All the best FLOBAMOR...

Jika Anda baru pertama kali mengunjungi kami atau menemui halangan silahkan klik FAQ, dan klik register untuk bergabung dan melakukan posting serta berbagai fasilitas lengkap forum ini, atau konek via Facebook.


+ Reply to Thread
Showing results 1 to 9 of 9
  1. #1
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Artikel dari MikroTik tentang Perbandingan Wireless MiniPCI

    Perbandingan Beberapa Wireless MiniPCI

    Di pasaran mudah kita temui berbagai wireless minipci card. Mulai dari yang berdaya kecil, hingga yang cukup besar. Manakah yang memiliki performa baik jika digunakan dengan Mikrotik?

    Sudah cukup lama kami menggunakan wireless Mikrotik. Mulai dari penggunaan card Atheros dengan chipset 5211, 5212, hingga saat ini card yang biasa dijual oleh Mikrotik adalah CM9 (dengan chipset Atheros 5213) atau R52 (dengan chipset Atheros 5413). Penggunaan card 5211 dan 5212 tidaklah terlalu lama, sampai digantikan dengan card-card baru CM9 dan R52.

    Kami kemudian melakukan test dengan beberapa jenis card. Kami memasang sebuah access point dengan menggunanan board RB511 yang dipasangi card SR2 (produksi Ubiquiti Network), yang bekerja di frekuensi 2,4 GHz dan memiliki daya pancar 400 mWatt. Antenna yang digunakan adalah antenna helical indoor 2dbi.



    Sebagai station, kami kemudian menggunakan 4 buah minipci card yang beda-beda, yaitu:
    • SR2 (400mWatt)
    • CM9 (65mWatt)
    • OEM Atheros Card (200mWatt)
    • OEM Atheros Card (100mWatt)
    Keempat card tersebut dipasang pada sebuah board RB532 yang ditambahi Daughterboard RB564 sehingga secara keseluruhan memiliki 6 buah slot minipci dan 9 buah port ethernet.



    Keempat card ini kami set untuk menggunakan power sebesar-besarnya, sesuai dengan spesifikasi power masing-masing card. Keempat-empatnya kami hubungkan secara wireless ke access point yang telah diset. Secara keseluruhan, keempat card dapat terkoneksi dengan mudah pada frekuensi 2,4 GHz.

    Besarnya signal level dari masing-masing card bisa dilihat pada screen capture berikut:


    Bisa kita lihat bahwa SR2 yang memiliki power terbesar memang memiliki daya signal yang terbaik, lebih baik 15 db dari signal yang didapatkan oleh card CM9. Dari data di atas juga bisa dilihat, bahwa meskipun card Atheros OEM 100 mWatt dan 200 mWatt secara spesifikasi memiliki daya pancar lebih kuat dari CM9, namun signal level CM9 lebih baik ketimbang kedua card ini (selisih 10 dan 18 db).

    Memang, signal level tidak selamanya menjamin bahwa kualitas card tersebut baik. Selanjutnya secara bergantian kami melakukan throughput test bagaimana keempat card tersebut melakukan pengiriman dan penerimaan data. Test dilakukan dengan menggunakan bandwidth test yang terdapat pada Mikrotik RouterOS. Dari access point dilakukan bandwidth test, dengan arah data received, dan menggunakan protokol UDP. Pada client, seting data rates menggunakan setting standart.

    Hasil bandwidth testnya adalah :
    • SR5 : berkisar antara 8 hingga 15 mbps. Trafiknya tidak rata dan fluktuatif. Ada perkiraan fluktuatifnya SR2 ini dipengaruhi oleh suhu. Namun, jika kita mencoba menjalankan configured data tares, trafik bisa meningkat hingga 17-19 db.
    • CM9 : memiliki traffic cukup stabil di kisaran 22 - 23 mbps!
    • Atheros 100 mWatt : performanya berkisar 10 - 12 mbps
    • Atheros 200 mWatt : meskipun tidak sebesar CM9, kartu ini memiliki kemampuan cukup baik di kisaran 20 - 21 mbps.

