All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 8 of 8
  1. #1
    PJ Forum yafet is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    399
    Rep Power
    10

    Default Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    Renungan di Awal tahun 2008

    “ PLN ku Sayang, PLN ku Malang “

    Saat perjuangan merebut kemerdekaan dahulu, segenap rakyat Indonesia bersatu padu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan Semangat Nasionalisme / Kebangsaan yang tinggi guna mewujudkan Indonesia yang satu dengan motto “MERDEKA atau MATI “ ; sehingga seluruh perusahaan pemerintah Penjajah yang menguasai hajat hidup orang banyak di Nasionalisasi menjadi Perusahaan Negara ( salah satunya PLN ). Para Pendiri Bangsa/ Negara ini menitipkan Negara & Bangsa ini pada generasi penerusnya dengan berpedoman pada falsafah dasar Pancasila & Undang Undang Dasar 1945.

    Namun saat ini semua hanya tinggal kenangan saja, karena Semangat Nasionalisme / Kebangsaan sebagian besar generasi penerus (Khususnya pejabat) sudah banyak yang luntur dan berubah menjadi Semangat Individualisme yaitu Semangat Kapitalisme Liberal yang sangat bertentangan dengan Falsafah Dasar Pancasila & Undang Undang Dasar 1945.

    Tahapan Proses Penghancuran PLN secara sistematis :

    1. Merubah status Hukum PLN dari Perum menjadi Perseroan Terbatas (PT).
    2. Membentuk Unit Bisnis terutama diunit yang berada di Jawa-Bali (unit yang Gemuk)
    3. Merubah Status Hukum Unit Bisnis yang Gemuk menjadi Anak Perusahaan.
    4. Merubah Status Hukum Anak Perusahaan menjadi BUMN Mandiri terpisah dari PLN atau dijual langsung di Pasar Modal.
    5. Unit PLN di Luar Jawa-Bali yang merugi kemungkinan besar diserahkan ke PEMDA untuk menjadi BUMD atau Perum.

    Semoga Renungan ringan ini dapat menjadi masukan para pembuat keputusan guna meninjau ulang keputusan penting yang sangat menghianati para pendiri Bangsa / Negara demi kemajuan Bangsa & Negara Indonesia guna menghantarkan Seluruh Rakyat Indonesia ke gerbang kemakmuran.




    Mari Kita Ciptakan Satu PLN !

    SP PLN . . . . . Yes
    PLN . . . . . . . Jaya
    Perpecahan . . . . No


    Marilah segenap pegawai PT PLN (Persero) / Anggota Serikat Pekerja untuk segera merapatkan barisan dan bahu membahu mewujudkan PLN yang SATU dengan motto “ Sekali Melangkah Pantang Menyerah, Sekali Tampil Harus Berhasil “ .
    Attached Files
      Komentar dulu baru unduh attachment

  2. #2
    PJ Forum yafet is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    399
    Rep Power
    10

    Default Putusan Perkara Nomor 001-021-022/PUU-I/2003

    Dimuat Dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 102 Tahun 2004, Terbit Hari Selasa
    tanggal 21 Desember 2004

    P U T U S A N
    PERKARA NOMOR 001-021-022/PUU-I/2003
    DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
    MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

    Yang memeriksa, mengadili, dan memutus pada tingkat pertama dan terakhir telah menjatuhkan putusan sebagai berikut, dalam permohonan pengujian Undang-undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang diajukan oleh:
    -----------------------------------------------------------------

    Baca lanjutannya di lampiran . . .
    Attached Files
      Komentar dulu baru unduh attachment

  3. #3
    Karyawan simi is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Mar 2007
    Kiriman
    26
    Rep Power
    0

