Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

    Kalau hanya dilihat dari nama yang muncul saja, maka yang disebut hanya Ishaq, sehingga muncul asumsi di atas, tetapi apa yang diuraikan di atas adalah sebuah urutan cerita yang runut dan teratur jalan ceritanya, mulai dari Ibrahim memohon keturunan yang saleh - dikabulkannya doa beliau dengan lahirnya anak pertamanya – diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih putra satu-satunya yang sudah diinginkannya sejak lama - kesabaran ayah dan anak tersebut dengan mematuhi perintah Allah - hingga dibalas kesalehan mereka dengan digantikan dengan hewan sembelihan - diabadikan peristiwa tersebut hingga saat ini dengan adanya idul qurban – kemudian Allah melimpahkan kesejahteraan kepada Ibrahim – statement Allah bahwa Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik – peneguhan bahwa ia termasuk hamba Allah yang beriman – barulah beliau diberi kabar gembira lainnya berupa putra yang lain yaitu Ishaq.

    TENTANG NAMA MUHAMMAD DALAM AL QUR’AN

    Hal sesuatu yang nggak masuk akal. Muhammad ditulis di Al-Qur`an itu cuma dua persen, Yesus ditulis di Al-Qur`an tujuh puluh lima persen.

    Sesuatu yang aneh. Harusnya itu Yesus ditulis dua persen, Muhammad ditulis tujuh puluh lima persen. Ini keterbalikannya. Sehingga banyak orang Islam mulai berpikir, kenapa kok bisa begini?

    JAWAB:
    Di sinilah salah satu bukti bahwa Al Qur’an bukan karangan Muhammad. Kalau kitab ini merupakan karangan Muhammad, sudah pasti akan banyak bertebaran namanya di dalamnya.

    Adalah merupakan reaksi spontan manusiawi kalau seseorang (manusia) dalam mengarang kitab, terlebih lagi yang memposisikan diri kita sebagai nabi, maka sudah pastilah akan lebih banyak memasukkan nama kita sendiri dibandingkan nama orang lain.

    Hanya saja perhitungan di atas tidak 100% benar. Nama Muhammad hanya ditulis 5x dalam Al Qur’an (4 Muhammad, 1 Ahmad), nama Isa ditulis 5x lebih banyak dari nama Muhammad, yaitu sebanyak 25x. Mengenai jumlah penyebutan nabi di dalam Al Qur’an, lebih jelasnya bisa di lihat pada daftar di bawah ini, Daftar ini diurutkan sesuai dengan nama yang penyebutannya paling banyak diulang-ulang.:

    1. Nabi Musa
    136 kali
    2. Nabi Ibrahim
    69 kali
    3. Nabi Nuh
    43 kali
    4. Nabi Yusuf
    27 kali
    5. Nabi Luth
    27 kali
    6. Nabi Isa
    25 kali
    7. Nabi Adam
    25 kali
    8. Nabi Harun
    20 kali
    9. Nabi Ishaq
    17 kali
    10. Nabi Sulaiman
    17 kali
    11. Nabi Ya'qub
    16 kali
    12. Nabi Daud
    16 kali
    13. Nabi Ismail
    12 kali
    14. Nabi Syu'aib
    11 kali
    15. Nabi Shalih
    9 kali
    16. Nabi Zakaria
    7 kali
    17. Nabi Yahya
    5 kali
    18. Nabi Muhammad SAW
    4 kali
    19. Nabi Hud
    4 kali
    20. Nabi Ayyub
    4 kali
    21. Nabi Yunus
    4 kali
    22. Nabi Ilyasa'
    2 kali
    23. Nabi Dzulkifl
    2 kali
    24. Nabi Ilyas
    2 kali
    25. Nabi Idris
    2 kali

    Sehingga penyebutan Muhammad 2% dan Yesus 75% itu terlalu mengada-ada. Bandingkan saja 25 dibanding 6000 ayat lebih, sudah pasti bukan 75%.

    Di sisi lain, sebenarnya setiap kali ada ayat Al-Quran yang dimulai dengan kata Qul (katakanlah), itu merupakan dialog Allah kepada beliau SAW untuk mengatakan sesuatu atau menyampaikan sesuatu. Dan kalau dihitung-hitung, jumlahnya mencapai 300 lebih.

    Andaikan jumlah penyebutan didasarkan pada keutamaan nabi, maka kalau berdasarkan jumlah, maka bukan nabi Isa yang paling utama, melainkan justru nabi Musa tentunya yang disebutkan 5x lebih sering disebutkan dibandingkan dengan nabi Isa.
    Dan yang penting, kemuliaan suatu makhluq tidak ditentukan dari berapa kali namanya disebutkan di dalam Al-Quran. Syaithan disebutkan di dalam Al-Quran jumlahnya tidak kurang dari 62 kali, tapi itu tidak berarti dia lebih baik dari mereka yang disebutkan lebih sedikit darinya.