    Screen capture hasil bandwidth test dan ping menggunakan wireless card CM9

    Well, kesemua data di atas tidaklah akurat 100%. Kadang terjadi fluktuatif yang menyebabkan kami harus melakukan bandwidth test berulang-ulang. Karakteristik tiap card sendiri memang berbeda-beda. Ada kartu yang malah bagus saat dipasangi tx-rate, namun ada yang lebih bagus jika tx ratesnya dibuat default.

  2. #2
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Berbagai Level Router OS dan Kemampuannya

    Berbagai Level Router OS dan Kemampuannya

    Mikrotik RouterOS hadir dalam berbagai level. Tiap level memiliki kemampuannya masing-masing, mulai dari level 3, hingga level 6. Secara singkat, level 3 digunakan untuk router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client atau serial interface, level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai limitasi apapun.

    Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4 (200 user), level 5 (500 user) dan level 6 (unlimited user).

    Detail perbedaan masing-masing level dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
    Level number 1 (DEMO) 3 (ISP) 4 (WISP) 5 (WISPAP) 6 (Controller)
    Wireless Client and Bridge - - yes yes yes
    Wireless AP - - - yes yes
    Synchronous interfaces - - yes yes yes
    EoIP tunnels 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
    PPPoE tunnels 1 200 200 500 unlimited
    PPTP tunnels 1 200 200 unlimited unlimited
    L2TP tunnels 1 200 200 unlimited unlimited
    VLAN interfaces 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
    P2P firewall rules 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
    NAT rules 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
    HotSpot active users 1 1 200 500 unlimited
    RADIUS client - yes yes yes yes
    Queues 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
    Web proxy - yes yes yes yes
    RIP, OSPF, BGP protocols - yes yes yes yes
    Upgrade configuration erased on upgrade yes yes yes yes

  3. #3
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Load Test Routerboard 153

    Load Test Routerboard 153

    Di tahun 2006 ini, Mikrotik sukses meluncurkan Routerboard 112, board wireless yang dikhususkan sebagai perangkat CPE, atau bisa juga digunakan untuk repeater yang tidak memerlukan bandwidth yang berkapasitas besar. RB112 memang nyaman digunakan untuk CPE, dan harga jualnya murah. Namun, beberapa pihak menyayangkan keterbatasan jumlah interface yang dimiliki oleh board ini.

    Menjawab keluhan terbatasnya jumlah interface, Mikrotik meluncurkan board tipe 100 yang dinamai Routerboard 153. Dengan harga yang masih terjangkau, RB153 hadir dengan 5 buah interface ethernet, dan juga 3 buah interface minipci. Jumlah interface yang lebih banyak dari pendahulunya RB112, membuat banyak aplikasi bisa dijalankan dengan board ini, apalagi board ini juga dibundle dengan Mikrotik RouterOS yang dikenal memiliki fitur seabreg itu.

    Dengan berukuran 16 cm x 16 cm, board ini mampu menerima power input dengan range yang cukup lebar, yaitu 12 - 48 Volt pada PoE, dan 11 - 50 Volt pada power injectornya.



    Mikrotik Indonesia berkesempatan melakukan uji coba produk tepat setelah produk ini dilaunch pada Mikrotik User Meeting di Singapura bulan September ini. Rilis pertama produk ini di level reseller sendiri baru dilakukan minggu ketiga September 2006.

    Seperti pendahulunya RB112, RB153 menggunakan processor MIPS32 4Kc, 175MHz embedded, dengan storage NAND 64MB. RAM yang digunakan lebih besar, yaitu 32 MB.

    Uji coba kemampuan board ini dilakukan dengan memasangkan dua buah kartu minipci R52, yang dihubungkan dengan sebuah mesin VIA EPIA dengan RB14 dan dua buah R52. Kedua perangkat diletakkan bersebelahan, dan diset untuk melakukan dual nstream.