    Default Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    Mohon ijin ikutan ....
    Membaca hasil RUPS 2008 tentang restrukturisasi ini membuat saya bertanya - tanya ada apa sebenarnya ?????
    Apa alasan mendasar untuk dilakukan restrukturisasi organisasi PLN ?
    Apakah ada yang tahu, alasan yang berkembang dalam rapat itu sehingga sampai pada keputusan itu ?
    Apakah kita punya hak untuk mempertanyakan hasil RUPS itu ?
    Apakah ada tujuan mulia dari Keputusan itu ?
    Apakah sudah dipikirkan berapa besar anggaran yang akan dikeluarkan untuk itu ?
    Bagaimana model / bentuk organisasi yang ada di Kantor Wilayah kalau ditambah dengan Deputi Direktur ?
    Bukankah lebih baik anggaran dan tenaga serta waktu kita pakai untuk memperbaiki pelayanan kita pada pelanggan ?
    karena sesungguhnya, solusi terhadap beberapa masalah seperti contohnya tunggakan, sudah kita tahu tapi alasan yang sering dikemukakan adalah karena masalah tingginya biaya....
    Terus bagaimana dengan keputusan yang satu ini ??????
    Jangan - jangan kita hanya terjebak pada isu perubahan yang kebablasan....
    Yang lebih parah lagi, ini hanya bersifat mencoba - coba... kumpul rapat menghabiskan SPPD, kemudian hasilnya tidak bisa dipergunakan...
    Jika itu benar, kasihanlah nasib PLN, terutama pelanggannya...
    Maaf jika ada kata / kalimat yang tidak berkenan ...

  4. #4
    Karyawan pradipta is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Aug 2007
    Kiriman
    16
    Rep Power
    0

    Default Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    kata pak dirut sih kita jangan menyikapi secara berlebihan,..percaya aja sama direksi, katanya sih akan menindaklanjuti secara arif dan bijaksana.
    tapi jangan lengah sedetik pun...mari kita pantau terus perkembangan,...berdoalah...

  5. #5
    Karyawan aditya is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jul 2007
    Kiriman
    4
    Rep Power
    0

    Default Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    DIVIDE ET IMPERA

    mungkin kata itu yang ada di benak pak sofyan kala memutuskan untuk "merestrukturisasi" PLN, tapi kebiasaan pak sofyan memang seperti itu, belum lagi keputusan untuk memergerkan beberapa bank2 pemerintah reda kini isu "restrukturisasi" PLN muncul.
    Mungkin pak sofyan dulu pernah kuliah di university of leiden atau den haag sehingga istilah divide et impera yang dulu jargonnya belanda ketika menjajah kita begitu fasih dia terapkan ke perusahaan kita
    mungkin pak sofyan pengen mengulang sejarah menteri (laksamana sukardi) yang lalu yang coba memaksakan kehendak untuk unbundling.
    skor masih 1 - 0 untuk SP PLN dan kami akan menjaga supaya gawang kami tidak akan pernah kebobolan pak.
    HANYA SATU KATA....LAWAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  6. #6
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    Restrukturisasi PLN Batal


    MedanBisnis – Jakarta
    Rencana restrukturisasi anak-anak usaha PT PLN (persero) sudah dibatalkan, namun Serikat Pekerja (SP) PLN tetap melaksanakan aksi demo. “Iya, restrukturisasi memang sudah dicabut, tapi kita ingin memberi pelajaran bagi yang seenaknya saja merestrukturisasi sepihak,” kata Ketua DPP Serikat Pekerja PJB Edy Hartono ketika dihubungi Rabu (30/1).

    Menneg BUMN Sofyan Djalil menanggapi aksi demo Serikat Pekerja PLN itu bahwa dirinya sudah mengeluarkan surat pada tanggal 25 Januari untuk mengubah hasil RUPS PLN 21 Januari yang memutuskan untuk merestrukturisasi PLN, termasuk memisah dua anak usahanya yakni PT Indonesia Power (IP) dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB).
    Menurut Edy, pihaknya juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat melalui aksi demo ini. “Bahwa PLN sebagai tulang punggung ekonomi jangan dijual ke asing. Jadi intinya lebih ke menolak penjualan aset negara,” imbuhnya.

    Sekitar 7.000 orang pekerja PLN berkumpul di lokasi, mulai dari Gedung BUMN, ESDM, MA, dimana sebagian besar berasal dari PLN dan anak usahanya, Indonesia Power (IP) dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Mereka menggelar demo ke Istana Negara."Ada tambahan dari Pertamina, Telkom dan Telkomsel," kata Edy.
    Para pekerja PLN itu membawa sejumlah spanduk dan juga berorasi. "Bubarkan Kementerian PLN'.

