INSENTIF DAN DISINSENTIF
fficeffice" />
>>
Pemberlakuan intensif dan denda(disintensif) di Perusahaan umum Listrik Negara disanyelir rawam problem . PLN yang saat ini semakin terpuruk dengan kenaikan harga BBM mencari solusi baru guna menekan defisit yang terjadi saat ini.Subsidi dari pemerintah yang tidak menutupi angka defisit mendorong menajemen perusahaan menciptakan karya inovasi maupun penghematan disana sini. Salah satu solusi yang ditawarkan manajemen perusahaan adalah progran insentif dan denda (disinsentif) yang segera akan disosialisasikan kemasyarakat/pelanggan dan calon pelangggan. Pelaksanaan Sosialisasi pelanggan ini tentu saja rawan problem sehingga perlu disiasati pelaksanaannya.Salah satu problem yang cukup rawan adalah denda (disinsentif) yang diberlakukan kepada pelanggan.
Untuk kasus ini kami mengambil contoh sebagai birikut.
Seorang pelanggan R1 dengan daya 450VA akan mendapat insentif bila menggunakan energi listrik sebesar max60 kWh dalam sebulan dan bila penggunaan energi listrik diatas 60 kWh maka pelanggan akan dikenakan Denda (disinsentif)
Pemberlakuan denda biasanya berlaku apabila seseorang /badan melakukan pelanggaran atas aturan yang berlaku atau yang telah ditetapkan .>>
Kondisi ini yang dapat menyebabkan munculnya problem antara PLN dan pelanggan mengingat ketiga seseorang menjadi pelanggan PLN dengan daya 450 VA( pada wilayah jam nyala 24 jam) maka ia memiliki hak menggunakan energi listrik sebesar 450 VA selama terus menerus (sehari) namum hak pelanggan ini akan hilang seiring dengan diberlakukannya disinsentif (pemakaian diatas 60 kWh/bulan) atau dengan kata lain pelanggan hanya dapat menggunakan energi listrik dengan penggunaan rata rata dibawah 100 Watt/jam agar tidak dikenakan Denda (disinsentif)
Apakah hal ini tidak mengundang problem ?
Sebagai insan PLN kita diminta agar dalam sosialisasi kepada pelanggan diharapkan segenap insan PLN dapat menggunakan /mengganti Istilah Disisentif (denda) dengan kata yang lebih bijaksana agar kita dapat meminimalisir problem yang mungkin akan timbul.
Selamat Bersosialisasi.




LinkBack URL
About LinkBacks
ffice" />

Reply With Quote

Bookmarks