    Di kedua sisi, kami memasang sebuah PC Router yang juga menjalankan Mikrotik RouterOS, dan menjalankan bandwidth test dengan berbagai setting. Dilakukan pengubahan pada tipe protokol dan juga besarnya paket data yang dikirimkan.



    Dari hasil test ini, ada beberapa catatan penting mengenai performa RB153 ini.

    Pada penggunaan protokol TCP, baik menggunakan paket besar maupun kecil, board ini mampu melewatkan 10 mbps up dan 10 mbps down, atau secara akumulatif 20 mbps secara stabil. Jika tidak dilakukan batasan besaran bandwidth, jumlah total data yang bisa dilewatkan adalah 22 hingga 24 mbps, atau secara akumulatif bisa dicapai angka 2400 pps (packer per second).

    Namun, dalam uji coba akumulatif 20 mbps, CPU load tercatat hampir selalu di angka maksimal atau 100%. CPU load tercatat bisa stabil pada range 60 % - 80 % dengan uji coba dengan akumulatif 10 mbps.



    Pada penggunaan protokol UDP, performa yang sama bisa dicapai, jika paket data berukuran besar. Namun, jika paket data yang dilewatkan berukuran kecil, jumlah data yang bisa dilewatkan secara akumulatif adalah 2200 pps.

    Melihat hasil performa di atas, bisa disimpulkan bahwa performa RB153 tidak jauh berbeda dengan pendahulunya RB112. Kelebihan board ini hanya terletak pada jumlah port ethernet dan minipci yang lebih banyak, dan juga RAM yang 16 MB lebih banyak dari RB112.

    Untuk kebutuhan sebagai repeater, atau micro BTS yang lebih dikonsentrasikan menangani trafik TCP, RB153 ini cukup bisa diandalkan. Atau untuk kebutuhan internal SOHO, jumlah ethernet yang banyak cukup menguntungkan, mengingat bisa menggantikan kebutuhan switch bila jumlah PC yang ingin dihubungkan jumlahnya kurang dari 5 (1 port diasumsikan difungsikan sebagai akses internet).

  4. #4
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Wireless Outdoor RB532 (1 bh AP A+B+G) dari Microtik

    Wireless Outdoor RB532 (1 bh AP A+B+G)



    Kategori:Wireless Outdoor 500
    Kode:WO532-A1
    Harga:(sesuai jumlah)
    1 - 4:Rp 3.900.000,00
    5 - 10:Rp 3.600.000,00
    11 - ...:Rp 3.400.000,00
    Rp 4.900.000,00

    Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan RouterOS WISP-AP. Memiliki 3 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 2 slot miniPCI, dengan 1 buah card miniPCI wireless card A+B+G.
    Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
    • Routerboard 532A dengan outdoor box
    • 3 port ethernet (1 untuk PoE)
    • 2 slot minipci
    • 1 buah Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
    • 2 Insulator Ethernet (klik di sini jika butuh tambahan)
    • Power Adaptor 18 V
    • Power over Ethernet Spliter
    • 2 metal ring
    • Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP
    Spesifikasi Routerboard 532 :
    • CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
    • Memory: 64MB DDR onboard memory chip
    • Root loader: RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
    • Data storage: 128MB onboard NAND memory chip
    • CompactFlash: type I/II slot (also supports IBM/Hitachi Microdrive)
    • Ethernet ports: 1 IDT Korina and 2 Two VIA VT6105 10/100 Mbit/s Fast Ethernet port supporting Auto-MDI/X
    • Daughterboard connector: Present
    • Serial ports: One DB9 RS232C asynchronous serial port
    • LEDs: Power, 2 LED pairs for MiniPCI slots, 1 user LED
    • Watchdog: IDT internal SoC hardware watchdog timer
    • Power options: IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V or 48V DC
    • Power jack/header: 6..24V or 25..56V DC jumper selectable IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V DC
    • Dimensions: 14.0 cm x 14.0 cm (5.51 in x 5.51 in)
    • Temperature: Operational: -20°C to +70°C (-4°F to 158°F)
    • Humidity: Operational: 70% relative humidity (non-condensing)
    • Currently supported OS: RouterOS 2.9, Linux 2.4
    Seluruh harga yang tercantum di atas belum termasuk PPN 10% dan biaya pengiriman.

