Buku ini ditulis oleh George Junus Aditjondro. Judul lengkapnya: Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century. Dilaunching hari Rabu (23/12) di Yogya. Hari Sabtu (26/12), buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran. Inilah cuplikan halaman pertama buku ini.
“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan….
Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”
Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.
Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya.
Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.
Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009.
" Biar Lebih mengetahui.. Permasalahan yg ada pada Cikeas "
_________________________________________________
Buku membongkar Gurita Cikeas yang ditulis oleh George Junus Aditjondro ini memang cukup fenomenal. Buku setebal 183 halaman ini memang benar-benar sedang diburu orang saat ini. Hampir semua toko buku tidak ada yang memiliki stok buku tersebut, terlepas dari toko tersebut tidak berani menjualnya ataupun memang benar-benar kehadidan stoknya. Melihat kondisi langkanya buku membongkar gurita cikeas ini di pasaran, beberapa toko buku yang memiliki stok memanfaatkan moment ini dengan menaikkan harganya hingga hampir 5 kali lipat (harga normal Rp.38.000,- saat ini dijual seharga Rp.150.000,- ) dan tetap juga habis terjual.
Hal itu menunjukkan betapa tinggi antusiasme dan penasaran masyarakat kita terhadap isi dari buku tersebut. menurut beberapa sumber, salah satu isi buku tersebut adalah pembahasan mengenai oligarki kekuasaan yang terbangun di seputar lingkaran kekuasaan SBY.
George juga menjelaskan, lingkaran kekuasaan yang dimaksud adalah tiga komponen penyokong kekuasaan SBY. Yakni para menteri atau pejabat, pengusaha, dan keluarga.
Tiga komponen ini, lanjut George, memiliki kontribusi besar dalam kemenangan SBY pada Pemilu 2009. Sedangkan skandal kasus Bank Century yang dipakai sebagai sub judul, hanya sebagai salah satu contoh kasus kecil pengguliran dana kampanye untuk SBY.
Terus terang saya belum baca buku ini jadi gak bisa bicara banyak. Uraian di atas hanya potongan beberapa tulisan di internet.
Sebagai penggemar info forum ini, saya juga ikut merasa penasaran dengan isi dari buku tersebut seperti apa. Makanya sudah dua hari ini saya coba-coba hunting di internet, barangkali ada yang berbaik hati membagikannya untuk di download.
Dan alhamdulillah ternyata memang ada yang berbaik hati membagikan penggalan isi buku tersebut untuk di download.
Saya katakan ‘penggalan karena memang isinya hanya sebagian alias bukan keseluruhan isinya. Bahakn menurut sumbernya ini adalah versi pra-cetaknya.
Ok, berikut saya sediakan link downlodnya barangkali ada yang sedang mencari buku ini.
Ini Full Version lho!




LinkBack URL
About LinkBacks






Reply With Quote

Bookmarks