JAKARTA, KOMPAS.com- Meski terus tertawa lebar, Wakil Presiden Boediono terlihat tidak bisa menyembunyikan kegusarannya ketika jagoannya, yakni kesebelasan Brasil, ditaklukan 1-2 oleh tim Belanda pada pertandingan Jumat (2/7/2010) malam tadi di Afrika Selatan.

"Kecewa Pak?" tanya wartawan, seusai nonton bareng bersama Wapres Boediono di pendopo rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta. Boediono hanya tertawa, hahaha.. seraya kedua tangannya direntangkan ke atas.

Menurut Boediono, jagoannya yang semula bakal unggul tipis melawan Belanda, semakin lama semakin menurun kualitas permainannya. Sebaliknya, Belanda konsisten dan semakin baik. Jadi, ya begitulah... Boediono mengaku setelah kedudukannya disamakan Belanda menjadi 1-1, ia deg-degan terus selama bertanding. Apalagi, setelah Brasil ketinggalan 2-1 dari Belanda.

Ketika Brasil kemasukan gol untuk yang kedua kalinya, ekspresi Boediono terlihat sekali kecewa. Sambil bangun dari kursinya, ia merentangkan tangannya, sambil mengeluh, "Aduh...".

Ny Herawati yang duduk di sebelahnya, tampak juga merasakan kekecewaan suaminya sambil berkata lirih, "Wah... gol lagi, Pak."

Di awal babak penyisihan, Boediono yang pernah dicegat pers, seusai memimpin rapat di gedung II Istana Wapres, Jakarta, sempat mengaku hanya dua kesebelasan yang menjadi idolanya. "Saya mendukung Spanyol dan Brasil," ujarnya ketika itu.

Kini, salah satu kesebelasan yang didukungnya sudah tersingkir di babak perempatan final. Masih ada Spanyol yang akan bertanding besok malam. Apakah Pak Wapres masih mau mengajak nonton bareng wartawan lagi?