    TENTANG KEUTAMAAN ISHAQ

    Dia terus cari, dia kepingin tahu, diberkatilah Allah Abraham, Allah Yakub, Allah Iskak, dan harus ditambah Allah Ismael.??Al-Qur`an tidak pernah menemukan dan menulis satu ayat pun tentang diberkatilah Allah Ismael. Selalu dikatakan diberkatilah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Di manakah Ismael? Mereka protes. Mereka protes kenapa Tuhan ini nggak adil? Sangat-sangat tidak adil, di mana letak Ismael?

    JAWAB:

    Al Qur’an menempatkan setiap nabinya pada posisi yang baik dan mulia, dalam ayat di bawah ini, dijelaskan bahwa masing-masing nabi ada yang telah diberikan petunjuk, ada juga yang ditegaskan sebagai orang-orang yang shaleh dan ada juga yang dilebihkan derajatnya di atas umat di masanya.

    QS: Al An’am ayat:

    84. Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

    85. dan Zakaria, Yahya, 'Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.

    86. dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya)

    Terkadang dalam satu surat ada nabi yang disebutkan dengan diberi beberapa kelebihan dan anugerah dari Allah, tapi nabi lain disebutkan dengan kelebihan yang lain di ayat yang lain, seperti pada ayat 84 ditulis nama Ishaq sebagai yang diberi petunjuk, sedangkan di ayat 86 nama Ismail disebut sebagai yang dilebihkan derajatnya di atas umat di masanya (KET: Ismail hidup satu masa dengan Ishaq, hanya beberapa tahun lebih tua, sehingga dari sini diperlihatkan salah satu kelebihan derajat Ismail dibandingkan dengan Ishaq). Maka sama sekali tidaklah perlu bagi umat Islam untuk protes ataupun merasa tidak adil sebagaimana dituduhkan oleh Pdt. Ali Makrus sebagaimana tersebut di atas.

    Sebagaimana ditulis sebelumnya tentang penyembelihan putra Ibrahim, justru karena kesabaran dan kesalehan Isma’il dan Ibrahim, maka diberilah mereka balasan berupa kabar gembira dengan lahirnya Ishaq.
    TENTANG BAHASA DALAM AL QUR’AN

    Dari kecemburuan inilah akhirnya mereka membuat satu hal yang sangat paten. Al-Qur`an tidak boleh dibahasakan, Al-Qur`an harus dibahasakan sesuai dengan bahasa aslinya. Apa yang terjadi di Indonesia? Terjadilah sebuah tatanan bahasa “iqro’, ” tata cara membaca Al-Qur`an. Mbaca thok, itu sudah ibadah, mbaca thok itu sudah dapat pahala.

    JAWAB:
    Sebetulnya bukan tidak boleh dibahasakan, karena banyak sekali kita jumpai Al Qur’an dan terjemahnya pada hampir semua bahasa besar. Yang betul adalah, harus selalu disertai dengan bahasa aslinya, yang justru dengan adanya bahasa aslinya, maka peluang kesalahan informasi akibat keterbatasan penerjemahan satu bahasa ke bahasa lain bisa ditekan maksimal. Maka kita bisa lihat Al Qur’an waktu kita kecil, di kampung halaman kita, bila dibandingkan dengan Al Qur’an dari Amerika atau Arab Saudi pada masa sekarang tidak kita jumpai perbedaan barang satu hurufpun.

    Justru kekayaan seperti inilah yang sangat mungkin mengakibatkan kecemburuan di agama lain. Kita bisa melihat seperti Saksi Yehova yang kembali menafsirkan Al Kitab kata demi kata dengan disesuaikan dengan bahasa aslinya.

    TENTANG AIR ZAM ZAM

    Bapak, Ibu, Saudara yang terkasih, ?Ada masalah yang terpenting. Ketika saya ada di Madinah sana, ada satu hal yang terpenting. Bahwa orang-orang yang berangkat naik haji, itu kalau pulang, itu yang selalu dibawa adalah air Zamzam. Itu sudah pasti. Pasti air Zamzam itu yang pertama dibawa. Nek njenengan ziarah teng nggone tanggi sing wangsul ndugi mulih kaji, niku sing dipadosi pertama kali banyu Zamzam.

    Namun yang menjadi permasalahan saat ini, adakah kebenaran di balik air Zamzam ini? Mereka memburu air Zamzam. Teng Mesjid Sunan Ampel niku air Zamzam satu botol Aqua itu dijual 12.500. Itupun dioplos dengan air sumur Sunan Ampel. Begitu mahalnya mereka mengeluarkan uang puluhan uang, masuk ke Medinah untuk membeli air Zamzam.




