All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 5 of 5
  1. #1
    arjuna
    Notlogin

    Default "Puasa yang baik harus 24 jam" - Pdt. Akmal Sani

    By: Sensye (tab.victorious)

    ALKITAB mengajarkan kita agar selalu berpuasa, karena tujuan puasa adalah mendekatkan diri kepada Tuhan. Ini sangat berbeda dengan saudara-saudara kita yang dari Nebayot-Kedar, mereka berpuasa hanya karena suatu kewajiban. Dan jika mereka tidak lakukan maka dosa.

    Puasa dalam kekristenan bukan kewajiban melainkan tindakan Rohani untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dan terlebihnya mematikan jasmani kita untuk hidup bagi Kristus dan pengabdian kepada Tuhan Yesus. Jika berpuasa disertai dan diiringi dengan doa, maka sangat luar biasa.

    Dalam Matius 17:21 dikatakan “Sejenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa”. Begitu dasyatnya ketika kita berdoa dan berpuasa. Tetapi perlu diingat, bukan puasanya yang dasyat tetapi Yesus-Nya yang dahsyat, ini yang luar biasa.

    Puasa dalam Alkitab terbagi: pertama, puasa biasa. Artinya, puasa berpantang semua makanan baik keras maupun yang lembut. Tetapi tidak berpantang minum seperti yang Yesus lakukan. Kedua, puasa sepenuhnya, artinya tidak makan dan minum. Puasa yang seperti ini, sangat berbahaya bagi tubuh kita. Tetapi dalam Alkitab tertulis, Musa dan Elia berpuasa selama 40 hari tidak makan dan minum.

    Keduanya bukan berpuasa dalam dirinya tetapi puasa dalam kuasa Allah. Artinya kekuatan Allah ada di dalam puasa itu. Jika kita mau berpuasa seperti yang di lakukan Musa dan Elia, ya boleh-boleh saja. Hanya harus menyadari, tubuh ini membutuhkan air, dan jika kekurangan air, tubuh akan lemah. Ketiga, puasa sebagian yang dilakukan Daniel. Ia hanya makan sayur-sayuran saja.

    Oleh sebab itu yang dikatakan puasa yang baik adalah jangan sampai orang lain tahu bahwa kita sedang berpuasa. Itu sebabnya ketika sedang puasa, kita harus cuci muka, segarkan tubuh, minyaki rambut, supaya orang tidak mengetahui kita sedang berpuasa.

    Kalaupun kita datang ke rumah orang, lalu tuan rumahnya memberikan kita makan dan minum, janganlah langsung mengatakan, “Saya sedang berpuasa”, ini munafik namanya. Seharusnya harus mengatakan “maaf saya sedang istirahat”. Dan pasti tuan rumah akan mengerti. Sekali lagi, jangan sampai kalimat yang kita ucapkan itu membuat kita bangga bahwa kita sedang puasa.

    Puasa dan doa tidak boleh dipisah-pisahkan, keduanya harus berjalan seiring dan berkesinambungan. Sebab di dalam doa dan puasa akan ada satu kekuatan yang sungguh luar biasa yakni dibalik itu pasti masalah kita akan dijawab, pergumulan kita akan dijawab, penyakit akan disembuhkan dan lain sebagainya.

    Selain itu dalam berpuasa, kita berusaha untuk mematikan tubuh jasmani dan hidup dalam Roh. Bahkan dengan puasa kita dapat melarikan diri dari dosa, tidak sombong, angkuh dan terlebihnya kita mendekatkan diri di hadirat Tuhan. Karena hidup ini bukan kita lagi melainkan untuk Tuhan Yesus Kristus sajalah.

    Jika sudah berpuasa tetapi belum dijawab doanya maka harus ada tindakan mengoreksi diri. Mungkin ada dosa dan kesalahan yang kita lakukan sehingga memperhambatan jawaban doa (Yesaya 59). Karena ada tiga dimensi dalam berdoa, pertama, berdoa jika belum juga dijawab maka harus berpuasa kalau belum juga maka kita harus bernazar. Dan kalaupun juga belum dijawab maka kita harus periksa diri, pasti ada ganjalan, dan dosa.

    Kesimpulannya adalah; puasa yang benar harus 24 jam tidak makan dan minum. Dan ketika kita berpuasa janganlah sampai menghambat aktivitas kita. Kalau kita sunggu-sungguh dihadapan Tuhan maka apapun yang ada di hadapan kita tidak akan mampu menghalangi.

  2. #2
    arjuna
    Notlogin

    Default "Puasa itu melatih Diri" - Pdt. Daniel Yohanes

    By: Chris (tab.victorious)

    PUASA dalam kekristenan adalah sebuah bentuk, wujud dari seseorang yang percaya kepada Tuhan. Sekaligus menyadari bahwa puasa itu adalah hal penting. Kenapa, karena dalam puasa kita harus memiliki kerendahan hati untuk lebih dekat lagi kepada Tuhan. Atau karena adanya pergumulan hidup yang sedang digeluti. Dalam puasa juga ada kekuatan Allah yang supranatural yang tidak kelihatan dan itu akan menjamah setiap pergumulan kita. Tuhan mau kita menjalankan puasa dengan hati yang benar-benar bersih.

