SEORANG SAHABAT
Bacaan: 1 Samuel 18:1
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.’ (Amsal 17:17).
Siapapun kita, pastilah mempunyai seorang yang namanya teman dekat, sahabat atau saudara. Tidak mudah mencari seseorang untuk dijadikan sebagai sahabat yang baik sekarang ini. Seringkali persahabatan yang dibangun tidak berdasarkan kasih, tetapi ada maksud-maksud tersembunyi. Untuk itu, kita akan melihat teladan yang diperlihatkan dalam persahabatan antara Daud dan Jonathan. Walaupun berbeda derajat, persahabatan yang mereka bangun dapat merobohkan tembok perbedaan di antara mereka. Lewat persahabatan mereka kita akan melihat siapa dan apa arti seorang sahabat itu.
1. Sahabat adalah seorang yang mau menerima orang lain tanpa melihat status atau derajat seseorang. Baik orang itu miskin atau kaya, berpendidikan rendah atau tinggi, besar atau kecil, tua atau muda semuanya tidak menjadi halangan bagi persahabatannya. Seorang sahabat tidak melihat orang lain dari sudut pandang apakah ia menguntungkan atau tidak, tetapi dari hati dan kasih yang tulus.
2.Sahabat adalah seorang yang berada di tengah-tengah penderitaan. Orang yang mau berada di tengah-tengah penderitaan adalah orang yang dengan tulus menyatakan kasihnya. Dan seorang yang mau menyatakan kasihnya pastilah seorang yang dapat menjadi sahabat yang baik. Kehadiran seorang yang demikian dapat menjadi pembangkit semangat bagi sahabatnya yang sedang berada di dalam masalah.
3.Sahabat adalah seorang yang mau berbagi. Seorang sahabat harus tetap ada bagi sahabatnya dalam keadaan apapun. Baik senang maupun susah seorang sahabat harus tetap dapat menjadi orang yang setia bagi sahabat kita. Tetap memberi semangat, berbagi, saling membantu dan apapun itu namanya yang memang kita sanggup untuk memberikannya.
Jadi, kalau sahabat di dunia sanggup memberikan yang baik, memperhatikan, menerima dan sebagainya, apalgi sahabat yang diberikan Allah kepada kita. Allah memberikan anakNya Yesus Kristus untuk menjadi sahabat bagi kita di kala kita menjalani kehidupan ini. Sebagai sahabat, Yesus adalah sahabat yang sejati. Dia memperhatikan kita, mengasihi bahkan, memberikan nyawaNya sebagai ganti penebusan dosa kita di atas kayu salib. (Ariel)

Doa: Terima kasih Tuhan, atas kasih setiaMu bagi kami sekalian. Amin!


YESUS ADALAH SAHABAT SEJATI DALAM SEGALA PERKARA SELALU SETIA

|||||sumber: http://www.glministry.com/ |||||