    JAWAB:
    Setiap orang yang pergi haji saja, pasti tahu bahwa air zam zam ada di Mekkah, bukan di Madinah. Sangat aneh ketika orang islam yang mengaku 4 tahun berada di sana bisa salah menyebutkan lokasi air Zam Zam tersebut.

    Buat orang awam non arab sekalipun yang pernah mengalami hal di atas saja (misalnya tinggal 4 tahun di arab), kesalahan menyebutkan tempat Zam Zam tersebut sudah sangat aneh, terlebih lagi yang mengatakan adalah orang yang mengaku keturunan Habaib (keturunan Nabi Saw.). Pengakuan status orang tersebut sebagai orang yang pernah datang ke sana apalagi dari keturunan Habaib menjadi tidak masuk akal dan patut dipertanyakan

    TENTANG SURAT AN NAS

    Kalau kita sampai orang Islam bertanya pada kita, itu gambarnya siapa? Kita akan jawab itu gambarnya Tuhan Yesus. Jangan salahkan kalau orang Islam ngomong bahwa kita ini orang kafir. Yah, berhati-hatilah. Itu gambare Tuhan Yesus, lha wong Tuhan kok isok digambar? Kan logis ya, sangat logika, masak Tuhan bisa digambar? Jadi harus kita melihat ruang lingkup di mana kita berbicara.

    Kalau kepada sodara kita di Bani Kedar, jangan sekali-kali bilang itu adalah gambar Tuhan Yesus. Tapi sampaikan berdasarkan surat Al-Anas (KET: kalau sudah pakai An tidak perlu Al lagi) ayat 2 dan 3, dia adalah maalikinnas, (KET: yang betul Malikinnaas, artinya beda dengan Maalikinnaas), Yesus iku rojone menungso, dia adalah illahinnas, ilahi menungso, menungso ilahi. Yesus adalah ilahi manusia (KET: yang betul ILAH, bukan ILAHI) dia adalah manusia ilahi. Yang digambar, yang dilukis ini adalah manusia adanya tapi dia adalah Ilahi itu sendiri disebut illaahinas. Illahi manusia, manusia ilahi, orang Islam nggak akan bisa jawab.

    JAWAB:
    Bahasa arab sangat jelas untuk kata ganti milik. Kalau dalam bahasa Indonesia kita sering rancu dengan kata Tuhan Manusia yang mungkin bisa kita terjemahkan sebagai Tuhannya manusia tetapi bisa juga dianggap sebagai Tuhan yang manusia, tapi dalam bahasa aslinya kata ganti kepemilikan sangat jelas dan tidak mungkin salah.

    Kalau keinginan Ali Makrus untuk menyebutkan:
    Tuhan itu manusia maka seharusnya bacaannya adalah Al Ilaahu Annaasu


    Kalau dia mau mengatakan:
    Tuhan yang manusia (ilah menungso) maka semestinya dia menulis Ilaahun Naasun

    Tapi kalau Ilaahin Naas (tertulis Ilaahin Naasi), sudah pasti terjemahannya Tuhannya manusia, kalau diterjemahkan sesuai dengan tata bahasanya tidak mungkin salah terjemah.

    Seperti penerjemahan ayat 2: Malikinnaas, sebetulnya sudah benar diterjemahkan sebagai rojone menungso (rajanya manusia) hanya saja tidak ada kata Yesus dalam terjemahan manapun.

    Begitu masuk ayat 3: Ilaahinnaas, penerjemahannya mulai ngawur. Karena sebetulnya ayat 2 & 3 strukturnya sama, maka seharusnya diterjemahkan sebagai ilahnya manusia (tuhannya manusia), tetapi di sini diterjemahkan sebagai ilah yang manusia. Di sini dipaksa harus mengikuti penafsiran Ali Makrus.

    TENTANG FPI

    Terus lahirlah FPI itu sendiri. Pada saat itu Jawa Timur masih kosong. Kosong masih belum ada gerakan orang FPI sama sekali. Belum ada gerakan orang FPI sama sekali, sehingga Habib Riski waktu itu memanggil saya. Saya disampaikan bahwa seluruh dewan pengurus yang ada di FPI meminta saya untuk memimpin, menjabat FPI di Jawa Timur. Karena tugas FPI harus diserahkan kepada orang yang punya gelar habaib. Kalau nggak ada embel-embelnya habaib, ndak boleh. Akhirnya saya pimpin. Karena pemimpin FPI harus memiliki banyak kriteria, salah satunya tidak pernah kenal kompromi. Tidak pernah kenal kompromi sama sekali, bengis, licik, picik. Itu sudah saya program.