    Selain itu puasa juga merupakan latihan untuk hidup lebih baik lagi di hadapan Tuhan setiap hari. Kitab Yesaya 58 : 6 mengatakan bukan puasa yang Ku-kehendaki, tapi melepaskan belenggu dari setiap kelaliman. Ayat ini berarti apakah kita setiap hari mampu melepaskan karakter kita yang tidak baik. Kalau ini bisa kita gumuli melalui puasa, maka mujizat akan cepat terjadi. Tuhan melihat hati kita, bukan melihat cara kita berpuasa. Bukan seperti orang Farisi yang berpuasa tapi hatinya jauh dari Tuhan. Jadi di dalam puasa kita sedang melemahkan segala keinginan daging.

    Dalam kitab Yesaya Allah mengeluarkan statement bahwa ada orang yang berpuasa hanya sekedar puasa saja, sedangkan karakternya tidak berubah. Kalau begitu kasusnya maka Tuhan mengatakan tidak perlu lagi berpuasa. Yang Tuhan mau dengan berpuasa, karakter kita berubah menjadi baik, dan setelah puasa jangan karakter kita kembali menjadi buruk. Tuhan mau selanjutnya kita menghasilkan buah-buah Roh. Dan jangan juga kita melakukannya dengan gaya sok-sok-an. Kita harus berpuasa dengan sungguh-sungguh supaya apa yang kita mohonkan bisa terjadi. Kalau kita sudah bisa mengubah karakter, maka Tuhan akan mengatakan puasa yang Aku kehendaki.

    Puasa juga merupakan penyangkalan diri, misalnya saat kita mau marah maka kita tahan rasa amarah itu. Kita melatih diri untuk tidak marah. Di dalam berpuasa setiap kebiasaan buruk kita akan terpangkas dengan sendirinya. Dengan berpuasa kita berusaha menggapai hadirat Allah, dengan begitu mujizat Allah pasti akan terjadi. Saat berpuasa, hendaklah kita tetap dalam hadirat Tuhan dan terus merenungkan kebenaran firman Allah. Dan jangan kita tidur terus, itu bukan puasa namanya. Kita harus terus menaikkan pujian penyembahan kepada Tuhan. Sama seperti Daud, meskipun anaknya mati, dia tetap berpuasa, itu berarti dia berpuasa dengan rutin dalam keadaan apapun.

    Jenis-jenis puasa ada yang tiga hari tiga malam seperti Esther, Daud yang berpuasa 21 hari tidak makan dan ada juga tujuh hari tujuh malam seperti Daud tidak makan. Dalam berpuasa sangat penting kita mengetahui Tuhan maunya kita berpuasa dengan cara yang bagaimana, mungkin Tuhan mau kita berpuasa dengan cara hanya memakan buah-buahan saja, karena ada sesuatu yang Tuhan ingin kerjakan ketika kita melakukan itu. Tapi kalau untuk pemula-pemula sebaiknya berpuasa satu hari saja.

    Bagi anak-anak Tuhan yang pernah berpuasa terus-menerus sampai doanya dijawab Tuhan, itu artinya dia nekad memaksa Tuhan. Tapi terkadang Tuhan juga menyukai tindakan yang seperti itu, tapi juga kadang Dia malah tidak menjawab sama sekali. Kenapa Allah tidak menjawab doanya, karena ketika dijawab maka orang itu akan menjadi rusak dalam arti menjauh dari Tuhan. Karena permintaannya itu berdasarkan hawa nafsu kedagingan yang akan membuat dia celaka. Tapi kalau memang itu dilakukan karena adanya gerakan Roh, ya lakukan saja terus. Pasti hasilnya akan dahsyat.

    Puasa yang memang tidak terbatas hanya kepada hamba Tuhan saja, melainkan kepada seluruh jemaat, seyogyanya harus dilakukan secara continue dengan tujuan melatih diri dalam berpuasa, meskipun tidak ada beban masalah. Sehingga bagi kita yang sudah melatih diri berpuasa dalam hari-hari tertentu, maka ketika beban masalah datang, kita akan memandang beban itu biasa-biasa saja.

    Lain hal dengan mereka yang berpuasa hanya kalau menghadapi masalah, mereka tetap akan mudah marah, tersinggung dan lain sebagainya ketika berpuasa. Untuk itu sebaiknya minimal satu minggu sekali kita harus berpuasa, baik itu dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore atau hanya sampai jam 12 atau jam 3 sore juga tidak apa-apa. Yang penting kita latih terus tubuh ini untuk berpuasa.

  3. #3
    Bukan Member
    Notlogin

    Default Re: "Puasa yang baik harus 24 jam" - Pdt. Akmal Sani

    "nebayot" dan "kedar"?? berati anda mengakui adanya penyebutan "keturunan Ishmael=>bangsa arab=>Muhammad SAW" dalam perjanjian lama? jauh sebelum Al-Qur'an turun??

    dan masih menyangkalnya??

  4. #4
    Bukan Member
    Notlogin

    Thumbs down Re: "Puasa yang baik harus 24 jam" - Pdt. Akmal Sani

    Pertanyaan Anda akan terjawab disini http://duladi.t35.com/

    Paham !

  5. #5
    santo80s is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Feb 2009
    Kiriman
    1
    Rep Power
    0

    Default Re: "Puasa yang baik harus 24 jam" - Pdt. Akmal Sani

    Kesimpulannya adalah; puasa yang benar harus 24 jam tidak makan dan minum. Dan ketika kita berpuasa janganlah sampai menghambat aktivitas kita. Kalau kita sunggu-sungguh dihadapan Tuhan maka apapun yang ada di hadapan kita tidak akan mampu menghalangi.

    apa gak mati nih orang klo puasa kayak begini 24 jam, jadi bibgung dg wejangannya pendeta. klo dibaca dari atas sampe bawah gak nyambung


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>