  5. #5
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Wireless Outdoor RB596 (2 bh AP A+B+G) by Microtik

    Wireless Outdoor RB596 (2 bh AP A+B+G)


    Kategori:Wireless Outdoor 500
    Kode:WO596-A2
    Harga:Rp 5.600.000,00

    Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan Daughterboard RB564 dan RouterOS WISP-AP. Memiliki 9 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 6 slot miniPCI, dengan 2 buah card miniPCI wireless card A+B+G.

    Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
    • Routerboard 532A dengan outdoor box
    • 9 port ethernet (1 untuk PoE)
    • 6 slot minipci
    • Daughterboard 564
    • 2 buah Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
    • 2 Insulator Ethernet (klik di sini jika butuh tambahan)
    • Power Adaptor 48 V
    • Power over Ethernet Spliter
    • 2 metal ring
    • Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP
    Spesifikasi Routerboard 532A :
    • CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
    • Memory: 64MB DDR onboard memory chip
    • Root loader: RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
    • Data storage: 128MB onboard NAND memory chip
    • CompactFlash: type I/II slot (also supports IBM/Hitachi Microdrive)
    • Ethernet ports: 1 IDT Korina and 2 Two VIA VT6105 10/100 Mbit/s Fast Ethernet port supporting Auto-MDI/X
    • Daughterboard connector: Present
    • Serial ports: One DB9 RS232C asynchronous serial port
    • LEDs: Power, 2 LED pairs for MiniPCI slots, 1 user LED
    • Watchdog: IDT internal SoC hardware watchdog timer
    • Power options: IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V or 48V DC
    • Power jack/header: 6..24V or 25..56V DC jumper selectable IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V DC
    • Dimensions: 14.0 cm x 14.0 cm (5.51 in x 5.51 in)
    • Temperature: Operational: -20°C to +70°C (-4°F to 158°F)
    • Humidity: Operational: 70% relative humidity (non-condensing)
    • Currently supported OS: RouterOS 2.9, Linux 2.4
    Seluruh harga yang tercantum di atas belum termasuk PPN 10% dan biaya pengiriman.

  6. #6
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Wireless Outdoor RB532 (2 bh AP A+B+G)

    Wireless Outdoor RB532 (2 bh AP A+B+G)


    Kategori:Wireless Outdoor 500
    Kode:WO532-A2
    Harga:Rp 4.400.000,00
    Rp 5.700.000,00

    Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan RouterOS WISP-AP. Memiliki 3 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 2 slot miniPCI, dengan 2 buah card miniPCI wireless card A+B+G.

    Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
    • Routerboard 532A dengan outdoor box
    • 3 port ethernet (1 untuk PoE)
    • 2 slot minipci
    • 2 buah Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
    • 2 Insulator Ethernet (klik di sini jika butuh tambahan)
    • Power Adaptor 18 V
    • Power over Ethernet Spliter
    • 2 metal ring
    • Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP
    Spesifikasi Routerboard 532 :
    • CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
    • Memory: 64MB DDR onboard memory chip
    • Root loader: RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
    • Data storage: 128MB onboard NAND memory chip
    • CompactFlash: type I/II slot (also supports IBM/Hitachi Microdrive)
    • Ethernet ports: 1 IDT Korina and 2 Two VIA VT6105 10/100 Mbit/s Fast Ethernet port supporting Auto-MDI/X
    • Daughterboard connector: Present
    • Serial ports: One DB9 RS232C asynchronous serial port
    • LEDs: Power, 2 LED pairs for MiniPCI slots, 1 user LED
    • Watchdog: IDT internal SoC hardware watchdog timer
    • Power options: IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V or 48V DC
    • Power jack/header: 6..24V or 25..56V DC jumper selectable IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V DC
    • Dimensions: 14.0 cm x 14.0 cm (5.51 in x 5.51 in)
    • Temperature: Operational: -20°C to +70°C (-4°F to 158°F)
    • Humidity: Operational: 70% relative humidity (non-condensing)
    • Currently supported OS: RouterOS 2.9, Linux 2.4
    Seluruh harga yang tercantum di atas belum termasuk PPN 10% dan biaya pengiriman.