    Pada tanggal 10 Januari pada tahun 2004 ketika saya diangkat menjadi ketua FPI di Jawa Timur, saya sudah persiapkan begitu detailnya. Tugas saya hanya satu, hancurkan kelompok kristenisasi di Indonesia. Dan saya akan hadapi setiap kelompok gerakan orang-orang Kristen di Indonesia. Siapapun juga dia saya akan hadapi!

    JAWAB:
    Sebagai orang yang pernah menjabat sebagai ketua FPI di Jawa Timur, tidak mungkin sampai salah sebut nama orang yang pernah memintanya menjadi ketua di Jawa Timur, terlebih lagi dia adalah pimpinan dari seluruh FPI di seluruh Indonesia. Kalau dianggap salah omong juga tidak, karena dia menyebut nama Habib Riski lebih dari satu kali.

    Anggota FPI saja tidak pernah terdengar salah menyebut pimpinannya dari Habib Riziek menjadi Habib Riski. Apalagi dia mengaku pernah menjadi ketua FPI.

    Untuk yang satu ini, saudara kita sudah melakukan konfirmasi dengan menelpon ke kantor FPI, yang kemudian memberikan nomor Irwan, sekretaris Habib sendiri di nomor 0812 950 7235

    Menurut beliau, itu tidak benar, karena setelah di cross check ke Jawa Timur, tidak ada anggota maupun pengurus yang bernama Ali Makrus.

    TENTANG PEMBURU HANTU

    Kebetulan saya sendiri terlibat dalam pengurus penasihat paguyuban paranormal. Waktu itu Ki Joko Bodo sempat ngebel saya, “Habib, boleh nggak saya minta sesuatu untuk mendampingi saya untuk melacak golekan kencono bersama beberapa teman paranormal?” Akhirnya saya iyakan.??Memang saya secara pribadi mengenal dunia ghoib itu bukan belajar. Dari turunan, jadi saya usia 4 tahun itu saya sudah bisa melihat, di situ ada ini dan itu.

    Sehingga ketika LATIVI membuka suatu peran Tim Pemburu Hantu, kami terlibat di dalamnya untuk menjadi Tim Pemburu Hantu di sana. Mungkin yang sering kali lihat LATIVI tidak akan asing, karena rambut saya waktu itu masih panjang.

    JAWAB:
    Dalam sebuah situs yang memuat foto-foto para pemburu hantu:
    HYPERLINK "http://swaramuslim.net/fakta/html/006/index.php?page=C" \l "pemburu hantu"http://swaramuslim.net/fakta/html/006/index.php?page=C#pemburu%20hantu
    di antara para Pemburu Hantu yang sedang beraksi saat itu, tidak ada yang wajahnya seperti Ali Makrus.

    Konfirmasi sudah dilakukan dengan menelpon salah satu anggota tim Pemburu Hantu tersebut Ustadz Aziz Hidayatullah di nomor 0815 650 9514. Saya menanyakan apakah ada anggota timnya yang bernama Ali Makrus? Dan kata beliau “Tidak ada itu yang namanya Ali Makhrus!”

    Apabila merasa masih diperlukan klarifikasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor-nomor Para Pemburu Hantu di bawah ini:
    ?Ust. A-Sholehpatie (Pelukis)?Tlp. 021 59316065 - HP 085217591999??Ust. Cilik Guntur Bumi?Tlp. 024 3543664 - HP 08122925456??Ust. Lukman Hakim AR?Tlp/Fax. 021 78889371 HP 08121984022??Ust. HTB Muh. Ridwan?Tlp. 021 8196818 HP 08128999968 - 0817799968??KH Rafiudin?Tlp. 021 5901111 HP 0818191659??Ust. Shomad MS?Tlp. 021 9102478 HP 081511123334 - 0818940481??Ust. HARIRI MAK?Telp : (021) 7227758 Hp : 081585121953??Ust. AZIZ HIDAYATULAH?Telp : (021) 8014273 ext 207, 70799917,701134894 Hp : 08156509514??Ust. SYARIF HIDAYAT?Telp : (021) 70972717,92644623 Hp : 08159573077??KI GUSTI CHANDRA PUTIH?Telp : (021) 8657174 Hp : 081328753993??Ust. KOSIM?Telp : (021) 8675374 Hp : 081311065491

    Konfirmasi lain adalah dengan menelpon ke PT GRAGETY UTAMA ENTERTAINMENT selaku Production House yang memang memproduksi TV Program Pemburu Hantu yang disiarkan di ANTV. Salah satu pimpinan GRAGETY, bapak Wita mengakui tidak mengenal nama Ali Makrus di antara para tim Pemburu Hantu yang pernah bekerja sama dengan beliau, menurut beliau satu-satunya yang bernama Ali masih bekerja di Gragety, tapi tidak terkait dengan Ali Makrus.