    Seperti diketahui, SP PLN sebelumnya menolak rencana restrukturisasi PLN, yang akan memasukkan pemisahan dua anak usaha PLN yakni IP dan PJB. Mereka bahkan mengancam akan melaksanakan pemadaman jika penaolakan mereka tidak mendapat respons.

    Namun karena resistensinya sangat tinggi, pemerintah akhirnya membatalkan rencana pelepasan IP dan PJB dari PLN. Kedua anak usaha itu batal dilepas sebagai BUMN sendiri, namun sahamnya tetap akan dilepas ke publik.

    Menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, rencana pelepasan anak usaha tidak bertujuan untuk menjual PLN. Pelepasan anak-anak usaha itu semata-mata demi efisiensi PLN.
    “Yang penting PLN itu jadi efisien dan kompetitif,” ujar Menneg BUMN Sofyan Djalil saat ditemui di kantornya, Gedung Garuda, Jakarta, Rabu.

    Mengenai aksi demo Serikat Pekerja PLN pada hari ini, Sofyan menjelaskan bahwa hal itu adalah terkait restrukturisasi PLN. “Mereka tidak setuju dan memberikan pandangan, dan restrukturisasi itu kan dalam pembicaraan di Menko Perekonomian dan lain-lain,” jelasnya.

    Sofyan mengakui bahwa dirinya sudah mengeluarkan surat pada tanggal 25 Januari untuk mengubah hasil keputusan RUPS PLN 21 Januari yang memutuskan untuk merestrukturisasi PLN, termasuk memisah dua anak usahanya yakni PT Indonesia Power (IP) dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB).

    Ide pemisahan IP dan PJB, menurut Sofyan disebabkan karena PLN sudah tidak efisien. Ia mencontohkan, sebanyak 43 unit usaha memberikan laporan langsung kepada direksi sehingga kinerjanya menjadi sangat tidak efisien.

    Meski demikian, Sofyan mengaku masih membuka pintu diskusi dengan para karyawan PLN. "Yang penting untuk kebaikan PLN, nggak ada yang namanya menang-kalah. Jadi ini masalah sosialisasi saja.”

    Selanjutnya, Sofyan berharap agar karyawn PLN tidak melakukan pemadaman meski tidak setuju dengan restrukturisasi PLN. “Tidak boleh. Perbedaan pendapat itu bisa didiskusikan. Tapi tidak boleh pemadaman itu,” pungkasnya.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro juga meminta Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) yang menolak putusan RUPS PLN agar tidak mengganggu pelayanan listrik.

    Purnomo mengingatkan pegawai beserta seluruh jajaran PLN mempunyai tanggung jawab besar dalam menjamin ketersediaan tenaga listrik, yang merupakan infrastruktur pokok dalam kegiatan ekonomi masyarakat. (dtf/ant)
    http://i24.tinypic.com/aw9mv8.jpg

  7. #7
    Karyawan Nugroho is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    206
    Rep Power
    6

    Post Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    He, he, he,
    Masak nanti aku harus cerita ke cucu dan cicit ku (kalau Tuhan mengijinkan) bahwa dulu kakek pernah kerja di PT PLN, dan ditanya sama cucuku, "kek PLN itu apa sih ?" trus apa yang harus kuceritakan kalau semua itu (perceraian didalam PLN) betul terjadi.
    Memang sih perubahan tetap harus terjadi, dan perubahan akan tetap dan terus terjadi, tapi mbok nggak usah di cerai ceraikan begitu.

    Ada inspirasi dari buku "Spirit of Change" Istiawan,Indra penerbit Cakrawala 2005 yang bilang begini :

    PeRUbaHAn

    Untuk menikmati perubahan, manusia harus m e l o m p a t dari satu kurva ke kurva yang baru. Saat itulah anda akan berpindah dari ke discomfort zone, ini berarti manusia harus berperang melawan naluri-nalurinya, melawan sejarah hidupnya.
    (RHENALD KASALI)

    KEMAPANAN ADALAH SESUATU YANG ME-LENA-KAN
    Kita mungkin terobsesi dengan kenyamanan, kita memimpikan hidup tenang dalam zona kenyamanan. Namun, kemapanan itu melenakan. Kemapanan membuat kita enggan berubah dan beradaptasi.
    Dinosaurus punah bukan karena tak punya sarang yang nyaman, tetapi karena tak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan.