  7. #7
    Karyawan nandar is on a distinguished road
    Tanggal gabung
    Jun 2006
    Kiriman
    409
    Rep Power
    6

    Default Wireless Outdoor RB534 (3 bh AP A+B+G)

    Wireless Outdoor RB534 (3 bh AP A+B+G)


    Kategori:Wireless Outdoor 500
    Kode:WO534-A3
    Harga:Rp 5.200.000,00
    Rp 6.900.000,00

    Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan Daughterboard RB502 dan RouterOS WISP-AP. Memiliki 3 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 4 slot miniPCI, dengan 3 buah card miniPCI wireless card A+B+G.

    Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
    • Routerboard 532A dengan outdoor box
    • 3 port ethernet (1 untuk PoE)
    • 4 slot minipci
    • Daughterboard 502
    • 3 buah Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
    • 2 Insulator Ethernet (klik di sini jika butuh tambahan)
    • Power Adaptor 18 V
    • Power over Ethernet Spliter
    • 2 metal ring
    • Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP
    Spesifikasi Routerboard 532 :
    • CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
    • Memory: 64MB DDR onboard memory chip
    • Root loader: RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
    • Data storage: 128MB onboard NAND memory chip
    • CompactFlash: type I/II slot (also supports IBM/Hitachi Microdrive)
    • Ethernet ports: 1 IDT Korina and 2 Two VIA VT6105 10/100 Mbit/s Fast Ethernet port supporting Auto-MDI/X
    • Daughterboard connector: Present
    • Serial ports: One DB9 RS232C asynchronous serial port
    • LEDs: Power, 2 LED pairs for MiniPCI slots, 1 user LED
    • Watchdog: IDT internal SoC hardware watchdog timer
    • Power options: IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V or 48V DC
    • Power jack/header: 6..24V or 25..56V DC jumper selectable IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V DC
    • Dimensions: 14.0 cm x 14.0 cm (5.51 in x 5.51 in)
    • Temperature: Operational: -20°C to +70°C (-4°F to 158°F)
    • Humidity: Operational: 70% relative humidity (non-condensing)
    • Currently supported OS: RouterOS 2.9, Linux 2.4
    Seluruh harga yang tercantum di atas belum termasuk PPN 10% dan biaya pengiriman.

  8. #8
    arjuna
    Notlogin

    Default Unjuk Gigi Router Rakitan kolaborasi daro Mikrotik

    Unjuk Gigi Router Rakitan

    Jaringan data dan internet adalah kumpulan dari jutaan komputer dan alat-alat digital lain yang bersambungan. Beberapa komputer akan membentuk jaringan kecil dan berhubungan dengan jaringan kecil lainnya. Sebuah komputer yang terkoneksi ke jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya berkat adanya router yang berfungsi mengatur aliran data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

    Sebagian orang beranggapan bahwa router yang baik hanyalah router yang bermerek. Padahal, router sebenarnya juga bisa dibuat dengan menggunakan komputer, dan menginstal perangkat lunak yang sesuai. Salah satu perangkat lunak yang bisa difungsikan menjadi sebuah router adalah Mikrotik (http://www.mikrotik.com).