    Bagi yang memerlukan informasi lebih lanjut bisa menghubungi PT GRAGETY UTAMA ENTERTAINMENT yang beralamat di JL.RAWASARI BARAT NO.E 266A, KEL.CEMPAKA PUTIH TIMUR, JAKARTA PUSAT Telepon : 4246578 , Fax : 4246578

    Anggota FPI yang jadi tim pemburu hantu saja kalaupun ada, sangatlah langka. Apalagi kalau dia memiliki jabatan sebagai Ketua FPI Jawa Timur, yang pertama pula, kalau memang benar adanya, sudah pasti seluruh anggota FPI akan tahu.

    Kalau suatu saat ada lagi orang lain yang mengaku dari organisasi ataupun institusi besar yang lazim dikenal oleh masyarakat, jangan langsung percaya dan jangan langsung menuduh, kita tinggal meng-cross check datanya baik lewat internet atau dengan menghubungi contact person dari masing-masing organisasi atau institusi tersebut apakah benar ataukah benar-benar bohong.

    Dari pernyataan Ali Makrus sebagai keturunan Habaib, mantan Tim Pemburu Hantu, mantan FPI, bahkan mantan muslim, semuanya meragukan. Didukung dengan bahasa mata yang menunjukkan indikasi kebohongan yang kuat, yaitu matanya terlalu sering berkedip sepanjang pengakuannya.

    Sekedar catatan, normalnya seseorang akan berkedip sebanyak 15 sampai 20 kali dalam semenit. Namun ketika seseorang sedang malu, tegang atau saat berbohong, kadar stresnya akan meningkat yang mengakibatkan lebih banyak berkedip.

    Segala kebohongan yang disebutkan oleh Ali Makrus ini, baik itu sebagai Mantan Ketua FPI Jawa Timur yang pertama, Mantan anggota tim Pemburu Hantu yang bertemu Yesus, salah satu keturunan Habaib, ataupun kebohongan sebagai mantan muslim, apakah dilakukannya berdasarkan Alkitab, khususnya dari Filipi 1:18? Wallahu a’lam.

    "Tetapi tidak mengapa, ?sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, ?BAIK DENGAN MAKSUD PALSU MAUPUN DENGAN JUJUR. ?Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita."
    Filipi 1:18 Alkitab edisi TB)
    ?

  7. #7
    Bukan Member
    Notlogin

    Default Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Kalo Nulis Dan Ngomong Jangan Asal.
    Propaganda Anda Itu Tidakada Yang Masuk Akal.
    Pelajarilah Secara Baik Buku-buku Islam Dengan Hati Dan Pikiran Yang Jernih, Insya Allah Anda Dapat Hidayah.
    Ali Makrusitu Pembohong.

  8. #8
    cahaya is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jan 2008
    Kiriman
    1
    Rep Power
    0

    Default Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Quota Dikirim oleh User ID: Bukan Member View Post
    Kalo Nulis Dan Ngomong Jangan Asal.
    Propaganda Anda Itu Tidakada Yang Masuk Akal.
    Pelajarilah Secara Baik Buku-buku Islam Dengan Hati Dan Pikiran Yang Jernih, Insya Allah Anda Dapat Hidayah.
    Ali Makrusitu Pembohong.
    Terima kasih telah menjelaskan permasalahan sebenarnya dengan baik, santun dan benar. Sejak awal memang Ali Makrus menunjukkan tanda-tanda kebohongan. Arti bahasa arab yang dia sampaikan diputarbalikkan. Kita bisa cross check hal tersebut dengan melihatnya di buku tafsir/terjemahan kitab suci umat islam yang banyak dijual di gramedia.

    Satu hal lagi yang belum dijelaskan adalah saat ali makrus menyampaikan :
    "Tapi apa yang terjadi? 2004 adalah tahun persiapan saya untuk menghancurkan orang-orang Kristen. Saya nggak mengerti kenapa saya benci kepada orang Kristen. Saya ndak mengerti, hanya saja ditanamkan oleh guru saya bahwa orang Kristen itu kafir. Walan tardo ankal yahudu wala nasorro haataa tatabia milatahum. Wong yahudi iku nggak obahe koyok babi, wong Kristen iku nggak ubah seperti anjing, dia adalah haram. Penanaman itu tertanam dalam hati saya, sehingga saya katakan orang Kristen ini memang orang pembuat kerusuhan. Kebencian saya semakin mendalam. Saya persiapkan betul.

