BUAH PERTOBATAN
Bacaan: Lukas 3: 8
“Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan”
Banyak orang boleh mengatakan bahwa ia sudah bertobat. Itu sah-sah saja.
Namun, dalam konteks keimanan seorang Kristen, buah dari pertobatan harus tampak dan dapat dirasakan orang lain.
Sebab bukan sekedar pengakuan yang menyatakan pertobatan seseorang, juga bukan giatnya kita melakukan berbagai pelayanan rohani, tetapi manifestasi buah pertobatan tersebut seharusnya nyata dan bisa dirasakan orang lain.
Pertobatan yang kita lakukan bukan sekedar perkataan di hadapan manusia. Tetapi, sebagai orang percaya yang benar-benar bertobat haruslah sungguh-sungguh dan tulus mengakuinya di hadapan Allah. Sebab, tak sedikit orang yang bisa berbicara lugas dan tangkas mengakui pertobatan, namun dalam tindakannya masih banyak yang tak berkenan di hadapan Allah. Bahkan, tak jarang pula yang mampu bersikap manis di hadapan kita, tetapi di belakang “ganas” dan menyimpan rancangan jahat. Padahal, menurut pengakuan dirinya sudah bertobat.
Yesus mengatakan: “Setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara, dan dari duri tidak memetik buah anggur.” (Lukas 6:44). Ini membuktikan hal yang logis dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai alami kehidupan kekristenan. Artinya, bahwa pertobatan seseorang akan termanisfestasi dari tindakan yang dilakukannya.
Satu hal yang harus disadari orang-orang percaya, bahwa kelak yang kita pertanggungjawabkan di hadapan Kristus, adalah buah pertobatan. Pertobatan bukanlah pemberian (karunia gratis), tetapi harga yang harus dibayar dan diperjuangkan. Artinya, saat kita mengambil keputusan untuk berjalan dalam terang Kristus, maka kita harus siap membayar harganya dalam tiap langkah kehidupan yang dihadapi. Bisa saja kita harus mendapat tantangan dari lingkungan rumah atau kerja. Bahkan tidak mustahil tantangan itu justru datang dari orang-orang terdekat dan sangat dikasihi.
Jadi, pertobatan itu merupakan sesuatu yang harus kita raih dan pertahankan, sebagai sebuah konsekuensi keputusan yang kita ambil. Maju terus, Tuhan memberkati. (AS/TLT)
Doa: Tuhan Yesus, mampukan aku mewujudkan pertobatanku dengan perbuatan-perbuatan kebenaran
SORGA AKAN BERSUKACITA MENYAMBUT ORANG YANG BERTOBAT DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH
|||||| sumber: http://www.glministry.com/ ||||||




LinkBack URL
About LinkBacks


Reply With Quote

Bookmarks