    Dekonstruksi atau perombakan adalah cara terbaik untuk bertahan hidup (JOHN NAISBITT).

    YANG GEMUK AKAN AMBRUK, YANG RAMPING AKAN BERTAHAN.
    Logika yang dibangun pada masa Revolusi industri membuat organisasi tumbuh menjadi terlalu besar. Dibentuklah birokrasi dalam perusahaan, yang pada akhirnya menciptakan efek Parkinson(untuk mengefektifkan control, diperlukan SDM baru yang justru membuat organisasi menjadi semakin besar dan tidak efisien). Biaya operasional yang membengkak menggerus laba perusahaan-perusahaan besar. Menurut logika bisnis di abad informasi, struktur organisasi yang besar harus dipangkas. Pengecilan ukuran (downsizing) menjadi cara bertahan hidup. Mereka harus membuang lemak, menjadi ra mping, fleksibel, dan lebih mampu menghasilkan laba. Itulah hokum survival for the fittest dalam dunia bisnis di era informasi.
    ( ini kata mbah John Naisbitt lhooooooooooo)

    Berubahlah sebelum perubahan itu memaksa Anda ( JACK WELCH)

    Jika kita bisa mengendalikan perubahan, kitalah Subyeknya. Jika kita membiarkan perubahan mengendalikan kita maka kita tidak lebih dari sekedar obyek.
    Sebagai subyek, kita lebih memahami apa yang telah terjadi. Kita tahu mau dibawa kemana perusahaan kita.
    Namun sebagai obyek, kita hanya di ombang-ambingkan oleh gelombang perubahan.
    Segera berubahlah.
    Pengambilan keputusan yang terlambat sama halnya dengan keputusan yang salah.
    Saat ini adalah Timing yang tepat untuk mulai berubah.

    Bravo SP PLN,
    Bravo Pegawai PLN,
    Bravo Pemimpin PLN yang setia menjaga Kesatuan dan ke"kita"an.

    Semogaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
    Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. ( Amsal 13:20.)

  8. #8
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Re: Obrolan perpecahan dan runtuhnya PLN kusayang !

    PLN DIPECAH BELAH




    PT PLN (Persero), yang merupakan satu-satunya perusahaan pengelola listrik untuk kepentingan rakyat, kembali diterpa masalah berat. Setelah sebelumnya didera kasus korupsi PLTGU Borang, kini tergerus kasus pemecatan seorang direksi.

    MANAKALA suasana pesta tahun baru 2008 masih membekas di dalam benak kita, suasana di PT PLN (Persero) justru jauh dari suka cita. Betapa tidak, karena mereka sedang dirundung duka menyusul ketidakmampuan menanggulangi pasokan batubara untuk PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Cilacap. Akibatnya, pasokan listrik ke pelanggan berkurang karena PLTU Cilacap sampai dihentikan beroperasi dan PLTU Tanjung Jati B tinggal hanya beroperasi 50 persen.

    Lebih menyakitkan lagi, seorang direksi menjadi korban pemecatan, karena dinilai gagal menangani manajemen ketersediaan batubara di pembangkit besar milik PLN, PLTU Tanjung Jati B. "Dewan Komisaris PLN lengkap memutuskan memberhentikan Ali Herman Ibrahim sebagai Direktur Pembangkit dan Energi Primer PT PLN akibat kelalaian dalam menangani manajemen stok batubara di PLTU Tanjung Jati B," jelas Komisaris Utama PLN Al Hilal Hamdi.

    Keputusan pemberhentian Ali Herman dipertegas melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, yang digelar secara marathon di kantor PLN Disjaya, Selasa (8/1/2008). Deputi Menneg BUMN Bidang Pertambangan dan Industri Strategis Roes Aryawijaya menjelaskan, jika masih ada pihak terkait yang terbukti bersalah, maka pemecatan di tubuh PLN akan berlanjut. Pemecatan bisa tertuju pada jajaran komisaris, direksi, General Manager hingga staf yang memang terbukti lalai.