    Saya tidak menemukan arti seperti itu, kita bisa melihatnya pada kitab suci umat islam di gramedia pada surat albaqarah (surat ke-2) ayat 120. Ucapan Ali makrus merupakan kebohongan, fitnah dan adu domba antar dua umat beragama yang bersaudara yaitu islam dan kristen yang lahir dari sejarah yang sama, sehingga ALi Makrus sudah dapat digolongkan sebagai provokator. Kita (kedua umat) jangan terpancing dan termakan isu, kita harus waspada, bisa jadi Ali makrus tidak sendiri tapi memiliki jaringan yang luas yang ingin menciptakan ambon-ambon baru di Indonesia. Mungkin besok akan muncul lagi Ali makrus-Ali Makrus lainnya. Sebagai umat beragama di Indonesia memang kita gampang diprovokasi. Kalau untuk menjalankan perintah agama (ke gereja atau mesjid) kita agak enggan tapi jangan usik agama atau nama TUHAN kita, matipun kita rela walau dalam kehidupan sehari-hari kita sering meninggalkan nama TUHAN.

    Tidak ada yang menjadi target ALi Makrus selain kedua umat beragama (Kristen dan Islam) dan tidak ada yang menjadi korban akibat ucapan ALi makrus selain kedua umat tersebut, mari kita rapatkan barisan dan sadari bersama. Bila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan agama melakukan kerusakan (Kerusuhan, bom, dsb) itu hanyalah teroris. Umat agama yang bersangkutan juga tidak setuju dan tidak ada dasar hukumnya melakukan hal sepertinya itu, mengorbankan orang yang tdk bersalah (baik dari umat agama lain maupun ummatnya sendiri menjadi korban).Biarlah pihak yang berwajib yang menanganinya. Tidak ada agama yang mengajarkan dan menyuruh berbuat kerusahakan, yang ada adalah oknum yang menjual nama dan mengatasnamakan agama untuk mencari keuntungan pribadi dan golongannya.

    Semoga bermanfaat.

  9. #9
    manusiabiasa is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Apr 2008
    Kiriman
    1
    Rep Power
    0

    Exclamation Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Sabili
    No.7 Th. XV
    18 Oktober 2007
    6 Syawal 1428

    Halaman 52

    Pendeta Tukang Tipu beraksi di Jawa Timur

    Setelah heboh pelecehan al-Qur’an di Malang beberapa waktu lalu, kini muncul lagi kaset VCD pelecehan terhadap Islam. Pelakunya Pendeta Markus Margiyanto.

    Pelecehan terhadap islam ini sangat mengejutkan masyarakat Malang, Jawa Timur. Apalagi rentang waktu dengan heboh VCD pelecehan al-Qur’an di Hotel Asida itu, tidak terlalu lama. Kasus pelecehan baru ini yang juga melalui VCD, dilakukan seseorang yang mengklaim dirinya mantan ketua FPI Jawa Timur. Namanya, Pendeta Muhammad Paulus bin Ali Makhrus at Tamimi.

    VCD ini pertama kali didapat oleh Abu Rantizy, Ketua Tim FAKTA (Forum Anti Gerakan Kemurtadan) Malang yang diperoleh dari temannya yang berinisial EU, (25 Aug 07), seorang mekanik komputer di Kota Batu. EU mendapatkan video tsb dari sebuah CPU (Central Processing Unit) komputer milik pegawai Kecamatan Batu yang dia servis. “Saya melihat kok ada filmnya si Makhrus itu, lalu saya minta dan diapun mengijinkan. Kemudian saya segera melapor ke FAKTA,” tutur EU saat ditemui di bengkel komputernya.

    Tim FAKTA lalu menyerahkan VCD tsb ke MUI kota Malang, yang kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. “Sudah kami laporkan ke Polwil dan ke Kapolda, tinggal menunggu kerja kepolisian sekarang,” ujar sekretaris MUI Kota Malang M Nizhom hidayatullah kepada Sabili.

    VCD Ali Makhrus yang tengah ceramah tersebut berdurasi 1 jam 11 menit 53 detik. Dalam ceramahnya, si pendeta menggunakan baju formal berwarna biru motif kotak-kotak. Lelaki berjenggot panjang dan rapi bak aktivis islam ini sangat fasih menyitir ayat al-Quran dan hadits Rasulullah SAW.

    Dalam ceramahnya, Makhrus membual tentang berbagai hal. Antara lain, ia mengklaim dirinya sebagai keturunan Habib (cucu Rasulullah SAW, red) dari bani Tamim dan pernah belajar di Makkah. Dia juga mengaku telah diangkat sebagai ketua FPI Jatim pada tanggal 10 Jan 2004 silam, serta mengaku sangat dekat dengan Ja’far Umar Thalib dan Laskar Jihad-nya.

    Beberapa penghinaan yang diucapkan Makhrus dalam ceramahnya itu antara lain menyebut bahwa Nabi Muhammad diracun oleh istrinya ketika akan meninggal dulu. “Pada saat usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk di tubuhnya, karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri, istri yang ke-17. Jadi, total istrinya Muhammad itu ada 22,” kata Makhrus.

