Ende, PK

Pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Flores Bagian Barat yang membawahi empat kabupaten yakni Kabupaten Ende, Ngada, Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat selama satu minggu ke depan terhitung tanggal 21- 27 Juni 2006 akan terganggu. Hal ini karena minimnya pasokan solar dari PT Pertamina.

Manajer PT PLN Wilayah NTT Cabang Flores Bagian Barat, Andreas Dua, dikonfirmasi Pos Kupang di ruang kerjanya, Kamis (22/6), menjelaskan, kurangnya pasokan solar dari Pertamina Ende ke PLN sudah terasa sejak 20 Juni lalu. Mensiasti agar pelayanan PLN kepada masyarakat tetap berjalan, maka pihaknya terpaksa melakukan pemadaman bergilir.

Dia menjelaskan, khusus wilayah Ende pemadaman dilakukan dengan jadwal hari Jumat (23/6) pukul 05.00 Wita - pukul 09.00 Wita untuk pemadaman pertama. Pemadaman kedua pukul 13.00 -pukul 17.00 Wita. Hari Sabtu (24/6) pemadaman pertama pukul 05.00 Wita - pukul 09.00 Wita. Pemadaman kedua pukul 12.00 Wita - pukul 17.00 Wita. Hari Minggu (25/6) mulai pukul 10.00 Wita - pukul 16.00. Hari Senin (26/6) dan Selasa (27/6) pemadaman pertama pukul 05.00 Wita - pukul 09.00 Wita dan pemadaman kedua pukul 14.00 Wita - pukul 17.00 Wita.

Wilayah Ngada PLN Ranting Bajawa pemadaman pukul 12.00 Wita - pukul 17.00 Wita. Untuk Kabupaten Manggarai PLN Ranting Ruteng pemadaman pukul 12.00 Wita - pukul 17.00 Wita, PLN Sub Ranting Borong pemadaman pukul 07.00 Wita - pukul 17.00 Wita, PLN Sub Ranting Reo pemadaman pukul 07.00 Wita - pukul 17.00 Wita. Kabupaten Manggarai Barat PLN Ranting Labuan Bajo pemadaman pukul 12.00 Wita - pukul 17.00 Wita. Kabupaten Ende PLN Sub Ranting Wolowaru pemadaman mulai pukul 07.00 Wita - pukul 17.00 Wita.

Andreas mengatakan, alasan pemadaman bukan karena kesalahan teknis mesin PLN, tapi karena kurangnya pasokan solar dari Pertamina Ende ke PLN. Dia mengharapkan pengertian masyarakat.

Dia menjelaskan, kebutuhan solar khusus PLN Kota Ende 25 kilo liter selama 24 jam. Namun Pertamina Ende hanya mampu memasok solar 15 kilo liter yang jauh dari kebutuhan PLN sehingga PLN lakukam pemandaman bergilir siang hari. "Dengan pemadaman 8 jam sehari kita hemat 5 ton solar dan sisa lima ton solar setiap hari kitabisa mengoperasikan mesin hingga tanggal 27 Juni sesuai janji Pertamina untuk menyuplai solar secara normal," katanya.

Kepala Depot Pertamina Unit Pemasaran V Ende, Bambang Djoewito, dkonfirmasi per telepon, Kamis (22/6) mengaku minimnya persediaan solar di Depot Pertamina Ende. Hal ini karena belum masuk kapal tanker pembawa BBM ke Ende. Kapal tanker menurut rencana akan tiba di Ende tanggal 28 Juni dari Kupang. Kapal tanker Putri Jelita akan membawa solar 400 kilo liter ke Ende.

Bambang berharap masuknya kapal tanker diharapkan pasokan solar ke PLN dapat berjalan normal sehingga pelayanan PLN kepada masyarakat kembali normal. (rom)