    Mikrotik mulai dibuat di Latvia pada tahun 1996. Versi-versi awal Mikrotik dibuat untuk digunakan pada sistem pengoperasian DOS. Sejak versi 2, Mikrotik kemudian menggunakan kernel Linux dalam aplikasinya. Tahun 2003 Mikrotik kemudian juga memproduksi perangkat keras berbentuk motherboard mini yang didesain untuk digunakan sebagai perangkat wireless, yang dinamai routerboard.

    Sebagai perangkat lunak router, cukup banyak fungsi yang bisa dilakukan dengan Mikrotik, mulai dari quality of services (pengaturan bandwidth), firewall, hotspot gateway, web proxy, dns cache, hingga penggunaan virtual private network (VPT). Fasilitas pemantauan seperti watchdog dan netwatch juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis.




    Kebolehan sistem operasi Mikrotik ini banyak terlihat pada acara Mikrotik User Meeting yang diselenggarakan tanggal 19-20 Januari lalu di Praha, Ceko. Sebanyak 175 peserta dari berbagai belahan dunia ikut hadir.

    Routerboard



    Salah satu produk terbaru Mikrotik adalah Routerboard 532 (RB532), motherboard kecil (14 x 14 cm) didesain sebagai motherboard perangkat wireless. Perangkat RB532 menggunakan media penyimpanan onboard 64 MB dan RAM 64 MB, memiliki 2 slot minipci dan 3 port ethernet 10/100 mbps.

    Untuk menjadikan perangkat ini sebagai perangkat wireless, kita memasangkan kartu antarmuka wireless yang berbentuk minipci (biasanya banyak digunakan juga pada laptop). Fasilitas power over ethernet pun sudah tersedia sehingga kita tidak perlu mengulur kabel listrik jika menggunakan perangkat ini di tempat-tempat yang sulit seperti di menara. Cukup dengan menggunakan kabel ethernet saja.

    Dalam uji coba yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kinerja motherboard RB532 ini, dipasang dua komputer Pentium IV yang dihubungkan satu sama lain melalui port ethernet dari RB532 ini. Tes ini dilakukan lebih dari tiga jam, dan didapatkan kemampuan link yang cukup stabil dan besar, yaitu (akumulatif kirim dan terima) 189 mbps.

    Selain RB532, saat ini Mikrotik juga dalam tahap akhir memproduksi motherboard Routerboard 112. Motherboard ini didesain lebih kecil dan sederhana daripada RB532 sehingga bisa dipasarkan dengan harga relatif lebih murah.

    Wireless 350 mbps



    Salah satu fungsi yang didemonstrasikan dan sangat diminati adalah kemampuan wireless dengan dual nstream yang digabungkan dengan sistem multigateway routing. Dual nstream adalah kemampuan sebuah perangkat wireless yang dapat menggunakan dua antarmuka jaringan sekaligus sehingga lebarnya pita yang bisa digunakan juga menjadi dua kali lipat dibandingkan hanya menggunakan satu antarmuka.

    Kemampuan bisa dilipatgandakan lagi menggunakan teknik multigateway routing, yaitu kemampuan routing untuk membagi trafik yang melaluinya ke beberapa gateway secara acak. Pada demonstrasi di Praha ini digunakan empat perangkat wireless sehingga secara keseluruhan terdapat delapan sambungan wireless. Gabungan keseluruhan teknologi ini secara total mampu menciptakan media wireless dari satu titik ke titik lainnya sebesar 350 mbps.



    Penggunaan perangkat lunak dan perangkat keras Mikrotik sudah cukup meluas di beberapa belahan dunia. Di Denmark, router Mikrotik digunakan untuk pengaturan RT/RW-net yang sampai saat ini telah memiliki 2.000 pengguna. Di Belanda, jaringan wireless Mikrotik ini digunakan juga secara internal sebagai media jaringan kamera keamanan (video surveillance).