    Menurut dia, istri ke-17 inilah yang meracun Muhammad selama dua tahun agar sekarat, hidup tidak matipun tidak. Kejadian ini pula yang dijadikan dasar oleh umat islam untuk membaca surah Yasin kala melihat orang sakit atau sekarat. “Jadi surat Yasin dibaca agar yang bersangkutan mau mati ya, agar cepat mati, kalau hidup agar cepat sembuh,” ujarnya enteng.

    Pendeta yang telah menipu beberapa kiai ini juga menghina ibadah shalat Shubuh yang dilakukan umat islam. Kata Makhrus, orang islam itu shalat shubuh karena mengingat Yesus bangkit dari alam kubur yang terjadi tepat pada saat shubuh. Kiamat juga akan datang pada saat Subuh. “Itu menurut keyakinan mereka. Dua masalah inilah yang membuat orang-orang islam bangun dari tidurnya dan sujud menyembah dalam shalat subuh.”

    Pendeta yang pernah mondok di Pesantren ilmu al-Qur’an (PIQ) Malang ini juga menganggap orang kriten itu adalah majikan sedang orang islam adalah pembantu. Dia juga mengklaim bahwa 75 persen isi al-Qur’an bersumber dari Alkitab (Injil). Dia menganggap orang-orang yang pergi haji ke Makkah tak lebih dari sekadar wisata, bukan ibadah. Baginya, orang yang mencium Hajar Aswad adalah mencium jin. Masih banyak lagi penghinaan Makhrus yang bikin merah kuping.

    Siapakah Makhrus? Tanggal 12 Oktober 2005 silam, seorang pemuda 36 tahun bernama Pendeta Markus Margiyanto datang menemui KH Abdullah Wasi’an dirumahnya, di Sidoarjo, Jawa timur. Kepada kristolog kondang itu, Markus menyatakan niatnya untuk pindah agama dari Kristen ke Islam. Alasannya setelah membaca buku KH Abdullah Wasi’an yang berjudul Benteng Islam terbitan Pustaka Dai, ia jadi tertarik dengan islam.

    Dengan berbaik sangka, mendengar paparan Markus yang sangat memukau itu, KH Abdullah Wasi’an pun menuntun pensyahadatan Markus tepat pukul 11.00 WIB. Syahadat itupun ditandai dengan surat keterangan sementara yang ditandatangai oleh KH Abdullah Wasi’an dan beberapa saksi. Usai pensyahadatan, Pendeta Markus pulang dengan disangoni uang tunai. Nama Islamnya pun menjadi Makhrus.

    Namun setelah majalah Modus melakukan pengecekan secara mendetail pada bulan November 2005 lalu, ditemukan sejumlah kebohongan pada Pendeta Markus Margiyanto. Diantaranya, alamat KTP-nya di Jl. Pogot Lama II/91 RW 06/05 Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya ternyata tidak benar. Karena rumah itu telah dijual lima tahun lalu kepada Sutarso. Sutarso pun mengaku tidak tahu menahu tentang seluk beluk dan aktivitas Markus.

    Sementara itu, Darmo, tetangga depan rumah Sutarso yang tinggal di sana sejak tahun 1980 mengatakan bahwa yang berprofesi sebagai pendeta itu adalah ayahnya Markus. Setelah ditelusuri, ternyata markus bersama keluarganya yang terdiri dari anak, istri, ibu dan adiknya tinggal di Tanah merah II/22, Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya. Rumah yang sempat difungsikan sebagai gereja ini asalnya adalah milik Pendeta Petrus Salindeho yang pernah bermasalah dengan umat islam hingga divonis hukuman penjara, beberapa tahun lalu.

    Tak jauh dari rumah Markus di Tanah Merah itu, tinggallah Ustadz Ahmad Ghazali, salah seorang tokoh masyarakat yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC NU Surabaya. Ustadz Ghazali tahu persis daftar penipuan Markus yang bermodus ingin masuk islam dihadapan tokoh Islam lalu mendapat simpati sang tokoh hingga mendapat hadiah sejumlah uang dan materi lainnya.

    Beberapa kiai yang sempat didatangi Markus, antara lain KH Miftah, di Kedung Tarukan Surabaya yang akhirnya menyumbangkan uang tunai Rp. 250.000 dan sarung merek Al-Ma’ruf berharga ratusan ribu. Ada juga KH Asep mantan ketua PC NU Surabaya, KH Abdul Syakur, KH Abdurrahman Navis dan lainnya.