    "Bila ada kelalaian, seluruh jajaran manajer dan staf yang berkaitan dengan suplai batubara ke PLTU Tanjung Jati B (bisa diberhentikan juga). Direksi dan komisaris bisa juga," katanya.
    Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII Soetan Bathoegana menyatakaan, pemecatan itu dinilai janggal sehingga DPR akan segera memanggil seluruh direksi dan komisaris PLN plus Menneg BUMN. "Kita akan segera agendakan untuk panggil mereka semua," katanya.

    Sutan mengaku kecewa atas pemberhentian Ali Herman yang sangat tiba-tiba itu. Menurutnya, jika ada kelalaian di tingkatan direksi, harusnya ditanggung bersama oleh semua direksi. "Harusnya tanggung renteng. Karena pengadaan batubara kan keputusan bersama," katanya.

    Ia juga mengaku janggal karena pemberhentian Ali yang tiba-tiba karena alasan kurangnya pasokan batubara di PLTU Tanjung Jati B. Soetan bercerita, sebenarnya PLN sudah mengantisipasi PLTU Tanjung Jati B akan kekurangan batubara. Karenanya pada September 2007 PLN berinisiatif menenderkan kapal pengangkut tambahan. "Batubaranya ada, tapi kapal yang ngangkutnya kurang," jelasnya.

    Hingga akhirnya didapat pemenang perusahaan jasa pengangkut, yaitu Arpeni. Sejak 22 November surat persetujuan penunjukkan Arpeni sudah diajukan ke Dewan Komisaris. "Tapi sampai sekarang belum ditandatangani. Kalau itu beres, kan nggak perlu ada kejadian kekurangan kaya gini," katanya.

    Untuk mendapat kejelasan mengenai kejadian ini, Soetan menuturkan jika perlu akan dibentuk tim investigasi. "Kita harus cari tahu, apakah ini objektif atau subyektif," tegasnya.

    Perlawanan pekerja
    Sontak, para pekerja PLN pun bereaksi keras. Mereka khawatir dengan keputusan-keputusan selanjutnya, yang kemungkinan bakal mempengaruhi nasib pekerja. Itulah sebab, Ketua Serikat Pekerja PLN Achmad Daryoko menolak pemberhentian tunggal Ali Herman Ibrahim dari jabatan Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PLN dan seluruh direksi juga diganti. "Keputusan pasokan batubara itu kan keputusan direksi. Mereka ikut tandatangan, jadi harusnya tidak salah satu seperti itu. Tapi semua ikut menanggung. Kalau dipecat, pecat semua," katanya.

    Serikat Pekerja PLN juga menolak keras keputusan RUPS PLN yang tahun ini akan melakukan restrukturisasi dengen melepas anak perusahaan PT pembangkitan Jawa-Bali dan PT Indonesia Power menjadi perusahaan berdiri sendiri.

    “Pemisahan ini akan memecah belah PLN. Apabila ini dilakukan, ini identik dengan pembubaran PLN. Saya khawatir, restrukturisasi ini terkait dengan rencana politik 2009, selain ada pihak asing yang akan menguasai aset PLN,” ungkap Achmad Daryoko seraya menegaskan, “Jika tuntutannya tidak didengar, SP PLN mengancam akan berdemo dan mogok kerja.”

    Terkait pergantian direksi yang masa jabatannya akan habis, SP PLN juga menolak direksi yang berasal dari luar PLN. Alasannya, sudah dua kali dipimpin 'orang luar', menurut Daryoko, listrik berubah menjadi komoditi dagang. Bukan lagi menjadi kebutuhan kerakyatan, tapi alat untuk mendatangkan laba. "Seperti jaman Pak Kuntoro, banyak penjualan aset negara," katanya.
    Reaksi Sang Ali

    Ali Herman Ibrahim, yang selama ini dikenal sebagai sohib Direktur Utama PLN Eddie Widiono, tentu tidak terima menjadi “hadiah tahun baru”. Dia berencana membawa kasus pemecatan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyampaikan kekecewaannya pada Presiden dan DPR. "Keputusan tadi tidak jelas menyebutkan apa kelalaian Ali Herman. Kita menolak. Kami akan lakukan segala langkah hukum, kami akan ajukan ke pengadilan. Kami juga akan kirim surat ke Presiden dan DPR," ujar Kuasa Hukum Ali Herman, Hamdan Zoelva.

