MANFAATKAN IT SECARA SEHAT
[ Senin, 17 Januari 2006 | 1057 pembaca ]
Maraknya situs-situs porno di internet, dikhawatirkan membawa dampak negatif pada generasi muda kita. Pasalnya lebih dari 60% pengguna jasa internet di Indonesia, didominasi oleh pengguna-pengguna usia Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi, yaitu sekitar 18 hingga 24 tahun. Dan diyakini, sebagian besar dari mereka gemar mengunjungi situs-situs porno.
Pengamatan ini dibeberkan KRMT Roy Suryo, pakar Telematika dalam Talk Show Dampak Perkembangan IT Terhadap Pergaulan Bebas di AJBS Convention Hall pada hari selasa, 21 Desember 2004 lalu. Talk Show yang penyelenggaraannya atas kerja sama antara Dinas P&K Jatim, Jawa Pos, Bank NISP, dan STIKOM itu, setidaknya dihadiri 1.500 siswa dari pelbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.
Kekhawatiran Roy ini tentunya beralasan, karena mereka memanfaatkan jasa Warung-warung Internet (Warnet) untuk bisa online ke internet. Sehingga mereka pun, terbebas dari pengawasan orang tua.
Sebagai solusinya dosen Fisip UGM Jogja ini, memaparkan dua metode penanggulangan yang cukup efektif. Yaitu melalui pendidikan agama yang cukup dan pencegahan teknis pada infrastruktur internet yang ada.
Dengan pendidikan Agama yang cukup, maka remaja bisa memfilter berbagai informasi yang layak dikonsumsi saat berinternet. Sedangkan secara teknis, bisa dilakukan dengan cara menginstall software-software filter khusus di proxy server milik sekolah atau warnet. Sehingga saat pemakai memasukkan kata kunci yang biasa dipakai alamat situs porno, maka aksesnya langsung terblokir secara otomatis. Misalnya porn, sex, adult, dan sebagainya.
Selain Roy, talk show ini juga menampilkan dr Silvia W. Lestari, seksolog Universitas Indonesia sebagai pembicara kedua. Dalam persentasinya, secara jelas dokter muda ini menjelaskan cara kerja sistem reproduksi pada manusia. Bahkan dalam presentasinya, secara terang-terangan menunjukkan organ-organ vital pria maupun wanita.
“Sebelumnya saya minta maaf apabila terdapat beberapa gambar yang kurang berkenan, tapi hal ini sangat penting diketahui adik-adik “ buka Silvia di awal presentasi.
Saat disajikan presentasinya itu, kontan saja membuat heboh peserta talk show yang masih belasan tahun itu. Namun setelah diberi penjelasan, mereka pun akhirnya memperhatikan materi yang disampaikan. Bahkan diusai presentasinya, berbagai pertanyaan pun tampak membrondong dokter cantik yang masih berusia 28 tahun ini.[




LinkBack URL
About LinkBacks



Reply With Quote

Bookmarks