    Meskipun tidak gratis, perangkat lunak Mikrotik ini bisa didapatkan dengan membayar lisensi seharga 45 dollar AS. Dengan membayar lisensi ini, pengguna juga mendapatkan hak untuk melakukan upgrade versi secara gratis selama satu tahun. Setelah itu, router akan tetap bisa digunakan, tetapi tidak bisa di-upgrade ke versi yang lebih baru, kecuali kalau pengguna memperpanjang lisensinya.

    Secara umum, Mikrotik memang memiliki cukup banyak fasilitas yang sangat berguna untuk sebuah router. Kemampuannya jika diinstal pada komputer Pentium IV menyamai router bermerek kelas menengah, sedangkan penggunaan routerboard sebagai perangkat wireless juga cukup bisa diandalkan dan disejajarkan dengan perangkat-perangkat wireless kelas satu.

    Satu hal yang bisa cukup mengganggu untuk pengguna awal adalah kebingungan saat melakukan instalasi awal dikarenakan tersedia cukup banyaknya fitur. Pengguna awal akan bingung di bagian mana harus mulai menginstalasi router-nya. Namun, jika pengguna mau sedikit sabar meneliti panduannya, Mikrotik cukup nyaman dan andal untuk digunakan dalam jaringan.

    Valens Riyadi


    Dimuat di Harian Kompas 23 Januari 2006

  9. #9
    arjuna
    Notlogin

    Default Mikrotik Wireless Outdoor RB153 (2 bh AP A+B+G)


    klik pada gambar untuk melihat gambar lebih besar

    Kategori:Wireless Outdoor 153
    Kode:WO153-A2
    Harga:Rp 3.700.000,00

    Menggunakan Routerboard 153 (MIPS32 4Kc based 175MHz embedded processor) dengan RouterOS WISP-AP. Memiliki 5 buah port ethernet (PoE), dan 3 slot miniPCI, dengan 2 buah miniPCI wireless card A+B+G.

    Dikemas dalam kotak outdoor tahan cuaca, dilengkapi dengan adaptor 18V dan Pasive PoE, 2 ring metal, serta 2 buah ethernet insulator (klik di sini jika butuh tambahan).
    Spesifikasi RB153:
    • CPU MIPS32 4Kc based 175MHz embedded processor
    • Memory 32MB SDRAM onboard memory chip
    • Boot loader RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
    • Data storage 64MB onboard NAND memory chip
    • Ethernet ports One 10/100 Mbit/s Fast Ethernet port supporting Auto-MDI/X
    • MiniPCI slot Three MiniPCI Type IIIA/IIIB slots
    • Speaker Mini PC-Speaker
    • Serial ports One DB9 RS232C asynchronous serial port
    • LEDs Power, 2 LED pairs for MiniPCI slots, 1 user LED
    • Speaker Mini Speaker present. Can be used for wireless alignment
    • Power options 11..60V DC: power jack or IEEE802.3af Power over Ethernet: 12V or 48V DC (including power over datalines)
    • Power Out: Two 3V DC fan power output headers (only one populated by default), maximal output current - 500mA total
    • Power Consumption: 3-4W without extension cards. Maximum 13W
    • Dimensions: 16.0 cm x 16.0 cm (6.3 in x 6.3 in)
    • Weight: 183 g (6.5 oz)
    • Temperature Operational: -20°C to +70°C (-4°F to 158°F)
    • Humidity Operational: 70% relative humidity (non-condensing)
    Seluruh harga yang tercantum di atas belum termasuk PPN 10% dan biaya pengiriman.


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Tags for this Thread

Bookmarks

Posisi hak akses Anda:

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
 
FLOBAMOR skin by Flobamor.com

Content Relevant URLs by FLOBAMOR
"; for(var vi=0;vi0){location.replace('http://www.flobamor.com/forum/showthread.php?p='+cpostno);};} } if(typeof window.orig_onload == "function") window.orig_onload(); } //]]>