    Dijelaskan Hamdan Zoelva, direksi sudah mencoba mengantisipasi cuaca buruk dengan berencana menambah pasokan menjadi 507 ribu ton pada akhir tahun. Tapi rencana ini kandas karena tidak ada kapal yang bisa mengangkut. Jumlah kapal yang beroperasi sangat terbatas, hanya 9 unit yang harus melayani beberapa pembangkit. Sementara menggunakan kapal berbendera asing adalah pelanggaran.

    “Bahkan, kejelasan kasus ini masih akan dicari tahu melalui investigasi tim Satuan Pengawas Internal yang diberi waktu sampai 28 Maret. "Kelalaiannya itu baru tadi tidak jelas. Malah baru akan dibentuk tim investigasi yang diberi waktu sampai 28 Maret," tegasnya.

    Sesungguhnya, rekan direksi PLN tak ingin kehilangan Ali Herman. Namun, karena Menneg BUMN Sofyan Djalil geram atas kinerja PLN, mereka tak kuasa menahan keinginan sang menteri. "Kita sudah instruksikan komisaris PLN untuk ambil tindakan kepada direksi yang paling bertanggungjawab, terhadap persediaan PLTU Tanjung Jati. Kalau ada yang bersalah secara sah, kita berhentikan. Paling sedikit satu," tegas Sofyan Djalil.

    Itu pula sebabnya, usai RUPS PLN yang digelar dalam dua sesi, yakni pukul 10.00-17.00 WIB untuk RUPS tahunan dan pukul 17.00-23.00 WIB, semua direksi PLN yang hadir dalam RUPS itu pulang dengan mata sembab. Dirut PLN Eddie Widiono bahkan tak mampu menyembunyikan kesedihannya didepan wartawan, sekalipun Ali Herman tampak berusaha menutupi rasa sedihnya di depan wartawan. "Tanya pak Eddie saja," katanya singkat sembari menyalami wartawan satu per satu.

    Ketika ditanya apa yang akan dilakukan setelah keputusan ini, ia baru buka suara. "Nyanyi, sepertinya saya akan nyanyi. Saya suka nyanyi," katanya tersenyum.
    Ketika hendak masuk mobil, ia berpamitan pada wartawan dan mendapat tepukan dari Direktur Keuangan PLN Parno Isworo. "Kuat ya," kata Parno kepada rekannya itu.

    Perasaan sedih juga terlihat pada Dirut PLN Eddie Widiono. Ketika menjelaskan sikap direksi terhadap keputusan RUPS yang memberhentikan Ali Herman, tiba-tiba kalimat Eddie terpotong. Terlihat, Eddie menerawang dengan mata berkaca-kaca. "Yah, cukup ya," katanya dengan suara getir.

    Sebenarnya ini bukan pertama kali Ali Herman Ibrahim terlibat kasus. Sebelumnya ia tersandung kasus pembengkakan biaya untuk pengadaan PLTG Borang. Bahkan ia sempat meringkuk di penjara pada Januari 2006. Kasus tersebut juga menyeret Dirut PLN Eddie Widiono.

    Di kalangan pejabat Ali Herman terkenal mahir olah raga seperti sepak bola. Beberapa pejabat seperti Sekjen Departemen ESDM dan Kepala BPH Migas kerap angkat topi mengakui kehandalan gocekan Ali. Memang pria jebolan ITB pernah jadi pemain sepak bola di Liga Mahasiswa Nasional pada tahun 1980-an.

    Kini, posisi Ali herman akan diisi sementara oleh GM PLN Distribusi Jakarta dan Tengerang (Disjaya) Fahmi Mochtar. Dia akan menjadi pelaksana tugas (PLT) Direktur Pembangkit yang ditinggalkan Ali, namun tetap menjabat posisinya sebagai GM PLN Disjaya. Menurut Eddie, masa tugas Fahmi sebagai PLT Direktur Pembangkit tidak dibatasi sampai kapan, tapi pemegang saham yang akan menentukan kemudian. yoyok
    http://i24.tinypic.com/aw9mv8.jpg


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>