    Masrukin adalah salah seorang korban penipuan Markus. Dia adalah pengurus Masjid Nurul Jannah Kalilom, Surabaya. Kira-kira empat tahun lalu, Markus Margiyanto datang ke Mesjid Nurul Jannah dan menyatakan niatnya untuk masuk islam. Diapun disyahadatkan oleh Ridwan, modin setempat.

    Setelah masuk islam, karenat tidak punya rumah, Markus pun butuh rumah tinggal. Dengan ikhlas, Masrukin memberikan salah satu rumahnya yang baru selesai dibangun untuk ditempati Markus secara Cuma-Cuma. Diapun tinggal dirumah itu bersama istrinya, Muslimah anak seorang kiai di Singosari, Malang.

    Selama di rumah Masrukin, Markus sama sekali tidak bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya. Kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh jamaah mesjid, terutama oleh keluarga Masrukin. “Mualaf itu bagi orang islam merupakan aset,” alasan Masrukin. Jamaah Masjid pun simpati dengan keislaman Markus, sehingga segala permintaannya dikabulkan jamaah. “Jamaah masjid sini sudah banyak berkorban materi, tenaga dan pikiran untuk Markus,” imbuh Masrukin.

    Suatu saat, Masrukin merasakan ada gelagat yang lain karena setiap hari Minggu, pagi-pagi Markus pergi memakai baju yang rapi. “Ternyata Markus pergi ke Gereja,” kata Masrukin. Maka Markuspun dia usir dari rumahnya. Setelah pindah dari Kalilom, Markus melancarkan penipuan yang sama dengan modus pura-pura masuk islam untuk mendapat simpati dan uang dari jamaah masjid di Tanah Merah, Surabaya.

    Jauh sebelum melancarkan aksinya di Surabaya. Pendeta Markus pura-pura masuk islam dan nyantri di PIQ Singosari Malang dibawah asuhan KH Bashori Alwi. Karena sudah dipercaya, dia dijadikan menantu oleh KH Ahmad Rifai, pengasuh sebuah pesantren di Singosari, Malang. Namun setelah mempunyai dua anak Markus memboyong anak-anak dan istrinya ke Jakarta lalu mengkristenkan semuanya.

    Dalam pengakuannya kepada tim FAKTA Surabaya, Markus mengungkapkan bahwa ceramah-ceramahnya yang menghina islam itu berdasarkan pesanan gereja. Dia juga mengaku ditekan oleh bapaknya dan paman-pamannya yang pendeta. “Apa yang saya ungkapkan di VCD itu adalah rekayasa palsu pihak gereja,” kata Markus kepada Masyhud, ketua tim FAKTA Surabaya.

    Selain tekanan gereja, Markus juga rela memberikan kesaksian-kesaksian palsu tentang islam, karena alasan ekonomi dan dorongan finansial. “Pihak gereja sengaja memanfaatkan saya untuk membenturkan islam dengan kristen,” beber pendeta yang memiliki 20 tempat pemuridan tersebut. Yang dimaksud tempat pemuridan adalah semacam tempat pembinaan dan pendidikan Islamologi bagi umat kristen.

    Markus juga menyebutkan bahwa pihak gereja sengaja menyebarkan VCD ceramahnya itu untuk menghina umat islam. Posisinya sebagai mantan orang islam yang memberikan kesaksian palsu tentang islam, bagi gereja akan lebih mengena. Walau demikian, dia mengaku masih tetap seorang muslim, bukan murtad. Tentu saja kesaksiannya ini masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.

    Sudah banyak yang menjadi korban penipuan Pendeta Markus Margiyanto. Penipuan bermodus pura-pura masuk islam ini sungguh berbahaya. Jika setiap saat bersyahadat di hadapan tokoh islam untuk mendapat simpati dalam bentuk materi, maka jelas bahwa “penipuan berkedok masuk islam” adalah profesi Pendeta Markus.

    Chairul Akhmad
    Laporan: Kukuh Santoso (Malang)

  10. #10
    Junior maure is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Feb 2008
    Kiriman
    12
    Rep Power
    0

    Default Re: Ali Makrus Pemburu Hantu Lativi dan anggota FPI Surabaya murtad?

    Nah inilah akibatnya kalau ada pihak - pihak yang ngaku beragama tapi lebih mengutamakan kuantitas dari pada kwalitas.
    Kalau menurut saya, tidak usah repot - repot deh nyari orang masuk agama apa saja.... kuno itu....
    Mending, hiduplah sesuai dengan apa yang dipercaya dan bergandengan sebagai sesama saudara....
    Tidak ada kan yang tahu pasti bahwa TUHAN YESUS - NABI MUHAMMAD - PENDETA SIDARTA GAUTAMA DLL saling bermusuhan dan saling berusaha menjatuhkan di alam baka sana....
    Jangan2 malah mereka sedih melihat kebodohan dan kekanak-kanakn kita...
    Capek deh.....


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>